Author: Bisnis.com

  • Pedagang HP di Mal Tak Punya Pilihan, Harga Smartphone Dikatrol Pembeli Sepi

    Pedagang HP di Mal Tak Punya Pilihan, Harga Smartphone Dikatrol Pembeli Sepi

    Bisnis.com, JAKARTA — Pasar smartphone Indonesia memasuki 2026 dengan harga perangkat yang makin mahal imbas kelangkaan cip. Para pedagang HP ritel di pusat-pusat perbelanjaan elektronik melaporkan adanya penurunan penjualan sepanjang tahun lalu. 

    Berdasarkan pengakuan pedagang di lapangan, penjualan ponsel secara keseluruhan pada 2025 tercatat menurun jika dibandingkan dengan capaian penjualan pada 2024.

    Penurunan ini dirasakan cukup tajam, di mana tahun 2025 dianggap lebih berat bagi pelaku usaha dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini berdampak pada pendapatan yang makin ramping.

    Tekanan terhadap pasar ritel ini tidak datang secara tiba-tiba di awal tahun baru. Para pedagang mengungkapkan bahwa harga ponsel sebenarnya sudah mulai merangkak naik sejak akhir tahun lalu. 

    “Dari sebelum pergantian tahun sebetulnya harga HP sudah mulai naik,” kata Lili pedagang HP di Supermall Karawaci Tangerang ke Bisnis Senin (05/01/2026).

    Dia mengungkapkan fenomena ini terlihat pada berbagai merek besar seperti Oppo dan Vivo yang telah menaikkan harga jual produk mereka sebelum Desember.

    Pedagang ponsel juga mengakui tidak memiliki pilihan selain mengikuti arus kenaikan harga tersebut. 

    “Mau tidak mau harus ngikut (harga). Kalau dia naik ya naik,” tambahnya.

    Kenaikan harga di tingkat ritel lokal ini merupakan dampak langsung dari gejolak rantai pasok dunia. Melansir dari Bisnis, International Data Corporation (IDC) memperkirakan lonjakan harga smartphone tahun ini akibat kekurangan Random Access Memory (RAM) karena fokusnya pabrikan besar terhadap kecerdasan artifisial (AI). 

    Pasokan RAM yang biasanya dialokasikan untuk perangkat konsumen seperti ponsel, kini bergeser secara besar untuk mendukung pusat data AI yang membutuhkan daya pemrosesan tinggi.

    Lili menilai penyebab lesunya penjualan di pasar juga terpengaruh karena kondisi ekonomi Indonesia yang sedang melemah. 

    Hal ini secara langsung menggerus daya beli masyarakat terhadap barang mewah seperti smartphone. Menurutnya, pembelian kini lebih didasarkan pada kebutuhan mendesak, bukan lagi gaya hidup.

    Selain itu, dalam keterbatasan anggaran dan harga HP yang kian mahal, preferensi konsumen terbagi menjadi dua segmen yang jelas berdasarkan tingkat pemahaman teknologi mereka.

    Bagi masyarakat awam atau mereka yang membutuhkan ponsel untuk berdagang, spesifikasi utama yang dicari adalah kualitas kamera dan kapasitas RAM. 

    “Kebanyakan sih orang-orang intinya kamera sama RAM yang dibutuhkan mereka,”

    Kelompok itu cenderung mengabaikan detail teknis lainnya seperti chipset, asalkan kapasitas memori besar dan hasil foto yang bagus untuk disebarkan di sosial media.

    Sebaliknya, konsumen yang lebih mengerti teknologi, seperti pelajar atau gamers, memiliki prioritas yang berbeda. Mereka lebih fokus mencari prosesor yang mumpuni untuk mendukung kinerja berat dan bermain game, di samping kapasitas RAM yang memadai. 

    Namun, bagi pasar low entry, loyalitas terhadap merek atau brand masih mendominasi keputusan pembelian. Merek-merek ternama masih menjadi pilihan utama meskipun spesifikasinya standar.

