Author: Detik.com

  • Personel TNI Tangani Bencana Dapat Uang Makan-Lelah Rp 165 Ribu

    Personel TNI Tangani Bencana Dapat Uang Makan-Lelah Rp 165 Ribu

    Jakarta

    Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) mengatakan personel TNI yang bertugas menangani bencana di Sumatera mendapatkan uang makan dan uang lelah. Per hari, setiap personel mendapatkan Rp 165 ribu.

    “Sebenarnya sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan untuk kondisi darurat ini personel TNI di lapangan itu mendapatkan dua komponen sebenarnya, uang makan dan uang lelah,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Dr Abdul Muhari, kepada wartawan, Kamis (1/1/2026).

    Muhari mengatakan personel TNI mendapatkan uang makan Rp 45 ribu per hari. Mereka juga menerima uang lelah penanganan bencana Rp 120 ribu.

    “Uang makan ini sebesar Rp 45 ribu per hari dan uang lelah itu Rp 120 ribu per hari, jadi total yang diterima personel di lapangan itu Rp 165 ribu per hari,” jelasnya.

    Muhari mengatakan TNI telah mengajukan dana operasional penanganan bencana sebanyak Rp 84 miliar. Dia menyebut sebanyak Rp 2,7 miliar sudah disalurkan ke Mabes TNI dan kodam di wilayah bencana.

    (lir/imk)

  • Kata Menkeu Purbaya Soal Usulan Insentif Otomotif 2026

    Kata Menkeu Purbaya Soal Usulan Insentif Otomotif 2026

    Jakarta

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons usulan insentif industri otomotif dari Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmista.

    Menkeu Purbaya mengaku belum membahas rencana insentif otomotif. Rencana insentif tersebut masih dalam tahap awal atau sekadar usulan sektoral.

    “Belum, nanti saya akan diskusi sama mereka dulu. Tapi belum saya bahas tentang itu,” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers di Kantornya, Rabu (31/12/2025) dikutip dari CNBC Indonesia.

    Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita aktif mendorong adanya stimulus tambahan bagi industri otomotif guna menjaga daya beli masyarakat dan memacu produksi domestik di tengah tantangan ekonomi global.

    Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan mobil selama Januari-Oktober 2025 secara wholesales (distribusi dari pabrik ke dealer) hanya sebanyak 634.844 unit. Angka itu turun 10,6 persen dibanding tahun lalu yang mencapai 711.064 unit. Sedangkan secara retail sales (penjualan dari dealer ke konsumen) tercatat sebanyak 660.659 unit pada Januari-Oktober 2025. Angka itu turun 9,6 persen dari tahun lalu yang mencapai 731.113 unit.

    Data yang dihimpun Ditjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) menunjukkan produksi kendaraan juga mengalami penurunan menjadi 957.293 unit dari 996.741 unit pada 2024.

    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pihaknya akan mengupayakan agar industri otomotif mendapatkan insentif tahun depan. Sebab, Agus menilai industri otomotif memiliki dampak yang besar.

    “Sektor ini merupakan sektor yang sangat penting, terlalu penting untuk kita abaikan, tidak mungkin kita abaikan. Forward, backward linkage yang luar biasa besar, penyerapan tenaga kerjanya juga luar biasa besar, nilai tambah untuk ekonominya juga luar biasa besar. Dan oleh sebab itu, kami akan tetap mengusulkan insentif atau stimulus kepada pemerintah untuk sektor otomotif,” kata Agus.

    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan usulan insentif otomotif sudah disampaikan ke Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Menurutnya, ada sejumlah perbedaan pendekatan dibandingkan kebijakan sebelumnya.

