Author: Bisnis.com

  • Mabes Polri Benarkan Penangkapan Jurnalis di Morowali Terkait Pembakaran Kantor Tambang

    Mabes Polri Benarkan Penangkapan Jurnalis di Morowali Terkait Pembakaran Kantor Tambang

    Bisnis.com, JAKARTA — Mabes Polri menjelaskan soal penangkapan wartawan berinisial R yang dilakukan oleh Polres Morowali di kasus dugaan pembakaran kantor tambang.

    Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan penangkapan itu murni berdasarkan tindak pidana dan tak berkaitan dengan profesi jurnalis.

    “Polri menegaskan bahwa kasus ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan profesi yang bersangkutan sebagai jurnalis,” ujar Trunoyudo dalam keterangan tertulis, Rabu (7/1/2026).

    Dia menambahkan, polri juga telah berkoordinasi dan menyuratu Dewan Pers sebelum melakukan penangkapan ini. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman saat melakukan penangkapan.

    “Langkah ini kami lakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman di ruang publik dan untuk menegaskan bahwa Polri sangat menghormati kebebasan pers serta profesi jurnalis,” pungkasnya.

    Selanjutnya, Kapolres Morowali AKBP Zulkarnaen menegaskan sebelum jurnalis R ditangkap, pihaknya telah mengantongi alat bukti yang cukup terkait tindak pidananya.

    Dia memaparkan, alat bukti yang dikantongi penyidik antara lain keterangan saksi, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukannya sisa bom molotov, serta rekaman video yang memperlihatkan perbuatan pelemparan api.

    “Kami menjamin proses penyidikan dilakukan secara transparan dan profesional. Kami mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tutur Zulkarnaen.

  • Bahan Baku Makin Langka, SanDisk Berhenti Produksi SSD WD Blue dan WD Black

    Bahan Baku Makin Langka, SanDisk Berhenti Produksi SSD WD Blue dan WD Black

    Bisnis.com, JAKARTA — SanDisk, produsen alat penyimpanan data digital berbasis memori flash, memutuskan untuk menghentikan produksi SSD WD Blue dan WD Black di tengah kelangkaan bahan baku. Perusahaan akan menggantinya dengan SSD baru yang dinamakan SanDisk Optimus.

    Dilansir dari Ars Thecnica Selasa (06/01/2026), pembaruan merk akan diganti menjadi Hard disk WD Blue akan diganti dengan merek SanDisk Optimus, dimulai dengan Optimus 5100 yang merupakan versi rebranding dari WD Blue SN5100. Hard disk WD Black kelas menengah akan menjadi SanDisk Optimus GX, dengan Optimus GX 7100 menggantikan WD Black SN7100. 

    Sedangkan hard disk WD Black kelas atas akan menjadi SSD SanDisk Optimus GX Pro, dengan Optimus GX Pro 850X dan 8100 menggantikan WD Black SN850X dan 8100.

    Perbedaan utama antara SSD baru ini adalah kualitas dan performanya. SSD yang lebih murah seperti Optimus 5100 menggunakan memori yang lebih lambat dan sedikit tahan lama. 

    Sedangkan SSD yang lebih mahal seperti Optimus GX Pro yang tentunya memiliki kinerja yang lebih cepat dan lebih tahan lama. 

    Selain itu, Optimus GX Pro menggunakan teknologi yang lebih canggih seperti PCle 5.0 dan cache DRAM khusus.

    Meskipun merek dan nama produk berubah, fungsinya tetap sama. Pengguna SSD WD dan SanDisk sekarang bisa menggunakan perangkat lunak SanDisk Dashboard untuk memeriksa pembaruan dan merawat SSD mereka, karena perangkat lunak WD Dashboard sudah dihentikan.

    Perubahan ini terjadi di tengah-tengah lonjakan harga SSD yang dipicu oleh permintaan tinggi untuk pusat data AI dan kelangkaan bahan-bahan tertentu, yang membuat harga SSD tetap tinggi untuk beberapa waktu ke depan.

    Meskipun ada perubahan merek dan model, perbedaan utama antara SSD baru dan yang lama adalah dalam performa dan kualitas memori yang digunakan, yang memungkinkan pengguna memilih produk sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka.

    Sekilas Informasi, pada akhir tahun 2023, Western Digital mengumumkan bahwa mereka akan membagi diri menjadi dua perusahaan.

