Author: Bisnis.com

  • Eks Sekdis Diperiksa KPK, Diduga Terima Aliran Dana di Kasus Suap Bekasi

    Eks Sekdis Diperiksa KPK, Diduga Terima Aliran Dana di Kasus Suap Bekasi

    Bisnis.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi Beni Saputra (BS). Dia diduga menerima aliran dana dalam kasus suap di Kabupaten Bekasi.

    Beni diperiksa pada Senin (5/1/2026) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Selain Beni, tim lembaga anti rasuah juga memeriksa dua saksi lainnya.

    Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan dia diduga menerima aliran dana dari Bupati Bekasi, Ade Kuswara (ADK) Kunang dan ayahnya, HM Kunang (HMK).

    “Dalam pemeriksaan hari ini, penyidik mendalami terkait dengan aliran uang di mana saudara BS ini diduga menerima sejumlah aliran dari pihak ADK maupun HMK yang merupakan ayah dari ADK atau Bupati Bekasi,” katanya kepada jurnalis.

    Budi menjelaskan penyidik masih akan terus menelusuri, mendalami terkait dengan dugaan penerimaan uang tersebut peruntukannya untuk apa apakah berhenti di saudara BS atau masih mengalir kembali.

    Dari hasil pemeriksaan, Beni juga diduga menerima aliran uang dari pihak-pihak lainnya. Budi menegaskan tim penyidik akan terus mendalami aliran uang tersebut.

    Sekadar informasi, Pada Jumat (19/12/2025), KPK menangkap Ade Kuswara Kunang terkait kasus dugaan suap proyek senilai Rp14,2 miliar. Kader fraksi partai PDIP ini melakukan dugaan suap bersama sang ayah, HM Kunang.

    Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa setelah Ade terpilih menjadi Bupati Bekasi periode 2024-2029, dia mulai melancarkan aksinya bekerja sama dengan Sarjan selaku pihak swasta untuk pengadaan proyek di Pemerintah Kabupaten Bekasi.

    Sepanjang Desember 2024 hingga Desember 2025, Ade kerap meminta jatah “ijon” kepada Surjan melalui sang ayah, HM Kunang. Total “ijon” yang diberikan Sarjan kepada Ade bernama HM Kunang sebesar Rp9,5 miliar. Ade juga mendapatkan penerimaan lain senilai Rp4,5 miliar.

    Dalam kegiatan tertangkap tangan ini, KPK turut mengamankan barang bukti di rumah Ade berupa uang tunai senilai Rp200 juta. Uang tersebut merupakan sisa setoran ke-4 dari Sarjan ke Ade melalui para perantara

  • Nadiem Makarim Dituduh Terima Rp809 Miliar, Ini Fakta-Fakta Persidangannya

    Nadiem Makarim Dituduh Terima Rp809 Miliar, Ini Fakta-Fakta Persidangannya

    Bisnis.com, JAKARTA – Eks Menteri Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim membantah bahwa dirinya telah mengambil keuntungan dalam kasus dugaan korupsi Chromebook.

    Dalam eksepsinya, Nadiem mengungkapkan nilai kekayaannya turun ke angka Rp600 miliar dari Rp4,8 triliun dari 2022 sampai dengan 2024.

    Founder Gojek itu merincikan bahwa berdasarkan LHKPN pada 2022, dirinya memiliki total kekayaan Rp4,8 triliun. Jumlah kekayaan Nadiem dipengaruhi oleh nilai saham GoTo yang telah resmi IPO.

    “Peningkatan surat berharga di LHKPN 2022 murni disebabkan harga saham GoTo yang melambung saat IPO ke kisaran harga Rp 250-300/saham, jadi kekayaan saya tercatat di 2022 sebesar Rp4,8 triliun,” ujar Nadiem di ruang sidang, Senin (5/1/2025).

    Dia menambahkan, kekayaannya telah menurun pada 2023 menjadi Rp906 miliar saat saham GoTo menjadi Rp100 per saham. Angka itu kembali turun ke angka Rp600 miliar saat saham GoTo kembali turun menjadi Rp70-80 per saham.

    “Pada 2024, dimana kisaran harga GoTo drop lagi ke Rp70-80 per saham, kekayaan saya turun lagi ke Rp600 miliar,” imbuhnya.