    “Soal otomotif usulan insentif stimulus yang sudah kami kirim ke Pak Menkeu. Ada spill sedikit lah ada perbedaan. Di sini kita usulkan itu lebih detail, lebih detail dibanding dengan periode kita menghadapi Covid yang lalu, dari segmen, dari teknologi, dari sisi TKDN, bobot TKDN, dan sebagainya, itu kita buat lebih detail,” kata Agus

    Tarik garis ke belakang, pada masa pandemi Covid-19 di 2021 lalu pemerintah memberi insentif, Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) secara bertahap untuk kendaraan bermotor baru dengan kapasitas mesin hingga 1.500 cc, yang memenuhi syarat kandungan lokal minimal 70%.

    dalam rancangan insentif otomotif terbaru, Agus memberikan bocoran di mana bantuan ini ditujukan buat mendorong produksi kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Agus pun merespons adanya kemungkinan kendaraan listrik berbasis baterai LFP (lithium ferro phosphate) mendapat stimulus lebih kecil, sedangkan EV dengan bahan baku nikel mendapat stimulus lebih besar.

    “Tapi yang paling penting, bagi kita untuk memproduksi kendaraan yang ramah lingkungan itu juga lebih detail lagi insentifnya,” tegas Agus.

    Dia menjelaskan, prinsip utama dalam usulan terbaru ini adalah keterikatan insentif dengan TKDN dan batas emisi. Artinya, tidak semua kendaraan otomatis mendapatkan stimulus.

    “Prinsipnya adalah yang kami usulkan mereka yang mendapatkan manfaat terhadap insentif dan stimulus itu harus memiliki TKDN, dia harus memenuhi nilai emisi maksimal sekian. Jadi TKDN dan emisi,” kata Agus.

    Tidak hanya itu, pemerintah juga mulai mengatur batas harga kendaraan di tiap segmen sebagai syarat penerima insentif. Langkah ini disebut Agus sebagai upaya menjaga agar manfaat kebijakan benar-benar dirasakan masyarakat.

    “Dan dalam usulan baru ini kita menetapkan harga. Harga yang kita tetapkan dari masing-masing segmen supaya mereka bisa mendapatkan manfaat. Dan tentu yang harus digarisbawahi ini adalah kami sangat memperhatikan konsumen,” ujarnya.

    Khusus untuk kendaraan listrik, Agus menegaskan fokus pemerintah adalah mendorong pembeli pertama agar adopsi electric vehicle (EV) semakin luas. “Kalau kita bicara soal electric car, first buyers itu menjadi prioritas kami. Angka-angkanya nanti bisa spill pelan-pelan,” tambahnya.

    (riar/lua)

  • Potret Koleksi Motor Rp 668 Miliar yang Disita dari Buronan Paling Dicari FBI

    Potret Koleksi Motor Rp 668 Miliar yang Disita dari Buronan Paling Dicari FBI

    Potret Koleksi Motor Rp 668 Miliar yang Disita dari Buronan Paling Dicari FBI

  • Tampang Mitsubishi Delica Mini yang Dipoles Bergaya Off Road

    Tampang Mitsubishi Delica Mini yang Dipoles Bergaya Off Road

    Tampang Mitsubishi Delica Mini yang Dipoles Bergaya Off Road

  • Berapa Hari Lagi Ramadan 2026? Ini Prediksinya

    Berapa Hari Lagi Ramadan 2026? Ini Prediksinya

    Jakarta

    Umat Islam akan menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Ramadan adalah bulan ke-9 dalam kalender Islam (Hijriah), sesudah bulan Sya’ban dan sebelum bulan Syawal.

    Lantas, berapa hari lagi Ramadan 2026? Berikut prediksi awal puasa versi pemerintah dan tanggal resmi puasa Muhammadiyah.

    Prediksi Awal Ramadan 2026 Pemerintah

    Menurut Kalender Hijriah 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag), bulan Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada pertengahan bulan Februari 2026 dengan prediksi awal puasa pada tanggal 19 Februari 2026. Jika mengikuti prediksi tersebut, berarti awal puasa Ramadan 2026 tinggal 49 hari lagi (terhitung sejak 1 Januari 2026).

    Namun, pemerintah belum menetapkan tanggal puasa Ramadan 2026. Akan ada sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama untuk menentukan tanggal puasa Ramadan 1447 H/2026 M.

    Maka dari itu, kita perlu menunggu keputusan sidang isbat untuk mengetahui jadwal puasa Ramadan 2026 versi pemerintah.

    Jadwal Puasa 2026 Muhammadiyah

    Ketetapan ini juga tertuang dalam Maklumat Muhammadiyah No.01/MLM/1.1/B/2025 dan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah.