    Satu perusahaan tetap bernama Western Digital dan fokus pada hard drive tradisional, sedangkan yang satunya lagi, yang akan memakai nama SanDisk, akan mengurus penyimpanan solid-state (SSD), seperti yang biasa dijual dengan merek Blue, Black, Green, dan Red. Perpecahan ini membatalkan langkah Western Digital yang membeli SanDisk seharga US$19 miliar atau Rp285 triliun rupiah sepuluh tahun lalu. (Nur Amalina)

  • xAI Elon Musk Raih Pendanaan Seri E Rp334 Triliun, Kembangkan AI Canggih

    xAI Elon Musk Raih Pendanaan Seri E Rp334 Triliun, Kembangkan AI Canggih

    Bisnis.com, JAKARTA — xAI perusahaan pengembang kecerdasan buatan milik Elon Musk, berhasil menuntaskan pendanaan Seri E sebesar US$20 miliar atau sekitar Rp334 triliun, melampaui target awal yang hanya US$15 miliar atau Rp251 Triliun.

    Pendanaan ini berhasil diraih berkat dukungan dari berbagai investor ternama, seperti Valor Equity Partners, Stepstone Group, Fidelity Management & Research Company, Qatar Investment Authority, MGX, dan Baron Capital Group.

    Tak hanya itu, xAI juga mendapatkan dukungan strategis dari NVIDIA dan Cisco Investments, yang berperan besar dalam mempercepat pembangunan infrastruktur komputasi dan pengembangan klaster GPU terbesar di dunia.

    Tahun 2025 tampaknya menjadi tahun penuh terobosan bagi xAI, yang semakin memperkuat posisi mereka di industri AI melalui beberapa inisiatif besar yang telah dijalankan, antara lain:

    1. Pusat Data yang Mendunia

    xAI terus memperluas kemampuan komputasi mereka dengan menghadirkan superkomputer AI terbesar, Colossus I dan II. Saat ini, mereka telah mencapai lebih dari satu juta setara GPU H100, memperkuat dominasi mereka dalam dunia AI.

    2. Seri Grok 4

    Model bahasa terbaru mereka Grok 4, dibangun di atas infrastruktur pelatihan kelas dunia yang didukung oleh Colossus. xAI telah meningkatkan kemampuan pembelajaran penguatan dengan cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya, menciptakan kecerdasan, penalaran, dan kemampuan tindakan yang lebih canggih.

    3. Grok Voice

    Salah satu pencapaian menarik adalah Grok Voice, agen suara cerdas yang memungkinkan percakapan waktu nyata. Grok Voice kini tersedia melalui API, menyediakan latensi rendah, pemahaman bahasa dalam berbagai bahasa, dan akses data real time, yang digunakan oleh jutaan orang di aplikasi Grok dan kendaraan Tesla.

    4. Metrik Pengguna yang Luar Biasa

    Dengan jangkauan lebih dari 600 juta pengguna aktif bulanan di seluruh platform X dan Grok, xAI menunjukkan dampak luas teknologi mereka di pasar global.

    5. Grok Imagine

    Model pembuatan gambar dan video milik xAI, Grok Imagine, kini memiliki kemampuan pembuatan multimodal yang sangat canggih, memungkinkan pemahaman, pengeditan, dan pembuatan gambar serta video dengan kecepatan luar biasa.

    6. Grok on X

    Menggunakan platform X, xAI mengoptimalkan pemahaman dunia secara real-time, memanfaatkan model AI mereka yang paling canggih hingga saat ini.

    Saat ini, xAI sedang dalam tahap pelatihan untuk Grok 5, yang diharapkan akan memperkenalkan produk-produk inovatif baru baik di sektor konsumen maupun perusahaan. Dengan dukungan teknologi dari Grok, Colossus, dan X, xAI bertujuan untuk merevolusi cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi.

    Pendanaan Seri E ini akan digunakan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur terdepan yang mereka miliki, memperluas pengembangan produk AI yang dapat menjangkau miliaran pengguna, serta memajukan riset yang akan membawa xAI lebih dekat pada misi besar mereka Memahami Alam Semesta. (Nur Amalina)

  • KPK Serahkan Aset Tanah dan Gedung Hasil Rampasan Senilai Rp9,83 Miliar ke Kementerian HAM

    KPK Serahkan Aset Tanah dan Gedung Hasil Rampasan Senilai Rp9,83 Miliar ke Kementerian HAM

    Bisnis.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan aset rampasan koruptor senilai Rp9,83 miliar kepada Kementerian Hak Asasi Manusia. Aset ini terdiri dari enam bidang tanah dan dua unit bangunan.

