Author: Bisnis.com

  • BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah saat Tahun Baru, Ini Daftarnya

    BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah saat Tahun Baru, Ini Daftarnya

    Bisnis.com, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah wilayah diguyur hujan lebat saat perayaan tahun baru. Salah satunya di DKI Jakarta.

    BMKG mencatat dua status hujan yakni sedang dan hujan lebat. Selain itu, fenomena alam lainnya adalah angin kencang. Kondisi ini berlangsung 30 Desember 2025 sampai 1 Januari 2026.

    “Hujan sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang masih hadir dengan kategori tingkat peringatan dini,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, Selasa (30/12/2025).

    Berdasarkan catatan BMKG, untuk hujan sedang akan menerjang wilayah Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Tengah, Papua, dan Papua Selatan.

    Hujan lebat diprediksi mengguyur, Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, dan Papua Pegunungan.

    Angin kencang diprediksi akan terjadi di Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku.

    Kondisi ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti suhu muka laut yang relatif hangat sehingga penguapan air terjadi secara intens, bibit siklon tropis 90S, sirkulasi siklonik, hingga el nino-southern oscilation yang menguat.

    BMKG mengimbau kepada masyarakat agar waspada menghadapi dinamika fenomena alam hidrometeorologi, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan.

  • Mentahkan Ide Kepala Daerah Ditunjuk DPRD, Rektor Paramadina Kenalkan Pilkada Jalan Tengah

    Mentahkan Ide Kepala Daerah Ditunjuk DPRD, Rektor Paramadina Kenalkan Pilkada Jalan Tengah

    Bisnis.com, JAKARTA — Rektor Universitas Paramadina Didik J. Rachbini memperkenalkan gagasan Pilkada Jalan Tengah sebagai alternatif sistem pemilihan kepala daerah di Indonesia. Skema ini disebut sebagai metode campuran yang bertujuan memperbaiki kualitas demokrasi sekaligus menekan biaya politik yang menjadi dasar sejumlah menteri dan politisi pendukung pemerintahan Presiden Prabowo mendorong penunjukan lewat DPRD.

    Dalam jabarannya Didik menjelaskan bahwa Pilkada Jalan Tengah menggabungkan dua tahap pemilihan. Tahap pertama adalah proses elektoral melalui pemilihan legislatif. Tiga calon anggota DPRD dengan suara terbanyak di daerah tersebut otomatis menjadi kandidat kepala daerah.

    Setelah struktur DPRD terbentuk, proses berlanjut ke tahap kedua, yaitu pemilihan institusional. Pada tahap ini, DPRD memilih satu dari tiga kandidat tersebut untuk ditetapkan sebagai gubernur, bupati, atau wali kota.

    Menurut Didik, mekanisme ini menjaga kedaulatan rakyat karena dukungan awal tetap berasal dari perolehan suara dalam pileg. Dengan demikian, kandidat yang terpilih tetap memiliki legitimasi elektoral, bukan semata hasil lobi elite politik.

    Ia menegaskan, Metode Campuran tidak berupaya mengembalikan sistem ke pola lama ala Orde Baru, melainkan menghadirkan demokrasi berlapis atau two-step legitimacy untuk mengurangi praktik politik uang yang kerap terjadi pada pilkada langsung.

    Didik juga menyoroti efisiensi biaya sebagai keunggulan utama seperti yang dikeluhkan sejumlah politisi ataupun menteri di pemerintahan Prabowo. Menurutnya, pilkada langsung saat ini mendorong biaya kampanye yang sangat mahal, membuka peluang praktik politik uang, dan memicu ketergantungan kandidat pada pendukung berkantong tebal. Kondisi tersebut berisiko melahirkan korupsi setelah kandidat terpilih.

    Sebagai langkah pengawasan, ia mengusulkan pengaturan ketat dalam proses pemilihan di DPRD. Anggota legislatif yang memiliki hak suara perlu berada dalam pengawasan ketat, termasuk mekanisme pemantauan dan peran lembaga hukum seperti KPK dan kejaksaan untuk mencegah suap dan transaksi politik.

    Didik juga mendorong agar pemungutan suara DPRD dibuat terbuka dan disiarkan publik. Ia menilai, uji publik terhadap tiga kandidat, pemeriksaan rekam jejak, larangan transaksi politik, serta penerapan sanksi pidana berat terhadap praktik suap menjadi bagian penting dalam memperkuat proses seleksi.

    Dibandingkan pilkada langsung, Metode Campuran diproyeksikan memiliki biaya politik lebih rendah dan risiko politik uang pada level menengah. Partisipasi rakyat tetap terjaga melalui tahap elektoral, sementara DPRD memperoleh peran lebih besar dalam memastikan kualitas kandidat.

  • Mentahkan Ide Kepala Daerah Ditunjuk DPRD, Rektor Paramadina Kenalkan Pilkada Jalan Tengah

    Mentahkan Ide Kepala Daerah Ditunjuk DPRD, Rektor Paramadina Kenalkan Pilkada Jalan Tengah

    Bisnis.com, JAKARTA — Rektor Universitas Paramadina Didik J. Rachbini memperkenalkan gagasan Pilkada Jalan Tengah sebagai alternatif sistem pemilihan kepala daerah di Indonesia. Skema ini disebut sebagai metode campuran yang bertujuan memperbaiki kualitas demokrasi sekaligus menekan biaya politik yang menjadi dasar sejumlah menteri dan politisi pendukung pemerintahan Presiden Prabowo mendorong penunjukan lewat DPRD.