    Jika mengikuti jadwal Muhammadiyah, puasa Ramadan 2026 tinggal 48 hari lagi (terhitung sejak tanggal 1 Januari 2026). Ini jadwal puasa 1447 H/2026 M Muhammadiyah.

    1 Ramadan 1447 H: Rabu, 18 Februari 20262 Ramadan 1447 H: Kamis, 19 Februari 20263 Ramadan 1447 H: Jumat, 20 Februari 20264 Ramadan 1447 H: Sabtu, 21 Februari 20265 Ramadan 1447 H: Minggu, 22 Februari 20266 Ramadan 1447 H: Senin, 23 Februari 20267 Ramadan 1447 H: Selasa, 24 Februari 20268 Ramadan 1447 H: Rabu, 25 Februari 20269 Ramadan 1447 H: Kamis, 26 Februari 202610 Ramadan 1447 H: Jumat, 27 Februari 202611 Ramadan 1447 H: Sabtu, 28 Februari 202612 Ramadan 1447 H: Minggu, 1 Maret 202613 Ramadan 1447 H: Senin, 2 Maret 202614 Ramadan 1447 H: Selasa, 3 Maret 202615 Ramadan 1447 H: Rabu, 4 Maret 202616 Ramadan 1447 H: Kamis, 5 Maret 202617 Ramadan 1447 H: Jumat, 6 Maret 202618 Ramadan 1447 H: Sabtu, 7 Maret 202619 Ramadan 1447 H: Minggu, 8 Maret 202620 Ramadan 1447 H: Senin, 9 Maret 202621 Ramadan 1447 H: Selasa, 10 Maret 202622 Ramadan 1447 H: Rabu, 11 Maret 202623 Ramadan 1447 H: Kamis, 12 Maret 202624 Ramadan 1447 H: Jumat, 13 Maret 202625 Ramadan 1447 H: Sabtu, 14 Maret 202626 Ramadan 1447 H: Minggu, 15 Maret 202627 Ramadan 1447 H: Senin, 16 Maret 202628 Ramadan 1447 H: Selasa, 17 Maret 202629 Ramadan 1447 H: Rabu, 18 Maret 202630 Ramadan 1447 H: Kamis, 19 Maret 2026

    (kny/imk)

  • Perpanjang SIM Mati Tanpa Bikin Baru, Catat Syaratnya!

    Perpanjang SIM Mati Tanpa Bikin Baru, Catat Syaratnya!

    Jakarta

    Di momen libur Tahun Baru, ada lagi dispensasi perpanjang SIM mati. SIM yang masa berlakunya habis pada 1 Januari 2026 tetap bisa diperpanjang tanpa harus bikin SIM baru.

    Surat izin mengemudi (SIM) memiliki masa berlaku selama lima tahun. Sebelum masa berlakunya habis, SIM harus diperpanjang. Jika lewat masa berlakunya, maka SIM tidak bisa diperpanjang dan pemiliknya harus mengajukan penerbitan SIM baru. Untuk mengikuti proses penerbitan SIM baru, harus ikut ujian teori dan praktik lagi.

    Kewajiban memperpanjang SIM sebelum masa berlakunya habis itu diatur dalam Peraturan Polri Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM.

    “SIM ranmor perseorangan dan SIM ranmor umum sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 ayat 1 huruf a dan huruf b, berlaku selama lima tahun terhitung mulai tanggal penerbitan dan dapat diperpanjang sebelum habis masa berlakunya,” demikian tertulis pada pasal 4 ayat 1 Perpol tersebut.

    Perlu diingat, masa berlaku SIM bukan lagi berdasarkan tanggal lahir pemohon. Maka dari itu, kamu wajib memperhatikan masa berlaku SIM jangan sampai terlewat. Soalnya, pada pasal 4 ayat 3 ditegaskan bahwa SIM yang lewat dari masa berlakunya harus diajukan penerbitan SIM baru. Berdasarkan pasal tersebut, artinya SIM mati tidak bisa diperpanjang. Sekalipun baru lewat sehari, kamu harus mengajukan pembuatan SIM baru.