    Menghadapi tahun 2026, industri smartphone dunia diprediksi akan mengalami penurunan pengiriman sebesar 2,1%. Bagi pasar Indonesia, kombinasi antara harga komponen yang meroket akibat AI dan daya beli yang belum pulih sepenuhnya.  Tentunya hal ini menuntut ketahanan ekstra dari para pelaku ritel untuk tetap bertahan di tengah badai ekonomi teknologi ini. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)

  • Finlandia Temukan Teknologi untuk Kirim Listrik Tanpa Kabel, Seperti Wi-Fi

    Finlandia Temukan Teknologi untuk Kirim Listrik Tanpa Kabel, Seperti Wi-Fi

    Bisnis.com, JAKARTA — Para insinyur di Finlandia baru-baru ini berhasil menunjukkan sebuah teknologi yang cukup mengagumkan, mengirim listrik melalui udara tanpa kabel, colokan, atau kontak fisik apa pun. 

    Hal ini berarti, listrik bisa berpindah dari sumber energi ke perangkat hanya melalui udara, layaknya sinyal Wi-Fi yang kita gunakan sehari-hari,  tetapi bukan mengirim data, melainkan mengirim energi listrik yang bisa dipakai langsung oleh perangkat elektronik. 

    Dilansir dari Tech Times, Senin (5/1/2026) teknologi ini memanfaatkan medan elektromagnetik atau frekuensi radio yang dikendalikan secara presisi untuk mentransfer energi dari satu titik ke titik lain tanpa kabel. 

    Perangkat yang dilengkapi alat penerima khusus dapat menangkap energi tersebut selama berada dalam jangkauan medan energi itu. 

    Cara kerjanya mirip dengan teknologi wireless power transfer yang sudah ada sekarang seperti pengisian daya tanpa kabel (wireless charging) untuk ponsel  tapi versi terbaru ini bisa bekerja lebih jauh dari hanya beberapa sentimeter. 

    Pada teknologi lama, listrik hanya bisa ditransfer sangat dekat seperti mengisi daya telepon di atas pad charger. 

    Saat ini fokus pengujian teknologi ini adalah pada perangkat-perangkat kecil yang membutuhkan daya rendah, seperti sensor pintar, perangkat Internet of Things (IoT), telepon yang bisa terus menerima listrik tanpa perlu kabel atau baterai besar. 

    Jika berhasil dikembangkan lebih jauh, teknologi ini bisa menghilangkan baterai di banyak perangkat kecil, mengurangi limbah elektronik dan menyederhanakan cara kita mengisi daya gadget di rumah atau kantor karena perangkat akan menerima listrik secara otomatis saat berada di area energinya. 

    Teknologi transfer listrik nirkabel memiliki potensi besar untuk digunakan di tempat-tempat yang selama ini sulit atau tidak mungkin dipasang kabel. Misalnya, di lokasi terpencil di mana jaringan listrik biasa sulit dijangkau, di perangkat medis yang ditanam di dalam tubuh pasien, atau pada jaringan rumah pintar yang tidak mudah mencapai stopkontak biasa. 

    Dengan adanya listrik nirkabel, perangkat-perangkat seperti sensor, alat kesehatan, atau gadget rumah bisa terus mendapat daya tanpa perlu kabel panjang atau sering mengganti baterai, sehingga hidup menjadi lebih praktis dan efisien. 

    Meskipun uji coba awal menunjukkan bahwa listrik bisa dikirim melalui udara, teknologi ini belum siap digunakan secara luas di rumah atau di seluruh kota. 