    Dalam jabarannya Didik menjelaskan bahwa Pilkada Jalan Tengah menggabungkan dua tahap pemilihan. Tahap pertama adalah proses elektoral melalui pemilihan legislatif. Tiga calon anggota DPRD dengan suara terbanyak di daerah tersebut otomatis menjadi kandidat kepala daerah.

    Setelah struktur DPRD terbentuk, proses berlanjut ke tahap kedua, yaitu pemilihan institusional. Pada tahap ini, DPRD memilih satu dari tiga kandidat tersebut untuk ditetapkan sebagai gubernur, bupati, atau wali kota.

    Menurut Didik, mekanisme ini menjaga kedaulatan rakyat karena dukungan awal tetap berasal dari perolehan suara dalam pileg. Dengan demikian, kandidat yang terpilih tetap memiliki legitimasi elektoral, bukan semata hasil lobi elite politik.

    Ia menegaskan, Metode Campuran tidak berupaya mengembalikan sistem ke pola lama ala Orde Baru, melainkan menghadirkan demokrasi berlapis atau two-step legitimacy untuk mengurangi praktik politik uang yang kerap terjadi pada pilkada langsung.

    Didik juga menyoroti efisiensi biaya sebagai keunggulan utama seperti yang dikeluhkan sejumlah politisi ataupun menteri di pemerintahan Prabowo. Menurutnya, pilkada langsung saat ini mendorong biaya kampanye yang sangat mahal, membuka peluang praktik politik uang, dan memicu ketergantungan kandidat pada pendukung berkantong tebal. Kondisi tersebut berisiko melahirkan korupsi setelah kandidat terpilih.

    Sebagai langkah pengawasan, ia mengusulkan pengaturan ketat dalam proses pemilihan di DPRD. Anggota legislatif yang memiliki hak suara perlu berada dalam pengawasan ketat, termasuk mekanisme pemantauan dan peran lembaga hukum seperti KPK dan kejaksaan untuk mencegah suap dan transaksi politik.

    Didik juga mendorong agar pemungutan suara DPRD dibuat terbuka dan disiarkan publik. Ia menilai, uji publik terhadap tiga kandidat, pemeriksaan rekam jejak, larangan transaksi politik, serta penerapan sanksi pidana berat terhadap praktik suap menjadi bagian penting dalam memperkuat proses seleksi.

    Dibandingkan pilkada langsung, Metode Campuran diproyeksikan memiliki biaya politik lebih rendah dan risiko politik uang pada level menengah. Partisipasi rakyat tetap terjaga melalui tahap elektoral, sementara DPRD memperoleh peran lebih besar dalam memastikan kualitas kandidat.

  • Sinergi BPH Migas dan PGN Jaga Keandalan Gas Bumi saat Libur Nataru

    Sinergi BPH Migas dan PGN Jaga Keandalan Gas Bumi saat Libur Nataru

    Bisnis.com, SURABAYA – Dalam upaya mengamankan pasokan gas bumi di Jawa Timur selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas bersama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melakukan monitoring langsung ke sejumlah pelanggan gas bumi serta ke lokasi offtake station PGN, Jumat (26/12/2025). Kerja sama regulator dan badan usaha niaga ini menjadi kunci menjaga keandalan distribusi gas bumi bagi seluruh pelanggan, baik sektor industri, komersial ataupun rumah tangga.

    Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, Direktur Manajemen Risiko PGN Eri Surya Kelana, Direktur Teknik dan Operasi Pertagas Agung Indri Pramantyo dan General Manager PGN untuk Wilayah Operasi/Sales Operation Region (SOR) III Hedi Hedianto bersama jajaran lainnya. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pasokan gas bumi tetap aman, khususnya bagi sektor layanan publik dan industri strategis selama masa libur panjang.

    Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menegaskan bahwa suplai gas bumi selama Nataru berada dalam kondisi sangat aman tanpa gangguan operasional. “Suplai gas bumi selama periode perayaan Natal dan Tahun Baru berada dalam kondisi sangat aman dan tidak mengalami kendala operasional,” ujarnya.

    Menurut Wahyudi, kondisi penyaluran justru relatif lebih aman, kapasitas pasokan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Sistem distribusi dan pengangkutan gas dinilai berjalan normal dan andal, sementara sektor kelistrikan tetap beroperasi stabil.

    Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Rumah Sakit William Booth Surabaya, yang telah menggunakan gas bumi sejak 1998. Pihak rumah sakit menyampaikan bahwa selama lebih dari dua dekade pemanfaatan gas bumi, tidak pernah terjadi gangguan pasokan. Selain andal, gas bumi juga dinilai memberikan efisiensi signifikan dari sisi biaya. Konsumsi gas bumi rumah sakit tercatat memberikan efisiensi biaya sekitar 53 persen.