    Oleh sebab itu, dia pun kebingungan dengan tudingan soal menerima keuntungan Rp809 miliar. Pasalnya, Nadiem mengaku tidak menerima keuntungan sepeser pun pada pengadaan Chromebook.

    Apalagi, Nadiem mengaku bahwa kekayaannya bertumpu pada harga saham GoTo. Di samping itu, Nadiem menyatakan bahwa tudingan soal keuntungan sebesar Rp809 miliar bisa terbantahkan dengan meminta dokumentasi ke PT AKAB.

    Sebab, transaksi tersebut merupakan kegiatan aksi korporasi yang tidak ada hubungan baik itu antara Google dengan pengadaan Chromebook.

    “Transaksi tersebut adalah transaksi internal antara 2 perusahaan Gojek sebesar Rp809 miliar di 2021 yang tidak ada hubungannya dengan Google maupun Chromebook. Transaksi tersebut terdokumentasi lengkap dan tidak melibatkan saya. Tidak sepeserpun uang itu diterima saya, bahkan uang itu kembali seutuhnya ke rekening PT AKAB,” pungkas Nadiem.

    Nadiem Makarim Didakwa Rugikan Negara Rp2,1 Triliun

    Nadiem Makarim juga telah didakwa merugikan negara sebesar Rp2,1 triliun dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan Chromebook. Dalam dakwaan jaksa penuntut umum (JPU), perbuatan dugaan rasuah itu dilakukan bersama dengan tiga terdakwa lainnya seperti tenaga konsultan Ibrahim Arief alias IBAM.

    Kemudian, eks Stafsus Nadiem Jurist Tan, mantan Direktur SD Paudasmen Kemendikbudristek Sri Wahyuningsih dan mantan Direktur SMP Paudasmen Kemendikbudristek, Mulyatsyah.

    Dalam hal ini, hasil perhitungan kerugian negara Rp2,1 triliun ini diperoleh dari angka kemahalan harga Chromebook sebesar Rp1,5 triliun serta pengadaan Chrome Device Management (CDM yang tidak diperlukan dan tidak bermanfaat sebesar Rp621 miliar.

    “Yang merugikan keuangan negara sebesar Rp1,56 triliun berdasarkan laporan hasil audit penghitungan kerugian keuangan negara atas perkara dugaan tindak pidana korupsi program digitalisasi pendidikan pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun 2019 sampai dengan 2022… Dan kerugian keuangan negara akibat pengadaan Chrome Device Management yang tidak diperlukan dan tidak bermanfaat pada Program Digitalisasi Pendidikan pada Kemendikbudristek RI Tahun 2019 sampai dengan 2022 sebesar US$44,05 juta atau setidak-tidaknya sebesar Rp621,38 miliar,” ujar jaksa di PN Tipikor, Senin (5/1/2026).

    Adapun, dalam kasus korupsi ini Nadiem diduga telah memerintahkan tim teknis untuk merubah hasil kajian terkait spesifikasi pengadaan peralatan teknologi informasi dan komunikasi tahun 2020.

    Namun, kajian tersebut kemudian diperintahkan untuk diubah agar merekomendasikan khusus penggunaan Chrome OS, sehingga mengarah langsung pada pengadaan Chromebook.

    Nadiem Sebut Nama Jokowi

    Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim menyinggung amanat Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) saat menceritakan cikal bakal pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek.

    Nadiem menyampaikan pengadaan ini bermula saat Indonesia dilanda Covid-19. Kala itu, sektor pendidikan terimbas hingga hampir lumpuh.

    Kemudian, Nadiem menyatakan bahwa pembelajaran berbasis teknologi harus segera diterapkan untuk menunjang pendidikan di Tanah Air.

    “Inilah dasar dari program digitalisasi pendidikan, visi besar Pak Presiden Joko Widodo yang menjadi amanah saya sebagai Menteri,” ujar Nadiem saat membaca surat eksepsi di PN Tipikor, Jakarta, Senin (5/1/2025).

    Kemudian, Nadiem menyampaikan bahwa Jokowi telah memberikan tugas untuk melaksanakan digitalisasi di dunia pendidikan. Oleh sebab itu, Nadiem berupaya untuk bisa membangun platform teknologi yang bisa dimanfaatkan oleh guru hingga murid.

