Author: Bisnis.com

  • Kala SBY Bela Prabowo soal Penanganan Banjir Sumatra

    Kala SBY Bela Prabowo soal Penanganan Banjir Sumatra

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara terkait dengan penanganan bencana alam banjir dan longsor yang melanda Sumatra.

    SBY yang memiliki pengalaman dalam menangani bencana tsunami di Aceh itu mengungkap bahwa penanganan alam itu kompleks dan tidak mudah.

    Dia menyoroti penanganan pada fase tanggap darurat yang biasanya terjadi kelumpuhan di sejumlah sektor. Oleh sebab itu, penanganan bencana memerlukan waktu, finansial dan master plan yang optimal.

    “Penanganan bencana itu kompleks dan tidak segampang yang dibayangkan. Terutama pada fase tanggap darurat yang biasanya terjadi kelumpuhan di sana-sini,” tulis SBY di akun X, dikutip Kamis (25/12/2025).

    Bicara soal bencana Sumatra, SBY mengatakan langkah penanganannya tidak bisa serta-merta disamakan saat era kepemimpinannya. Sebab, terdapat sejumlah faktor yang membedakan.

    Misalnya, kata dia, perbedaan situasi atau konteks dari bencana itu; perbedaan jenis bencana dan magnitude dari kerusakan yang ditimbulkan, serta perbedaan cara di antara para pemimpin.

    Meskipun begitu, Ketua Majelis Partai Demokrat ini menilai bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah sangat serius dalam menangani bencana di Sumatra.

    “Saya tahu, Presiden Prabowo dengan serius terjun ke lapangan dan memberikan atensi yang penuh. Saya juga tahu, Presiden Prabowo telah mengambil sejumlah kebijakan untuk membangun kembali provinsi-provinsi di Sumatra yang mengalami bencana alam tersebut,” tutur SBY.

    Adapun, SBY juga mengemukakan sejumlah aspek yang membuat penanganan bencana bisa berhasil yaitu melalui konsep rehabilitasi dan rekonstruksi yang baik, organisasi dan kepemimpinan di lapangan yang efektif, serta implementasi dari rencana yang juga efektif. 

    Selain itu, dia juga menekankan agar penggunaan uang negara harus betul-betul dijaga dengan baik agar penanganan bencana bisa menjadi optimal.

    “Demikian pendapat saya dan mari kita dukung langkah-langkah pemerintah untuk membangun kembali Sumatera pasca bencana dan memastikan saudara-saudara kita yang terkena musibah memiliki masa depan yang baik,” pungkasnya. 

  • Ribuan Penumpang Padati Stasiun Gambir saat Libur Nataru 2025

    Ribuan Penumpang Padati Stasiun Gambir saat Libur Nataru 2025

    Bisnis.com, JAKARTA – Ribuan penumpang kereta api memadati Stasiun Gambir, Jakarta Pusat selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, menandakan tingginya mobilitas masyarakat ke luar kota.

    Berdasarkan pantauan Bisnis di Stasiun Gambir pada Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 17.45 WIB, penumpang kereta mulai memadati area ruang tunggu untuk menanti keberangkatan menuju berbagai daerah tujuan pada momentum Nataru.

    Aktivitas petugas porter stasiun terlihat meningkat seiring banyaknya penumpang yang membawa barang bawaan berukuran besar, seperti koper dan kardus, untuk perjalanan libur akhir tahun.

    Di sisi lain, petugas PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI yang berjaga di stasiun juga tampak aktif melayani penumpang, termasuk memberikan informasi terkait jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta api.

    Alhasil, KAI juga mencatatkan lonjakan pemesanan tiket kereta api jarak jauh pada periode libur Nataru 2025/2026 hingga tembus 2,5 juta penumpang.

    Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan, penjualan tiket kereta api jarak jauh telah mencapai 91,5% dari total kapasitas yang tersedia per Kamis (25/12) pagi.