    Kunjungan juga dilakukan ke PT Indospring Tbk di Gresik, salah satu pelanggan sektor industri dengan konsumsi gas sekitar 1,2 juta standar kaki kubik per bulan. Perusahaan tersebut tengah melakukan pengembangan kawasan dan penambahan pabrik baru, yang menunjukkan pentingnya pasokan gas bumi berkelanjutan dan berdaya saing.

    Wahyudi menegaskan bahwa kunjungan lapangan ini sekaligus menjadi penegasan peran seluruh pemangku kepentingan. “Kunjungan ke sektor industri dan rumah sakit ini sekaligus menjadi bagian dari penegasan peran regulator, peran badan usaha sebagai operator pipa transmisi, serta peran badan usaha niaga dalam menjaga kontinuitas penyaluran gas bumi agar tidak terjadi gangguan,” katanya.

    Direktur Manajemen Risiko PGN Eri Surya Kelana menyampaikan bahwa PGN telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Nataru sejak November hingga 11 Januari. “Menghadapi periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), PGN telah melakukan berbagai persiapan dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas),” ujarnya.

    Eri menjelaskan, terdapat tiga strategi utama yang dijalankan Satgas, yakni memastikan keandalan infrastruktur, pemenuhan seluruh kontrak pasok, serta penerapan reliability strategy. “Kesiapan pasokan alternatif juga disediakan melalui beyond pipeline seperti CNG,” kata Eri.

    Sementara itu, General Manager PGN SOR III Hedi Hedianto menyampaikan bahwa realisasi penyaluran gas selama Nataru di wilayah SOR 3 mencapai sekitar 236 – 241 BBTUD. Sebagian besar, penyaluran gas dilakukan untuk pembangkit listrik seperti di Tambak Lorok, Gresik, dan Batang.

    Hedi memastikan kesiapan layanan gas bumi untul wilayah SOR III berjalan secara optimal, agar seluruh sektor pelanggan tetap aman dalam pemanfaatan gas bumi. Ia juga menegaskan bahwa PGN tetap menjaga keandalan suplai bagi seluruh pelanggan selama periode Nataru.

  • Polri Terjunkan 2.617 Personel Kawal Demo Buruh di Jakarta Hari Ini (30/12)

    Polri Terjunkan 2.617 Personel Kawal Demo Buruh di Jakarta Hari Ini (30/12)

    Bisnis.com, JAKARTA — Polda Metro Jaya mengerahkan 2.617 personel untuk mengawal aksi demo buruh di sekitar Monumen Nasional (Monas) Jakarta hari ini Selasa (30/12/2025).

    Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan ribuan personel itu terdiri dari gabungan Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek jajaran.

    “Sebanyak 2.617 personel gabungan dikerahkan untuk memberikan pelayanan dalam aksi unjuk rasa,” ujar Susatyo dalam keterangan tertulis, Selasa (30/12/2025).

    Dia menambahkan kelompok buruh yang melakukan demo hari ini adalah Pengurus Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (Perda KSPI) Provinsi Jawa Barat bersama sejumlah elemen massa lainnya.

    Sebelum demo digelar, Susatyo menyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan dengan apel pasukan sejak 07.00 WIB.

    Dalam arahannya, dia menegaskan Polri bertujuan untuk melayani masyarakat yang akan menyampaikan pendapat dengan mengedepankan pendekatan humanis dan profesional. Dia memastikan juga seluruh personel yang terlibat tidak dibekali senjata api.

    “Kita hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasinya. Laksanakan tugas dengan humanis, profesional, dan sesuai aturan. Tidak ada anggota yang membawa senjata api,” imbuhnya.

    Kemudian, Susatyo mengingatkan para orator dan peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara tertib serta tidak melakukan provokasi hingga merusak fasilitas umum.

    Selain itu, dia mengimbau seluruh massa agar tidak mudah terpancing provokasi dan tetap menjaga situasi kondusif selama aksi berlangsung. 

    Adapun, Polri juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas yang bersifat situasional jika terjadi peningkatan eskalasi massa di lokasi. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk mencari jalur alternatif menghindari potensi kemacetan lalu lintas selama aksi unjuk rasa berlangsung.

    “Pengaturan arus lalu lintas bersifat situasional, melihat eskalasi jumlah massa di lapangan. Kita imbau masyarakat untuk mencari jalan alternatif agar aktivitas tetap berjalan lancar,” pungkas Susatyo.

  • Eks Sekdis Mangkir, KPK Bakal Telusuri Suap Ijon Proyek Bupati Bekasi

    Eks Sekdis Mangkir, KPK Bakal Telusuri Suap Ijon Proyek Bupati Bekasi

    Bisnis.com, JAKARTA – Mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kab. Bekasi, Beni Saputra (BS) mangkir dari agenda pemeriksaan pada Senin (29/12/2025) sebagai saksi kasus dugaan suap proyek Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang.

    Beni Saputra merupakan salah satu pihak yang ikut diamankan saat tim penyidik KPK menggelar tertangkap tangan di lingkungan pemerintah Kabupaten Bekasi. Beni juga sudah sempat diperiksa oleh penyidik lembaga antirasuah.

    Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan Beni untuk kedua kalinya guna mendalami konstruksi suap ijon proyek oleh Ade Kuswara dkk.

