Author: Bisnis.com

  • Keterbatasan Gudang Bulog Berpotensi Hambat Ekspor Jagung 2026

    Keterbatasan Gudang Bulog Berpotensi Hambat Ekspor Jagung 2026

    Bisnis.com, JAKARTA — Petani menyoroti masalah penanganan pascapanen jagung yang belum optimal, terutama keterbatasan gudang, silo, hingga mesin pengering (dryer) di Perum Bulog.

    Ketua Umum Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI) Sholahuddin menilai peluang ekspor jagung pada 2026 terbuka lebar, mengingat Indonesia sudah memiliki pengalaman ekspor sebelumnya. Namun, APJI menekankan keberhasilan swasembada dan ekspor jagung sangat bergantung pada penanganan pascapanen.

    Menurutnya, Perum Bulog sebagai lembaga pembeli jagung petani tidak bisa hanya sekadar diberi dana untuk membeli, namun juga harus difasilitasi dengan silo, gudang, dan mesin pengering (dryer) sehingga peran dalam menjaga pasokan dalam negeri dan mendukung ekspor bisa berjalan optimal.

    “Bulog itu perlu difasilitasi, adanya silo, gudang, sama dryer, sehingga Bulog itu tidak hanya beli standar jagung yang sudah standar simpan agar Bulog bisa membeli dalam kondisi kadar air berapapun dari petani, karena punya sumber daya dryer dan silo, maka Bulog akan berperan optimal,” kata Sholahuddin kepada Bisnis, Rabu (7/1/2026).

    Sholahuddin menyampaikan bahwa mayoritas produksi jagung nasional atau sekitar 65% dipanen pada Februari—Maret saat curah hujan tinggi. Dia menjelaskan, tanpa fasilitas pengeringan dan penyimpanan memadai, petani kesulitan menjual jagung dengan harga wajar.

    Terlebih, APJI menyebut keterbatasan fasilitas penyimpanan Bulog, yang saat ini bahkan untuk beras harus dititipkan ke beberapa vendor, sehingga kapasitas penyimpanan jagung masih sangat terbatas. Kondisi ini membuat harga yang ditetapkan pemerintah seringkali tidak bisa dinikmati petani saat panen raya.

    Kendati demikian, menurut Sholahuddin, ekspor jagung bisa dijalankan tanpa mengganggu kebutuhan pakan ternak domestik jika pascapanen dikelola dengan baik, terutama di daerah produsen utama yang belum berbasis industri.

    APJI memandang, keberhasilan ekspor jagung akan menjadi kebanggaan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Namun, dia mengingatkan, capaian itu hanya bisa terlaksana dengan dukungan pemerintah melalui penataan pascapanen dan peran aktif Bulog.

    “Kalau kita ini bisa ekspor ini kan menjadi kebanggaan nasionalisme kita, petani kan bangga jagungnya diekspor. Secara otomatis harga lebih bagus kan begitu,” ujarnya.

    Adapun saat ini harga jagung kering pipilan dengan 14% kadar air berada di kisaran Rp4.700–Rp5.000 per kilogram, masih di bawah harga pembelian pemerintah (HPP) sebesar Rp5.500 per kilogram. Namun, Sholahuddin menyatakan kenaikan harga yang terlalu tinggi juga akan memberatkan peternak.

    “Kami, asosiasi sebenarnya mendorong agar HPP Rp5.500 [per kilogram] bisa dirasakan petani sudah cukup karena kalau terlalu tinggi juga kasihan peternak nggak mampu beli,” sambungnya.

    Di sisi lain, APJI juga menolak bantuan benih pemerintah yang dinilai tidak sesuai kualitas dan merugikan petani. Sholahuddin menekankan insentif semestinya diberikan pada pembelian hasil panen, bukan benih.

    Sebelumnya, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan pemerintah membuka peluang ekspor jagung pada 2026 dan memastikan tidak akan mengganggu pemenuhan kebutuhan domestik.

    Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14% sepanjang 2025 diperkirakan mencapai 16,11 juta ton. Angkanya naik 6,44% atau 0,97 juta ton dibandingkan 2024 sebanyak 15,14 juta ton.

