Author: Bisnis.com

  • AS Terapkan Pajak Side-by-Side, Apa Dampaknya ke RI?

    AS Terapkan Pajak Side-by-Side, Apa Dampaknya ke RI?

    Bisnis.com, JAKARTA — Penerapan skema perpajakan side-by-side oleh Amerika Serikat yang menggantikan Global Minimum Tax (GMT) dinilai tidak akan menganggu skema perpajakan global maupun menggerus potensi penerimaan negara Indonesia.

    Kepala Riset Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar menjelaskan bahwa mekanisme Qualified Domestic Minimum Top-up Tax (QDMTT) yang telah diadopsi Indonesia tetap berlaku efektif, meski AS mendapatkan pengecualian dari pajak minimum global/Pilar Dua OECD.

    Skema perpajakan side-by-side, sambungnya, memang tidak lagi mematuhi mekanisme Income Inclusion Rules (IIR) dan Undertaxed Payment Rule (UTPR) dalam pajak minimum global. Hanya saja, skema side-by-side tetap sejalan dengan mekanisme QDMTT.

    “Pemerintah Indonesia masih bisa mengenakan pajak tambahan jika perusahaan asal AS memiliki tarif efektif kurang dari 15% [lewat mekanisme QDMTT]. Jadi, kita tidak perlu takut akan kebocoran basis pajak, hal itu tidak terjadi,” ungkapnya kepada Bisnis, Selasa (6/1/2026).

    Fajry menjelaskan bahwa skema side-by-side justru membuktikan komitmen AS untuk menjaga eksistensi pajak minimum global. Instrumen ini dinilai tetap ampuh mencegah praktik penghindaran pajak ke yurisdiksi bertarif rendah serta menahan laju penurunan tarif pajak penghasilan korporasi (PPh Badan) atau race to the bottom seperti tujuan skema pajak global OECD.

    Oleh sebab itu, dia melihat pengecualian perusahaan multinasional asal AS tidak akan mengubah Negeri Paman Sam menjadi surga pajak (tax haven). Pasalnya, meski tidak tunduk pada IIR ataupun UTPR, korporasi AS tetap terikat aturan domestik yang ketat.

    Fajry menjelaskan mekanisme Global Intangible Low-Taxed Income (GILTI) yang kini bertransformasi menjadi Non-Continental Taxable Income (NCTI) dalam rancangan undang-undang One Big Beautiful Bill (OBBA).

    “Sebaliknya, tarif efektif dari NCTI jauh lebih besar dibandingkan tarif efektif dari GMT,” tambahnya.

    Dari sisi geopolitik, Fajry menganalisis manuver Kementerian Keuangan AS ini sebagai upaya penyelarasan insentif fiskal, khususnya terkait riset dan pengembangan (R&D). Langkah ini dinilai wajar mengingat AS tengah berkompetisi ketat dengan China dalam supremasi teknologi, seperti artificial intelligence atau akal imitasi (AI).

    Langkah serupa, menurutnya, juga terlihat pada kebijakan insentif fiskal era pemerintahan Joe Biden lewat Inflation Reduction Act (IRA) maupun CHIPS Act.

    Bagi Indonesia, dia menilai perkembangan ini tidak mengganggu peta jalan implementasi pajak internasional yang telah disusun.

    “Kita masih on-track dengan timeline [peta jalan] yang sudah ada. Sampai sekarang saya belum melihat ancaman besar dari hal tersebut bagi Pemerintah Indonesia,” tutup Fajry.

    Sebelumnya, Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent menegaskan bahwa kesepakatan pajak minimum global atau Pilar Dua OECD/G20 tidak akan berlaku bagi perusahaan multinasional asal Negeri Paman Sam usai mencapai kesepakatan multilateral.

    Bessent menyatakan langkah ini merupakan tindak lanjut dari Perintah Eksekutif Hari Pertama (Day One Executive Orders) Presiden AS Donald Trump yang secara tegas menganulir kesepakatan Pilar Dua OECD/G20 yang sebelumnya diajukan oleh pemerintahan presiden sebelumnya, Joe Biden. Menurutnya, proposal era Biden tersebut tidak lagi memiliki kekuatan hukum bagi AS.

    “Hari ini, Pemerintahan [Trump] memenuhi janji tersebut. Melalui koordinasi erat dengan Kongres, Kementerian Keuangan bekerja untuk mencapai kesepakatan dengan lebih dari 145 negara dalam OECD/G20 Inclusive Framework,” ungkap Bessent dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (6/1/2026).

    Bessent menjelaskan bahwa dalam kesepakatan tersebut, perusahaan yang berkantor pusat di AS akan tetap tunduk hanya pada pajak minimum global AS, sekaligus mendapatkan pengecualian dari ketentuan Pillar Dua OECD/G20.

    Kesepakatan yang bertajuk “side-by-side agreement” ini dinilai mengakui kedaulatan pajak AS atas operasi perusahaan AS di seluruh dunia, sekaligus menghormati kedaulatan pajak negara lain atas aktivitas bisnis di dalam batas wilayah mereka masing-masing.

    Lebih lanjut, Bessent menyoroti bahwa kesepakatan ini penting untuk melindungi nilai kredit penelitian dan pengembangan (R&D) AS serta insentif investasi lainnya yang telah disetujui Kongres. Perkembangan tersebut dinilai krusial untuk mendorong investasi dan penciptaan lapangan kerja di dalam negeri, sejalan dengan visi AS untuk memimpin inovasi dan kemajuan teknologi.

    “Kesepakatan ini merupakan kemenangan bersejarah dalam menjaga kedaulatan AS dan melindungi pekerja serta bisnis Amerika dari jangkauan ekstrateritorial yang berlebihan,” katanya.

    Ke depan, Kementerian Keuangan AS berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dengan negara-negara asing guna memastikan implementasi penuh dari kesepakatan ini. Selain itu, sambung Bessent, AS akan berupaya membangun stabilitas pajak internasional serta bergerak menuju dialog konstruktif terkait perpajakan ekonomi digital.