    Ketua KPK, Setyo Budiyanto mengatakan aset yang diserahkan telah berkekuatan hukum tetap. Penyerahan aset melalui mekanisme Penetapan Status Penggunaan (PSP) dan menjadi upaya mengoptimalkan pemulihan kerugian negara (asset recovery). 

    “Penyerahan aset ini dari perkara tahun 2020 yang telah tuntas. Kementerian HAM mohon agar lokasi itu digunakan untuk pendidikan, karena kementerian baru,” ujar Setyo di Kantor Kementerian HAM, Selasa (6/1/2026). 

    Aset merupakan hasil rampasan dari terpidana Dadang Suganda terkait kasus korupsi pengadaan lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Bandung. 

    Rincian aset tersebut meliputi sebidang tanah seluas 2.581 meter persegi, yang terdiri dari lima sertifikat hak milik (SHM) di kelurahan Regol Wetan, Sumedang, Jawa Barat senilai Rp2,97 miliar. 

    Selain itu, satu bidang tanah seluas 2.110 meter persegi di Kelurahan Sukajaya, Sumedang, Jawa Barat senilai Rp1,6 miliar.  

    Selain tanah, KPK menyerahkan dua unit gedung permanen di Kelurahan Regol Wetan, dengan masing-masing seluas 1.050 meter persegi senilai Rp4,28 miliar dan seluas 1.261,97 meter persegi senilai Rp966 juta.

    “Urusan HAM adalah hak setiap warga negara. Dengan adanya tempat pendidikan ini, diharapkan Kementerian HAM berproses lebih baik lagi dan bermanfaat untuk ke depannya,” jelasnya.

    Upaya ini bertujuan agar barang hasil korupsi tidak terbengkalai atau menurun nilainya. Penyerahan juga mampu menghemat anggaran pembangunan fasilitas publik, sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan aset oleh pihak tertentu.

  • Prabowo Bakal Hadiri Panen Raya dan Swasembada Beras di Karawang Hari ini

    Prabowo Bakal Hadiri Panen Raya dan Swasembada Beras di Karawang Hari ini

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Panen Raya di Karawang, Jawa Barat, pagi ini Rabu (7/1/2026). Agenda tersebut menjadi momentum penegasan keberhasilan pemerintah mencapai swasembada beras sepanjang 2025.

    Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers usai menghadiri Retret Kabinet Merah Putih di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Desa Bojongkoneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026) malam.

    Prasetyo menjelaskan, panen raya tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan penanda bahwa Indonesia tidak lagi melakukan impor beras sepanjang 2025. Namun, dia menegaskan capaian tersebut baru sebatas swasembada karbohidrat, khususnya beras, dan belum mencakup seluruh komoditas pangan.

    “Semacam penegasan bahwa kita telah berhasil dalam satu tahun ini mencapai swasembada beras. Belum swasembada pangan, karena pangan terdiri dari beberapa hal. Kita baru berhasil swasembada karbohidrat, dalam hal ini beras,” ujar Prasetyo.

    Menurutnya, Presiden Prabowo dalam pembekalan kabinet menekankan perlunya percepatan swasembada komoditas lain, seperti jagung, bawang, serta protein hewani. Pemerintah juga diminta mempercepat pembangunan kampung-kampung nelayan dan meningkatkan kapasitas produksi perikanan.

    Prasetyo mengungkapkan, pemerintah telah menyepakati pembangunan sekitar 1.582 kapal tangkap ikan serta percepatan pengembangan budidaya ikan darat. Program tersebut diharapkan dapat menopang kebutuhan protein nasional, termasuk untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Dia menjelaskan, apabila target MBG mencapai 82 juta penerima manfaat pada Mei 2026, kebutuhan protein nasional akan meningkat signifikan.

    “Kalau satu hari menunya telur, maka dibutuhkan 82 juta butir telur dalam satu hari. Itu baru dari kebutuhan MBG,” kata Prasetyo.