    “Penyidik tentu ingin mendalami lebih lanjut terkait dengan pengetahuan yang bersangkutan berkaitan dengan konstruksi perkara suap ijon proyek di lingkungan pemerintah Kabupaten Bekasi ataupun hal-hal lain yang perlu dikonfirmasi oleh penyidik,” kata Budi, dikutip pada Selasa (30/12/2025).

    Selain itu, penyidik ingin mendalami sejumlah dokumen pengadaan proyek 2025-2026 maupun 5 gawai yang disita KPK saat melakukan penggeledahan di sejumlah titik. 

    Pasalnya, kata dia, tim KPK menemukan sejumlah pesan di gawai dihapus dan diduga berkaitan dengan kasus rasuah tersebut.

    “Tentu dari barang bukti-barang bukti yang diamankan dalam penggeledahan tersebut butuh untuk dilakukan konfirmasi kepada saksi-saksi nantinya, termasuk tentunya terhadap saudara BS ini,” jelas Budi.

    Kendati demikian, Budi mengimbau kepada Beni agar bersifat kooperatif dan diharapkan hadir dipemeriksaan selanjutnya sehingga penyidik dapat mengkonfirmasi dan memperoleh informasi guna membongkar praktik dugaan suap ini.

    “KPK mengimbau agar pada penjadwalan berikutnya kooperatif dan memenuhi panggilan penyidik, karena keterangannya diperlukan dalam penyidikan perkara di wilayah Kabupaten Bekasi ini,” ucap Budi.

    Sebelumnya, KPK menangkap Ade Kuswara Kunang terkait kasus dugaan suap proyek senilai Rp14,2 miliar. Kader fraksi partai PDIP ini melakukan dugaan suap bersama sang ayah, HM Kunang.

    Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa setelah Ade terpilih menjadi Bupati Bekasi periode 2024-2029, dia mulai melancarkan aksinya bekerja sama dengan Sarjan selaku pihak swasta untuk pengadaan proyek di Pemerintah Kabupaten Bekasi.

    Sepanjang Desember 2024 hingga Desember 2025, Ade kerap meminta jatah “ijon” kepada Surjan melalui sang ayah, HM Kunang. Total “ijon” yang diberikan Sarjan kepada Ade bernama HM Kunang sebesar Rp9,5 miliar. Ade juga mendapatkan penerimaan lain senilai Rp4,5 miliar.

    KPK turut mengamankan barang bukti di rumah Ade berupa uang tunai senilai Rp200 juta. Uang tersebut merupakan sisa setoran ke-4 dari Sarjan ke Ade melalui para perantara. Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka.

  • Gadget Sebabkan Obesitas hingga Depresi pada Anak di Bawah 13 Tahun

    Gadget Sebabkan Obesitas hingga Depresi pada Anak di Bawah 13 Tahun

    Bisnis.com, JAKARTA — Studi terbaru mengungkapkan bahaya pemberian gadget pada anak sebelum usia 13 tahun. Dampaknya tidak main-main, mulai dari kualitas tidur yang buruk, obesitas, hingga depresi.

    Temuan ini memicu kekhawatiran global mengenai dampak teknologi dan media sosial terhadap anak-anak. Australia menjadi negara pertama yang menerapkan larangan akses media sosial, termasuk beberapa platform seperti TikTok dan Instagram, bagi anak di bawah usia 16 tahun. Kebijakan ini telah diterapkan pada awal bulan ini.

    Sejalan dengan kekhawatiran tersebut, American Academy of Pediatrics (AAP) pada awal bulan ini melakukan penelitian yang menguji dampak kesehatan penggunaan gadget pada anak-anak di masa transisi antara kanak-kanak dan remaja.

    Profesor psikiatri sekaligus psikiater anak dan remaja di Rumah Sakit Anak Philadelphia, yang juga pimpinan studi AAP, Ran Barzilay, menganalisis data lebih dari 10.500 anak di 21 lokasi di Amerika Serikat (AS).

    Hasilnya menunjukkan bahwa anak-anak yang menerima ponsel pada usia 12 tahun memiliki risiko gangguan tidur lebih dari 60 persen lebih tinggi. 

    Mereka juga berisiko mengalami obesitas lebih dari 40 persen dibandingkan dengan anak yang baru menerima ponsel pada usia 13 tahun.

    “Pada usia 13 tahun, di antara 3.486 remaja yang tidak memiliki ponsel pintar pada usia 12 tahun, mereka yang memperoleh ponsel pintar dalam setahun terakhir memiliki kemungkinan lebih besar melaporkan psikopatologi tingkat klinis dan kurang tidur dibandingkan mereka yang belum memilikinya, setelah mengontrol kondisi kesehatan mental dan tidur pada awal penelitian,” ujar Barzilay, dikutip dari The Independent, Selasa (30/12/2025).

    Para peneliti menyimpulkan bahwa kepemilikan gadget pada remaja berkaitan erat dengan berbagai masalah kesehatan mental dan fisik, seperti depresi, obesitas, dan kurang tidur.

    Karena dampaknya dinilai serius, para peneliti merekomendasikan pengembangan kebijakan publik untuk melindungi anak dan remaja dari dampak negatif teknologi digital.