    Meski begitu, ada pengecualian untuk memperpanjang SIM mati sebagaimana diatur dalam pasal 4 ayat 4, dengan bunyi sebagai berikut:

    “SIM yang lewat dari masa berlakunya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) karena keadaan kahar dapat:
    a. dikecualikan terhadap ketentuan ayat 3 (harus mengajukan penerbitan baru)
    b. dilakukan perpanjangan SIM berdasarkan Keputusan Kakorlantas Polri atas laporan dari Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah,” demikian bunyi aturannya.

    Salah satunya pada periode libur Tahun Baru ini. Akun X resmi TMC Polda Metro Jaya menginformasikan, pelayanan SIM pada 1 Januari 2026 diliburkan. Untuk itu, pemilik SIM yang masa berlakunya habis tepat saat pelayanan SIM libur tersebut masih bisa melakukan perpanjangan SIM.

    “Hari Rabu tanggal 31 Desember 2025 pelayanan Satpas Daan Mogot, Unit Satpas DKI Jakarta, Unit Gerai SIM DKI Jakarta dan Unit SIM Keliling pelayanan sampai jam 12.00 WIB. Hari Kamis tanggal 1 Januari 2026 pelayanan Satpas Daan Mogot, Unit Satpas DKI Jakarta, Unit Gerai SIM DKI Jakarta dan Unit SIM Keliling diliburkan. Pelayanan penerbitan SIM dibuka kembali pada hari Jumat, tanggal 2 Januari 2026,” demikian dikutip dari akun X TMC Polda Metro Jaya.

    “Bagi pemegang SIM yang masa berlakunya habis pada tanggal 1 Januari 2026 dapat melaksanakan perpanjangan SIM pada tanggal 2 Januari 2026 dengan mekanisme perpanjangan,” lanjutnya.

    Jadi perlu dicatat, tidak semua SIM mati bisa diperpanjang tanpa harus bikin baru. Syarat utamanya adalah SIM tersebut masa berlakunya habis pada 1 Januari 2026, tepat saat pelayanan penerbitan SIM diliburkan. Kemudian, SIM tersebut harus diperpanjang pada 2 Januari 2026. Di luar tanggal-tanggal itu, perpanjangan SIM mati tidak bisa dilakukan, alias harus bikin SIM baru dengan mekanisme ujian teori dan praktik lagi.

    (rgr/din)

  • Pencuri Gali Lubang dan Bobol Brankas Bank di Jerman, Rp 195 M Raib

    Pencuri Gali Lubang dan Bobol Brankas Bank di Jerman, Rp 195 M Raib

    Suatu pencurian brankas bank terjadi di Gelsenkirchen, Jerman, saat liburan natal. Pelaku yang sekarang masih buron memanfaatkan periode liburan untuk membobol brankas bank yang tutup, dan membawa kabur uang setidaknya 10 juta euro atau Rp 165 Miliar.

  • Bocoran Insentif Otomotif 2026, Ada Syarat TKDN dan Batas Emisi

    Bocoran Insentif Otomotif 2026, Ada Syarat TKDN dan Batas Emisi

    Jakarta

    Pemerintah sedang menggodok insentif otomotif untuk tahun 2026. Menurut penjelasan Kementerian Perindustrian, usulan insentif otomotif yang diajukan ke Kementerian Keuangan bakal lebih spesifik lagi, mencakup syarat TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dan emisi gas buang.

    Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan usulan insentif otomotif sudah disampaikan ke Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Menurutnya, ada sejumlah perbedaan pendekatan dibandingkan kebijakan sebelumnya.

    “Soal otomotif usulan insentif stimulus yang sudah kami kirim ke Pak Menkeu. Ada spill sedikit lah ada perbedaan. Di sini kita usulkan itu lebih detail, lebih detail dibanding dengan periode kita menghadapi Covid yang lalu, dari segmen, dari teknologi, dari sisi TKDN, bobot TKDN, dan sebagainya, itu kita buat lebih detail,” kata Agus dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (1/1/2026).

    Tarik garis ke belakang, pada masa pandemi Covid-19 di 2021 lalu pemerintah memberi insentif, Pajak Penjualan atas Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) secara bertahap untuk kendaraan bermotor baru dengan kapasitas mesin hingga 1.500 cc, yang memenuhi syarat kandungan lokal minimal 70%.