    Namun, angka tersebut dapat berubah sesuai kondisi terkini hasil amatan lapangan seperti serangan hama organisme pengganggu tanaman, banjir, kekeringan, maupun waktu realisasi panen.

    Di sisi lain, kebutuhan nasional berada di kisaran 15,64 juta ton. Kondisi tersebut menghasilkan surplus sekitar 470.000 ton.

    Merujuk Proyeksi Neraca Pangan Nasional, stok carry over jagung dari 2025 ke 2026 mencapai 4,5 juta ton. Jumlah tersebut setara hampir tiga bulan kebutuhan nasional, dengan rata-rata kebutuhan bulanan sekitar 1,4 juta ton.

  • Prabowo: Saya Dituduh Mau jadi Diktator!

    Prabowo: Saya Dituduh Mau jadi Diktator!

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menepis tudingan bahwa dirinya ingin menjadi diktator atau berambisi mempertahankan kekuasaan. 

    Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam agenda Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Desa Kertamukti, Kecamatan Cilebar, Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

    Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan bahwa dia memahami perbedaan antara keadilan dan ketidakadilan, serta hal-hal yang masuk akal dan tidak masuk akal. Kepala negara menegaskan bahwa perjuangannya sejak awal dilandasi pengabdian kepada bangsa dan rakyat.

    “Saya dituduh mau jadi diktator, saya dituduh mau berkuasa, saya dituduh mau kudeta. Tetapi sejak muda saya bersumpah sebagai prajurit tentara nasional Indonesia. TNI adalah tentara rakyat, lahir dari rakyat,” ujar Prabowo.

    Prabowo mengingatkan bahwa perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari peran rakyat, khususnya para petani.

    Dia menuturkan bahwa pada masa awal kemerdekaan, para pejuang tidak dibiayai oleh negara, melainkan oleh rakyat. 

    “Waktu kita menyatakan kemerdekaan 17 Agustus 1945, belum ada anggaran, belum ada kementerian keuangan. Yang membiayai perjuangan adalah rakyat Indonesia. Pejuang-pejuang adalah para petani Indonesia,” katanya.

    Orang nomor satu di Indonesia itu menegaskan bahwa tanpa jasa petani, Indonesia tidak akan mencapai kemerdekaan. Oleh karena itu, menurutnya, petani merupakan kelompok yang paling setia dan paling loyal terhadap bangsa dan negara.

    Dalam kesempatan tersebut, Presiden Ke-8 RI itu juga berbagi pengalaman pribadinya saat menjalani pendidikan militer sejak tahun 1970. Dia mengenang interaksi dengan masyarakat desa yang dengan keterbatasan hidup tetap menunjukkan kepedulian kepada prajurit. 

    “Rakyat keluar dari rumah-rumah sederhana, rumah gedek, lantainya masih tanah. Mereka memberi minuman teh, pisang, singkong kepada kami, padahal untuk memasak mereka harus mengambil kayu dan air dari jauh,” tutur Prabowo.

    Menurutnya, pengalaman tersebut membentuk keyakinannya bahwa petani dan rakyat kecil adalah tulang punggung bangsa Indonesia. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan bagi mereka.

    “Para petani yang paling setia, yang paling loyal, dan yang paling merah putih di Republik Indonesia ini,” pungkas Prabowo.

  • Pasar Perkantoran Tunjukkan Tren Perbaikan, Diproyeksi Menggeliat Tahun Ini

    Pasar Perkantoran Tunjukkan Tren Perbaikan, Diproyeksi Menggeliat Tahun Ini

    Bisnis.com, JAKARTA — Sektor properti perkantoran di Indonesia, khususnya Jakarta diproyeksikan mulai memasuki fase pemulihan (rebound) pada 2026. Hal ini didorong oleh terjaganya keseimbangan pasokan serta mulai bergeliatnya ekspansi penyewa dari sektor-sektor strategis.

    Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto menjelaskan bahwa pasar perkantoran sepanjang 2025 telah menunjukkan sinyal positif meski masih tumbuh perlahan. Tanda-tanda perbaikan itu tercermin dari maraknya perpanjangan sewa pada paruh kedua tahun lalu. Serta, adanya tren ekspansi ruang kerja oleh sejumlah korporasi.