  • Jadwal dan Panduan Lengkap untuk Membuat Akun SNPMB 2026

    Jadwal dan Panduan Lengkap untuk Membuat Akun SNPMB 2026

    Bisnis.com, JAKARTA — Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 sudah dimulai, dan para siswa kini bisa melakukan registrasi akun Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mulai 12 hingga 18 Februari 2026.

    Proses ini wajib dilakukan oleh semua siswa, baik yang lulus pada tahun 2026 maupun siswa gap year yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

    Bagi kamu yang masih bingung mengenai cara mendaftar, berikut adalah panduan lengkap dan mudah untuk membuat akun SNPMB.

    Cara Membuat Akun SNPMB

    Berikut adalah langkah-langkah yang perlu kamu ikuti dengan seksama untuk membuat akun SNPMB:

    1. Kunjungi Situs Resmi SNPMB
    Buka laman resmi SNPMB di https://portal.snpmb.id/.

    2. Klik Tombol Masuk
    Setelah itu, klik tombol “Masuk” yang ada di halaman utama.

    3. Pilih Opsi Daftar Akun
    Pada halaman berikutnya, pilih opsi “Daftar Akun” untuk memulai pendaftaran.

    4. Pilih Jenis Akun
    Pilih jenis akun yang akan dibuat, yaitu “Daftar Akun Siswa”.

    5. Masukkan Data Pribadi
    Isi kolom yang muncul dengan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan tanggal lahir kamu.

    6. Klik Tombol Selanjutnya
    Klik tombol “Selanjutnya” untuk melanjutkan proses.

    7. Verifikasi Data Otomatis
    Data kamu akan muncul secara otomatis dari Pusat Data dan Statistik Pendidikan (Pusdatin). Pastikan data yang muncul sudah sesuai.

    8. Masukkan Email Aktif
    Isi alamat email aktif yang akan digunakan untuk registrasi dan komunikasi lebih lanjut.

    9. Konfirmasi Email
    Masukkan kembali alamat email tersebut di kolom Konfirmasi Email.

    10. Centang Pernyataan
    Centang kotak yang menyatakan bahwa data yang kamu masukkan sudah benar.

    11. Klik Tombol Daftar
    Klik tombol “Daftar” untuk melanjutkan proses pendaftaran akun.

    12. Aktivasi Akun Melalui Email
    Cek email yang kamu daftarkan untuk mendapatkan link aktivasi. Jangan lupa cek folder Spam jika tidak ada di Inbox.

    13. Klik Link Aktivasi
    Klik link yang ada di email untuk mengaktivasi akun SNPMB.

    14. Login ke Portal SNPMB
    Kembali ke situs SNPMB dan login menggunakan email dan password yang sudah didaftarkan.

    15. Verifikasi Data
    Periksa data yang muncul di halaman verifikasi. Pastikan semua data yang terisi sudah benar.

    17. Lengkapi Kolom Data yang Kosong
    Isi kolom yang masih kosong, seperti nomor telepon yang bisa dihubungi, penghasilan ayah dan ibu, dan jumlah tanggungan orang tua/wali

    18. Jika ada kesalahan data yang diambil dari database, segera laporkan ke pihak sekolah untuk diperbaiki.

    19. Klik Selanjutnya
    Setelah semua data terisi, klik tombol “Selanjutnya”.

    20. Unggah Pasfoto Terbaru
    Unggah foto terbaru yang sesuai dengan ketentuan yang ditentukan.

    21. Sesuaikan Foto dengan Petunjuk
    Sesuaikan foto sesuai petunjuk di layar dan klik Selanjutnya.

    22. Periksa Data Akhir
    Periksa kembali semua data yang kamu masukkan. Jika sudah benar, klik Simpan.

    23. Pernyataan Data Benar
    Klik kotak pernyataan bahwa data yang dimasukkan sudah benar dan tidak dapat diubah lagi.

    24. Simpan Bukti Pendaftaran
    Klik Simpan Permanen dan unduh bukti permanen pendaftaran akun SNPMB. Simpan bukti ini dengan baik karena ini adalah bukti resmi registrasi akun SNPMB.

    Jadwal Penting SNBP 2026

    Selain pembuatan akun, ada beberapa jadwal penting yang perlu kamu ketahui untuk mengikuti SNBP 2026. Berikut adalah tanggal-tanggal yang harus kamu ingat:

    – Pengumuman Kuota Sekolah: 29 Desember 2025
    – Masa Sanggah Kuota Sekolah: 29 Desember 2025 – 15 Januari 2026
    – Registrasi Akun SNPMB untuk Sekolah: 5 – 26 Januari 2026
    – Pengisian PDSS oleh Sekolah: 5 Januari – 2 Februari 2026
    – Registrasi Akun SNPMB untuk Siswa: 12 Januari – 18 Februari 2026
    – Pendaftaran SNBP: 3 – 18 Februari 2026
    – Pengumuman Hasil SNBP: 31 Maret 2026

    Jadwal UTBK-SNBT 2026

    Untuk para peserta UTBK-SNBT 2026, berikut adalah jadwal penting yang juga harus diperhatikan:
    – Registrasi Akun SNPMB Siswa: 12 Januari – 07 April 2026
    – Pendaftaran UTBK-SNBT: 25 Maret – 07 April 2026
    – Pembayaran Biaya UTBK: 25 Maret – 08 April 2026
    – Pelaksanaan UTBK: 21 – 30 April 2026
    – Pengumuman Hasil SNBT: 25 Mei 2026
    – Masa Unduh Sertifikat UTBK: 02 Juni – 31 Juli 2026

    Dengan mengikuti panduan dan memperhatikan jadwal-jadwal penting ini, kamu akan lebih siap untuk menghadapi proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dan UTBK-SNBT 2026. Jangan lupa untuk mendaftar akun SNPMB tepat waktu dan simpan bukti pendaftarannya dengan baik. (Nur Amalina)

  • CEO Microsoft Satya Nadella Tegaskan AI Bukan Sekadar Konten Tak Bermutu Slop

    CEO Microsoft Satya Nadella Tegaskan AI Bukan Sekadar Konten Tak Bermutu Slop

    Bisnis.com, JAKARTA— CEO Microsoft Satya Nadella meminta publik dan industri teknologi untuk berhenti memandang kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai “slop”, istilah yang merujuk pada konten AI berkualitas rendah, dan mulai melihatnya sebagai alat pendukung produktivitas manusia.