    Agustina Wilujeng Titipkan 3 Perusahaan ke Nadiem untuk Pengadaan Chromebook

    Dalam kesempatan yang sama, JPU menyampaikan ada praktik penitipan tiga pengusaha dalam serangkaian proses pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek.

    Jaksa menyebutkan praktik itu diduga dilakukan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti. Dia disebut menitipkan tiga nama pengusaha untuk pengadaan Chromebook pada 2021.

    Kejadian ini bermula saat, Agustina menemui Nadiem pada medio Agustus 2020 hingga April 2021. Dalam pertemuan di Hotel Dharmawangsa Kebayoran Baru Jakarta Selatan itu, Agustina dan Nadiem membahas soal anggaran DIPA. 

    Pertemuan itu dilakukan saat Agustina menjabat sebagai anggota Komisi X DPR. Agustina yang merupakan mitra Kemendikbudristek menanyakan kepada Nadiem soal adanya pekerjaan yang bisa dilakukan rekannya.

    “Lalu terdakwa Nadiem Anwar Makarim menjawab ‘Untuk hal teknis agar dibicarakan kepada Hamid Muhammad’,” kata jaksa. 

    Setelah itu, Hamid merekomendasikan agar Agustina bertemu dengan Dirjen bernama Jumeri. Agustina pun menghubungi Jumeri dengan embel-embel telah bertemu dengan Nadiem Makarim. Singkatnya, Jumeri menyatakan kesiapannya.

    Dalam hal ini, terdapat tiga pengusaha yang dititipkan oleh Agustina mulai dari Hendrik Tio dari PT Bhinneka Mentari Dimensi, Michael Sugiarto dari PT Tera Data Indonusa (Axioo), dan Timothy Siddik dari PT Zyrexindo Mandiri Buana.

  • Syarat Pendaftaran CPNS 2026, Siapkan Dokumen Ini

    Syarat Pendaftaran CPNS 2026, Siapkan Dokumen Ini

    Pendaftaran CPNS 2026 segera dibuka, siapkan dokumen seperti KTP, KK, ijazah, dan pas foto. Pastikan memenuhi syarat usia, kesehatan, dan status hukum.

    Bisnis.com, JAKARTA – Ada beberapa syarat yang harus Anda persiapkan untuk bisa mendaftar CPNS 2026.

    Sebagaimana diketahui, ada kemungkinan pemerintah akan kembali membuka pendaftaran CPNS 2026.

    Namun, pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) saat ini masih melakukan koordinasi terkait jadwal resmi pembukaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026.

    Hingga kini, belum ada pengumuman final mengenai waktu pendaftaran, jumlah formasi, maupun detail tata cara seleksi.

    Syarat Daftar CPNS 2026

    Meski jadwal pendaftaran CPNS 2026 belum diumumkan, namun ada baiknya Anda mulai mempersiapkan dokumen yang diperlukan.

    Berdasarkan ketentuan pada seleksi CPNS tahun-tahun sebelumnya yang bersumber dari pengumuman resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), persyaratan umum yang biasanya diterapkan meliputi:

    Warga Negara Indonesia (WNI)
    Usia 18–35 tahun (hingga 40 tahun untuk jabatan tertentu)
    Tidak pernah dihukum penjara lebih dari 2 tahun
    Tidak sedang aktif di partai politik
    Tidak pernah diberhentikan dengan tidak hormat
    Sehat jasmani dan rohani
    Siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia
    Punya KTP, KK, Ijazah, Transkrip Nilai
    Pas foto berlatar merah & swafoto sesuai ketentuan
    Dokumen pendukung seperti STR, Serdik, atau sertifikat keahlian lainnya (jika dibutuhkan)

    Itulah beberapa syarat umum pendaftaran CPNS, syarat lain akan diumumkan sesuai dengan instansi masing-masing.

  • Komentar Pakar di Podcast, Prabowo: Banyak Asal Bicara

    Komentar Pakar di Podcast, Prabowo: Banyak Asal Bicara

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengkritik fenomena maraknya komentar para “pakar” di ruang digital melalui siniar atau podcast yang dinilainya kerap berbicara tanpa landasan yang jelas.