    Respons dari Berbagai Negara

    Sejumlah negara telah menindaklanjuti temuan ini dengan kebijakan pembatasan. Australia menjadi pelopor kebijakan nasional yang membatasi akses media sosial bagi anak-anak dengan mewajibkan perusahaan teknologi memblokir akses pada usia tertentu.

    Langkah serupa juga sedang dipertimbangkan oleh Malaysia dan beberapa negara lainnya.

    Di Amerika Serikat, sejumlah negara bagian telah mengesahkan undang-undang yang membatasi akses anak ke media sosial, termasuk kewajiban persetujuan orang tua untuk akun remaja yang lebih muda. (Nur Amalina)

  • AMMAN Tutup Tahun dengan Penguatan Budaya Keselamatan

    AMMAN Tutup Tahun dengan Penguatan Budaya Keselamatan

    Bisnis.com, SUMBAWA – Setiap pergantian sif, ribuan pekerja di Batu Hijau memulai hari dengan satu harapan sederhana, pulang selamat. Tahun ini, harapan itu kembali terjaga. PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, menutup 2025 dengan capaian Zero Fatality. Bagi AMMAN, ini bukan sekadar angka, melainkan janji kepada keluarga yang menanti di rumah.

    Di industri tambang yang dikenal memiliki risiko keselamatan dan kesehatan yang mengintai setiap saat, AMMAN mengelola bahaya secara sistematis melalui sistem manajemen K3 yang menyatu dalam operasi harian, mencakup kepatuhan prosedur, audit berkala, serta pemantauan real time agar potensi bahaya tertangani sebelum menjadi insiden. Praktik ini selaras dengan Praktik Pertambangan yang Baik dan SMKP Indonesia, mengacu pada UU No. 4 Tahun 2009 dan Peraturan Menteri ESDM No. 26 Tahun 2018.

    Fondasi Perilaku Aman

    Salah satu kunci keberhasilan AMMAN dalam mempertahankan lingkungan kerja yang aman adalah penerapan 8 Vital Behavior. Ini adalah delapan aturan prinsip yang tidak dapat ditawar dan menjadi bagian yang sangat penting bagi karyawan AMMAN sebagai panduan moral setiap individu di area tambang.

    Secara garis besar, delapan prinsip keselamatan ini mengatur perilaku fundamental mulai dari kewajiban kompetensi dan izin sebelum mengoperasikan alat, larangan modifikasi alat keselamatan tanpa otorisasi, hingga kedisiplinan dalam prosedur isolasi energi. Aturan ini juga menekankan aspek teknis seperti keselamatan bekerja di ketinggian, ruang terbatas, serta prosedur pengangkatan beban.  

    Bahkan hal-hal yang sering dianggap sepele di kehidupan sehari-hari, seperti penggunaan sabuk pengaman dan larangan menggunakan telepon genggam saat mengoperasikan kendaraan, menjadi pilar kedisiplinan yang dijunjung tinggi.

    Keberhasilan Zero Fatality ini juga tidak lepas dari berbagai kampanye kreatif yang dilakukan perusahaan sepanjang tahun. Mulai dari ‘Safety Stand Down’ (penghentian operasional sejenak untuk refleksi keselamatan), pemberian penghargaan ‘Safety Award’, hingga inspeksi bersama pimpinan. AMMAN ingin memastikan bahwa pesan keselamatan tidak hanya terpampang di poster, tapi berdenyut di setiap detak jantung pekerjanya. Langkah ini mencermikan pendekatan perusahaan sebagai tempat kerja yang aman, di mana teknologi mutakhir bersinergi dengan nurani manusia untuk menciptakan keberlanjutan.

    Mitra Bisnis Turut Dilibatkan

    Tak hanya bagi karyawannya, mitra bisnis AMMAN juga dilibatkan aktif melalui indikator utama yang sama dengan perusahaan. Praktik-praktik seperti seperti safety interaction, safety inspection, dan safety meeting menjadi suatu hal yang turut dilakukan oleh para mitra bisnis AMMAN. Evaluasi berkala diberlakukan untuk memastikan konsistensi pengelolaan K3, termasuk kepada Penanggung Jawab Operasi mitra.

    Capaian Zero Fatality di tahun 2025 menegaskan bahwa operasi berskala besar dapat berjalan selaras dengan keselamatan sebagai prioritas utama, demi pekerja, keluarga, dan komunitas di Batu Hijau, dikutip dari Kartika Octaviana, Vice President Corporate Communication AMMAN.

  • Kaleidoskop 2025: Drama Tom Lembong & Kasus Korupsi Nadiem hingga Riza Chalid

    Kaleidoskop 2025: Drama Tom Lembong & Kasus Korupsi Nadiem hingga Riza Chalid

    Bisnis.com, JAKARTA — Aparat penegak hukum (APH), baik itu Kejaksaan Agung (Kejagung) hingga Polri, mengusut kasus korupsi sepanjang 2025. Bahkan, beberapa diantaranya masuk ke dalam kategori megakorupsi yang merugikan keuangan negara hingga ratusan triliun. 