    Meskipun berhasil mencapai swasembada beras, tetapi Prasetyo menekankan pemerintah tidak ingin berpuas diri. Menurut dia, tantangan seperti cuaca dan perubahan iklim tetap berpotensi memengaruhi produksi pangan nasional.

    Untuk menjaga keberlanjutan swasembada beras, pemerintah fokus pada sejumlah faktor kunci, antara lain ketersediaan pupuk, perbaikan irigasi, intensifikasi pertanian, serta pengembangan benih yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah. Prasetyo menyebut harga pupuk juga telah berhasil ditekan hingga sekitar 20 persen.

    Terkait ekspor beras, Prasetyo mengatakan pemerintah saat ini belum membuka keran ekspor secara umum. Namun, Indonesia telah memberikan bantuan beras kepada Palestina dan siap membantu negara sahabat lain apabila kondisi memungkinkan.

    “Sementara baru membantu Palestina. Ada juga permintaan dari negara sahabat seperti Malaysia. Kalau memang kita sanggup, kita akan berikan bantuan,” ujar Prasetyo.

  • Istana Minta Investigasi Kasus Dugaan Teror terhadap Konten Kreator

    Istana Minta Investigasi Kasus Dugaan Teror terhadap Konten Kreator

    Bisnis.com, BOGOR — Istana Kepresidenan merespons adanya dugaan teror terhadap sejumlah konten kreator yang belakangan mengkritik penanganan banjir di Sumatra. 

    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah tidak menghendaki adanya praktik teror dan meminta aparat penegak hukum melakukan investigasi.

    Pernyataan itu disampaikan Prasetyo dalam konferensi pers usai menghadiri Retret Kabinet Merah Putih di kediaman pribadi Presiden Prabowo Subianto di Desa Bojongkoneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

    Menanggapi pertanyaan wartawan terkait dugaan teror yang dialami konten kreator, termasuk Denny Siregar, Prasetyo mengatakan pemerintah menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada aparat berwenang.

    “Iyalah, kami minta semua dilakukan investigasi,” ujar Prasetyo.

    Kendati demikian, Prasetyo menekankan pentingnya penyampaian kritik dan masukan melalui cara-cara yang baik dan saluran komunikasi yang telah tersedia. Menurutnya, pemerintah terbuka terhadap kritik, selama disampaikan secara bertanggung jawab.

    “Kalaupun ada kekurangan atau ada kritik, ada masukan, mohon disampaikan dengan jalur-jalur yang selama ini sudah juga kita bangun komunikasinya,” kata Prasetyo.

    Dia menegaskan, pemerintah tidak menghendaki adanya praktik teror dalam bentuk apa pun. Namun, Prasetyo mengajak seluruh pihak menjadikan peristiwa tersebut sebagai bagian dari proses pendewasaan demokrasi dan kehidupan berbangsa.

    “Tentunya kita tidak menghendaki adanya yang begitu-begitu. Tapi mari kita jadikan ini bagian dari kita mendewasakan diri sebagai bangsa,” ujarnya.

    Prasetyo juga menyebut Presiden Prabowo Subianto prihatin atas masih munculnya praktik teror terhadap pihak-pihak yang menyampaikan pendapat di ruang publik. Ia memastikan akan ada langkah-langkah penindakan sesuai ketentuan hukum.

    “Iya dong, masak hari begini masih ada begitu-begitu. Pastilah akan ada penindakan,” kata Prasetyo.

  • Titah Prabowo ke Menteri saat Retret Kabinet, dari MBG hingga Swasembada Pangan

    Titah Prabowo ke Menteri saat Retret Kabinet, dari MBG hingga Swasembada Pangan

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan dan taklimat awal 2026 kepada jajaran Kabinet Merah Putih dalam Retret Kabinet yang digelar di Padepokan Garuda Yaksa, Desa Bojongkoneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

    Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pertemuan tersebut secara khusus digelar untuk melakukan evaluasi kinerja pemerintah sepanjang tahun 2025 sekaligus merumuskan langkah strategis menghadapi dinamika global dan tantangan nasional pada tahun 2026.

    “Hari ini saya sengaja mengundang saudara-saudara berkumpul di Hambalang, di Padepokan Garuda Yaksa, untuk memberi taklimat awal tahun 2026. Pertimbangan saya kumpulkan adalah pertama untuk kita evaluasi kerja kita tahun lalu,” ujar Prabowo.