    Masih ada beberapa tantangan penting yang harus diselesaikan terlebih dahulu, seperti meningkatkan efisiensi energi agar tidak banyak terbuang ketika jarak antara pemancar dan penerima jauh, memperluas jarak jangkauan agar bisa mencakup ruang yang lebih besar, serta memastikan keamanan dan aturan penggunaan supaya teknologi ini aman bagi manusia, hewan, dan perangkat lain di kehidupan sehari-hari. (Nur Amalina)

  • Finlandia Temukan Teknologi untuk Kirim Listrik Tanpa Kabel, Seperti Wi-Fi

    Finlandia Temukan Teknologi untuk Kirim Listrik Tanpa Kabel, Seperti Wi-Fi

    Bisnis.com, JAKARTA — Para insinyur di Finlandia baru-baru ini berhasil menunjukkan sebuah teknologi yang cukup mengagumkan, mengirim listrik melalui udara tanpa kabel, colokan, atau kontak fisik apa pun. 

    Hal ini berarti, listrik bisa berpindah dari sumber energi ke perangkat hanya melalui udara, layaknya sinyal Wi-Fi yang kita gunakan sehari-hari,  tetapi bukan mengirim data, melainkan mengirim energi listrik yang bisa dipakai langsung oleh perangkat elektronik. 

    Dilansir dari Tech Times, Senin (5/1/2026) teknologi ini memanfaatkan medan elektromagnetik atau frekuensi radio yang dikendalikan secara presisi untuk mentransfer energi dari satu titik ke titik lain tanpa kabel. 

    Perangkat yang dilengkapi alat penerima khusus dapat menangkap energi tersebut selama berada dalam jangkauan medan energi itu. 

    Cara kerjanya mirip dengan teknologi wireless power transfer yang sudah ada sekarang seperti pengisian daya tanpa kabel (wireless charging) untuk ponsel  tapi versi terbaru ini bisa bekerja lebih jauh dari hanya beberapa sentimeter. 

    Pada teknologi lama, listrik hanya bisa ditransfer sangat dekat seperti mengisi daya telepon di atas pad charger. 

    Saat ini fokus pengujian teknologi ini adalah pada perangkat-perangkat kecil yang membutuhkan daya rendah, seperti sensor pintar, perangkat Internet of Things (IoT), telepon yang bisa terus menerima listrik tanpa perlu kabel atau baterai besar. 

    Jika berhasil dikembangkan lebih jauh, teknologi ini bisa menghilangkan baterai di banyak perangkat kecil, mengurangi limbah elektronik dan menyederhanakan cara kita mengisi daya gadget di rumah atau kantor karena perangkat akan menerima listrik secara otomatis saat berada di area energinya. 

    Teknologi transfer listrik nirkabel memiliki potensi besar untuk digunakan di tempat-tempat yang selama ini sulit atau tidak mungkin dipasang kabel. Misalnya, di lokasi terpencil di mana jaringan listrik biasa sulit dijangkau, di perangkat medis yang ditanam di dalam tubuh pasien, atau pada jaringan rumah pintar yang tidak mudah mencapai stopkontak biasa. 

    Dengan adanya listrik nirkabel, perangkat-perangkat seperti sensor, alat kesehatan, atau gadget rumah bisa terus mendapat daya tanpa perlu kabel panjang atau sering mengganti baterai, sehingga hidup menjadi lebih praktis dan efisien. 

    Meskipun uji coba awal menunjukkan bahwa listrik bisa dikirim melalui udara, teknologi ini belum siap digunakan secara luas di rumah atau di seluruh kota. 

    Masih ada beberapa tantangan penting yang harus diselesaikan terlebih dahulu, seperti meningkatkan efisiensi energi agar tidak banyak terbuang ketika jarak antara pemancar dan penerima jauh, memperluas jarak jangkauan agar bisa mencakup ruang yang lebih besar, serta memastikan keamanan dan aturan penggunaan supaya teknologi ini aman bagi manusia, hewan, dan perangkat lain di kehidupan sehari-hari. (Nur Amalina)

  • Ini Alasan Perzinaan di KUHP Baru Cuma Bisa Dilaporkan Suami-Istri & Orang Tua

    Ini Alasan Perzinaan di KUHP Baru Cuma Bisa Dilaporkan Suami-Istri & Orang Tua

    Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas menyampaikan ada kebaruan penjelasan dari pasal perzinaan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang diberlakukan pada 2 Januari 2025.