    Pernyataan tersebut disampaikan Nadella melalui blog pribadinya, tidak lama setelah Merriam-Webster menetapkan kata “slop” sebagai word of the year. 

    Dalam konteks teknologi, AI slop digunakan untuk menggambarkan konten yang dihasilkan AI secara massal, cepat, namun minim kualitas, seperti tulisan dangkal, gambar asal-asalan, atau video repetitif yang banyak beredar di media sosial.

    Nadella menilai cara pandang tersebut perlu diubah. Dia mengajak publik memaknai AI sebagai “bicycles for the mind”, yakni alat yang memperkuat kemampuan berpikir manusia, bukan menggantikannya.

    “Ada konsep baru yang mengembangkan gagasan ‘bicycles for the mind’ sehingga kita selalu memandang AI sebagai penopang potensi manusia, bukan sebagai pengganti,” tulis Nadella dikutip dari laman TechCrunch pada Selasa (6/1/2026).

    Dia juga menekankan pentingnya keluar dari perdebatan soal konten murahan versus kecanggihan teknologi, dan mulai membangun keseimbangan baru dalam memahami hubungan manusia yang kini didukung alat penguat kognitif berbasis AI.

    Pandangan tersebut muncul di tengah kekhawatiran luas bahwa AI akan menggantikan banyak pekerjaan manusia. Sejumlah pelaku industri bahkan memasarkan teknologi AI sebagai pengganti tenaga kerja untuk menegaskan nilai ekonominya.

    CEO Anthropic Dario Amodei, misalnya, memperingatkan AI berpotensi menghilangkan hingga setengah dari pekerjaan kerah putih level pemula dalam lima tahun ke depan, yang dapat mendorong tingkat pengangguran ke kisaran 10% hingga 20%.

    Namun, dampak nyata AI terhadap ketenagakerjaan masih beragam. Riset Project Iceberg dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) memperkirakan AI saat ini mampu menangani sekitar 11,7% dari total pekerjaan berbayar manusia. 

    Angka tersebut bukan berarti AI menggantikan hampir 12% pekerjaan, melainkan menunjukkan porsi tugas dalam suatu pekerjaan yang bisa dialihkan ke AI, seperti administrasi keperawatan atau penulisan kode komputer.

    Beberapa profesi memang mengalami tekanan signifikan, antara lain desainer grafis korporasi, penulis konten pemasaran, serta lulusan baru programmer tingkat junior. Namun, pekerja dengan keahlian tinggi di bidang seni, penulisan, dan pemrograman justru dinilai mampu menghasilkan kinerja yang lebih baik dengan bantuan AI.

    Laporan proyeksi ekonomi Vanguard 2026 mencatat sekitar 100 jenis pekerjaan yang paling terpapar otomatisasi AI justru menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja dan kenaikan upah riil yang lebih tinggi dibandingkan sektor lain. Vanguard menyimpulkan pekerja yang mampu memanfaatkan AI secara efektif cenderung menjadi lebih bernilai.

    Di sisi lain, Microsoft sendiri mencatat pemutusan hubungan kerja (PHK) lebih dari 15.000 karyawan sepanjang 2025, meskipun perusahaan membukukan pendapatan dan laba tertinggi. Dalam memo internalnya, Nadella menyebut transformasi AI sebagai salah satu fokus utama perusahaan di era baru.

    Menurut laporan firma Challenger, Gray & Christmas yang dikutip CNBC, AI disebut berkontribusi terhadap hampir 55.000 PHK di Amerika Serikat sepanjang 2025, termasuk di perusahaan teknologi besar seperti Amazon, Salesforce, dan Microsoft.

    Meski demikian, berbagai laporan menilai gelombang PHK tersebut lebih dipengaruhi oleh pergeseran strategi bisnis dan alokasi investasi, bukan semata-mata efisiensi kerja akibat penggunaan AI.

    Sementara itu, penggunaan AI untuk hiburan tetap berkembang pesat. Konten meme, gambar, dan video pendek berbasis AI yang kerap disebut sebagai “AI slop” masih menjadi salah satu bentuk pemanfaatan AI yang paling banyak dikonsumsi publik.

  • Lengkap! Ini Pidato Prabowo saat Retret Kabinet di Hambalang 2026

    Lengkap! Ini Pidato Prabowo saat Retret Kabinet di Hambalang 2026

    Bisnis.com, BOGOR – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Taklimat Awal Tahun 2026 dalam Retret Kabinet Merah Putih digelar untuk mengevaluasi kinerja tahun sebelumnya, membaca dinamika global, serta menetapkan arah kebijakan pemerintah pada tahun ini. 

    Kepala negara menyinggung berbagai tantangan nasional, termasuk bencana di sejumlah daerah, namun menegaskan bahwa Indonesia telah membuktikan ketangguhan dan kekuatan sebagai negara sepanjang 2025 dan siap mengulanginya pada 2026.

    Dalam arahannya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada jajaran kabinet, TNI-Polri, dan pimpinan lembaga negara atas kerja keras, inisiatif, serta keberanian mengambil keputusan.

    Orang nomor satu di Indonesia itu pun menekankan bahwa kepemimpinan sejati tidak selalu menunggu instruksi, melainkan memahami arah besar dan tujuan strategis pemerintahan demi menghasilkan capaian nyata yang bisa dirasakan rakyat.

    Prabowo menegaskan strategi transformasi bangsa yang menjadi fondasi pemerintahan, yakni kemandirian nasional melalui swasembada pangan dan energi.

    Presiden Ke-8 RI itu juga menekankan bahwa ketahanan pangan baik beras, karbohidrat, maupun protein serta kemandirian energi merupakan syarat mutlak kemerdekaan dan kesejahteraan. Prabowo menyatakan Indonesia berhasil mencapai swasembada beras pada akhir 2025, dengan cadangan beras tertinggi sepanjang sejarah republik.