    “Penjualan tiket KA jarak jauh tercatat sebanyak 2,52 juta tiket dari kapasitas 2,76 juta tempat duduk atau setara 91,5%. Angka ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang andal selama masa Nataru,” ujar Anne dalam keterangannya, Kamis (25/12).

    Secara keseluruhan, hingga periode yang sama, total penjualan tiket kereta api selama Nataru telah mencapai 2,94 juta tiket dari kapasitas sekitar 3,5 juta tempat duduk. Angka tersebut mencakup layanan kereta api jarak jauh maupun kereta api lokal yang beroperasi pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

    Kapasitas tersebut disiapkan untuk mengakomodasi mobilitas penumpang kereta dalam berbagai kebutuhan, mulai dari perjalanan wisata, kunjungan keluarga, hingga aktivitas ekonomi di sejumlah wilayah selama libur akhir tahun.

    Tingginya penjualan tiket kereta api jarak jauh tercermin dari sejumlah relasi dengan volume penumpang tertinggi sepanjang masa Nataru. Relasi Gambir–Yogyakarta mencatat 36.958 penumpang, diikuti rute Yogyakarta–Gambir sebanyak 35.576 penumpang.

    Adapun relasi Lempuyangan–Pasar Senen melayani 28.637 penumpang, sementara Pasar Senen–Lempuyangan mencatat 26.332 penumpang. Relasi lain dengan volume tinggi antara lain Semarang Tawang–Gambir sebanyak 24.310 penumpang, Gambir–Bandung 23.594 penumpang, serta Bandung–Gambir 23.425 penumpang.

    Sejumlah relasi tersebut menjadi favorit penumpang kereta karena menghubungkan pusat aktivitas ekonomi, destinasi wisata, serta wilayah tujuan perjalanan libur Natal dan Tahun Baru.

    Relasi Kereta Api dengan Jumlah Penumpang Tertinggi selama Nataru:

    1. Gambir–Yogyakarta: 36.958 penumpang

    2. Yogyakarta–Gambir: 35.576 penumpang

    3. Lempuyangan–Pasar Senen: 28.637 penumpang

    4. Pasar Senen–Lempuyangan: 26.332 penumpang

    5. Semarang Tawang–Gambir: 24.310 penumpang

    6. Gambir–Bandung: 23.594 penumpang

    7. Bandung–Gambir: 23.425 penumpang

    8. Gambir–Semarang Tawang: 22.888 penumpang

    9. Pasar Senen–Yogyakarta: 21.189 penumpang

    10. Yogyakarta–Surabaya Gubeng: 20.255 penumpang

  • Korban Jiwa Banjir Sumatra Terus Bertambah: Tembus 1.135 Orang, Ini Updatenya!

    Korban Jiwa Banjir Sumatra Terus Bertambah: Tembus 1.135 Orang, Ini Updatenya!

    Bisnis.com, JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra terus bertambah hingga Kamis (25/12/2025).

    Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan bahwa berdasarkan data terbaru BNPB, total korban meninggal dunia tercatat mencapai 1.135 jiwa, sementara 173 orang masih dinyatakan hilang.

    “Per hari ini ada penambahan jumlah korban jiwa sebanyak 6 jiwa, sehingga total yang kemarin 1.129 jiwa kini menjadi 1.135 jiwa,” katanya.

    Data tersebut merangkum dampak bencana di tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, dengan total 489.864 warga mengungsi hingga saat ini.

    Di Provinsi Aceh, korban meninggal dunia tercatat sebanyak 503 jiwa, dengan 31 orang hilang dan 466.667 warga mengungsi. Kabupaten dan kota terdampak tersebar di hampir seluruh wilayah Aceh, dengan jumlah pengungsi terbesar berada di Aceh Utara dan Aceh Tamiang.

    Sementara di Sumatra Utara, jumlah korban meninggal mencapai 371 jiwa, dengan 70 orang masih hilang, serta 13.262 warga mengungsi. Wilayah terdampak antara lain Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, hingga Mandailing Natal.