    Di KUHP sebelumnya, perzinaan menyangkut bagi pihak yang secara resmi memiliki ikatan pernikahan. Sedangkan dalam KUHP terbaru ditambahkan mengatur perzinaan yang dilakukan oleh anak-anak.

    “Di dalam KUHP yang baru itu juga ada yang terkait dengan anak yang harus dilindungi. Tetapi keduanya tetap adalah delik aduan,” kata Supratman saat konferensi pers di Kementerian Hukum, Senin (5/1/2026).

    Delik aduan yang dimaksud adalah laporan hanya bisa disampaikan oleh suami atau istri yang merasa dirugikan dan terikat hubungan perkawinan.

    Kemudian bagi anak-anak yang melakukan perzinaan, laporan hanya bisa dilayangkan oleh orang tua dari sang anak. 

    “Jadi yang boleh mengadu adalah suami atau istri atau orang dari si anak,” tuturnya.

    Dia bercerita bahwa pembahasan pasal ini menuai pro dan kontra antara pemerintah dengan anggota DPR dari berbagai fraksi.

    Terutama anggota fraksi dari partai berbasis nasional dan berbasis keagamaan.

    “Ini perdebatan soal kualitas di antara partai-partai baik yang berideologi, partai-partai nasionalis maupun yang agama. Akhirnya lahir kompromi yang seperti ini. Tetapi intinya tidak mengubah dari KUHP yang lama tadi,” terangnya.

    Dalam Pasal 411 KUHP ayat (1) dijelaskan bahwa, “Setiap Orang yang melakukan persetubuhan dengan orang yang bukan suami atau istrinya, dipidana karena perzinaan, dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau pidana denda paling banyak kategori II.”

    Kemudian pada ayat (2) dijelaskan, “Terhadap Tindak Pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak dilakukan penuntutan kecuali atas pengaduan: a. suami atau istri lagi orang yang terikat perkawinan. b. Orang Tua atau anaknya bagi orang yang tidak terikat perkawinan.”

  • Kapolda Metro Jaya Lantik 6 Kapolres Baru: Jaksel, Jakpus, hingga Bekasi

    Kapolda Metro Jaya Lantik 6 Kapolres Baru: Jaksel, Jakpus, hingga Bekasi

    Bisnis.com, JAKARTA — Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri resmi melantik enam pejabat Kapolres baru di wilayah hukumnya.

    Pelantikan itu dilakukan melalui upacara serah terima jabatan (Sertijab) Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran di Lobby Gedung Promoter, Senin (5/1/2026).

    Asep menyampaikan bahwa sertijab ini merupakan bagian dari dinamika institusi untuk menjamin kesinambungan kepemimpinan dan peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

    “Serah terima jabatan ini diharapkan dapat membawa semangat baru, inovasi, dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” ujar Asep dalam keterangan tertulis, Senin (5/1/2026).

    Dia memerintahkan kepada para pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan lingkungan tugasnya serta melanjutkan program-program yang telah berjalan.

    Selain itu, Asep juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas internal, memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

    “Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, dan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

    Berikut daftar nama 6 Kapolres hingga sejumlah PJU yang dilantik Senin (5/1/2025)

    1. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung

    2. Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes I Putu Yuni Setiawan

    3. Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni

    4. Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana

    5. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo

    6. Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo

    7. Dirsamapta Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo

    8. Dirpolair Polda Metro Jaya Kombes Mustofa

  • Telkomsel Catat Lonjakan Trafik 12,4% Nataru 2025/2026, Ditopang Video Streaming

    Telkomsel Catat Lonjakan Trafik 12,4% Nataru 2025/2026, Ditopang Video Streaming

    Bisnis.com, JAKARTA— PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) mencatat peningkatan trafik layanan telekomunikasi hingga dua digit selama periode libur Natal dan Tahun Baru (NARU) 2025/2026 dibandingkan dengan hari biasa. 