    Berikut pengarahan taklimat awal tahun Prabowo saat menghadiri Retret Kabinet Merah Putih di Desa Bojongkoneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (6/1/2026):

    Bismillahirrahmanirrahim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat siang, salam sejahtera bagi kita sekalian.

    Shalom, salve, om swastiastu, namo budaya, salam kebajikan, rahayu rahayu. Yang saya hormati, Wakil Presiden Republik Indonesia, Saudara Gibran Raka Buming Raka, para Menteri Koordinator, para Menteri, para Kepala Badan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, para Penasihat Khusus Presiden, Jaksa Agung, Kepala Bin Kapolri, Panglima TNI, dan seluruh Kepala Staf Angkatan, para Wakil Menteri, dan seluruh anggota Kabinet Merah Putih yang saya banggakan.

    Pertama-tama, tentunya sebagai insan yang bertakwa, marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur kehadiran Tuhan Maha Besar bagi umat Islam, Allah SWT, atas segala karuniah, kesehatan, kebaikan yang masih diberikan kepada kita, sehingga kita dapat berkumpul di siang hari ini di Hambalang, Jawa Barat.

    Hari ini saya sengaja mengundang saudara-saudara berkumpul di Hambalang, Jawa Barat. Hari ini saya sengaja mengundang saudara-saudara berkumpul di Hambalang di padepokan Garuda Yaksa untuk memberi taklimat awal tahun 2026. Pertimbangan saya kumpulkan adalah pertama untuk kita evaluasi kerja kita tahun lalu.

    Selanjutnya, kita memahami kunci bangsa kita di tengah dinamika dan gejolak dunia dan selanjutnya kita melihat ke depan tahun ini langkah-langkah apa yang harus kita laksanakan. Sasaran-sasaran apa yang harus kita capai.

    Saudara sekalian kita memahami bahwa kondisi bangsa kita penuh dengan tantangan dan cobaan yang terakhir tentunya kita memahami benar bencana-bencana yang terjadi di tiga provinsi di Aceh, tetapi juga di beberapa-beberapa tempat-tempat lain di Jawa Barat juga, di Jawa Tengah, di beberapa tempat lain.

    Jadi, saudara-saudara kita hadapi itu dan dengan kita hadapi itu kita memahami benar bahwa ternyata negara kita sesungguhnya memiliki kekuatan. Negara kita telah mampu dan terus menerus membuktikan kepada rakyat kita dan sesungguhnya kepada diri kita sendiri, kepada elit kita bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia punya kekuatan kita memahami itu dan kita terus telah membuktikan itu pada tahun 2025 dan akan kita buktikan di 2026 ini.

    Saudara-saudara sekalian, dengan ini semua saya ingin menggunakan kesempatan pertama di awal taklimat saya untuk menyampaikan terima kasih saya yang sedalam-dalamnya dari hati saya. Terima kasih, saya sebagai Presiden, sebagai pemimpin, sebagai penerima mandat dari rakyat Indonesia, sebagai boleh dikatakan nahkoda, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada pembantu-pembantu saya yang paling inti, saudara-saudara para Menko, para menteri, para Kepala badan, wakil Kepala Badan, pejabat-pejabat, lembaga-lembaga tinggi negara yang sangat penting, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung.

    Kita buktikan dengan fakta, fact on the ground yang bisa diukur, bisa dipegang, bisa dilihat, dengan demikian, saya menyampaikan penghargaan kepada saudara-saudara sekalian. Tidak mungkin, saya sebagai presiden bisa melaporkan hal ini kepada bangsa tanpa kerja keras saudara-saudara semuanya. Saudara-saudara walaupun mungkin tidak terlalu sering saya kumpulkan saudara-saudara.

    Saudara-saudara telah bekerja dengan penuh inisiatif dengan penuh pemahaman keberanian karena saudara-saudara mengambil keputusan, mengambil inisiatif itu membutuhkan keberanian yang paling aman, paling gampang tidak berbuat apa-apa atau menunggu petunjuk. Tetapi, pemimpin sejati, pemimpin sebenarnya adalah mereka yang memahami strategi besar, memahami tujuan, memahami directive pemimpin sehingga yang dipahami adalah arah besar adalah petunjuk umum bukan tiap keputusan harus menunggu petunjuk atasan. Jadi saudara-saudara apa yang sudah kita capai menurut saya sangat membanggakan.

    Salah satu landasan pertama dari strategi transformasi bangsa yang saya canangkan yang saya tawarkan kepada rakyat sewaktu saya dan saudara Gibran mencalonkan diri sebagai Presiden dan Wakil Presiden.

    Kita maju ke hadapan rakyat dengan sesuatu strategi. Strategi tertulis, strategi terukur, strategi melalui kajian puluhan tahun, strategi yang kami yakini yang kami sebut strategi transformasi bangsa yang mana esensi-esensinya adalah yang mana yang pertama, yang pertama, bangsa Indonesia harus mandiri. Bangsa Indonesia harus berdiri di atas kaki kita sendiri. Dan di situ, elemen utamanya adalah swasembada pangan.

    Tidak ada bangsa yang merdeka bila mana bangsa itu tidak bisa menjamin makan untuk rakyatnya. Dan awalnya adalah swasembada beras, karena beras adalah makanan pokok kita. Tapi, yang dikatakan swasembada pangan adalah tidak hanya beras.

    Beras, jagung, singkong, dan yang lain-lain. Swasembada pangan artinya adalah karbohidrat dan protein. Kita harus swasembada protein.

    Dan juga, selain swasembada pangan, dasar selanjutnya adalah swasembada energi. Kalau kita tergantung dengan bangsa lain untuk energi kita, tidak mungkin kita makmur. Tidak mungkin kita lepas dari kemiskinan.

    Saudara-saudara, strategi ini ternyata dibenarkan oleh dinamika dunia. Kita bisa bayangkan, kalau kita tidak swasembada beras, di tengah konflik di mana-mana, di tengah perang di mana-mana, sumber import beras kita tadinya adalah Thailand, dan Kamboja, dan Vietnam. Sekarang, Thailand sama Kambodja perang terus.