    Selain nominal yang fantastis, beberapa kasus korupsi yang ditangani Kejagung juga menyeret nama-nama besar yang di negeri ini. Penetapan tersangka saudagar minyak tersohor Riza Chalid, dibebaskannya eks Mendag Tom Lembong di kasus importasi gula, tak lupa kasus pengadaan Chromebook di Kemendikbud yang menyeret eks Menteri Pendidikan Nadiem Makarim menjadi kasus-kasus yang disorot masyarakat. 

    Berikut kaleidoskop 2025 terkait penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Indonesia 

    1. Vonis Mafia Kasus Ronald Tannur 

    Tiiga hakim PN Surabaya telah didakwa terlibat suap vonis bebas yang dijatuhkan dalam perkara penganiayaan hingga tewas Ronald Tannur terhadap kekasihnya Dini Sera.

    Hakim tersebut, yakni Erintuah Damanik, dan Mangapul, dan Heru Hanindyo. Perkara ini berkembang hingga menetapkan tiga tersangka lainnya mulai dari Ibu Ronald Tannur, Meirizka Widjaja.

    Selanjutnya, pengacara Ronald Tannur Lisa Rachmat; mantan Hakim Ketua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Rudi Suparmono, dan mantan pejabah Mahkamah Agung (MA), Zarof Ricar.

    Dalam perkara ini, pihak Ronald Tannur telah berkongkalikong dengan Rudi dalam mengatur majelis hakim dengan menunjuk Erintuah Cs. Singkatnya, usai adanya praktik suap ini majelis hakim menetapkan vonis bebas terhadap terdakwa Ronald Tannur.

    Hal itu terbukti usai mereka resmi divonis tujuh tahun untuk Erintuah dan Mangapul, serta Heru dihukum 10 tahun pidana. Sementara itu, Lisa Rachmat 11 tahun dan kini diperberat menjadi 14 tahun di PT DKI.

    Selanjutnya, Meirizka tiga tahun pidana dan Zarof Ricar divonis 16 tahun penjara dan diperberat menjadi 18 tahun penjara di PT DKI dalam sidang banding.

    Selain itu, saat proses penegakan hukum perkara ini, korps Adhyaksa telah menyita aset sebesar Rp920 miliar hingga emas 51 kg di kediaman Zarof di kawasan Senayan, Jakarta. 

    Uang itu diduga dikumpulkan Zarof lantaran terkait kasus gratifikasi pengurusan perkara-perkara di Mahkamah Agung selama 2012-2022.

    2. Tom Lembong Dibebaskan 

    Eks Menteri Perdagangan (Mendag) Tom Lembong telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara importasi gula di Kemendag pada periode 2015-2016.

    Dalam perkara ini Tom disebut telah melakukan praktik korupsi yang menguntungkan korporasi melalui kebijakannya untuk mengimpor gula saat menjadi Mendag. Total ada 11 tersangka termasuk dari sembilan bos swasta dan Mantan Direktur Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PT PPI) Charles Sitorus.

    Kemudian, Tom dinyatakan bersalah dan divonis 4,5 tahun pidana dalam perkara ini. Namun, bak tersambar petir di siang bolong, Tom telah mendapatkan pengampunan melalui abolisi yang diberikan Prabowo pada Agustus 2025.

    Tom pun telah dibebaskan dari penjara menjelang HUT ke-80 RI atau tepatnya pada Jumat (1/8/2025). Dalam pernyataan perdananya usai keluar penjara, Tom menyampaikan apresiasi kepada Prabowo dan seluruh pihak yang terlibat dalam memberikan abolisi tersebut.

    “Saya juga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Prabowo Subianto atas pemberian abolisi serta pimpinan serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat atas pertimbangan dan persetujuannya,” kata Tom Lembong di Lapas Cipinang, Jakarta Timur.

    Eks Menteri Perdagangan Tom Lembong

    3. Kasus Eks Dirjen Kemenkeu Isa 

    Kejagung telah menetapkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatarwata (IR) dalam kasus korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya pada Jumat (7/2/2025).

    Isa ditetapkan sebagai tersangka atas kaitannya sebagai Kepala Biro Asuransi pada Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) 2006-2012.

    Dalam dakwaannya, Isa terseret kasus ini lantaran telah selaku Kabiro Bapepam-LK telah memberikan persetujuan kepada Jiwasraya untuk memasarkan produk asuransi JS Saving Plan.

    Padahal, Isa mengetahui kala itu Jiwasraya tengah mengalami insolvensi atau kondisi perusahaan tidak sehat. Perbuatannya itu kemudian dinilai telah merugikan keuangan negara.

    Adapun, Jaksa penuntut umum (JPU) mendakwa eks Dirjen Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata telah merugikan keuangan negara sebesar Rp90 miliar dalam kasus korupsi Jiwasraya.

    Kerugian keuangan negara itu dihitung berdasarkan reinsurance fund yang dibayarkan ke Provident Capital Indemnity sejumlah Rp50 miliar pada 12 Mei 2010. Adapun, reinsurance fund ke Best Meridian Insurance Company sejumlah Rp 24 miliar pada 12 September 2012; dan reinsurance fund II ke Best Meridian Insurance Company sebesar Rp 16 miliar pada 25 Januari 2013.