    Dalam data yang dipaparkan Direktur Utama Telkomsel Nugroho, Senin (5/1/2025), diketahui selama periode NARU, Telkomsel mencatat puncak payload trafik data sebesar 69,12 petabyte (PB) per 1 Januari 2026, meningkat 12,42% dibandingkan rata-rata hari biasa.

    Selain itu, layanan SMS mengalami lonjakan, dengan kenaikan 51,02% tertinggi per 31 Desember 2025 dibandingkan hari normal. Sementara itu, trafik suara (voice) mencapai lonjakan 1,37% dibandingkan rata-rata harian per 22 Desember 2025. 

    Peningkatan juga tercatat pada sejumlah layanan digital dengan waktu puncak yang berbeda-beda selama periode NARU. 

    Layanan video streaming mencatat trafik tertinggi sebesar 27,12 PB per 28 Desember 2025, atau meningkat 20,13% dibandingkan hari biasa.  Media sosial mencapai 17,31 PB per 1 Januari 2026, tumbuh 13,87%.

    Layanan komunikasi digital mencatat trafik sebesar 10,33 PB dengan lonjakan 21,31% per 31 Desember 2025.

    Sementara itu, trafik e-commerce mencapai 1,46 PB per 24 Desember 2025, meningkat 13,15%. Adapun online gaming mencatat trafik tertinggi sebesar 2,17 PB per 25 Desember 2025, atau naik 33,8% dibandingkan hari normal.

    Telkomsel telah mengoperasikan lebih dari 5.000 BTS 5G di 59 kota/kabupaten, serta jaringan 4G LTE dengan cakupan lebih dari 97% wilayah populasi Indonesia. Kesiapan jaringan turut didukung melalui Network Drive Test 4G dan 5G sepanjang lebih dari 18.000 kilometer, pengoperasian 38 unit Combat (Compact Mobile BTS), serta pendirian 15 Posko Siaga Network di titik strategis.

    Selama periode NARU, Telkomsel menetapkan 437 titik keramaian (Point of Interest/POI) sebagai fokus penguatan jaringan. Titik tersebut terdiri atas 291 POI area khusus keramaian, 58 POI sektor transportasi, 20 POI jalur mudik, serta 68 POI area residensial dan rumah ibadah. Penentuan POI dilakukan berdasarkan analisis machine learning terhadap pertumbuhan trafik dan potensi ekonomi.

    Dalam menjaga kualitas jaringan selama lonjakan trafik, Telkomsel mengandalkan sistem Autonomous Network berbasis End-to-End Artificial Intelligence (AI). Sistem ini memungkinkan deteksi dini gangguan, analisis dan diagnosis jaringan, hingga penyelesaian gangguan secara otomatis di seluruh titik keramaian.

    Pengelolaan jaringan tersebut didukung oleh SmartCare (SQM/OTT), INAP Fault Management, serta CSO (Self Optimization) guna memastikan layanan tetap optimal selama periode libur panjang.

  • Agustina Wilujeng Titipkan 3 Perusahaan ke Nadiem untuk Pengadaan Chromebook

    Agustina Wilujeng Titipkan 3 Perusahaan ke Nadiem untuk Pengadaan Chromebook

    Bisnis.com, JAKARTA — Jaksa penuntut umum (JPU) menyampaikan ada praktik penitipan tiga pengusaha dalam serangkaian proses pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek.

    Jaksa menyebutkan praktik itu diduga dilakukan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. Dia disebut menitipkan tiga nama pengusaha untuk pengadaan Chromebook pada 2021.