    “Ini menjadi sinyal penting bahwa kepercayaan bisnis mulai pulih. Pelaku usaha mulai melihat tahun 2026 dengan lebih optimistis. Permintaan mulai dipicu oleh sektor teknologi, kendaraan listrik [electric vehicle], hingga masuknya perusahaan asal China dan Eropa,” ujar Ferry dalam Konferensi Pers, Rabu (7/1/2026).

    Mengacu pada data yang dibagikan, Colliers mencatat tingkat hunian perkantoran di kawasan CBD Jakarta pada kuartal IV/2025 tembus 75,8%, naik sekitar 1,5% hingga 2% dibandingkan periode yang sama tahun 2024. 

    Sementara itu, tingkat hunian di luar CBD Jakarta bertahan di level 70%. Ferry menilai terbatasnya pasokan gedung baru menjadi katalis positif bagi pemilik gedung untuk menjaga stabilitas keterhunian. 

    Adapun, tambahan pasokan baru hingga 2028 diperkirakan mencapai 200.000 meter persegi (sqm), di mana 52% di antaranya Bakal berlokasi di luar CBD.

    Di Surabaya, meski tingkat hunian tumbuh moderat sejak 2023, pasokan baru tercatat nihil dan diprediksi tetap stagnan hingga 2028. Kondisi ini memaksa pemilik gedung lebih fokus pada retensi penyewa dan peningkatan kualitas bangunan.

    Dari sisi okupansi, ruang perkantoran di area CBD Jakarta diproyeksikan tembus 80% pada 2028 mendatang. Di mana, gedung kelas Premium dan Kelas A menjadi yang paling banyak dihuni. 

    Sebaliknya, gedung Kelas B dan C di wilayah luar CBD masih menghadapi tantangan berupa ruang kosong yang lebih besar, yang mencapai lebih dari 600.000 sqm untuk kategori Kelas B.

    “Outlooknya untuk 2026 [pasar perkantoran] kami perkirakan menjadi fase rebound, walaupun memang reboundnya ini baru bergerak gitu ya. Nah permintaannya membaik, pasokan tetap terkendali. Jadi pada intinya pasar kantor Jakarta memang belum euforia tapi arahnya sudah jelas semakin sehat dan makin selektif,” pungkasnya.

    Pasar Membaik, Harga Sewa Diproyeksi Meningkat

    Seiring dengan menipisnya ketersediaan ruang, sejumlah gedung perkantoran kelas premium mulai merevisi tarif sewa menjadi lebih tinggi. 

    Khusus di SCBD Jakarta, tarif sewa mulai merangkak naik setelah menyentuh titik terendah pada 2025, dan diproyeksikan terus menguat hingga 2028. Sedangkan di Surabaya, harga sewa diprediksi akan tumbuh di kisaran 2%—2,5% per tahun pada periode 2026–2028.

    Adapun sepanjang 2025, harga tarif dasar sewa gedung perkantoran area CBD Jakarta ada di kisaran Rp200.000 per meter persegi, luar CBD Jakarta di kisaran Rp170.000 per meter persegi dan Surabaya di kisaran Rp140.000 per meter persegi.

    Tak hanya tarif sewa yang mengalami peningkatan, grafik biaya pemeliharaan di CBD Jakarta turut menunjukkan peningkatan menuju angka Rp100.000 per meter persegi pada 2028. Sementara itu, biaya di luar CBD Jakarta dan Surabaya cenderung stabil di kisaran Rp60.000—Rp70.000 per meter persegi.

  • Tambah Daya Listrik PLN Diskon 50% Mulai Hari Ini, Cek Cara dan Syaratnya!

    Tambah Daya Listrik PLN Diskon 50% Mulai Hari Ini, Cek Cara dan Syaratnya!

    Bisnis.com, JAKARTA — PT PLN (Persero) tebar diskon atau potongan harga 50% tambah daya listrik untuk pelanggan yang melakukan transaksi pada aplikasi PLN Mobile.
     
    Promo yang berlaku mulai 7 hingga 20 Januari 2026 ini ditujukan bagi pelanggan tegangan rendah satu fasa di semua golongan tarif, dengan daya awal 450 Volt Ampere (VA) hingga 5.500 VA yang ingin menambah daya hingga 7.700 VA.

    Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto menyampaikan, program ini memberikan kesempatan bagi pelanggan yang ingin mengoptimalkan penggunaan energi listrik melalui penambahan daya dengan biaya yang terjangkau.

    “Program ini hadir sebagai wujud apresiasi kepada pelanggan setia PLN dengan memberikan kemudahan sekaligus manfaat langsung bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan listrik secara andal dan efisien,” ujar Adi melalui keterangan resmi, Rabu (7/1/2026).

    Adi mengatakan, promo ini hanya berlaku bagi pelanggan yang telah terdaftar sebelum 1 Januari 2026 dan telah melunasi seluruh tagihan listrik atau kewajiban lain.

    “Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan promo diskon ini sebaik mungkin guna mendukung aktivitas dan produktivitas sehari-hari,” tambah Adi.

    Sebagai ilustrasi, pelanggan dengan daya awal 900 VA yang ingin melakukan penambahan daya menjadi 7.700 VA cukup membayar sebesar Rp3.294.600, 50% lebih hemat dibandingkan biaya normal sebesar Rp6.589.200.

    Lebih lanjut, Adi menjelaskan bahwa mekanisme program ini dilakukan secara penuh melalui PLN Mobile. Bagi pelanggan prabayar, cukup dengan melakukan minimal satu kali transaksi pembelian token, sedangkan pelanggan pascabayar dengan membayar tagihan listrik.

    Setelah transaksi berhasil, pelanggan menerima e-voucher diskon tambahan daya melalui fitur ‘Reward’ di PLN Mobile atau email terdaftar.

    Kemudian, pelanggan cukup memasukkan kode e-voucher saat mengajukan permohonan tambah daya di PLN Mobile. Setelah pembayaran terverifikasi, unit PLN setempat akan segera memproses permohonan sesuai ketentuan yang berlaku.

    Adi mengatakan, setiap akun PLN Mobile mendapatkan paling banyak empat buah e-voucher tambah daya selama periode promo berlangsung guna memberikan kesempatan yang merata bagi seluruh pelanggan.

    “Masyarakat juga tak perlu khawatir karena penyambungan tambah daya listrik cukup mudah dan cepat, dengan melakukan pengajuan yang praktis dan dilakukan secara digital lewat aplikasi PLN Mobile,” tutup Adi.

  • Eks Dirjen Kemenkeu Isa Rachmatarwata Divonis 1,5 Tahun Penjara di Kasus Jiwasraya

    Eks Dirjen Kemenkeu Isa Rachmatarwata Divonis 1,5 Tahun Penjara di Kasus Jiwasraya

    Bisnis.com, JAKARTA – Mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatarwata divonis 1,5 tahun penjara dalam kasus korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Jiwasraya) periode 2008-2018.

    Amar putusan dibacakan Ketua Majelis Hakim Sunoto di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026).

    “Mengadili.. Menyatakan Terdakwa Isa Rachmatarwata terbukti di atas secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana didakwakan dalam dakwaan subsider. Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 bulan [1,5 tahun],” ujar Ketua Majelis Hakim dalam keterangan resmi. 

    Meski demikian, Majelis Hakim mengatakan bahwa Isa tidak menerima atau menikmati keuntungan materil apapun dari tindak pidana korupsi tersebut. Hal tersebut menjadi pertimbangan yang meringankan atas tuntutan dari JPU.

    Selain itu, Majelis Hakim menghukum Isa membayar denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan.

    “Menjatuhkan pidana denda kepada Terdakwa Rp 100 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan,” imbuhnya. 

    Isa Rachmatarwata dinyatakan Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP sebagaimana dakwaan subsider jaksa penuntut umum.

    Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) memang belum adanya temuan aliran dana yang diterima langsung oleh mantan Kepala Biro Perasuransian pada Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Isa Rachmatarwata pada kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

    Sebagaimana diketahui, pria yang kini menjabat Direktur Jenderal (Dirjen) anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) itu kini ditetapkan tersangka dan resmi ditahan per 7 Februari 2025. 

    Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar menjelaskan, penetapan Isa sebagai tersangka dengan jerat pasal kerugian negara pada Undang-undang (UU) tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) tidak mengharuskannya menerima langsung uang (kickback) korupsi. 