    Adapun di Sumatra Barat, korban meninggal dunia tercatat 261 jiwa, dengan 72 orang hilang, dan 9.935 warga mengungsi. Daerah terdampak meliputi Agam, Padang Pariaman, Padang Panjang, Kota Padang, hingga Tanah Datar.

    Secara nasional, akumulasi korban dari ketiga provinsi tersebut menunjukkan tren peningkatan, dengan catatan kenaikan enam korban meninggal dan penurunan satu orang hilang dibandingkan laporan sebelumnya.

    Selain itu, tercatat 13 kabupaten/kota telah menetapkan status transisi darurat ke pemulihan, yang terdiri dari empat daerah di Aceh, lima daerah di Sumatra Utara, dan empat daerah di Sumatra Barat.

    “Pemerintah pusat dan daerah terus melakukan upaya pencarian korban hilang, penanganan pengungsi, serta percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak bencana,” pungkasnya.

  • Serikat Pekerja Jabar Ancam Demo Usai Penetapan UMP-UMK 2026

    Serikat Pekerja Jabar Ancam Demo Usai Penetapan UMP-UMK 2026

    Bisnis.com, BANDUNG — Kalangan serikat pekerja di Jawa Barat mengancam akan menggelar aksi demonstrasi menuntut Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengubah keputusan terkait penetapan upah minimum sektoral kota/kabupaten (UMSK) 2026.

    Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jabar Dadan Sudiana memastikan pihaknya bersama Serikat Pekerja Indonesia akan menggelar aksi pada pekan depan agar Dedi Mulyadi menyelaraskan besaran UMSK dengan hasil rekomendasi daerah. 

    “Bahwa Gubernur dalam menetapkan UMSK mengacu pada rekomendasi dari bupati dan wali kota. Jadi Gubernur harus mengacu pada rekomendasi,” katanya, Kamis (25/12/2025).

    Menurutnya ada tujuh Kabupaten/Kota yang UMSK-nya tidak ditetapkan oleh Gubernur seperti Kabupaten Sukabumi, Kota Bogor, Cianjur, Purwakarta, Garut dan Majalengka. 

    “Jadi, upah sektoral ada yang perbedaannya hanya Rp4 ribu dengan UMK, yang disampaikan Gubernur tidak sesuai fakta. Kita akan melakukan aksi mulai Senin, Selasa dan Rabu agar SK UMSK Kabupaten/kota disesuaikan dengan rekomendasi kabupaten kota sebagaimana PP 49 2025 pasal 35 i,” tuturnya.

    Kepala Disnakertrans Jawa Barat, I Gusti Agung Kim Fajar Wiyati Oka mengatakan Gubernur Dedi Mulyadi menetapkan UMSP dan UMSK yang diajukan oleh kabupaten/kota di Jawa Barat.

    “Bagi kabupaten/kota yang tidak mengajukan, ya tidak bisa diproses penetapannya oleh Pak Gubernur,” katanya dikutip Kamis (25/12/2025).

    Kim mencatat ada 19 kabupaten/kota yang mengajukan UMSK 2026 pada gubernur. Namun, penetapan besaran tiap daerah tengah disusun apakah sudah memenuhi kriteria yang berisiko tinggi atau tinggi sekali.

    “Kemarin ada 19 yang mengajukan,” ujarnya.

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga telah menandatangani Keputusan Gubernur Nomor 561.7/Kep.863-Kesra/2025 tentang Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) Tahun 2026 pada tanggal 24 Desember 2025. 

    Sesuai dengan diktum keputusan tersebut, besaran UMSK tidak boleh lebih rendah dari Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2026 dan mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2026.