    Kejadian ini bermula saat, Agustina menemui Nadiem pada medio Agustus 2020 hingga April 2021. Dalam pertemuan di Hotel Dharmawangsa Kebayoran Baru Jakarta Selatan itu, Agustina dan Nadiem membahas soal anggaran DIPA. 

    Pertemuan itu dilakukan saat Agustina menjabat sebagai anggota Komisi X DPR. Agustina yang merupakan mitra Kemendikbudristek menanyakan kepada Nadiem soal adanya pekerjaan yang bisa dilakukan rekannya.

    “Lalu terdakwa Nadiem Anwar Makarim menjawab ‘Untuk hal teknis agar dibicarakan kepada Hamid Muhammad’,” kata jaksa. 

    Setelah itu, Hamid merekomendasikan agar Agustina bertemu dengan Dirjen bernama Jumeri. Agustina pun menghubungi Jumeri dengan embel-embel telah bertemu dengan Nadiem Makarim. Singkatnya, Jumeri menyatakan kesiapannya.

    Dalam hal ini, terdapat tiga pengusaha yang dititipkan oleh Agustina mulai dari Hendrik Tio dari PT Bhinneka Mentari Dimensi, Michael Sugiarto dari PT Tera Data Indonusa (Axioo), dan Timothy Siddik dari PT Zyrexindo Mandiri Buana.

    “Selanjutnya Jumeri, Hamid Muhammad, Sri Wahyuningsih, Mulyatsyah, Purwadi Sutanto, beberapa kali mendapatkan ‘titipan nama pengusaha’ dari Agustina Wilujeng Pramestuti dan meminta agar nama-nama pengusaha tersebut mengerjakan pengadaan TIK Laptop Chromebook tahun 2021,” kata jaksa.

    Adapun, dalam dokumen dakwaan yang dibacakan jaksa tiga perusahaan itu telah mendapatkan keuntungan ratusan miliar hingga puluhan miliar.

    Perinciannya, PT Tera Data Indonesia (Axioo) diperkaya sebesar Rp177,4 miliar;

    PT Bhinneka Mentari Dimensi diperkaya sebesar Rp281,6 miliar; dan PT Zyrexindo Mandiri Buana (Zyrexx) diperkaya sebesar Rp41,1 miliar.

  • Rerata Kecepatan Internet Nataru 2025/2026 Capai 80,79 Mbps

    Rerata Kecepatan Internet Nataru 2025/2026 Capai 80,79 Mbps

    Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) menyampaikan berdasarkan pengukuran kecepatan internet di 35 provinsi, rerata kecepatan internet selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mencapai 80,58 Mbps untuk unduh dan 35,36 mbps untuk unggah.

    Dari jumlah tersebut, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) tercatat sebagai operator seluler dengan rata-rata kecepatan internet tertinggi dengan 94,15 mbps. Sementara itu PT Indosat Tbk. (ISAT) dan PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk. (XLSMART) masing-masing tercatat sebesar 80,79 Mbps dan 63,01 Mbps.

    Meutya mengatakan Komdigi telah menggelar 255 posko untuk memantau lalu lintas data selama Nataru. Ratusan posko tersebut kini ditutup dengan hasil layanan telekomunikasi aman dan terjaga selama momen Nataru.

    “Jadi posko ini mengawasi ketika terjadi peningkatan lalu lintas, kapasitas kami naikkan. Meski ditutup, pengawasan [layanan telekomunikasi] akan terus berlangsung,” kata Meutya, Senin (5/1/2026).

    Meutya mengatakan untuk wilayah dengan kecepatan internet terendah terletak di Kulonprogo, Yogyakarta, dengan kecepatan rata-rata sebesar 32 Mbps. Meski relatif kecil, untuk membuka video streaming dan sosial media masih sangat memungkinkan.