    Setelah perang, negosiasi, gencatan senjata, damai, meletus lagi, meletus lagi. Dalam keadaan seperti itu, bayangkan, amankah kita tergantung import dari negara yang konflik? Salah satu sumber makanan kita juga dari India. India perang sama Pakistan.

    Saudara-saudara, kita juga pernah mengalami COVID-19. Semua negara pengekspor makanan dan menutup. Kita tidak bisa import walaupun kita punya uang. Dan import berarti devisa kita keluar. Jadi, saudara-saudara, pangan dan energi harus kita mendiri. Harus kita mandiri.

    Alhamdulillah, target yang saya berikan kepada tim tim pangan kita, saya berikan target waktu awal pemerintahan yang saya pimpin adalah empat tahun untuk sebuah sembada pangan. Alhamdulillah, Desember 31 tahun 2025, waktu 24.00, bisa kita dengan resmi mengatakan di tahun 2025, Republik Indonesia sebuah sembada beras. Dan, saya juga cukup merasa besar hati, bangga, bahwa hari ini cadangan beras kita di gudang-gudang pemerintah Indonesia adalah yang tertinggi selama sejarah berdirinya Republik Indonesia.

  • Intel Klaim Telah Produksi Cip Tercanggih di AS, Lampaui AMD

    Intel Klaim Telah Produksi Cip Tercanggih di AS, Lampaui AMD

    Bisnis.com, JAKARTA — Intel memperkenalkan cip Core Ultra Series 3 di Consumer Electronic Show (CES) 2026 yang diadakan di Las Vegas. Intel mengklaim ini sebagai cip paling canggih yang pernah diproduksi di Amerika Serikat. 

    Core Ultra Series 3 diklaim memiliki performa yang sangat bagus, dengan grafis dan daya tahan baterai yang luar biasa. Tidak hanya itu, cip ini juga sudah disertifikasi untuk digunakan dalam teknologi canggih seperti robotika dan kota pintar.

    Intel meluncurkan beberapa tipe chip untuk model ini, yaitu Core 7, 9, X7, dan X9. semua chip ini memiliki 16 inti thread dan juga dilengkapi dengan 12 inti grafis Xe, yang lebih banyak dari chip biasa yang hanya memiliki 4 inti grafis.

    Selain itu, chip ini juga menawarkan kinerja Neural Processing Unit (NPSU) di hampir semua chip dengan total 50 PTOPS.

    Dilansir dari Engadget Selasa (06/01/2026), chip ini terkenal dengan dua alasan utama, pertama, Intel mengklaim ini merupakan chip paling canggih yang pernah diproduksi di Amerika Serikat. Kedua, ini pembuatan pertama kali yang dibuat dengan menggunakan proses 18A intel. 18A adalah singkatan dari 18 Angstrom.

    Sebelumnya 18A merupakan upaya penting rencana penyelamatan CEO Intel sebelumnya, Pat Gelsinger, untuk mengembalikan posisi teratas di dunia chip. Namun, hal tersebut tidak berjalan mulus, rencana ini tidak cukup cepat untuk mencegah CEO tersebut dilengserkan. 

    Proses 18A ini adalah langkah besar bagi Intel, karena ukuran transistor di chip menjadi sangat kecil, ukuran nya hanya sekitar 1,8 nanometer hampir setara dengan proses paling canggih yang ada saat ini. Meski demikian, Intel sempat mengalami beberapa kendala dalam produksi 18A. Banyak chip yang cacat dan hasil produksi yang rendah.

    Namun, CEO baru Intel, Lip Bu-Tan, mengatakan perusahaan saat ini sudah lebih cepat dalam produksi chip imi, yang bisa menjadi perubahan besar di pasar chip global.

    Cip ini nantinya akan digunakan oleh banyak merek laptop terkenal seperti HP, Acer, Lenovo, Dell, dan Samsung, dan akan tersedia di pasar pada tahun ini.

    Intel berharap Core Ultra Series 3 akan menjadi langkah awal untuk kebangkitan mereka dalam persaingan chip global, terutama setelah beberapa tahun terakhir mereka mengalami banyak tantangan. (Nur Amalina)

  • Bencana Sumatra Picu Gagal Panen, Kerugian Ekonomi Bisa Tembus Rp6,5 Triliun!

    Bencana Sumatra Picu Gagal Panen, Kerugian Ekonomi Bisa Tembus Rp6,5 Triliun!

    Bisnis.com, JAKARTA — Center of Reform on Economics (Core) Indonesia memperkirakan total dampak ekonomi dari risiko gagal panen padi akibat banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dapat menembus Rp6,5 triliun.

    Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan 11,43% lahan padi pada ketiga wilayah tersebut berpotensi mengalami gagal panen akibat banjir.

    Pengamat Pertanian Core Indonesia Eliza Mardian mengatakan, sekitar 11,43% lahan padi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat itu setara kurang lebih 125.000 hektare saat ini berada dalam risiko gagal panen akibat banjir.

    Dengan asumsi realisasi gagal panen mencapai sekitar 70% dari total lahan berisiko tersebut, potensi kehilangan produksi diperkirakan mencapai sekitar 440.000 ton gabah kering panen (GKP) atau setara dengan 270.000 ton beras

    Dari sisi produksi, Core memperkirakan kerugian langsung ditaksir mencapai Rp2,9 triliun dengan asumsi harga GKP Rp6.500 per kilogram. Namun demikian, dampak ekonomi tidak hanya berasal dari kehilangan produksi.

    “Kalau dihitung bareng penurunan pendapatan petani dan kebutuhan stabilisasi pangan, total potensi kerugian ekonomi dapat mencapai sekitar Rp5,5 triliun – Rp6,5 triliunan besar sekali,” kata Eliza kepada Bisnis, Selasa (6/1/2025).

    Eliza menuturkan, bencana banjir tidak hanya merusak lahan dan peralatan pertanian, melainkan juga berisiko memperdalam kemiskinan di kalangan petani.