    Berikut adalah daftar besaran UMSK pada 12 Kabupaten/Kota di Jawa Barat untuk tahun 2026

    1. Kota Bekasi: Rp6.028.033

    2. Kabupaten Bekasi: Rp5.941.759

    3. Kabupaten Karawang: Rp5.910.371

    4. Kota Depok: Rp5.551.084

    5. Kabupaten Bogor: Rp5.187.305

    6. Kota Bandung: Rp4.760.048

    7. Kota Cimahi: Rp4.110.892

    8. Kabupaten Bandung Barat: Rp3.986.558

    9. Kabupaten Subang: Rp3.739.042

    10. Kabupaten Indramayu: Rp3.729.638

    11. Kota Tasikmalaya: Rp3.185.622

    12. Kabupaten Cirebon: Rp2.882.366

    1766648837_01d1200a-a3b8-4920-a782-d09828c822a7.

  • Ancol (PJAA) Targetkan 700.000 Kunjungan di Libur Natal dan Tahun Baru 2025

    Ancol (PJAA) Targetkan 700.000 Kunjungan di Libur Natal dan Tahun Baru 2025

    Bisnis.com, JAKARTA — Pengelola kawasan taman rekreasi Ancol, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA), menargetkan 700.000 kunjungan selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

    Corporate Communication Pembangunan Jaya Ancol Daniel Windriatmoko menjelaskan PJAA memperkirakan akan ada kenaikan jumlah kunjungan di Ancol 6% pada momen Nataru 2025 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

    Puncak kunjungan wisatawan selama periode high season liburan Nataru 2025/2026 diperkirakan terjadi pada malam pergantian tahun 31 Desember 2025 dan tahun baru 1 Januari 2026. 

    Dalam mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Ancol, PJAA menghadirkan rangkaian program hiburan bertajuk “Liburan Penuh Ceria”. Program itu berlangsung mulai dari 21 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

    “Beragam acara tematik, hiburan musik, seni budaya, hingga atraksi keluarga disiapkan untuk memberikan pengalaman liburan yang berkesan bagi seluruh pengunjung,” kata Daniel dalam keterangan tertulis pada Kamis (25/12/2025).

    Program-program tematik unggulan di unit rekreasi Ancol selama periode Nataru di antaranya Dufan Ancol dengan “Doraemon Twinkle Town” Meet & Greet, Parade Fantasy Wonderland, hingga Magical Night.

    Di Sea World Ancol terdapat program Santa Claus Underwater Feeding Show, The Clown & Santa Claus Performance dan Meet & Greet with Santa, Sharky & Twirly.

    Di Samudra Ancol terdapat wahana baru Angry Birds 5D Experience, Animal Parade, Winter with Penguin. Di Atlantis Ancol terdapat hiburan Flyboard Show & DJ/Music Performance. Sementara di Jakarta Bird Land terdapat atraksi Live Show “Wings of The Savannah”.

    Lalu, di Pasar Seni Art Celebration terdapat penampilan panggung ekspresi seni, workshop kreatif, pertunjukan budaya, jambore seni, hingga Ambyar Music Night. Sementara di Putri Duyung Ancol terdapat gelaran New Year’s Eve Celebration “The Zero Hour Gala” sebagai penutup 2025, dengan penampilan Fire Dance, Magician Show, Gala Dinner dan Entertainment.

    “Pada acara malam pergantian tahun, 31 Desember 2025, Ancol meniadakan Pesta Kembang Api sebagai bentuk solidaritas dan rasa empati untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatra,” kata Daniel.

    Di sisi lain, acara malam pergantian tahun baru akan tetap berlangsung dengan Konser Gempita 2026 bersama SCTV di pantai carnaval yang dimeriahkan oleh Dewa 19 feat Ello, Hello Band, dan Five Minutes. Di pantai Lagoon pun berlangsung Drone Light Show dengan iringan panggung musik.

    “Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pengunjung, Ancol menyiapkan pengaturan lalu lintas dan parkir terpadu, fasilitas pendukung, serta koordinasi dengan aparat keamanan dan layanan darurat selama periode liburan,” ujar Daniel.

  • Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Tembus 2,5 Juta selama Libur Nataru

    Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Tembus 2,5 Juta selama Libur Nataru

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI mencatat kinerja positif pada penjualan tiket kereta api selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

    Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, hingga Kamis (25/12/2025) pukul 08.00 WIB, penjualan tiket kereta api jarak jauh telah mencapai 91,5% dari total kapasitas yang disediakan. 

    Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat menggunakan layanan kereta api jarak jauh untuk perjalanan libur akhir tahun.

    “Penjualan tiket KA jarak jauh tercatat sebanyak 2,52 juta tiket dari kapasitas 2,76 juta tempat duduk atau setara 91,5%. Angka ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang andal selama masa Nataru,” ujar Anne dalam keterangannya, Kamis (25/12).

    Secara keseluruhan, hingga periode yang sama, total penjualan tiket kereta api selama Nataru mencapai 2,94 juta tiket dari kapasitas 3,5 juta tempat duduk. Kapasitas tersebut mencakup layanan kereta api jarak jauh dan kereta api lokal pada periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

    Kapasitas yang disiapkan KAI ditujukan untuk mendukung mobilitas masyarakat dalam berbagai kebutuhan, mulai dari perjalanan wisata, silaturahmi keluarga, hingga aktivitas ekonomi di sejumlah daerah selama libur Natal dan Tahun Baru.

    Tingginya penjualan tiket kereta api jarak jauh tercermin dari sejumlah relasi dengan volume pelanggan tertinggi selama masa Nataru. Relasi Gambir–Yogyakarta mencatat 36.958 pelanggan, disusul Yogyakarta–Gambir sebanyak 35.576 pelanggan. 

    Sementara itu, relasi Lempuyangan–Pasar Senen mencatat 28.637 pelanggan dan Pasar Senen–Lempuyangan sebanyak 26.332 pelanggan.

    Relasi lainnya yang juga mencatat volume tinggi, antara lain Semarang Tawang–Gambir sebanyak 24.310 pelanggan, Gambir–Bandung 23.594 pelanggan, Bandung–Gambir 23.425 pelanggan.

    Sejumlah relasi tersebut menjadi pilihan utama masyarakat karena menghubungkan pusat aktivitas, destinasi wisata, serta wilayah tujuan mudik dan arus balik selama libur akhir tahun.

    Sementara itu, penjualan tiket kereta api lokal hingga Kamis (25/12) pukul 08.00 WIB tercatat sebanyak 422.891 tiket atau setara 56,8% dari total kapasitas 745.056 tempat duduk.

    “Pada masa Nataru ini, KAI juga memberikan diskon tarif sebesar 30% yang berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan total 1,5 juta tempat duduk yang disiapkan dalam program tersebut,” pungkas Anne.

  • Rekonsiliasi di Lirboyo, PBNU Sepakati Muktamar Bersama

    Rekonsiliasi di Lirboyo, PBNU Sepakati Muktamar Bersama

    Bisnis.com, JAKARTA — Rapat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur pada Kamis (25/12/2025) membuahkan kesepakatan antara Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar untuk pelaksanaan muktamar bersama pada 2026.

    “Alhamdulillah hasil pertemuan pada hari ini memutuskan kesepakatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama akan diselenggarakan dalam waktu secepat-cepatnya,” kata Juru bicara Pesantren Lirboyo Kediri KH Abdul Muid Shohib, ditemui usai rapat tersebut, dikutip dari Antara.

    Ia mengatakan penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU akan diserahkan ke PBNU dengan melibatkan mustasyar, sesepuh NU hingga pengasuh pondok pesantren.

    “Dan penyelenggaraannya diserahkan pada PBNU dalam hal ini Rais Aam dan Ketua Umum yang menjadi mandataris Muktamar Lampung dengan melibatkan mustasyar, sesepuh NU, pengasuh pesantren di dalam menentukan waktu, tempat dan kepanitiaannya,” kata dia.

    Dirinya enggan untuk menjelaskan kapan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU tersebut dan hanya mengatakan akan diselenggarakan secepatnya. Hal itu juga terkait dengan lokasi yang akan dibahas dalam forum selanjutnya.