    4. Kasus Tata Kelola Minyak Mentah

    Pada awal tahun, publik dihebohkan oleh kasus tata kelola minyak pada Pertamina Subholding dan Kontraktor Kontrak Kerja sama (KKKS) tahun 2018-2023.

    Bukan tanpa sebab, kasus ini disorot lantaran sempat ada isu bahwa praktik dugaan korupsi ini ada kegiatan mengoplos BBM. Namun, isu tersebut telah terbantahkan dalam dakwaan eks Dirut PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan.

    Total, ada 18 tersangka yang telah ditetapkan dalam kasus ini mulai dari dari Riva Siahaan (RS) selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga; Yoki Firnandi (YF) selaku Direktur Utama PT Pertamina International Shipping; hingga anak Riza Chalid, Muhammad Kerry Andrianto Riza selaku Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa.

    Pada intinya, kasus ini melibatkan penyelenggara negara dengan broker, kedua belah pihak diduga bekerja sama dalam pengaturan proses pengadaan impor minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023.

    Adapun, akibat adanya beberapa perbuatan melawan hukum tersebut, Kejagung mengungkap bahwa negara dirugikan sekitar Rp285,1 triliun.

     

    5. Riza Chalid jadi Tersangka 

    Masih di kasus tata kelola minyak, pengusaha minyak kesohor Riza Chalid telah ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (10/7/2025). Riza termasuk pada 18 tersangka yang ditetapkan sebelumnya. Riza ditetapkan sebagai tersangka atas statusnya sebagai beneficiary owner PT Orbit Terminal Merak.

    Dalam kasus ini, Riza diduga telah melakukan intervensi kebijakan terhadap tata kelola minyak Pertamina dengan memberikan rencana kerja sama penyewaan terminal BBM di Merak.

    Dalam dakwaan anaknya, Kerry Adrianto, Riza Chalid juga diduga telah diuntungkan dalam perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023 sebanyak Rp2,9 triliun bersama anak dan koleganya. Keuntungan itu diperoleh dari penyewaan terminal BBM.

    Adapun, korps Adhyaksa menyatakan bahwa pihaknya bersama Hubinter Polri telah berkoordinasi dengan Interpol pusat untuk menetapkan status red notice terhadap Riza. Proses red notice itu dilakukan setelah Riza Chalid ditetapkan sebagai buron dalam kasus ini.

    6. Akhir Nasib Sritex: dari Pailit jadi Korupsi 

    Secara total korps Adhyaksa telah menetapkan 11 tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemberian kredit bank ke Sritex Group. 

    Belasan tersangka itu mulai dari, eks Dirut Bank BJB, Yuddy Renaldi (YR); mantan Dirut Bank Jateng, Supriyatno (SP); eks Dirut Bank DKI Zainuddin Mappa (ZM) hingga duo Lukminto sebagai bos Sritex yakni Iwan Setiawan Lukminto (ISL) dan Iwan Kurniawan Lukminto (IKL).

    Dalam perkara ini, bos Sritex diduga telah berkongkalikong untuk mendapatkan kredit dari sejumlah bank termasuk bank daerah. Namun, seharusnya izin kredit itu tidak bisa diterima. Pasalnya, berdasarkan informasi dari lembaga pemeringkatan kredit, Sritex berada di bawah standar perusahaan yang bisa diberikan pinjaman dana. 

    Di samping itu, uang pinjaman ini juga diduga dibelanjakan untuk aset non produktif perusahaan seperti aset tanah di Solo dan Yogyakarta.

    Penyidik korps Adhyaksa juga menyatakan kerugian negara yang timbul dari kasus dugaan korupsi ini menjadi Rp1,08 triliun.

  • 5 Kasus Kegagalan Misi Roket dan Wahana Antariksa 2025, SpaceX hingga Roket H3

    5 Kasus Kegagalan Misi Roket dan Wahana Antariksa 2025, SpaceX hingga Roket H3

    Bisnis.com, JAKARTA — Industri antariksa mencatatkan serangkaian insiden kegagalan misi yang krusial sepanjang 2025. Berbagai peristiwa naas ini melibatkan perusahaan startup yang baru mencoba mencetak sejarah hingga lembaga antariksa terkenal.

    Mulai dari kegagalan peluncuran orbital perdana di Amerika Selatan dan Australia hingga pendaratan yang tidak sempurna di permukaan Bulan. Kejadian-kejadian ini kembali menegaskan besarnya risiko dalam sektor eksplorasi luar angkasa.

    Insiden tersebut bervariasi dari masalah propulsi pada tahap kedua roket hingga ketidakstabilan struktural saat pendaratan. Data yang dihimpun dari berbagai laporan peluncuran sepanjang tahun menunjukkan bahwa lima peristiwa ini menjadi sorotan publik internasional.

    Berikut adalah 5 kegagalan misi antariksa yang terjadi selama tahun 2025.

    1. Kegagalan Debut Orbital Innospace (Korea Selatan)

    Startup asal Korea Selatan, Innospace, gagal dalam upayanya untuk mencetak sejarah pada Senin 22 Desember 2025. Perusahaan tersebut meluncurkan roket Hanbit-Nano dari Pusat Antariksa Alcantara di Brasil pada pukul pukul 22.13 waktu setempat Brasil. Misi ini sangat dinantikan karena merupakan upaya peluncuran orbital pertama yang pernah dilakukan oleh perusahaan swasta asal Korea Selatan.