    Orang nomor satu di Indonesia itu menilai perkembangan media sosial dan podcast membawa manfaat, namun juga menyimpan risiko ketika opini disampaikan tanpa tanggung jawab.

    “Ada yang ini zaman teknologi aja deh sekarang teknologi itu ada sosmed ya kan? Sosmed ini baik tapi ada juga kadang-kadang bahayanya. Dengan banyak podcast-podcast, banyak pakar itu bicara asal bicara,” ujar Prabowo saat menghadiri dan memberikan sambutan dalam perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).

    Lebih lanjut, dia secara khusus menyoroti pihak-pihak yang kerap mengklaim memahami isi pikirannya dan memproduksi narasi seolah-olah mengetahui sikap serta pandangan pribadinya.

    “Jadi saya lihat ada pakar-pakar yang selalu mengerti pikirannya Prabowo Subianto. Jadi kadang-kadang kalau saya mau cek kira-kira apa yang dipikiran Prabowo Subianto saya cari podcast, kira-kira apa yang sedang dipikirkan Prabowo? Ngarang itu dia,” kata Prabowo.

    Di luar kritik tersebut, Prabowo menekankan bahwa tantangan terbesar bangsa saat ini bukan sekadar pada besarnya potensi kekayaan nasional, melainkan pada kemampuan mengelola dan mendistribusikannya secara adil.

    Kepala negara pun menyebut Indonesia sebagai negara yang dipandang sangat kaya oleh banyak analis internasional.

    “Tidak hanya itu memang ajaran hampir semua agama, itu ajaran guru-guru yang bijak. Tapi itu juga analisa geopolitik, analisa geopolitik, pakar-pakar geopolitik di dunia melihat Indonesia ini luar biasa, sangat kaya. Sekarang masalahnya adalah bagaimana kekayaan ini kita jaga, kita kelola, untuk bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia,” tandas Prabowo.

  • PDIP di Luar Pemerintahan, Prabowo: Saya Dukung Pramono Jadi Gubernur DKI

    PDIP di Luar Pemerintahan, Prabowo: Saya Dukung Pramono Jadi Gubernur DKI

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa semangat persatuan nasional tidak identik dengan keharusan seluruh partai politik bergabung dalam barisan pemerintahan. 

    Menurutnya, kebersamaan dapat tetap terbangun meski terdapat perbedaan posisi politik. Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam perayaan Natal Nasional 2025 yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).

    “Negara kita hebat, negara kita kaya, dan negara kita bisa lebih makmur lagi asal pemimpin-pemimpinnya bersatu, kerja sama. Bersatu tidak berarti semua harus masuk pemerintah, tidak. PDI-P boleh di luar, boleh tapi kerja sama. Saya dukung Pramono jadi Gubernur DKI, betul,” ujar Prabowo.

    Selain itu, Prabowo juga menepis anggapan bahwa kebijakan pemerintah dipengaruhi oleh hasil kontestasi politik, termasuk dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Dia menegaskan program tersebut dijalankan untuk seluruh rakyat tanpa pengecualian wilayah.

    “Saudara-saudara, apakah MBG nggak sampai Sumatra Barat karena aku kalah di Sumatera Barat berarti MBG jangan ke Sumatera Barat? Nggak ada itu. Apa saya larang MBG ke Aceh? Aku kalah juga di Aceh. Tidak, karena sekarang saya bukan milik satu partai, saya sekarang milik seluruh bangsa Indonesia,” katanya.

    Lebih lanjut, Prabowo menyebut perayaan Natal Nasional bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan ruang refleksi atas kuatnya nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. 

    “Jadi di kesempatan Natal hari ini, itu yang ingin saya sampaikan. Perayaan ini adalah kehormatan bagi saya. Perayaan ini membuktikan bangsa Indonesia bangsa yang rukun, bangsa yang harmonis. Kita saling hormat-menghormati saudara-saudara,” tandas Prabowo.

  • Prabowo Respons Anggapan MBG Bermuatan Politik Menuju 2029

    Prabowo Respons Anggapan MBG Bermuatan Politik Menuju 2029

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menepis anggapan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan demi kepentingan politik pribadi, termasuk untuk persiapan Pemilihan Presiden 2029. 

    Orang nomor satu di Indonesia itu menegaskan program tersebut murni ditujukan bagi kepentingan rakyat tanpa membedakan latar belakang politik maupun wilayah.

    Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya pada Perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Stadium Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026).

    Prabowo mengaku kerap mendengar tudingan bahwa program MBG sengaja dijalankan agar dirinya kembali terpilih pada Pilpres mendatang. Namun, ia menilai pandangan tersebut terlalu bernuansa negatif.

    “Ada yang nuduh saya bikin MBG supaya 2029 dipilih kembali. Selalu berpikir negatif. Kalau rakyat milih saya 2029 apa masalahnya? Kalau Tuhan mengizinkan,” kata Prabowo.

    Kepala negara menegaskan, perjalanan politiknya menunjukkan bahwa kekuasaan tidak selalu sejalan dengan kehendak pribadi. Prabowo mengingatkan dirinya telah beberapa kali mengikuti pemilu dan mengalami kekalahan.

    “Empat kali ikut pemilu, tiga kali kalah. Kalau Tuhan tidak mengizinkan, saya buat apa saja tidak akan terjadi,” ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menekankan pentingnya persatuan nasional di tengah perbedaan politik. Menurutnya, kerja sama antarpemimpin dan elite politik menjadi kunci kemajuan bangsa, meski tidak semua pihak harus berada dalam pemerintahan.

    “Bersatu tidak berarti semua harus masuk pemerintah. PDI Perjuangan boleh di luar, boleh, tapi kerja sama,” ucap Prabowo.

    Dia menegaskan bahwa kebijakan pemerintah, termasuk MBG, tidak didasarkan pada hasil pemilu di suatu daerah. 

    Prabowo mencontohkan Sumatra Barat dan Aceh, wilayah yang pada Pilpres sebelumnya tidak memberinya kemenangan.

    “Apakah MBG tidak sampai Sumatra Barat karena saya kalah di sana? Tidak. Apa saya larang MBG ke Aceh karena saya kalah? Tidak ada itu,” tegasnya.

    Prabowo menegaskan bahwa sejak dilantik sebagai presiden, dirinya tidak lagi mewakili kepentingan satu partai atau kelompok tertentu.

    “Sekarang saya bukan milik satu partai. Saya milik seluruh bangsa Indonesia,” pungkas Prabowo.

  • Prabowo Klaim MBG Menjangkau 55 Juta Penerima Manfaat Setahun

    Prabowo Klaim MBG Menjangkau 55 Juta Penerima Manfaat Setahun

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan capaian signifikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hingga awal Januari 2026 telah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

    Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam Perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Stadium Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026).

    Prabowo mengaku masih merasakan keprihatinan setiap kali melakukan kunjungan ke daerah. Menurutnya, meskipun banyak masyarakat yang telah merasakan manfaat program MBG, masih ada warga lain yang menanti giliran.

    “Setiap kali saya keliling daerah saya sedih. Walaupun ada yang teriak ‘Terima kasih Pak MBG’, saya maju lima meter lagi ada yang bilang ‘Kapan Pak kami terima MBG?’,” ujar Prabowo.

    Dia menyampaikan apresiasi kepada Badan Gizi Nasional (BGN) atas percepatan pelaksanaan program tersebut. Berdasarkan laporan terbaru, jumlah penerima manfaat MBG telah melampaui target awal.

    “Saya diberi laporan hari ini sudah mencapai 55 juta penerima manfaat. Berarti tiap hari kita memberi makan 55 juta mulut,” kata Prabowo.

    Prabowo menegaskan pemerintah akan terus mempercepat perluasan program Makan Bergizi Gratis agar dapat menjangkau seluruh anak dan masyarakat yang membutuhkan, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi dan sumber daya manusia Indonesia.

    Kepala negara pun membandingkan capaian Indonesia dengan negara lain. Menurutnya, jumlah penerima MBG setara dengan memberi makan delapan kali populasi Singapura setiap hari.

    Dia juga menyinggung pengalaman Presiden Brasil yang menyampaikan bahwa negaranya membutuhkan waktu 11 tahun untuk menjangkau 40 juta penerima manfaat melalui program serupa.

    “Kita mulai 6 Januari 2024, dan hari ini 5 Januari 2026, dalam satu tahun sudah mencapai 55 juta,” tandas Prabowo.