    Gus Muid, sapaan akrab KH Abdul Muid Shohib menambahkan bahwa kesepakatan tersebut dibuat untuk menjaga keteduhan dan kebersamaan NU.

    “Ini untuk menjaga kebersamaan dan keteduhan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU. Kesimpulan ini berarti islah, bareng-bareng untuk Muktamar 2026. Waktu dan tempat menyusul,” kata dia.

    Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Besuk Pasuruan yang juga sebagai Rais Syuriyah PBNU KH Muhibbul Aman Aly menambahkan rapat di Kediri tersebut digelar atas perintah Rais Aam PBNU dan bertempat di Pesantren Lirboyo Kediri.

    “Rapat ini adalah rapat Syuriyah PBNU, yang menyelenggarakan PBNU atas perintah Rais Aam hanya bertempat di Lirboyo (Pesantren Lirboyo Kediri). Jadi, keputusan ini keputusan resmi PBNU dengan mengundang mustasyar dan para Rais Aam,” kata dia.

    Rapat konsultasi yang diinisiasi oleh Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama tersebut dihadiri oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, beserta jajaran Pengurus Syuriyah PBNU, yaitu KH Abdullah Kafabihi, KH Mu’adz Thohir, KH Imam Buchori.

    Hadir pula KH Idris Hamid, H. Muhammad Nuh, Gus Muhib, Gus Yazid, Gus Afifuddin Dimyati, Gus Moqsith Ghozali, Gus Latif, Gus Sarmidi Husna, Gus Tajul Mafakhir, Gus Athoillah Anwar, dan Gus Nadzif.

    Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf juga hadir beserta Pengurus Tanfidziyah PBNU H. Amin Said Husni.

    Sementara itu, jajaran Mustasyar PBNU yang hadir antara lain KH Ma’ruf Amin, KH Anwar Manshur, KH Nurul Huda Djazuli, KH Abdullah Ubab Maimoen, dan KH Machasin.

  • SBY Yakin Prabowo Atensi Penuh Banjir Sumatra: Penanganan Butuh Waktu

    SBY Yakin Prabowo Atensi Penuh Banjir Sumatra: Penanganan Butuh Waktu

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyampaikan pandangan pribadinya terkait bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra.

    Pernyataan itu disampaikan melalui unggahan di akun X (Twitter) pribadinya, @SBYudhoyono, pada Kamis (25/12/2025).

    Dalam unggahannya, SBY mengaku terus mengikuti dan mencermati perkembangan bencana alam di Sumatra, termasuk tingkat keparahan bencana, jumlah korban jiwa, serta kerusakan infrastruktur dan fasilitas publik. 

    Dia juga memperhatikan langkah-langkah yang diambil pemerintah pusat dan daerah, serta respons dan komentar publik, termasuk kritik yang muncul.

    “Penanganan bencana itu kompleks dan tidak segampang yang dibayangkan. Terutama pada fase tanggap darurat yang biasanya terjadi kelumpuhan di sana-sini,” tulis SBY dalam unggahannya.

    SBY menegaskan bahwa penanganan bencana merupakan proses yang kompleks dan tidak sederhana, terutama pada fase tanggap darurat yang sering kali diwarnai berbagai kendala dan kelumpuhan di lapangan. 

    Menurutnya, proses penanganan bencana hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi memerlukan waktu, sumber daya yang memadai, kebijakan yang tepat, serta pelaksanaan yang efektif.

    “Penanganan bencana, termasuk rekonstruksi dan rehabilitasinya, memerlukan waktu. Juga diperlukan sumber daya termasuk finansial yang mencukupi. Juga diperlukan kebijakan dan master plan yang utuh. Juga tentunya pelaksanaan yang efektif,” ucapnya.

    Dia juga menyinggung pengalamannya saat memimpin Indonesia dalam menghadapi sejumlah bencana besar, seperti tsunami Aceh dan Nias, gempa bumi di Yogyakarta dan Padang, serta bencana alam besar lainnya.