    Nah dalam rancangan insentif otomotif terbaru, Agus memberikan bocoran di mana bantuan ini ditujukan buat mendorong produksi kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Agus pun merespons adanya kemungkinan kendaraan listrik berbasis baterai LFP (lithium ferro phosphate) mendapat stimulus lebih kecil, sedangkan EV dengan bahan baku nikel mendapat stimulus lebih besar.

    “Tapi yang paling penting, bagi kita untuk memproduksi kendaraan yang ramah lingkungan itu juga lebih detail lagi insentifnya,” tegas Agus.

    Dia menjelaskan, prinsip utama dalam usulan terbaru ini adalah keterikatan insentif dengan TKDN dan batas emisi. Artinya, tidak semua kendaraan otomatis mendapatkan stimulus.

    “Prinsipnya adalah yang kami usulkan mereka yang mendapatkan manfaat terhadap insentif dan stimulus itu harus memiliki TKDN, dia harus memenuhi nilai emisi maksimal sekian. Jadi TKDN dan emisi,” kata Agus.

    Tidak hanya itu, pemerintah juga mulai mengatur batas harga kendaraan di tiap segmen sebagai syarat penerima insentif. Langkah ini disebut Agus sebagai upaya menjaga agar manfaat kebijakan benar-benar dirasakan masyarakat.

    “Dan dalam usulan baru ini kita menetapkan harga. Harga yang kita tetapkan dari masing-masing segmen supaya mereka bisa mendapatkan manfaat. Dan tentu yang harus digarisbawahi ini adalah kami sangat memperhatikan konsumen,” ujarnya.

    Khusus untuk kendaraan listrik, Agus menegaskan fokus pemerintah adalah mendorong pembeli pertama agar adopsi electric vehicle (EV) semakin luas. “Kalau kita bicara soal electric car, first buyers itu menjadi prioritas kami. Angka-angkanya nanti bisa spill pelan-pelan,” tambahnya.

    Sebelumnya mobil listrik full baterai menjadi salah satu jenis mobil yang memperoleh insentif otomotif. Insentif tersebut meliputi bebas PPnBM, PPN DTP 10%, bea masuk 0%. Ketiga insentif tersebut resmi berakhir pada 31 Desember 2025 kemarin.

    (lua/riar)

  • Awali Tahun 2026, Prabowo ke Aceh Tamiang Cek Pembangunan Hunian Danantara

    Awali Tahun 2026, Prabowo ke Aceh Tamiang Cek Pembangunan Hunian Danantara

    Aceh Tamiang

    Presiden Prabowo Subianto mengawali tahun 2026 dengan berkunjung ke lokasi bencana di Aceh Tamiang. Prabowo akan meninjau pembangunan hunian yang dibangun Danantara.

    Pantauan detikcom Kamis (1/1/2026) pukul 09.18 WIB, Prabowo dan rombongan terbatas bertolak dari PTPN IV Batang Toru, Tapanuli Selatan menuju Lanud Soewondo terlebih dahulu.

    Dari Lanud Soewondo, Prabowo menuju Aceh Tamiang menggunakan helikopter. Prabowo akan mendarat di Lapangan Sepak Bola Bukit Rata untuk selanjutnya menuju titik lokasi pembangunan hunian Danantara.

    Prabowo akan meninjau pembangunan 500 huntara yang dibangun Danantara. Danantara menargetkan pembangunan 15.000 hunian di lokasi terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    Diketahui, Prabowo mengawali rangkaian kunjungan kerjanya kali ini dengan meninjau wilayah terdampak bencana di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Rabu (31/12/2025). Di siang hari, Prabowo mengecek langsung jembatan bailey di Sungai Garoga, Kecamatan Batang Toru, yang kini telah rampung dibangun.

    Setelah itu, Prabowo meninjau posko pengungsian dan kesehatan di Desa Batu Hula. Malam harinya, Prabowo kembali ke posko pengungsian untuk malam tahun baruan bersama warga terdampak.

