Author: Bisnis.com

  • Polda Metro Bakal Bantu Pemprov Jakarta Tegakkan Aturan Larangan Kembang Api

    Polda Metro Bakal Bantu Pemprov Jakarta Tegakkan Aturan Larangan Kembang Api

    Bisnis.com, JAKARTA — Polda Metro Jaya memastikan bakal beri pendampingan ke Pemprov Jakarta soal larangan kembang api jelang pergantian tahun 2026.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan penegakan aturan surat edaran Pemprov Jakarta soal larangan kembang api dilakukan oleh Satpol PP.

    “Penegakan surat edaran gubernur DKI oleh Satpol PP dan tentunya ada pendampingan dari kepolisian khususnya Polda Metro Jaya,” ujar Budi saat dihubungi, Minggu (28/12/2025).

    Sejalan dengan SE Pemprov Jakarta itu, Budi mengimbau agar masyarakat bisa merayakan pergantian malam tahun baru 2026 dengan doa bersama.

    Doa bersama, kata Budi, disampaikan untuk para korban yang terdampak bencana alam di Sumatra agar bisa kuat dan bangkit dalam menghadapinya.

    “Polda Metro Jaya melakukan himbauan ke para importir, pedagang dan PHRI untuk merayakan pergantian malam tahun baru 2026 dengan doa bersama dan mengedepankan empati terhadap saudara-saudara kita yang terdampak musibah bencana alam di Sumatera,” pungkasnya.

    Pramono Larang Kembang Api 

    Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung memutuskan perayaan tahun baru 2026 digelar secara sederhana tanpa pesta kembang api. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk empati atas duka bencana yang dialami masyarakat di Sumatra.

    Pramono menekankan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak ingin menampilkan kesan kemewahan yang berlebihan dan mengabaikan rasa empati terhadap para korban bencana di berbagai daerah.

    Meski digelar secara sederhana, Pramono memastikan perayaan Tahun Baru 2026 di Jakarta tetap berlangsung dan diharapkan dapat menjadi momentum kebersamaan sekaligus refleksi.

    “Insya Allah, Jakarta tetap menghadirkan kebersamaan, menjaga empati, dan menumbuhkan harapan saat melangkah ke tahun yang baru,” ujar Pramono.

  • Bareskrim Ungkap Biang Kerok Kasus TKI jadi Korban TPPO Terus Berulang

    Bareskrim Ungkap Biang Kerok Kasus TKI jadi Korban TPPO Terus Berulang

    Bisnis.com, JAKARTA — Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) mengungkap penyebab kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) tenaga kerja Indonesia (TKI) masih berulang, khususnya di Kamboja.

    Kabareskrim Polri, Komjen Syahardiantono mengatakan alasan kejadian TPPO terus berulang karena banyak pihak yang masih tergiur dengan tawaran pekerjaan di luar negeri.

    Hal tersebut kemudian dimanfaatkan oleh pihak lain untuk melancarkan aksi penipuan dengan mengiming-imingi gaji yang tinggi.

    “Jadi ya masih banyak yang mudah tergiur, tertipu dengan ini sebenarnya kan awal mulanya di modus menipu ya. Modus menipu yang dipekerjakan dengan gaji yang tinggi segala macam segala macam,” ujar Syahar di Bareskrim, dikutip Minggu (28/12/2025).

    Kemudian, Syahar mengungkapkan bahwa setelah bekerja di luar negeri, justru ekspektasi WNI dipatahkan karena tidak sesuai ekspektasi.

    Misalnya, gaji yang kecil sesuai perjanjian hingga beban kerja lebih tinggi. Oleh sebab itu, Bareskrim Polri bakal mengupayakan langkah pencegahan agar kasus TPPO ini tidak berulang.

    “Gajinya juga tidak besar, tidak sesuai dengan janji kerjaannya. Nah itu yang kita harus upaya-upaya pencegahan, makanya saya katakan tadi ini merupakan pembelajaran kepada kita semua,” imbuhnya.

    Jenderal polisi bintang tiga ini juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah percaya dengan pihak yang menjanjikan pekerjaan di luar negeri.

    “Jangan cepat terpercaya, jangan cepat percaya kepada iming-iming yang memberi iming-iming itu kan begitu mengantar ke sana langsung ditinggal, gak tanggung jawab. Apalagi awalnya adalah modus-modus penipuan,” pungkasnya.