    Presiden Ke-8 RI itu menegaskan pentingnya pemahaman bersama di antara jajaran kabinet terkait posisi dan kekuatan Indonesia di tengah gejolak dan dinamika dunia yang terus berubah. Selain evaluasi, retret kabinet juga diarahkan untuk menyepakati sasaran dan target yang hendak dicapai pemerintah pada tahun berjalan.

    “Selanjutnya, kita memahami kunci bangsa kita di tengah dinamika dan gejolak dunia dan melihat ke depan tahun ini langkah-langkah apa yang harus kita laksanakan, sasaran-sasaran apa yang harus kita capai,” katanya.

    Evaluasi Program MBG

    Presiden Prabowo Subianto menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 55 juta penerima manfaat dalam satu tahun pelaksanaan. Program tersebut menyasar anak-anak sekolah serta ibu hamil sebagai upaya intervensi negara untuk mengatasi masalah gizi, stunting, dan kelaparan.

    Hal itu disampaikan Presiden saat memberikan pengarahan dalam taklimat awal tahun pada Retret Kabinet Merah Putih di Desa Bojongkoneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

    Presiden Ke-8 RI itu menjelaskan, program MBG dicanangkan sejak awal pemerintahannya dengan pertimbangan tingginya angka kekurangan gizi di Indonesia. Berdasarkan berbagai kajian, sekitar 20 persen anak Indonesia mengalami kekurangan gizi, bahkan di sejumlah daerah angkanya mencapai lebih dari 30 persen.

    “Puluhan juta anak-anak Indonesia berangkat sekolah tanpa makan pagi. Banyak yang makan hanya nasi dengan daun-daunan,” ujar Prabowo.

    Program MBG mulai dijalankan pada 6 Januari 2025. Tepat satu tahun kemudian, pada 6 Januari 2026, Presiden menerima laporan bahwa jumlah penerima manfaat telah mencapai 55 juta orang.

    “Hari ini dilaporkan kepada saya 55 juta penerima manfaat. Lima puluh lima juta anak-anak Indonesia menerima makan tiap hari, termasuk ibu-ibu hamil,” kata Prabowo.

    Presiden membandingkan capaian tersebut dengan negara lain yang telah lebih dulu menjalankan program serupa. Ia mencontohkan Brasil yang membutuhkan waktu 11 tahun untuk menjangkau 40 juta penerima manfaat.

    “Kita satu tahun mencapai 55 juta penerima manfaat,” ujarnya.

    Kendati demikian, Prabowo mengakui pelaksanaan program berskala besar tersebut tidak lepas dari kekurangan dan potensi penyimpangan. Namun, dia menilai tingkat keberhasilannya sangat tinggi.

    “Dalam usaha manusia sebesar ini pasti ada kekurangan dan penyimpangan. Tapi secara objektif statistik boleh dikatakan kita 99,99% berhasil,” katanya.

    Kepala negara menegaskan pemerintah tidak akan berpuas diri dan tetap menargetkan zero defect melalui penguatan pengawasan dan pengamanan program secara berkelanjutan.

    “Kekurangan sekecil apa pun harus kita atasi. Langkah demi langkah pengawasan terus kita lakukan,” ujarnya.

    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian khusus pada evaluasi teknis pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

    Presiden Ke-8 RI itu menekankan perlunya peningkatan disiplin prosedur di lapangan, menyusul catatan Badan Gizi Nasional (BGN) yang mencatat masih terjadi sekitar 15 insiden sepanjang Desember lalu.

    Hal ini disampaikannya saat konferensi pers di sela Retret Kabinet Merah Putih di Desa Bojongkoneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

    “Bapak Presiden menghendaki agar disiplin prosedur itu ditingkatkan semaksimal mungkin sehingga tidak boleh lagi terjadi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan,” ujarnya.

    Swasembada Pangan dan Energi

    Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan Indonesia harus berdiri di atas kaki sendiri, dengan swasembada pangan sebagai fondasi utama.

    “Bangsa Indonesia harus mandiri. Bangsa Indonesia harus berdiri di atas kaki kita sendiri. Dan elemen utamanya adalah swasembada pangan,” katanya.

    Prabowo menekankan bahwa tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka jika tidak mampu menjamin kebutuhan pangan rakyatnya. Swasembada pangan, menurutnya, tidak hanya terbatas pada beras sebagai makanan pokok, tetapi mencakup seluruh sumber karbohidrat dan protein.