    Sementara itu Aceh dan Sumatra yang sempat mengalami pukulan bencana alam, kondisi internetnya masih relatif baik karena operator seluler bergerak cepat dengan memperbaiki jaringan di wilayah tersebut.

    Per 5 Januari 2026, Telkomsel dan Indosat mencatat pemulihan jaringan telah mencapai 95% dari total jaringan mereka di sana. Sementara itu jaringan XLSMART di Aceh telah pulih 96%.

    “Karena Aceh kan terakhir-terakhir sudah dikebut sama teman-teman operator,” kata Meutya.

    Peningkatan Trafik

    Meutya menambahkan berdasarkan pemantauan Komdigi, trafik internet XLSMART pada momen Nataru 2025/2026 meningkat 40% saat ini dibandingkan dengan hari biasa. Peningkatan tidak terlepas dari posisi perusahaan yang baru saja melebur tahun lalu.

    Sementara itu Telkomsel mencatat peningkatan trafik sebesar 12,4% dibandingkan dengan hari biasa dan Indosat sebesar 13,6%.

    Sekadar informasi, Komdigi sempat memprediksi trafik internet pada momen Nataru tahun ini mencapai 30%  lebih tinggi dibandingkan dengan hari biasa. Dengan pencatatan ini maka, trafik internet yang saat terjadi bervariasi dari prediksi yang ditentukan.

    Selain itu dalam menjaga keandalan jaringan, Komdigi bersama dengan operator seluler menyiagakan 255 posko bersama selama periode 19 Desember – 4 Januari 2025.

    Komdigi juga melakukan pemantauan frekuensi dengan melibatkan 35 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Monitoring yang berada di seluruh Indonesia guna mencegah interferensi atau gangguan sinyal akibat hadirnya frekuensi ilegal. 

  • Lanjutkan Penindakan Tambang Ilegal, Bahlil: Negara Tak Boleh Kalah!

    Lanjutkan Penindakan Tambang Ilegal, Bahlil: Negara Tak Boleh Kalah!

    Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku siap memberantas mafia tambang ilegal.

    Menurutnya, ini menjadi keniscayaan demi membawa industri pertambangan menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

    Dia mengatakan penindakan secara tegas telah dilakukan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Dalam Satgas itu, Bahlil menjadi anggotanya.

    Bahlil menuturkan bahwa Satgas PKH  menegakkan kedaulatan atas sumber daya alam (SDA) di Kawasan Hutan dengan menguasai kembali jutaan hektare kawasan hutan negara yang selama ini dimanfaatkan secara ilegal.

    “Siapa saja. Dan negara harus berwibawa, tidak boleh negara kalah,” kata Bahlil melalui keterangan resmi dikutip Kamis (1/1/2026).

    Bahlil pun menyebut, dengan mengoptimalkan tata kelola pertambangan, dapat memaksimalkan pendapatan negara, yang akan dimanfaatkan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat. Di antaranya melalui pembangunan daerah, infrastruktur, hingga kesehatan dan pendidikan.

    Dia menegaskan bahwa tambang adalah aset milik negara, di mana badan usaha diberi izin untuk mengelolanya. Oleh karena itu, negara mengatur bahwa pengelolaan tambang harus dilakukan melalui kaidah-kaidah pertambangan yang baik, yang dapat menjaga keberlangsungan kehidupan serta pemberdayaan masyarakat dan lingkungan.

    Selain itu, kesempatan mengelola tambang juga telah diberikan kepada masyarakat sekitar tambang, yang dapat dilakukan melalui Organisasi Kemasyarakatan, Koperasi, serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    Menurut Bahlil hal ini dilakukan agar tambang-tambang daerah tidak lagi hanya dimiliki oleh pengusaha besar dari ibu kota.

    “Saya sebagai orang yang berproses dari daerah dan pernah menjadi pengusaha daerah, lewat kita melakukan perubahan undang-undang, kita kasih ke koperasi. Kita kasih kepada organisasi kemasyarakatan,” ujar Bahlil.