    Sebelumnya, Bareskrim Polri telah memulangkan sembilan WNI menjadi korban TPPO untuk dipekerjakan menjadi admin judi online di Kamboja.

    Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Irhamni mengatakan para korban dijanjikan bekerja di luar negeri oleh pihak ketiga atau berperan sebagai sponsor. Pihak ini menyediakan fasilitas transportasi hingga pembuatan paspor. 

    Mereka diiming-imingi gaji Rp9 juta per bulan menjadi operator komputer. Namun sesampainya di sana, para korban dipekerjakan menjadi admin judi online.

    “Kebetulan mereka baru pertama kali menuju Kamboja. Mereka tidak paham lokasi itu ada di mana, sehingga mereka terima-terima saja, sehingga dia dipekerjakan sebagai scammer,” ujar Irhamni.

  • Ini Jalur Alternatif di Puncak Bogor, Pengalihan Lalu Lintas Akhir 2025

    Ini Jalur Alternatif di Puncak Bogor, Pengalihan Lalu Lintas Akhir 2025

    Bisnis.com, JAKARTA — Bagi Anda yang sedang melakukan perjalanan ke Puncak Bogor menjelang akhir tahun, maka simak jalur alternatif saat sedang macet.

    Berdasarkan informasi yang disampaikan akun Instagram @satlantaspolresbogor.tmc, polisi bakal memberlakukan aturan car free night (CFN) di jalur wisata Puncak Bogor menjelang pergantian tahun baru 2026. Pengaturan lalu lintas menuju puncak Bogor bakal diberlakukan sejak Rabu (31/12/2025) sekitar 18.00 WIB hingga Kamis (1/1/2026) pada 06.00 WIB.

    Penerapan aturan pengalihan lalu lintas ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas di Jalur Puncak pada malam pergantian tahun baru 2026.

    Selanjutnya, pembatasan kendaraan mobil saat CFN mulai diberlakukan mulai pada pukul 21.00 WIB. Sementara kendaraan roda dua alias motor diberlakukan mulai pukul 22.00 WIB

    “Mulai jam 18.00 WIB [31 Desember 2025] sampai dengan jam 06.00 WIB [1 Januari 2026] kendaraan yang akan menuju puncak dialihkan,” tulis Satlantas Polres Bogor, dikutip Minggu (28/12/2025).

    Kemudian, kepolisian juga mengungkap ada dua alternatif bagi pengendara yang hendak menuju Cianjur maupun Bandung. Dua rute alternatif itu yakni melalui Jonggol dan Sukabumi.

    Pertama, jalur Jonggol melalui Jalan Alternatif Cibubur menuju Jonggol, Cariu, Cikalong, hingga Cianjur. Kedua, via Sukabumi melalui jalur Ciawi, Cicurug, Cibadak, Kota Sukabumi, hingga Cianjur.

    Sementara itu, bagi pengendara yang hendak merayakan tahun baru di puncak sebelum diberlakukannya CFN, setidaknya ada sejumlah rute alternatif yang bisa dilewati.

    Misalnya melewati Tol Sentul Selatan menuju Bukit Pelangi. Jalur ini bakal melewati Jembatan Megamendung, Simpang Gadog, Cibedug dan melewati sejumlah desa seperti Desa Cidokom sebelum akhirnya menuju puncak.

    Selain jalur utama dari Jalan Raya Bogor, pengendara mobil bisa menggunakan rute alternatif melalui tol Ciawi, Taman Safari hingga akhirnya sampai Puncak Bogor.

  • Persaingan Smartphone Premium, Comeback Merek Lama & Dominasi AI

    Persaingan Smartphone Premium, Comeback Merek Lama & Dominasi AI

    Bisnis.com, JAKARTA — Sepanjang 2025, pasar smartphone Indonesia diramaikan oleh gelombang perangkat premium dari berbagai produsen global. Persaingan kian ketat seiring vendor tidak lagi hanya mengandalkan spesifikasi teknis, melainkan juga diferensiasi pengalaman pengguna, desain, serta penguatan ekosistem perangkat.

    Di sisi lain, kecerdasan buatan (AI) muncul sebagai benang merah yang menyatukan strategi para vendor sepanjang tahun. Ketika adopsi jaringan 5G masih belum merata dan belum sepenuhnya menjadi kebutuhan utama konsumen, AI justru tampil sebagai fitur yang paling agresif dikembangkan dan dipromosikan untuk memberikan nilai tambah yang lebih nyata.