    “Beras, jagung, singkong, dan yang lain-lain. Swasembada pangan artinya adalah karbohidrat dan protein. Kita harus swasembada protein,” tegas Prabowo.

    Selain pangan, Kepala negara juga menyoroti pentingnya swasembada energi sebagai pilar kemandirian bangsa. Ketergantungan pada energi impor, menurutnya, akan menghambat kemakmuran dan upaya pengentasan kemiskinan.

    “Kalau kita tergantung dengan bangsa lain untuk energi kita, tidak mungkin kita makmur. Tidak mungkin kita lepas dari kemiskinan,” ujarnya.

    Prabowo menilai dinamika geopolitik global semakin membuktikan relevansi strategi tersebut. Ia mencontohkan konflik di sejumlah negara produsen pangan yang selama ini menjadi sumber impor Indonesia.

    “Kita bisa bayangkan, kalau kita tidak swasembada beras, di tengah konflik di mana-mana. Thailand dan Kamboja perang terus. India perang sama Pakistan,” katanya.

    Presiden Ke-8 RI itu juga mengingatkan pengalaman pandemi Covid-19, ketika banyak negara pengekspor pangan menutup keran ekspor sehingga impor menjadi sulit meskipun Indonesia memiliki kemampuan finansial. “Kita tidak bisa impor walaupun kita punya uang. Dan impor berarti devisa kita keluar,” ujarnya.

    Oleh karena itu, Prabowo menegaskan bahwa kemandirian pangan dan energi merupakan keharusan strategis bagi Indonesia.

    “Pangan dan energi harus kita mandiri,” kata Prabowo.

  • 7 Provinsi dengan UMP 2026 di Atas Rp4 Juta di Indonesia, Jogja dan Jateng Merana

    7 Provinsi dengan UMP 2026 di Atas Rp4 Juta di Indonesia, Jogja dan Jateng Merana

    Bisnis.com, SOLO – Hanya ada 7 provinsi di Indonesia dengan UMP 2026 di atas Rp4 juta.

    Sebanyak 36 dari 38 gubernur telah secara resmi mengumumkan besaran UMP 2026 di provinsi masing-masing, kecuali Aceh dan Papua Pegunungan.

    Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan bahwa Aceh akan kembali menggunakan besaran UMP 2025 yang sebesar Rp3.685.616 untuk tahun depan, mengingat pemulihan atas situasi bencana yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

    Hal ini dikonfirmasi oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kemnaker, Indah Anggoro Putri.

    “Hanya Aceh yang pakai UMP 2025 [untuk tahun depan],” kata Indah saat dihubungi Bisnis, Sabtu (27/12/2025).

    Di antara provinsi yang sudah mengumumkan UMP 2026, ada beberapa di antaranya yang cukup tinggi yakni di atas Rp4 juta.

    Berikut adalah 7 Provinsi dengan UMP 2026 di Atas Rp4 Juta

    DKI Jakarta: Rp5.729.876, naik 6,17%
    Papua Pegunungan: Rp4.508.714, naik 5,2% (belum diumumkan)
    Papua Selatan: Rp4.508.100, naik 5,19%
    Papua: Rp4.436.283, naik 3,51%
    Papua Tengah: Rp4.285.848 (tetap)
    Kepulauan Bangka Belitung: Rp4.035.000, naik 4,09%
    Sulawesi Utara: Rp4.002.630, naik 6,02%

    Jogja dan Jateng Merana, lanjut hal 2…

  • Damri Layani 2,9 Juta Penumpang selama Libur Nataru, Naik 36%

    Damri Layani 2,9 Juta Penumpang selama Libur Nataru, Naik 36%

    Bisnis.com, JAKARTA — Damri mencatat kinerja operasional yang positif dengan melayani lebih dari 2,9 juta penumpang di berbagai segmen layanan transportasi darat selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    Direktur Utama Damri Setia N Milatia Moemin menjelaskan selama periode angkutan Nataru berlangsung selama 20 hari, terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026, dan menjadi salah satu momentum mobilitas masyarakat tertinggi sepanjang tahun.

    “Jumlah tersebut menunjukkan kenaikan sekitar 36% dibandingkan dengan periode angkutan Nataru tahun 2024/2025 yang tercatat melayani 2,1 Juta penumpang,” ujarnya melalui keterangan resmi, Selasa (6/1/2026).