  • Potensi Ekonomi Program MBG, Prabowo: Bisa Kerek Kenaikan Hingga 35 Kali

    Potensi Ekonomi Program MBG, Prabowo: Bisa Kerek Kenaikan Hingga 35 Kali

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis diluncurkan sebagai upaya strategis pemerintah untuk mengatasi persoalan gizi anak sekaligus membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia dalam jangka panjang.

    Prabowo mengatakan, gagasan program makan bergizi gratis berangkat dari pengalamannya selama masa kampanye Pilpres, ketika ia kerap berkunjung ke desa-desa dan menyaksikan langsung kondisi anak-anak yang mengalami kekurangan gizi.

    “Saya datang ke desa-desa di mana-mana, saya lihat anak-anak kecil umur sembilan, sepuluh, sebelas tahun, tapi badannya seperti anak empat tahun. Kurang gizi di mana-mana,” kata Prabowo saat memberikan sambutan dalam Perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Stadium Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026). 

    Lebih lanjut, dia menuturkan, selama berkeliling dunia, dirinya mempelajari berbagai kebijakan negara lain dalam menangani kemiskinan dan gizi buruk. Prabowo mencontohkan India dan Brasil yang telah lama menerapkan program makan bergizi bagi masyarakatnya.

    “India, APBN-nya nomor satu pertahanan, nomor dua atau tiga makan bergizi. Brasil sudah melaksanakan makan bergizi 12–13 tahun lalu. Sekarang sudah ada 76 negara melaksanakan makan bergizi,” ujarnya.

    Prabowo juga menyampaikan bahwa sejumlah lembaga internasional menilai program makan bergizi sebagai investasi ekonomi yang sangat menguntungkan. Dia menyebut Rockefeller Institute dari Amerika Serikat yang telah meninjau langsung program tersebut di Indonesia.

    “Ahli dari Rockefeller Institute mengatakan kepada saya, satu rupiah investasi untuk makan bergizi gratis akan menghasilkan pelipatan nilai ekonomi lima kali sampai 35 kali,” ungkapnya.

    Oleh sebab itu, dia menekankan bahwa Pemerintah menargetkan program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu pilar utama pembangunan sumber daya manusia guna menyongsong Indonesia Emas di masa depan.

    Meski begitu, Prabowo menegaskan bahwa motif utama pemerintah bukan semata keuntungan ekonomi, melainkan dorongan kemanusiaan untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat.

    “Saya tidak mengejar itu [keuntungan ekonomi]. Saya hanya tidak sampai hati melihat anak-anak Indonesia kurang gizi. Untuk yang kaya mungkin tidak penting, tapi untuk anak-anak di banyak daerah, makan bergizi itu sangat-sangat penting,” tegas Prabowo.

  • Perayaan Natal Nasional 2025: Prabowo Tegaskan Semangat Bhinneka Tunggal Ika

    Perayaan Natal Nasional 2025: Prabowo Tegaskan Semangat Bhinneka Tunggal Ika

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Perayaan Natal Nasional 2025 menjadi bukti kuat kerukunan dan harmoni bangsa Indonesia yang hidup dalam keberagaman. Ia menyebut perayaan tersebut sebagai kehormatan sekaligus cerminan nyata semangat Bhinneka Tunggal Ika.

    Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam Perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Stadium Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026).

    “Perayaan ini membuktikan bangsa Indonesia bangsa yang rukun, bangsa yang harmonis. Kita saling hormat-menghormati,” ujar Prabowo.

    Dalam sambutannya, Prabowo menyinggung sejumlah teladan toleransi yang telah lama hidup dalam sejarah dan keseharian bangsa Indonesia. Ia mencontohkan Presiden pertama RI, Sukarno, yang menunjuk arsitek Nasrani untuk merancang Masjid Istiqlal, masjid terbesar di Indonesia.

    “Di mana ada seperti ini?” ucap Prabowo.

    Dia juga membagikan pengalaman pribadinya membangun masjid di Hambalang yang dirancang dan dibangun oleh tenaga Katolik. Selain itu, Prabowo mengaku terharu ketika musisi-musisi Kristiani dalam kelompok musik binaannya melantunkan selawat Nabi saat Idulfitri.

    “Itu membuat hati saya hangat. Saya bangga menjadi anak Indonesia,” katanya.