    Bahlil menambahkan bahwa saat ini pemerintah tengah berupaya mengubah industri pertambangan menjadi lebih ramah lingkungan. Menurutnya, pengelolaan tambang harus memperhatikan aspek-aspek kelestarian lingkungan sekitar, termasuk kemajuan ekonomi masyarakat sekitar.

    “Maunya kita itu adalah pengelolaan tambang secara maksimal boleh, tetapi lingkungan juga harus kita jaga. Tidak boleh hanya semrawut-semrawut,” katanya.

  • Kemenhub: Hampir 16 Juta Orang Pakai Transportasi Umum Selama Nataru, Naik 7% YoY

    Kemenhub: Hampir 16 Juta Orang Pakai Transportasi Umum Selama Nataru, Naik 7% YoY

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan jumlah pengguna transportasi umum selama masa angkutan Nataru 2025/2026 telah mencapai hampir 16 juta pergerakan, tepatnya 15.993.051 orang. 

    Angka tersebut terpantau naik 7% untuk masa angkutan 18 Desember (H-7 Natal) sampai dengan 31 Desember 2025 (H+6) dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, yang mencapai 14.941.524 orang. 

    Berdasarkan data yang Bisnis terima dari Kementerian Perhubungan, transportasi umum yang paling banyak digunakan adalah perkeretaapian, yakni mencapai 5.802.443 orang. 

    “Udara sebanyak 3.710.767 orang, laut sebanyak 1.316.956 orang, penyeberangan sebanyak 2.753.167 orang, dan Darat Bus [Terminal Tipe A dan Tipe B] sebanyak 2.409.718 orang,” tulis Kemenhub, dikutip pada Kamis (1/1/2026). 

    Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menuturkan bahwa kenaikan secara akumulatif tersebut menjadi salah satu indikator bahwa sampai saat ini kebijakan stimulus penurunan atau diskon tarif transportasi yang diamanahkan oleh Presiden Prabowo dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. 

    “Ke depan kami sangat berharap jumlahnya bisa terus bertambah sampai berakhirnya masa angkutan Nataru 2025/2026,” ungkapnya.

    Secara umum, Menhub Dudy juga menyatakan bahwa penyelenggaraan angkutan Nataru 2025/2026 hingga saat ini berjalan dengan baik dan sesuai rencana. Meski demikian, ada hal penting yang tetap perlu menjadi perhatian, khususnya terkait aspek keselamatan.

    Terlebih, BMKG telah mengeluarkan prospek cuaca adanya potensi hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia sampai dengan 5 Januari 2026.  

    Dirinya bersama jajaran Kemenhub turut menyesalkan terjadinya sejumlah insiden kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa beberapa waktu lalu. 

    “Kami berupaya mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari dan harapannya masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan selamat, aman, dan lancar,” lanjutnya. 

    Menurut survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT), sebanyak 119,5 juta orang berpotensi melakukan perjalanan, baik luar maupun dalam provinsi, pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

    Secara perinci, penggunaan mobil pribadi jadi yang terbanyak menurut hasil survei, angkanya mencapai 42,78% atau 51,12 juta orang. 

    Moda terbanyak berikutnya adalah sepeda motor sebesar 18,41% atau 22 juta orang, bus sebesar 8,17% atau 9,76 juta orang, mobil sewa sebesar 7,43% atau 8,87 juta orang, mobil travel sebesar 6,39% atau 7,64 juta orang.

    Moda lain yakni pesawat sebesar 3,57% atau 4,27 juta orang, kereta api jarak jauh sebesar 3,29% atau 3,94 juta orang, kapal penyeberangan sebesar 3,14% atau 3,75 juta orang, kapal laut sebesar 2,20% atau 2,62 juta orang, dan commuter line sebesar 1,93% atau 2,30 juta orang.