    Dia menyampaikan mayoritas penduduk miskin di wilayah terdampak bergantung pada sektor pertanian, sehingga kerugian akibat banjir bisa menjadi poverty trap yang sulit dipulihkan.

    Core menilai banjir berpotensi menjebak petani dalam poverty trap, di mana kerusakan lahan dan alat pertanian menurunkan produksi dan pendapatan. Akibatnya, petani sulit mendapatkan modal untuk menanam kembali, sehingga kemiskinan terus berulang dan sulit diputus.

    Dalam jangka pendek, Eliza menilai perlunya langkah cepat pemerintah melalui perbaikan jaringan irigasi dan drainase, percepatan pompanisasi di wilayah terdampak banjir, serta penyediaan benih dan sarana produksi seperti pupuk dan alat mesin pertanian untuk mendukung tanam ulang.

    Di sisi lain, stabilisasi pasokan pangan juga menjadi kunci untuk menahan gejolak harga. Menurutnya, harga beras di wilayah terdampak berpotensi naik jika cadangan beras pemerintah di gudang Bulog tidak tersedia atau tidak disalurkan tepat waktu.

    “Jadi kekurangan [beras] karena gagal panen harus dikompensasi sama cadangan pangan Bulog agar tidak membuat harga naik,” ujarnya.

    Core menilai perbaikan tata kelola lingkungan agar risiko bencana tidak terus berulang. Menurutnya, dlam jangka menengah hingga panjang, pemulihan daerah aliran sungai serta pengetatan pengelolaan hutan dinilai menjadi langkah paling krusial.

    Di samping itu, Eliza juga menyoroti pentingnya asuransi pertanian ketika risiko gagal panen bersifat struktural. Namun, sambung dia, asuransi tidak dapat berdiri sendiri tanpa pembenahan lingkungan.

    “Asuransi juga nggak jamin kalo kerusakan hutan terus terjadi, asuransi hanya akan menjadi mekanisme kompensasi yang mahal secara fiskal. Karena itu, asuransi harus berjalan paralel dengan pembenahan tata kelola hutan dan mitigasi bencana berbasis ekosistem,” tuturnya.

    Berdasarkan laporan Core Insight bertajuk Konsekuensi Ekonomi di Balik Duka Sumatra, Core mengestimasi pertumbuhan ekonomi daerah terdampak akan mengalami koreksi signifikan.

    Aceh diproyeksikan menanggung beban terberat dengan pemangkasan pertumbuhan hingga -0,44%, diikuti Sumatra Barat (-0,36%) dan Sumatra Utara (-0,15%).

    Tekanan juga diperkirakan terjadi pada investasi dan serapan tenaga kerja, terutama di sektor konstruksi dan transportasi. Sementara itu, biaya pemulihan infrastruktur fisik diperkirakan mencapai Rp77,4 triliun, jauh lebih besar dibandingkan biaya pencegahan yang hanya sekitar Rp2,6 triliun per tahun untuk reforestasi dan peremajaan perkebunan.

    Untuk itu, Core mendesak pemerintah pusat untuk segera menetapkan status bencana nasional guna mempercepat penanganan dan pemulihan ekonomi di wilayah terdampak.

    Gagal Panen hingga Lonjakan Inflasi

    Sebelumnya, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan sekitar 11,43% lahan padi di provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat berisiko gagal panen.

    BPS mencatat proporsi potensi gagal panen padi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat meningkat tajam dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

    “Khususnya di tiga provinsi terdampak bencana, yaitu di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada November 2025, sebesar 11,43% lahan pertanian yang biasa ditanami padi di total tiga provinsi tersebut, berpotensi terjadi gagal panen,” kata Pudji dalam Rilis Berita Resmi Statistik BPS, Senin (5/1/2026).

    Sementara itu, proporsi lahan yang sedang ditanami padi atau standing crop di ketiga provinsi tersebut hanya 34,63% pada November 2025. Angkanya lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

    “Kondisi tersebut di atas berdampak pada luas panen November 2025 dan dapat memengaruhi potensi luas panen tiga bulan ke depan,” ujarnya.

    Di sisi lain, lonjakan inflasi di sejumlah wilayah Sumatra pada Desember 2025, terutama di provinsi yang terdampak bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem pada akhir November 2025.

    Data BPS menunjukkan, inflasi di wilayah terdampak bencana, yakni Aceh sebesar 3,6% secara bulanan (month-to-month/mtm), Sumatra Utara 1,66% mtm, dan Sumatra Barat 1,48% mtm.

    Padahal, pada November 2025, ketiga provinsi tersebut masih mencatat deflasi masing-masing sebesar -0,67% mtm di Aceh, -0,42% mtm di Sumatra Utara, dan -0,24% mtm di Sumatra Barat.

    Pudji menyampaikan bencana hidrometeorologi tersebut dipicu oleh aktivitas siklon tropis yang meningkatkan curah hujan ekstrem di wilayah Sumatra.

    “Cuaca ekstrem di Sumatra pada akhir November 2025 dipicu oleh Bibit Siklon Tropis 95B yang berkembang menjadi Siklon Tropis Senyar, serta pengaruh Siklon Tropis Koto,” ujarnya.

    Dia menuturkan, kombinasi kedua sistem tersebut menyebabkan hujan sangat lebat di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sehingga memicu bencana hidrometeorologi yang berdampak langsung terhadap pergerakan harga di daerah tersebut.

    Adapun, ketiga provinsi itu mengalami inflasi pada Desember 2025 setelah sebelumnya mencatat deflasi pada November 2025 dan masuk dalam kelompok provinsi dengan inflasi tertinggi secara nasional.

    “Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat ini mengalami inflasi di Desember setelah sebelumnya deflasi di November 2025,” ujarnya.

    Pudji menyampaikan lonjakan inflasi di ketiga wilayah tersebut disebabkan oleh kenaikan harga komoditas akibat dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025.

    Dari sisi pengeluaran, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar di ketiga wilayah tersebut.