    Dari pengalaman tersebut, SBY menilai pentingnya perencanaan yang matang dan kepemimpinan yang kuat dalam manajemen bencana.

    Terkait kepemimpinan nasional, SBY menyatakan bahwa komando dan pengendalian idealnya berjalan efektif, bahkan dipimpin langsung oleh Presiden melalui manajemen krisis. 

    Namun, dia menekankan bahwa setiap kepala pemerintahan memiliki gaya dan pendekatan yang berbeda, tergantung pada situasi, jenis bencana, serta konteks yang dihadapi.

    Prabowo Sudah Serius

    SBY menyebut Presiden Prabowo Subianto telah menunjukkan keseriusan dengan terjun langsung ke lapangan dan memberikan perhatian penuh terhadap penanganan bencana di Sumatera. 

    Dia juga menyatakan bahwa Prabowo telah mengambil sejumlah kebijakan untuk membangun kembali provinsi-provinsi yang terdampak bencana.

    “Saya tahu, Presiden Prabowo dengan serius terjun ke lapangan dan memberikan atensi yang penuh. Saya juga tahu, Presiden Prabowo telah mengambil sejumlah kebijakan untuk membangun kembali provinsi-provinsi di Sumatra yang mengalami bencana alam tersebut,” katanya.

    Saat ini, menurut SBY, fokus utama adalah rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat agar dapat pulih dan bahkan menjadi lebih baik dari kondisi sebelumnya. 

    Dia menekankan beberapa faktor penting agar proses tersebut berhasil, seperti konsep rehabilitasi dan rekonstruksi yang baik, organisasi dan kepemimpinan yang efektif di lapangan, serta implementasi rencana yang berjalan optimal.

    “Jangan dilupakan, akuntabilitas penggunaan uang negara juga dijaga dengan baik,” tegas SBY.

    Dia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung langkah-langkah pemerintah dalam membangun kembali Sumatera pascabencana, serta memastikan para korban bencana memiliki masa depan yang lebih baik.

    “Mari kita dukung langkah-langkah pemerintah untuk membangun kembali Sumatera pasca bencana dan memastikan saudara-saudara kita yang terkena musibah memiliki masa depan yang baik,” pungkas SBY.

  • Ucapkan Selamat Natal 2025, Prabowo Ajak Perkuat Solidaritas dan Persatuan Nasional

    Ucapkan Selamat Natal 2025, Prabowo Ajak Perkuat Solidaritas dan Persatuan Nasional

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan Selamat Hari Natal Tahun 2025 kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia dan di berbagai belahan dunia.

    “Atas nama pemerintah dan atas nama pribadi, mengucapkan Selamat Hari Natal kepada seluruh umat Kristiani di Tanah Air dan di manapun saudara berada. Semoga damai Natal membawa kasih, berkah pengharapan, dan kekuatan bagi kita semua,” ujarnya melalui tayangan video yang diunggah pada kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (25/12/2025).

    Kepala negara juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi bencana di sejumlah wilayah.

    Pemerintah, kata Prabowo, terus bekerja keras untuk mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat di wilayah terdampak.

    “Semoga saudara-saudara kita di tempat-tempat tersebut diberi lindungan oleh Yang Maha Kuasa, diringankan penderitaan mereka. Juga marilah kita terus bekerja keras untuk mengatasi kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh saudara-saudara kita,” tuturnya.

    Lebih lanjut, Presiden Ke-8 RI menegaskan bahwa perayaan Natal hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat persatuan nasional, memperdalam solidaritas sosial, serta meneguhkan semangat gotong royong di tengah keberagaman bangsa.

    Menutup ucapannya, Presiden Prabowo pun kembali menyampaikan doa dan harapan bagi seluruh umat Kristiani serta bangsa Indonesia.