    Dalam kaleidoskop gadget 2025, terdapat empat catatan utama yang mewarnai perjalanan pasar smartphone nasional yang dirangkum Bisnis.

    Deretan Flagship Premium Meramaikan Pasar

    Tahun 2025 menjadi panggung utama bagi vendor global untuk memamerkan teknologi terbaiknya di segmen flagship. Samsung membuka awal tahun dengan merilis Galaxy S25 Series pada Januari 2025. 

    Seri ini hadir dengan Snapdragon 8 Elite for Galaxy yang dikustomisasi, memungkinkan pemrosesan AI lebih banyak dilakukan langsung di perangkat. Samsung menekankan penguatan Galaxy AI, performa gaming berbasis ray tracing, serta peningkatan signifikan di sektor kamera, termasuk sensor ultrawide 50 MP. Di Indonesia, Galaxy S25 Series dipasarkan mulai di kisaran Rp15 juta.

    Xiaomi menyusul pada Maret 2025 dengan menghadirkan Xiaomi 15 Series. Produsen asal China tersebut membawa pendekatan desain yang lebih solid dengan bingkai aluminium melengkung mikro dan layar berbezel sangat tipis. 

    Kolaborasi dengan Leica tetap menjadi fondasi utama, dengan sistem kamera tiga lensa 50 MP yang dirancang untuk fleksibilitas fotografi dan videografi profesional. Xiaomi juga menekankan optimalisasi performa melalui Snapdragon 8 Elite, baterai berkapasitas besar dengan pengisian cepat, serta fitur AI fotografi yang dirancang untuk menangkap momen cahaya alami secara lebih presisi. Xiaomi 15 dipasarkan mulai kisaran Rp11,9 juta, sedangkan Xiaomi 15 Ultra yang mengusung sensor kamera 1 inci dan kemampuan zoom ekstrem menembus harga hampir Rp20 juta.

    Realme turut meramaikan segmen flagship dengan meluncurkan realme GT 7 Series sebagai “flagship killer” pada pertengahan 2025. Mengandalkan chipset MediaTek kelas atas, sistem pendingin berbasis graphene, baterai jumbo 7.000 mAh, serta pengisian super cepat, realme menargetkan pengguna yang menginginkan performa tinggi tanpa harga flagship konvensional. Kehadiran realme GT 7 Dream Edition hasil kolaborasi dengan Aston Martin Formula One™ Team juga menjadi penegasan strategi realme dalam membangun citra premium melalui edisi terbatas.

    Apple memperkenalkan iPhone 17 Series secara global pada September 2025 dan membuka pre-order di Indonesia pada Oktober. Empat model iPhone 17, 17 Air, 17 Pro, dan 17 Pro Max mengusung chip A19 dan A19 Pro, peningkatan kamera berbasis komputasi AI, serta optimalisasi pemrosesan langsung di perangkat. Seri Pro tetap menjadi andalan Apple di segmen premium dengan dukungan perekaman video resolusi tinggi dan konektivitas USB-C berkecepatan lebih tinggi.

    Huawei juga memperkuat eksistensinya lewat peluncuran Pura 80 Series pada September 2025. Fokus utama diarahkan pada inovasi kamera, termasuk sensor 1 inci, teknologi Ultra Chroma, serta sistem lensa telefoto ganda yang dapat berpindah focal length. Huawei memosisikan Pura 80 Pro dan Ultra sebagai perangkat imaging-centric yang menyasar pengguna profesional dan kreator.

    Merek Lama Kembali Bangkit

    Selain deretan flagship baru, 2025 juga ditandai dengan kembalinya sejumlah merek yang sempat absen dari pasar Indonesia. Motorola resmi kembali setelah hengkang sejak 2017, membawa lini Moto G dan Moto Edge dengan strategi Android murni dan harga kompetitif di segmen menengah.

    Nubia, sub-merek ZTE, kembali menguatkan eksistensi di ceruk gaming smartphone dengan desain agresif dan sistem pendingin canggih. Sementara itu, Honor menandai comeback besar pada awal 2025 dengan membawa beragam perangkat, mulai dari ponsel lipat Honor Magic V3, seri Honor X dan Honor 200, hingga tablet, laptop, dan wearable.