    “Kualifikasi perbuatan delik dalam UU Tipikor ada berbagai jenis al: merugikan keuangan negara [pasal 2,3, dalam pasal ini tidak ada keharusan seseorang pelaku menerima kickback karena bisa juga menguntungkan orang lain atau korporasi], ada suap [pasal 5], gratifikasi [pasal 12 B], dll,” jelasnya melalui pesan singkat kepada Bisnis, Sabtu (8/2/2025). 

  • Densus 88 Ungkap 6 Ciri Anak Terpapar Radikalisme, Suka Konten Kekerasan hingga Menutup Diri

    Densus 88 Ungkap 6 Ciri Anak Terpapar Radikalisme, Suka Konten Kekerasan hingga Menutup Diri

    Bisnis.com, JAKARTA — Detasemen khusus (Densus) 88 Anti-teror Polri menyampaikan enam ciri-ciri anak terpapar paham ekstrem atau radikalisme.

    Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes, Mayndra Eka Wardhana mengatakan ciri-ciri pertama yakni soal gambar atau simbol nama pelaku kekerasan. 

    “Yang pertama, salah satunya ditemukan gambar simbol nama pelaku kekerasan,” ujar Mayndra di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (7/1/2026).

    Selanjutnya, anak yang sudah terpapar cenderung menarik diri dari pergaulan. Pasalnya, anak-anak tersebut sudah terpapar memiliki komunitas yang membuat mereka nyaman.

    Dengan begitu, kata Mayndra, anak yang sudah terpapar lebih suka menyendiri dan berlama-lama mengakses komunitas penyuka konten kekerasan seperti True Crime Community.

    Kemudian, berkaca dari kasus SMAN 72, Densus 88 mengungkap bahwa anak terpapar paham ekstrem kerap menirukan perilaku tokoh pelaku kekerasan yang dianggap idola.

    “Suka menirukan tokoh atau idola. Nah ini sudah terbukti, kita memiliki insiden–pernah terjadi insiden di SMAN 72 dan ABH yang melakukan tindakan tersebut, dari replika senjatanya, dari postingannya, dari gaya berpakaiannya,” imbuhnya.

    Ciri lainnya, yakni cenderung menyukai konten kekerasan atau tidak normal hingga berlebihan menggunakan gawainya. Alhasil, ketika adanya inspeksi ke ponsel itu maka anak terpapar akan memicu respons keras.

    “Dan yang terakhir, simbol-simbol yang tadi, simbol baik itu pistol, senjata api, replika, dan pisau yang identik dengan kekerasan,” pungkasnya.

    Sekadar informasi, berdasarkan catatan Densus 88 total ada 70 anak terpapar paham neo-Nazi dan White Supremacy sepanjang Januari 2025 hingga awal Januari 2026.

    Adapun, wilayah anak yang paling banyak terpapar berlokasi di Jakarta dengan jumlah 15 anak, Jawa Barat 12 anak dan Jawa Timur 11 anak. 

    Sementara itu, berdasarkan kategori umur, anak terpapar ini berusia 11-18 tahun. Mayoritas anak yang terpapar berada pada usia 15 tahun. 

    Berikut enam ciri anak yang terpapar paham ekstrem berdasarkan catatan Densus 88:

    Ditemukan gambar simbol atau nama pelaku kekerasan 
    Cenderung menarik diri dari pergaulan 
    Suka menirukan tokoh idola atau cosplay
    Menyukai konten kekerasan sadistik
    Marah berlebihan ketika device-nya dilihat orang lain
    Membawa pistol mainan arau pisau ke sekolah 

  • Fakta Kasus Pembunuhan Anak Politisi PKS di Cilegon, Tersangka Rugi Kripto dan Sakit Keras

    Fakta Kasus Pembunuhan Anak Politisi PKS di Cilegon, Tersangka Rugi Kripto dan Sakit Keras

    Bisnis.com, JAKARTA — Teka-teki pembunuhan anak politikus PKS Maman Suherman yaitu MA (9) di kediamannya Cilegon, Banten pada Selasa (16/12/2025).