    “Sekali lagi atas nama pemerintah dan pribadi, saya ucapkan Selamat Hari Natal kepada seluruh umat Kristiani di Tanah Air. Semoga damai dan pengharapan Natal menyertai saudara-saudara sekalian, dan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melindungi seluruh bangsa Indonesia,” tandas Prabowo.

     

  • Ikappi Usul Subsidi Distribusi, Harga Cabai Jakarta Turun dari Rp120.000 per Kg

    Ikappi Usul Subsidi Distribusi, Harga Cabai Jakarta Turun dari Rp120.000 per Kg

    Bisnis.com, JAKARTA — Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) menilai pola distribusi cabai dari sentra produksi di Aceh ke Jakarta terbukti efektif menekan harga cabai di Jakarta yang sempat mencapai Rp120.000 per kilogram.

    Sekretaris Jenderal DPP IKAPPI Reynaldi Sarijowan menilai distribusi cabai dari Aceh ke Jakarta bukan hanya membantu penyerapan hasil panen petani di daerah, melainkan juga berdampak langsung pada penurunan harga cabai di pasar konsumen.

    Menurutnya, pola tersebut dapat diadopsi pemerintah dalam skala lebih besar melalui subsidi distribusi atau logistik. Dengan begitu, ketimpangan antara wilayah surplus dan defisit pangan diharapkan dapat ditekan.

    “Awalnya cabai di Jakarta Rp120.000 per kilogram, karena ada isu ini [inisiasi Ferry Irwandi memborong cabai dari Aceh Tengah dan Bener Meriah] dapat menurunkan harga. Cara ini sesungguhnya bisa digunakan oleh pemerintah, kami menyebutnya subsidi distribusi,” ujar Reynaldi dalam keterangan tertulis, Kamis (25/12/2025).

    Apalagi, sambung Reynaldi, sentra-sentra pertanian tersebar di berbagai provinsi, seperti bawang merah di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan komoditas hortikultura di sejumlah daerah lain. Namun, saat panen raya, hasil produksi kerap tidak terserap optimal, sementara wilayah lain justru mengalami kekurangan pasokan.

    Menurutnya, jika pola distribusi antardaerah tersebut dilakukan dalam skala lebih besar dan masif, maka stabilitas harga pangan nasional dapat terbentuk.

    “Jika pola yang dilakukan oleh Ferry Irwandi dieskalasi jauh lebih besar dan masif tentu stabilitas harga pangan akan terbentuk dan Asta Cita Presiden Prabowo bisa terlaksana, yaitu swasembada pangan Indonesia,” imbuhnya.

    Di sisi lain, Ikappi juga melaporkan adanya kenaikan harga pangan di hampir seluruh komoditas di wilayah Jabodetabek.

    Secara terperinci, harga bawang merah naik dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Begitu pula dengan bawang putih yang naik dari Rp40.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.

    Untuk beras premium dibanderol di kisaran Rp17.000–Rp18.000 per kilogram dan beras medium Rp11.000–Rp12.000 per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada gula pasir dari Rp17.000 menjadi Rp19.000 per kilogram, serta minyak goreng dari Rp16.000 menjadi Rp18.000–Rp19.000 per liter.

    Sementara itu, harga cabai rawit sempat turun ke level Rp45.000 per kilogram, namun kini kembali naik ke level Rp80.000 per kilogram.

    Ikappi juga mencatat, komoditas protein hewani turut mengalami kenaikan. Perinciannya, ayam ras dari Rp35.000 menjadi Rp45.000 per kilogram, ayam kampung dari Rp45.000 menjadi Rp57.000 per kilogram, dan telur ayam ras naik dari Rp29.000 menjadi Rp32.000 per kilogram. Harga daging sapi juga tercatat naik dari Rp110.000 menjadi Rp125.000 per kilogram.

    “Semoga ini menjadi bagan acuan agar ke depan kita lebih memperbaiki tata kelola pangan kita, lebih memaksimalkan peran pasar dalam menjaga stabilitas pangan,” pungkasnya.