    Secara terperinci, inflasi di Aceh terutama didorong oleh kenaikan harga beras dengan andil 0,80% mtm. Sementara itu, inflasi di Sumatra Utara dipicu kenaikan harga cabai rawit dengan andil 0,41% mtm dan di Sumatra Barat oleh bawang merah dengan andil 0,22% mtm.

  • RI Larang Impor Daging Babi dari Spanyol, Wabah Penyakit Melanda Barcelona

    RI Larang Impor Daging Babi dari Spanyol, Wabah Penyakit Melanda Barcelona

    Bisnis.com, JAKARTA — Badan Karantina Indonesia (Barantin) resmi melarang pemasukan daging babi dan produk turunannya dari Spanyol. Langkah ini diambil menyusul laporan resmi World Organisation for Animal Health (WOAH) mengenai kasus demam babi Afrika (African Swine Fever/ASF) di Provinsi Barcelona, Spanyol.

    Penyakit ini diakibatkan oleh virus ASF yang sangat menular pada babi domestik dan liar, yang tingkat kematiannya dapat mencapai 100%.

    Deputi Bidang Karantina Hewan Barantin Sriyanto mengatakan WOAH menyatakan recurrence of an eradicated disease, yaitu penyakit yang sebelumnya telah diberantas kini muncul kembali. Penyakit ini terakhir terjadi pada 1994 dan saat ini berstatus on-going outbreak.

    “Berdasarkan informasi dari WOAH Event ID 7065 Follow up Report 6 tanggal 19 Desember 2025, kami menginstruksikan agar seluruh unit pelaksana teknis Barantin dan petugas karantina melakukan kewaspadaan dan pengetatan terhadap lalu lintas daging babi maupun produknya dari Spanyol,” kata Sriyanto dalam keterangan tertulis, Selasa (6/1/2025).

    Sebagai langkah preventif, Barantin menegaskan daging babi dari Spanyol dilarang masuk ke Indonesia hingga situasi kesehatan hewan di negara tersebut pulih berdasarkan laporan resmi WOAH.

    “Jika terjadi adanya pemasukan daging babi dari Spanyol, maka akan dilakukan tindakan karantina penolakan dan/atau pemusnahan,” tambahnya.

    Dia menyampaikan, ASF tidak membahayakan manusia secara langsung, tetapi virus ini dapat menghancurkan populasi babi dan menimbulkan kerugian ekonomi yang besar.

    Lebih lanjut, virus ASF sangat tahan lama di lingkungan dan dapat bertahan hidup pada pakaian, sepatu, roda kendaraan, serta berbagai produk olahan daging babi seperti ham, sosis, atau bacon.

    Sriyanto menambahkan, upaya pencegahan penyakit ini sangat penting untuk menghindari dampak lebih luas, termasuk kepunahan babi asli Indonesia.

    Untuk itu, Barantin mengimbau agar masyarakat melaporkan ke petugas karantina terdekat atau melalui WA Center Barantin ke 08111920336, jika menemukan lalu lintas komoditas hewan dan produknya yang dicurigai tidak memenuhi unsur perkarantinaan.

    Selain itu, Barantin juga mengerahkan instansi terkait untuk melakukan komunikasi, informasi, dan edukasi di lokasi strategis seperti bandara, pelabuhan, dan pos lintas batas negara.

  • Klaim Swasembada Beras pada 2025, Prabowo Singgung Konflik Thailand-Kamboja

    Klaim Swasembada Beras pada 2025, Prabowo Singgung Konflik Thailand-Kamboja

    Bisnis.com, BOGOR — Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia secara resmi telah mencapai swasembada beras pada akhir 2025, lebih cepat dari target awal yang ditetapkan pemerintah. Dia pun menyinggung konflik geopolitik antara Thailand dan Kamboja. 

    Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat memberikan pengarahan dalam taklimat awal tahun pada Retret Kabinet Merah Putih di Desa Bojongkoneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

    “Saudara-saudara, strategi ini ternyata dibenarkan oleh dinamika dunia. Kita bisa bayangkan, kalau kita tidak swasembada beras, di tengah konflik di mana-mana, di tengah perang di mana-mana, sumber import beras kita tadinya adalah Thailand, dan Kamboja, dan Vietnam. Sekarang, Thailand sama Kamboja perang terus,” ujarnya. 

    Prabowo menegaskan bahwa kemandirian pangan dan energi merupakan keharusan strategis bagi Indonesia. Dia mengungkapkan, sejak awal masa pemerintahannya, dirinya menargetkan swasembada pangan dapat dicapai dalam waktu empat tahun.

    “Target yang saya berikan kepada tim pangan adalah empat tahun untuk swasembada pangan. Alhamdulillah, pada 31 Desember 2025 pukul 24.00, kita bisa secara resmi mengatakan bahwa pada tahun 2025 Republik Indonesia swasembada beras,” imbuhnya. 

    Selain mencapai swasembada beras, Presiden juga menyampaikan capaian signifikan terkait cadangan beras nasional. Menurutnya, stok beras yang tersimpan di gudang-gudang pemerintah saat ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Republik Indonesia.

    “Saya juga merasa besar hati dan bangga bahwa hari ini cadangan beras kita di gudang-gudang pemerintah Indonesia adalah yang tertinggi selama sejarah berdirinya Republik Indonesia,” katanya.

    Prabowo membandingkan capaian tersebut dengan periode sebelumnya. Dia menyebut pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, cadangan beras pemerintah pernah mencapai puncak sekitar 2 juta ton. Namun saat ini, cadangan beras nasional telah melampaui angka tersebut.

    “Hari ini, cadangan beras kita di gudang pemerintah lebih dari 3 juta ton. Tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia,” ujarnya.

    Presiden menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh unsur pemerintah dan pemangku kepentingan di sektor pangan. Ia menegaskan keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi lintas kementerian, lembaga, serta para pelaku di lapangan.

    “Ini saya kira adalah akibat kerja keras semua unsur,” kata Prabowo.