    Di malam pergantian tahun baru, Prabowo mengajak warga di lokasi untuk berdoa bersama. Prabowo berbaur bersama warga, menyapa anak-anak, dan berdialog dengan keluarga terdampak.

    “Selamat Tahun Baru, Tahun 2026, semoga Yang Maha Kuasa selalu memberi yang terbaik kepada kita semua,” lanjutnya.

    Prabowo meyakinkan bahwa pemerintahannya akan bekerja keras memulihkan kondisi pascabencana. Ia menegaskan tidak akan meninggalkan masyarakat yang terdampak.

    “Dan percayalah bahwa pemerintahmu, bahwa pemimpin-pemimpinmu bahwa presidenmu tidak akan pernah meninggalkan saudara-saudara sekalian, kita akan bersama,” ujarnya.

    (eva/lir)

  • Harga BBM Pertamina, Shell, BP, Vivo Awal Tahun Kompak Turun

    Harga BBM Pertamina, Shell, BP, Vivo Awal Tahun Kompak Turun

    Jakarta

    Harga bahan bakar minyak (BBM) turun per 1 Januari 2026. Simak daftar harga selengkapnya Pertamina, Shell, BP, dan Vivo.

    Menyambut awal tahun 2025, harga Pertamax turun dari sebelumnya Rp 12.750 per liter menjadi Rp 12.500 per liter. Ada penurunan Rp 250 per liternya.

    Selanjutnya harga Pertamax Turbo juga turun Rp 350 per liter menjadi 13.400 per liter.

    Harga Pertamax Green 95 juga disesuaikan, kalau sebelumnya per liter dijual Rp 13.500, maka kini menjadi Rp Rp 13.150 per liter.

    Untuk bahan bakar diesel juga mengalami penurunan. Harga BBM Dexlite turun menjadi Rp 13.500 per liter dari sebelumnya Rp 14.700 per liter. Harga BBM Pertamina Dex turun menjadi Rp 13.600 per liter dari sebelumnya Rp 15.000 per liter.

    Sementara itu, harga BBM subsidi yang dijual Pertamina belum mengalami ubahan. Pertalite tetap Rp 10.000 per liter di seluruh Indonesia dan solar subsidi Rp 6.800 per liter.

    Operator SPBU swasta juga melakukan penyesuaian harga. Di SPBU BP, harga BBM RON 92 yang semula dijual Rp 13.000 per liter kini harganya Rp 12.500 per liter. Selanjutnya harga BBM jenis BP Ultimate juga turun dari Rp 13.630 per liter menjadi Rp 13.190 per liter. Bahan bakar diesel BP juga disesuaikan, sekarang harganya Rp 13.860 per liter.

    Harga Shell Super terpantau Rp 12.700 per liter, sebelumnya Rp 13.000 per liter. Selanjutnya harga Shell V-Power juga turun dari Rp 13.630 per liter menjadi Rp 13.190 per liter. Shell V-Power Diesel juga harganya jadi lebih murah dari Rp 15.250 per liter menjadi Rp 13.860 per liter.

    Harga BBM Vivo turun. Revvo 92 kini dijual Rp 12.700 per liter dari Rp 13.000 per liter. Lengkapnya, berikut ini harga BBM 1 Desember 2025.

    Berikut ini harga lengkap BBM per 1 Januari 2025:

    BP

    – BP 92: Rp 12.500
    – BP Ultimate: Rp 13.190
    – BP Ultimate Diesel: Rp 13.860

    Vivo

    – Revvo 92: Rp 12.700
    – Diesel Primus: Rp 15.250

    Pertamina

    – Pertalite: Rp 10.000 per liter
    – Pertamax: Rp 12.350 per liter
    – Pertamax Turbo: 13.400 per liter
    – Pertamax Green: Rp 13.150 per liter
    – Dexlite: Rp 13.500 per liter
    – Pertamina Dex: Rp 13.600 per liter
    – Biosolar: Rp 6.800 per liter

    Shell

    – Shell Super: Rp 12.700
    – Shell V-Power: Rp 13.190
    – Shell V-Power Diesel: Rp 13.860
    – Shell V-Power Nitro+: Rp 13.480

    (riar/lua)