    Sayangnya, sebagaimana yang sering terjadi pada peluncuran perdana, misi tersebut tidak berjalan sesuai rencana. Roket setinggi 17,3 meter tersebut jatuh kembali ke Bumi hanya sekitar satu menit setelah lepas landas.

    2. Kegagalan Misi Satelit Navigasi Roket H3 (Jepang)

    Misi ketujuh dari roket andalan Jepang, H3, mengalami kegagalan teknis yang fatal saat membawa muatan penting. Roket H3 diluncurkan dari Tanegashima Space Center pada hari Minggu, 21 Desember 2025, pukul 10.51 waktu setempat Jepang. Roket ini membawa satelit navigasi yang dikenal sebagai Michibiki 5, atau QZS-5, menuju orbit. Ini tercatat sebagai kegagalan kedua dari tujuh peluncuran yang telah dilakukan oleh roket H3.

    Penyebab kegagalan terletak pada tahap kedua roket. Pejabat dari Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) menyatakan dalam sebuah pernyataan resmi bahwa penyalaan kedua mesin tahap kedua gagal dimulai secara normal dan mati sebelum waktunya. Akibat malfungsi ini, satelit QZS-5 tidak dapat ditempatkan ke orbit yang direncanakan, dan misi tersebut dinyatakan gagal total.

    3. Kegagalan Peluncuran Perdana Gilmour Space (Australia)

    Perusahaan asal Australia, Gilmour Space, meluncurkan roket Eris dari Bowen Orbital Spaceport di pesisir Queensland pada 29 Juli 2025. Peluncuran ini dimaksudkan untuk menjadi momen bersejarah sebagai upaya peluncuran orbital pertama untuk roket buatan dalam negeri Australia. Namun, penerbangan tersebut berakhir sangat singkat dan tidak mencapai ketinggian yang diharapkan.

    Meskipun Eris berhasil melakukan debutnya di landasan peluncuran, roket tersebut tidak terbang jauh atau lama. Laporan menunjukkan bahwa roket tersebut tergelincir ke samping dari landasan dan jatuh kembali ke tanah (terra firma) hanya 14 detik setelah lepas landas.

    4. Pendarat Robotik Athena Tumbang di Bulan (Amerika Serikat)

    Pada 6 Maret 2025, Athena, sebuah pendarat robotik yang dibangun oleh perusahaan Intuitive Machines yang berbasis di Houston, berhasil mendarat di Bulan membawa sejumlah muatan sains NASA. Namun, kesuksesan pendaratan tersebut sangatlah cepat karena Athena segera terguling.

    Posisi telungkup wahana tersebut mencegah beberapa muatan untuk digelar dengan benar, dan yang lebih kritis, pendarat tersebut tidak dapat mengumpulkan sinar matahari yang cukup untuk mengisi ulang baterainya. Intuitive Machines menyatakan Athena mati sehari kemudian.

    Sebelumnya, perusahaan ini membuat sejarah pada Februari 2024 dengan pendaratan wahana antariksa Odysseus, namun Odysseus juga terguling setelah kakinya patah saat menyentuh tanah, yang menyebabkan misinya berakhir lebih cepat.

    5. Lika-liku Uji Terbang Starship SpaceX (Amerika Serikat)

    Roket terbesar dan terkuat yang pernah dibuat, Starship milik SpaceX, meluncur sebanyak lima kali pada 2025 dalam penerbangan uji suborbital dari situs Starbase di Texas Selatan. Tiga penerbangan pertama tahun ini tidak berjalan dengan lancar. Pada 16 Januari, tahap pertama Starship, booster besar bernama Super Heavy, berhasil kembali ke Starbase dan ditangkap oleh lengan “chopstick” menara peluncuran.

    Namun, tahap atas Ship meledak kurang dari 10 menit setelah lepas landas, menyebarkan puing-puing di atas Kepulauan Turks dan Caicos. Hasil serupa terjadi pada uji terbang 6 Maret, yang merupakan peluncuran Starship kedua di 2025 dan kedelapan secara keseluruhan.

    Penerbangan ke-9, yang lepas landas pada 27 Mei, dianggap sebagai langkah mundur karena kedua tahapan roket hilang secara prematur, meskipun terbang lebih lama dibandingkan pada Penerbangan 7 dan 8. Program ini mengalami kemunduran lain beberapa minggu kemudian ketika kapal yang disiapkan untuk Penerbangan 10 meledak di landasan uji pada 18 Juni.

    Namun, SpaceX berhasil bangkit kembali di paruh kedua 2025. Mereka sukses dalam Penerbangan 10 pada 26 Agustus dan Penerbangan 11 pada 13 Oktober.

    Saat ini, perusahaan sedang bersiap untuk uji terbang pertama Starship Versi 3, varian yang lebih besar dan kuat yang dirancang untuk mencapai Mars. Bagian dari persiapan tersebut mencakup pengujian di mana Super Heavy mengalami pembengkokan pada 21 November, namun SpaceX terus melanjutkan program pengembangannya. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)