  • Microsoft Cegah Penggunanya Unduh Google Chrome, Ini yang Dilakukan

    Microsoft Cegah Penggunanya Unduh Google Chrome, Ini yang Dilakukan

    Bisnis.com, JAKARTA— Microsoft memiliki strategi baru untuk menekan pengguna Windows agar tidak mengunduh Google Chrome. 

    Peramban web tersebut dikenal sebagai salah satu browser paling populer di dunia dengan basis pengguna global mencapai lebih dari 3 miliar orang sejak diluncurkan pada 2008.

    Di sisi lain, Microsoft juga memiliki peramban sendiri yakni Microsoft Edge, yang menjadi browser bawaan Windows dan telah digunakan oleh ratusan juta pengguna aktif secara global.

    Melansir laman Slashgear pada Selasa (6/1/2026) upaya tersebut dilakukan dengan menonjolkan berbagai keunggulan Microsoft Edge ketika pengguna mencoba mengunduh Google Chrome melalui browser bawaan Windows 11 tersebut. 

    Kini, pengguna akan dihadapkan pada serangkaian pop-up yang mengajak mereka mempertimbangkan kembali keputusan berpindah ke browser milik Google.

    Alih-alih meminta pengguna tetap setia, pop-up tersebut menekankan fitur keamanan Microsoft Edge, seperti mode penjelajahan privat, pemantauan kata sandi, serta perlindungan tambahan terhadap ancaman daring. 

    Tautan yang disertakan akan mengarahkan pengguna ke halaman khusus berisi penjelasan lebih lanjut mengenai sistem keamanan Edge.

    Selain aspek keamanan, Microsoft juga menyoroti fitur lain yang dimiliki Microsoft Edge, termasuk dukungan alat berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), fitur perbandingan harga saat berbelanja daring, sinkronisasi tab lintas perangkat, serta efisiensi penggunaan baterai. Strategi ini menjadi bagian dari upaya Microsoft untuk meningkatkan pangsa pasar Microsoft Edge di tengah dominasi Google Chrome.

    Di luar persaingan antara Microsoft Edge dan Google Chrome, pengguna Windows juga memiliki berbagai alternatif browser lain. 

    Microsoft Edge sendiri diklaim memiliki tingkat keamanan lebih tinggi dibanding Google Chrome, dengan konsumsi RAM dan CPU yang lebih rendah. Browser ini juga mendukung ekstensi miliknya sendiri maupun ekstensi dari Chrome Web Store, serta terintegrasi dengan berbagai layanan Microsoft dan Windows.

    Microsoft Edge turut menawarkan fitur eksklusif seperti Collections, yang memungkinkan pengguna mengumpulkan halaman web dan catatan untuk kemudian dikirim ke Microsoft Excel, Word, atau PowerPoint.

    Sementara itu, browser lain seperti Brave juga menjadi pilihan dengan fokus pada keamanan dan privasi, menawarkan pemblokiran iklan yang lebih agresif, waktu muat halaman yang lebih cepat, serta penggunaan sumber daya sistem yang lebih efisien. 

    Ada pula Orion, browser besutan Kagi yang menitikberatkan pada privasi dan performa, meski hingga Desember 2025 masih terbatas pada perangkat macOS dan iOS.

    Dengan berbagai pendekatan tersebut, Microsoft berupaya mempertahankan Microsoft Edge sebagai pilihan utama pengguna Windows, di tengah pasar browser yang kian kompetitif dan tidak lagi didominasi oleh dua pemain besar saja.

  • Menkum Janji KUHP Baru Tidak Jerat Kajian soal Komunisme-Paham lain

    Menkum Janji KUHP Baru Tidak Jerat Kajian soal Komunisme-Paham lain

    Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas memastikan kajian yang berkaitan ideologi komunisme atau paham lainnya tidak akan dijerat pidana sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mulai berlaku pada 2 Januari 2026.

    Menurutnya aturan yang tertuang dalam Pasal 188 itu sudah ada pasal sebelumnya. Namun ada penambahan bahwa jika tujuannya membuat kajian maka tidak dipidana.

    “Kemudian yang pasal 188 ini soal penyebaran ideologi komunis. Ini juga bukan pasal baru. Ini pasal yang lama, bahkan ada yang baru, yang baru itu seperti yang disebutkan yang terakhir kalau tujuannya adalah untuk kajian itu tidak dipidana. Jadi itu sesuatu yang luar biasa,” katanya dikutip pada Selasa (6/1/2026).

    Dia menggaris bawahi jika ideologi ini digunakan untuk mencederai ideologi Pancasila yang dianut Indonesia, maka dapat terjerat pidana.

    Senada, Albert Aries, Tim Penyusun KUHP, menjelaskan bahwa Pancasila sudah menjadi aturan final yang tidak bisa diubah. 

    Dia menegaskan bahwa jerat pidana bisa diberlakukan jika ada pihak-pihak yang membuat gerakan komunisme atau paham lainnya yang bertentangan dengan Pancasila.

    “Intinya adalah membentuk gerakan kelompok untuk menentang Pancasila, yang saya pikir dalam konteks NKRI satu-satunya pasal di Undang-Undang Dasar yang enggak boleh diubah adalah NKRI, kalau Pancasila terganggu sudah pasti NKRI juga akan terganggu,” ucap Albert.

    Melihat KUHP, pada Pasal 188 ayat (1) berbunyi, Setiap Orang yang menyebarkan dan mengembangkan ajaran komunisme/marxisme-leninisme atau paham lain yang bertentangan dengan Pancasila di muka umum dengan lisan atau tulisan termasuk menyebarkan atau mengembangkan melalui media apapun, dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun.”

    Pada ayat (2) dijelaskan “Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan maksud mengubah atau mengganti Pancasila sebagai dasar negara, dipidana dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun.”

    Pada ayat (3) berbunyi, “Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) atau ayat (2) mengakibatkan terjadinya kerusuhan dalam masyarakat atau kerugian Harta Kekayaan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun.”

    Pada ayat (6) berbunyi, “Tidak dipidana orang yang melakukan kajian terhadap ajaran komunisme/marxisme-leninisme atau paham lain yang bertentangan dengan Pancasila untuk kepentingan ilmu pengetahuan.”