    Pada paruh kedua tahun, Honor kembali memperluas portofolionya melalui peluncuran lini tablet Honor Pad yang menyasar segmen entry-level hingga premium. Strategi ini memperlihatkan upaya Honor membangun ekosistem perangkat yang lebih luas, dengan AI sebagai benang merah di seluruh lini produknya.

    Adopsi Smartphone 5G Masih Lambat 

    Di tengah agresivitas peluncuran perangkat, adopsi smartphone 5G di Indonesia masih menunjukkan stagnasi. Data Counterpoint Research mencatat, pada kuartal III/2025, perangkat 5G hanya menyumbang sekitar 35% dari total pengapalan tidak berubah dibanding kuartal sebelumnya. Pertumbuhan tahunan pun terbatas, hanya naik tipis sekitar 4%.

    Meski pasar smartphone nasional secara keseluruhan tumbuh dua digit, pertumbuhan justru ditopang oleh segmen entry-level. Pengapalan ponsel di bawah US$150 melonjak signifikan dan mendominasi lebih dari separuh pasar. Sebaliknya, segmen menengah hingga premium mengalami koreksi.

    Senior Consultant dan Analis Pasar Smartphone SEQARA Communications, Aryo Meidianto Aji, menilai stagnasi 5G bukan disebabkan oleh keterbatasan perangkat, melainkan kualitas dan pemerataan jaringan. Menurutnya, cakupan 5G yang belum konsisten membuat fitur tersebut belum memberikan nilai tambah nyata bagi konsumen. Dalam keseharian, aplikasi populer masih berjalan lancar di jaringan 4G, sehingga konsumen lebih memprioritaskan harga, daya tahan baterai, dan durabilitas perangkat.

    Pandangan tersebut sejalan dengan temuan GfK yang menunjukkan konsumen semakin rasional dan berorientasi pada manfaat nyata dibanding spesifikasi futuristik.

    Fitur AI Jadi Senjata Utama

    Jika 5G belum menjadi magnet utama, kecerdasan buatan justru menjelma sebagai senjata paling agresif sepanjang 2025. Hampir seluruh vendor menjadikan AI sebagai diferensiasi utama, bukan sekadar pelengkap.

    Samsung memperluas Galaxy AI untuk fotografi, penerjemahan real-time, hingga produktivitas. Apple meningkatkan pemrosesan AI on-device untuk personalisasi sistem dan pengolahan gambar. Xiaomi, Honor, dan Huawei memanfaatkan AI untuk mengoptimalkan kamera, efisiensi baterai, hingga performa keseluruhan perangkat. 

  • Sudah Sebulan, Pemulihan Jaringan di Benar Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues Masih 60%

    Sudah Sebulan, Pemulihan Jaringan di Benar Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues Masih 60%

    Bisnis.com, JAKARTA —Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan progres pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah Aceh pascabanjir dan tanah longsor telah melampaui 95%.

    Namun, di sejumlah titik seperti Benar Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues, pemulihan jaringan masih bergantung pada ketersediaan pasokan listrik dan baru mencapai kisaran 60% hingga 80%.

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) menyampaikan percepatan pemulihan jaringan sangat ditentukan oleh stabilitas pasokan listrik di wilayah terdampak.

    “Kami terus memantau titik-titik tersebut untuk mempercepat pemulihannya,” kata Meutya dalam keterangannya pada Minggu (28/12/2025).

    Dia memastikan Komdigi terus mengawal pemulihan konektivitas agar warga tetap dapat mengakses informasi darurat, layanan publik berjalan normal, serta komunikasi antaranggota keluarga tidak terputus.

    Selain fokus pada pemulihan jaringan, Komdigi bersama Telkom, Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), XLSmart, dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) juga menyalurkan bantuan akses air bersih bagi warga terdampak banjir.

    Sebanyak 118 tangki air bersih berkapasitas 8.000 liter dikirimkan ke wilayah yang sumber airnya tercemar akibat banjir. Distribusi dilakukan secara bertahap selama sepekan. Bantuan tersebut memungkinkan warga kembali memenuhi kebutuhan dasar seperti minum, memasak, beribadah, dan berkomunikasi dengan keluarga.

    Meutya menegaskan upaya pemulihan difokuskan pada kebutuhan paling mendasar masyarakat terdampak.