    Prabowo turut mengenang pengalamannya sebagai prajurit TNI yang hidup dan bertugas dalam keberagaman. Ia mengisahkan prajurit-prajurit dari berbagai latar belakang agama Katolik, Protestan, Hindu yang berjuang dan gugur demi negara tanpa mempertanyakan perbedaan keyakinan.

    Dia menyebut salah satu prajurit yang gugur, Sersan Stefanus, serta momen mengharukan saat ibunda almarhum menyerahkan kembali perlengkapan dinas anaknya karena dianggap sebagai milik negara.

    “Kalau begitu saya rela,” ujar Prabowo menirukan ucapan ibu prajurit tersebut.

    Prabowo juga mengenang prajurit lain bernama Siprianus Gebo asal Ende, Flores, sebagai simbol pengabdian lintas identitas demi Indonesia.

    “Saudara-saudara, inilah Indonesia. Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda-beda satu tujuan,” tegasnya.

    Menutup sambutan, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kerja sama, serta saling mengasihi, menghormati, melindungi, dan memaafkan.

    Dia juga menyampaikan permohonan maaf secara pribadi dan sebagai Presiden Republik Indonesia apabila terdapat kata-kata atau kebijakan yang menyinggung perasaan masyarakat.

    Prabowo menegaskan keyakinannya bahwa pemerintah berada di jalan yang benar, berlandaskan keadilan dan kebenaran, demi kebaikan seluruh rakyat Indonesia.

    “Niat kami tidak lain bekerja keras untuk menghilangkan kemiskinan, mengurangi penderitaan rakyat, terutama di daerah bencana, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia,” tandas Prabowo.

  • Eks Direktur Pertamina Ditahan KPK, Terima Fee Rp1,7 Miliar

    Eks Direktur Pertamina Ditahan KPK, Terima Fee Rp1,7 Miliar

    Bisnis.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Chrisna Damayanto (CD), Direktur Pengolahan PT Pertamina (Persero) periode 2012-2014 terkait kasus dugaan korupsi pengadaan katalis di PT Pertamina.

    “Tersangka CD dilakukan penahanan untuk 20 hari pertama, terhitung sejak tanggal 5 sampai dengan 24 Januari 2025. Penahanan dilakukan di Rutan Cabang KPK Gedung C1,” kata Plh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Mungki Hadipratikto, Senin (5/1/2026).

    Sebelumnya, KPK telah menetapkan tersangka dan menahan Direktur PT Melanton Pratama (PT MP), Gunardi Wantjik (GW); Manajer Operasi di PT MP, Frederick Aldo Gunardi (FAG); dan pihak swasta atau anak dari Chrisna, Alvin Pradipta Adyota (APA).

    Mungki menjelaskan bahwa mulanya PT MP menggunakan nama Albemarle Corp, bagian dari Albemarle Singapore Pte Ltd. Perusahaan ini pernah mengikuti tender pengadaan katalis di PT Pertamina, namun gagal karena dianggap tidak lolos uji ACE Test.  

    Gunardi memerintahkan Frederick untuk menghubungi Alvin guna meminta Chrisna melakukan pengkondisian agar PT MP dapat kembali mengikuti tender produk katalis Residue Catalytic Cracking (RCC) di RU VI Balongan.

    Chrisna kemudian membuat kebijakan penghapusan kewajiban lolos uji ACE Test bagi produk katalis, yang membuat PT MP terpilih menjadi pemenang pengadaan katalis di Balongan periode tahun 2013 – 2014 dengan nilai kontrak sebesar US$14,4 juta atau Rp176,4 miliar sesuai kurs rupiah pada 2014.

    “Setelah terpilih sebagai pemenang pengadaan katalis, PT MP kemudian memberikan sebagian fee yang berasal dari Albemarle Corp kepada CD sekurang-kurangnya Rp1,7 miliar pada periode tahun 2013 sampai dengan 2015,” jelas Mungki.

    Dia menuturkan bahwa penerimaan komisi itu diduga berhubungan dengan pengambilan Chrisna yang bertentangan dengan tugas dan kewajibannya selaku Direktur Pengolahan di PT Pertamina.

    Atas perbuatannya, Chrisna sebagai penerima suap disangkakan telah melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.