    Secara lebih rinci, dia mengatakan selama periode Angkutan Nataru, pola perjalanan didominasi arus keberangkatan dari sejumlah rute penghubung kota besar, wilayah penyangga, serta kawasan wisata selama periode libur akhir tahun. 

    Sejumlah koridor utama seperti Jakarta–Surabaya/Malang, Jakarta–Yogyakarta, dan Jakarta–Lampung menunjukkan tingkat pergerakan yang tinggi pada fase awal masa liburan. 

    Pola ini, lanjutnya, yang menjadi dasar pengaturan operasional dalam menjaga keseimbangan layanan, sekaligus memastikan kesiapan armada saat memasuki arus balik setelah Tahun Baru. “Selama Nataru, kami fokus memastikan setiap perjalanan berjalan aman, nyaman, dan terkendali,” imbuhnya.

    Sebagai informasi, untuk mendukung kelancaran layanan selama periode Nataru, Damri mengoperasikan rata-rata 1.600 armada setiap hari meningkat sebanyak 17% dari total armada yang disiapkan pada tahun sebelumnya.

    Pemantauan juga dilakukan secara berkelanjutan terhadap kondisi armada, lalu lintas, hingga potensi gangguan perjalanan, termasuk faktor cuaca.

  • SBN RI Catat Inflow Asing Sepanjang 2025, Sentimen Pasar Membaik

    SBN RI Catat Inflow Asing Sepanjang 2025, Sentimen Pasar Membaik

    Bisnis.com, JAKARTA – Pasar Surat Berharga Negara (SBN) Indonesia kembali mencatat arus masuk dana asing (inflow) sepanjang 2025 yang ditopang oleh pembelian bersih investor global pada Desember. Hal tersebut seiring dengan meredanya kekhawatiran pasar terkait penunjukan menteri keuangan baru dan gejolak sosial di sejumlah daerah.

    Berdasarkan data Kementerian Keuangan yang dilansir dari Bloomberg pada Selasa (6/1/2026), pasar obligasi domestik membukukan pembelian bersih investor asing sebesar US$388 juta pada Desember. Capaian tersebut menjadi arus masuk bulanan pertama sejak Agustus.

    Dengan demikian, sepanjang 2025 tercatat arus masuk bersih dana asing sebesar US$337 juta ke obligasi pemerintah Indonesia. Tren ini menandai tahun ketiga berturut-turut pembelian bersih investor asing secara tahunan.

    Sebelumnya, investor global ramai-ramai melepas obligasi Indonesia pada periode September hingga November. Aksi jual tersebut menghapus pembelian bersih sekitar US$4,6 miliar, dipicu oleh kerusuhan di sejumlah kota serta pemecatan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, sosok yang selama ini mendapat kepercayaan tinggi dari investor.

    Sentimen pasar juga tertekan oleh kekhawatiran melebarnya defisit anggaran negara menyusul rencana menteri keuangan baru untuk meningkatkan belanja, serta isu independensi Bank Indonesia (BI).

    “Posisi kepemilikan asing di obligasi Indonesia saat ini sudah sangat ringan, sehingga sentimen positif kecil sekalipun bisa menarik arus masuk dana,” ujar Kepala Riset Pendapatan Tetap PT Mandiri Sekuritas Handy Yunianto di Jakarta.

    Menurut Handy, melemahnya dolar AS pada Desember serta pasokan surat utang yang relatif terkendali turut mendorong kembalinya minat investor asing ke pasar obligasi Indonesia.

    Bank Indonesia pada Desember memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah arus keluar dana yang masih berlanjut. BI juga menegaskan tetap membuka ruang bagi penurunan suku bunga lanjutan.

    Kebijakan tersebut meredakan kekhawatiran pasar bahwa bank sentral akan menempuh pelonggaran moneter agresif demi menyesuaikan kebijakan dengan agenda pro-pertumbuhan pemerintah.

    Handy menilai tren arus masuk dana asing berpeluang berlanjut tahun ini jika dolar AS dan imbal hasil US Treasury melemah. Namun, risiko dari sisi fiskal domestik masih membayangi.

    “Masih ada risiko yang berasal dari potensi shortfall penerimaan negara tahun ini, di saat pemerintah berencana meningkatkan belanja untuk berbagai programnya,” katanya.