    “Hari ini kami berangkatkan bantuan air bersih dan kebutuhan harian warga dari Kemkomdigi dan mitra. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi keluarga dan saudara-saudari kita yang ada di wilayah terdampak, khususnya di Aceh Tamiang,” katanya.

    Selain air bersih, warga juga menerima bantuan berupa obat-obatan, pakaian, perlengkapan ibadah, tenda dengan fasilitas MCK, serta kebutuhan dasar lainnya. Pemerintah dan mitra juga menyiapkan alat berat dan sumur bor untuk membersihkan lumpur serta mempercepat pemulihan lingkungan permukiman.

  • Polemik Royalti Musik, Bagaimana Restoran hingga Gerai Ritel?

    Polemik Royalti Musik, Bagaimana Restoran hingga Gerai Ritel?

    Bisnis.com, JAKARTA— Putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan bahwa pembayaran royalti musik musik dalam pertunjukan komersial menjadi tanggung jawab penyelenggara acara telah memberikan kejelasan bagi industri hiburan.

    Namun demikian, bagi pemilik restoran, kafe, dan pelaku usaha lainnya seperti ritel, masih ada pertanyaan penting masih menggantung. Misalnya, bagaimana aturan pemutaran musik di ruang komersial sehari-hari.

    Revisi UU Hak Cipta, termasuk mengenai pemutaran musik di tempat usaha seperti restoran, kafe, dan ritel lainnya masih belum kunjung selesai. Kondisi ini membuat banyak pelaku usaha masih berada di area abu-abu.

    Padahal, di periode akhir tahun, pemutaran musik berperan penting dalam membangun atmosfer yang selaras dengan dekorasi dan promosi musiman untuk menciptakan suasana hangat, meningkatkan kenyamanan, dan mendukung pengalaman pelanggan di tengah lonjakan kunjungan.

    “Musik di ruang komersil bukan sekadar pengiring atau pelengkap saja. Jika dimaksimalkan kehadirannya, musik bisa digunakan untuk meningkatkan penjualan. Namun ketika ada ketidakpastian soal aturan royalti, banyak pelaku usaha akhirnya berada di posisi serba salah,” ujar Jerry Chen, CEO dari USEA Global.

    USEA Global merupakan penyedia solusi in-store music dan audio branding untuk ruang komersial, termasuk layanan kurasi musik, legal compliance, hingga manajemen pemutaran musik lintas cabang. Di Indonesia. USEA Global menyediakan layanannya bagi 100 lebih pusat belanja, restoran, minimarket, serta toko ritel lainnya.

    Menurut Jerry, kekhawatiran pebisnis akan memutar musik semakin terasa menjelang musim liburan, ketika musik justru menjadi elemen penting untuk mendukung momen perayaan Natal dan Tahun Baru. Tanpa pengelolaan yang jelas dan aman, penggunaan musik di ruang komersial berisiko tidak konsisten dan berpotensi menyebabkan pelanggaran hak cipta.

    Untuk membantu pelaku usaha tetap dapat memanfaatkan musik secara legal dan terkelola, USEA Global menggratiskan platformnya selama satu bulan bagi pelaku usaha berbagai sektor di Indonesia, termasuk F&B, hospitality, dan ritel. Dengan ini, pemilik bisnis dapat mengakses lebih dari 300.000 musik berlisensi dari berbagai genre, tanpa perlu lagi khawatir mengenai pembayaran royalti.

    Selain aspek legalitas, layanan USEA juga memungkinkan pelaku usaha mengelola pemutaran musik secara terpusat, terutama untuk bisnis dengan banyak cabang. Hal ini membantu menciptakan pengalaman pelanggan yang konsisten dan selaras dengan karakter brand, khususnya di periode sibuk seperti musim liburan.

    Dengan pengelolaan musik yang tepat, pebisnis dapat menghadirkan suasana liburan tanpa dibayangi ketidakpastian soal penggunaan musik, sekaligus mendukung pencapaian tujuan bisnis mereka, baik itu memperpanjang waktu kunjungan hingga meningkatkan potensi transaksi.

  • Daftar 20 SMP Terbaik di Indonesia Versi Pusprenas 2025

    Daftar 20 SMP Terbaik di Indonesia Versi Pusprenas 2025

    Bisnis.com, JAKARTA – Selain tingkat SMA, Puspresnas juga memberikan peringat sekolah terbaik pada kategori SMP.

    Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas ) adalah unit kerja di bawah Kemendikbudristek yang bertugas mengembangkan bakat, minat, dan potensi peserta didik Indonesia di berbagai bidang.

    Mulai dari sains, teknologi, seni, olahraga, vokasi, kewirausahaan melalui berbagai kompetisi, lomba, festival, dan apresiasi untuk menciptakan talenta unggul nasional, seperti OSN, O2SN, FLS2N, dan lainnya, serta mengelolanya melalui sistem manajemen talenta nasional (SIMT). 

    Berikut 20 SMP Terbaik di Indonesia versi Puspresnas 2025

  • Daftar 20 SMA/SMK Terbaik di Indonesia Versi Puspresnas 2025

    Daftar 20 SMA/SMK Terbaik di Indonesia Versi Puspresnas 2025

    Bisnis.com, JAKARTA – Di Indonesia, ada sekitar 20 SMA/SMK yang masuk kategori terbaik versi Pusprenas.

    SMA terbaik di Indonesia bervariasi tergantung metodenya, tapi SMA Trensains Muhammadiyah Sragen, SMA Pradita Dirgantara, SMAN Unggulan M.H. Thamrin, dan SMAN 8 Jakarta sering muncul di puncak daftar.

    Kategori itu berdasarkan prestasi olimpiade dan nilai UTBK, dengan SMAN Trensains sering di nomor satu dalam perolehan medali, sementara sekolah seperti MAN Insan Cendekia dan SMA Unggul Del juga sangat kuat. 

    Berikut daftar 20 SMA/SMK terbaik di Indonesia versi Pusprenas 2025

  • Negosiasi Tarif RI-AS Belum Deal 100%, Tahap Final Dijadwalkan Januari 2026

    Negosiasi Tarif RI-AS Belum Deal 100%, Tahap Final Dijadwalkan Januari 2026

    Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Indonesia masih akan melakukan perundingan tahap final (final round) dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) terkait dengan tarif resiprokal. 

    Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump telah menyepakati pengenaan tarif impor 19% untuk sebagian besar produk ekspor RI ke Negara Paman Sam itu. 

    Sejalan dengan berlangsungnya proses negosiasi, beberapa komoditas asli Indonesia dikecualikan dari tarif tersebut dan dikenakan bea masuk 0%, salah satunya sawit atau CPO. 

    Kemenko Perekonomian, yang memimpin proses perundingan dengan pihak AS, menyebut masih akan ada pertemuan dengan pihak United States Trade Representative (USTR) pada awal tahun depan. Dengan demikian, pengenaan tarif 19% secara riil di lapangan belum langsung berlaku pada ekspor awal tahun depan. 

    “Perundingan belum tuntas 100%, ada final round bulan Januari nanti,” terang Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi kepada Bisnis, Minggu (28/12/2025). 

    Edi enggan memerinci lebih lanjut apa yang akan dibahas pada perundingan tahap terakhir Januari tahun depan. Apabila melihat pada pertemuan sebelumnya di Desember 2025, tim yang dipimpin Menko Perekonomian Airlangga Hartarto serta USTR Jamieson Greer menyepakati pengecualian sawit dari bea masuk 19%. 

    Dengan demikian, sejumlah produk atau komoditas yang asli tumbuh di Indonesia, seperti kakao hingga sawit, dikenakan bea masuk 0%. Hal ini sebelumnya sudah tertuang dalam instruksi Presiden AS Donald Trump atau executive orders (EO), yang diterbitkan Gedung Putih beberapa waktu lalu. 

    Sebagai informasi, EO merupakan pernyataan perintah Presiden Trump untuk memberikan pembebasan tarif atas daftar komoditas impor tertentu yang diberikan kepada suatu negara. 

    Adapun terdapat beberapa komoditas yang sebelumnya belum masuk EO, tetapi harus didahului dengan pertemuan bilateral antara AS dan negara mitra apabila ingin mendapatkan pembebasan tarif. 

    “Misalnya, kelapa sawit awalnya ada dalam EO tersebut dengan tarif 0%, lalu dihapus dari daftar dan hanya diberikan ke negara yang telah tanda tangan perjanjian bilateral. Artinya, jika Indonesia telah sepakati perjanjian, maka kelapa sawit akan diberikan tarif 0%,” papar Edi. 

    Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump sempat mengenakan Indonesia tarif impor 32%. Namun, pada Juli 2025, Presiden Trump dan Presiden Prabowo menyepakati besaran tarif diturunkan menjadi 19%. 

  • Konsumsi Energi Meningkat Hadapi Nataru di Sumbar, Ini Sejumlah Strategi Distribusi dari Pertamina

    Konsumsi Energi Meningkat Hadapi Nataru di Sumbar, Ini Sejumlah Strategi Distribusi dari Pertamina

    Bisnis.com, PADANG – PT. Pertamina Patra Niaga telah mempersiapkan sejumlah strategi untuk memastikan distribusi energi dapat berjalan lancar hadapi Natal dan Tahun Baru 2025 di wilayah Sumatra Bagian Utara (Sumbagut).

    Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi mengatakan dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur Natari ini pihaknya menyiagakan Satgas Nataru untuk memastikan ketersediaan serta kelancaran distribusi energi di seluruh wilayah, khususnya di Provinsi Sumatra Barat.

    “Langkah kesiapsiagaan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan BBM, LPG, serta Avtur seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, perjalanan wisata, dan transportasi udara selama periode libur akhir tahun,” katanya, Rabu (24/12/2025).

    Dia menyampaikan dalam kondisi Naturu ini, penguatan stok, optimalisasi distribusi, serta penyiagaan layanan energi di titik-titik strategis telah dilakukan secara menyeluruh, sangat penting dilakukan, dan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat.

    “Selama masa Satgas Nataru, kami memastikan kesiapan operasional dari hulu hingga hilir. Penguatan stok dan distribusi dilakukan agar kebutuhan BBM, LPG, dan Avtur masyarakat Sumatra Barat tetap terpenuhi dengan baik di tengah meningkatnya mobilitas libur Nataru,” ujarnya.

    Sunardi menjelaskan fokus Pertamina Patra Niaga Sumbagut tidak hanya pada kecukupan stok, tetapi juga pada kelancaran distribusi hingga ke lembaga penyalur. 

    Selanjutnya Pertamina juga menyiagakan SPBU dan agen LPG di titik-titik dengan potensi lonjakan permintaan, serta melakukan pengaturan distribusi agar pasokan dapat diterima masyarakat secara merata. 

    “Koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat setempat juga terus kami perkuat untuk memastikan distribusi berjalan aman dan lancar,” tambahnya.

    Berdasarkan proyeksi Satgas Nataru, konsumsi LPG rumah tangga di Sumatra Barat diperkirakan meningkat sekitar 2,7%, BBM gasoline seperti Pertalite dan Pertamax Series naik sekitar 1,6%, serta Avtur meningkat hingga 7,5%, seiring tingginya aktivitas penerbangan. 

    Selanjutnya ada konsumsi Solar dan Biosolar diperkirakan relatif menurun sekitar 3% akibat berkurangnya aktivitas logistik dan industri selama libur panjang.

    Dari sisi pasokan, kata Sunardi, hingga 21 Desember 2025 kondisi stok BBM dan LPG di wilayah Sumatra Barat berada pada level aman.

    Keandalan pasokan ini didukung oleh operasional Integrated Terminal Teluk Kabung serta terminal pendukung lainnya, dengan pola suplai reguler melalui jalur laut dan darat yang terus dioptimalkan.

    Oleh karena itu, untuk memastikan masyarakat tetap terlayani selama masa Satgas Nataru, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyiagakan SPBU siaga 24 jam di jalur wisata dan jalur utama, agen LPG siaga di wilayah dengan permintaan tinggi, mobil tangki standby sebagai cadangan pasokan, layanan PDS atau motorist, BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, serta Serambi MyPertamina sebagai fasilitas pendukung kenyamanan masyarakat.

    “Jadi di tengah tantangan cuaca dan kondisi geografis, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga melakukan mitigasi distribusi pascabencana melalui pengalihan suplai dari terminal alternatif, penambahan armada mobil tangki, pengaturan distribusi prioritas, serta koordinasi dengan aparat terkait untuk pengawalan distribusi di jalur rawan,” sebutnya.

    Sunardi juga mengimbau masyarakat untuk membeli BBM dan LPG sesuai kebutuhan serta tidak melakukan panic buying.

    “Apabila masyarakat membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan keluhan terkait layanan energi, dapat menghubungi Contact Center Pertamina 135 yang siaga 24 jam selama masa Satgas Nataru,” tutupnya.