    Tersangka pembunuhan itu adalah HA (31). Dia merupakan karyawan swasta asal Palembang. Dia dicokok saat kembali beraksi dengan membobol rumah mantan anggota DPRD Cilegon, Roisudin Sayuri pada Jumat (2/1/2026).

    Berdasarkan keterangan yang diperoleh kepolisian, HA melakukan pencurian karena memiliki motif ekonomi serta membutuhkan biaya pengobatan kanker stadium 3 yang diidapnya.

    Lantas, bagaimana fakta-fakta kasus pembunuhannya?

    Kronologi Pembunuhan 

    Peristiwa pembunuhan itu terjadi saat hujan mengguyur kediaman MA. Pelaku mendatangi rumah korban dengan niat melakukan pencurian. Sejatinya, pelaku tidak menargetkan rumah korban.

    Menurut Direktur Reskrimum Polda Banten, Kombes Dian Setyawan mengatakan pemilihan lokasi pencurian itu dilakukan secara acak. Setelah memilih lokasi pencurian, pelaku menekan bel 3-4 kali.

    Pelaku beranggapan jika ketika bel sudah ditekan namun tidak ada respon, maka dia berasumsi rumah tersebut kosong. Setelah menekan bel rumah sebanyak empat kali tanpa respons, pelaku langsung masuk ke area rumah dengan memanjat tiang di samping pos satpam.

    Selanjutnya, pelaku menuju lorong sebelah kiri dan mencongkel jendela kamar asisten rumah tangga. Untuk menghindari identifikasi, pelaku menggunakan masker, helm full face, sepatu, hingga sarung tangan.

    Selanjutnya, dari kamar asisten rumah tangga, pelaku masuk ke lantai satu rumah dan menemukan sebuah brankas. Namun, brankas itu tak berhasil dibuka. 

    Tak tinggal diam, pelaku kemudian naik ke lantai dua dan melihat korban sedang bermain telepon genggam di salah satu kamar. Pelaku kemudian memberikan kode untuk diam dan menanyakan soal keberadaan ayahnya.

    Pelaku juga menanyakan soal kunci brankas kepada korban MA. Merespons pelaku, korban kemudian menyatakan ketidaktahuannya dan menyebut kakaknya yang kemungkinan tahu keberadaan kunci brankas.

    Namun upaya korban itu tak digubris pelaku. Pelaku HA pun langsung merangkul korban dan membawanya ke kamar utama. Mulanya, pelaku ingin mengikat korban.

    Hanya saja, situasi berubah saat korban melakukan perlawanan dengan menendang kemaluan pelaku, lutut dan siku pelaku. Mendapati perlawanan, pelaku langsung menusuk korban sebanyak 19 kali.

    Bagian tubuh korban yang ditusuk berada di leher korban yang memutus pembuluh nadi utama hingga di bagian dada kanan yang menembus paru-paru.

    ”Korban melakukan perlawanan yaitu dengan cara 2 kali menendang kemaluan pelaku, menendang lutut dan siku. Dari situ pelaku langsung menusuk korban,” kata Dian.

    Selanjutnya, pelaku tak langsung melarikan diri setelah menusuk korban. Pasalnya, pelaku malah kembali menuju brankas. Namun, upaya itu tetap gagal dan pelaku pun melarikan diri.

    Total, kejadian ini tercatat sekitar 25 menit yang dimulai dari pukul 13.17 WIB dan keluar rumah korban pada pukul 13.42 WIB.

    Motif Pembunuhan 

    Secara garis besar, motif pembunuhan HA terjadi karena faktor ekonomi. Namun, motif itu muncul setelah tersangka HA mengaku bahwa dirinya telah mengalami kerugian setelah bermain kripto.

    Awalnya, HA bermain kripto dengan modal Rp400 juta. Modal itu berasal dari tabungan bersama dengan istrinya. Dari modal itu tersangka mendapatkan keuntungan sampai Rp4 miliar.

    Namun, HA mengalami kerugian besar setelah tergiur bermain. Tersangka pun mulai meminjam-minjam uang seperti di bank Rp700 juta; koperasi di kantornya Rp70 juta dan Pinjol Rp50 juta.

    “Yang bersangkutan melakukan aksinya, motif ekonomi,” tutur Dian.

    Selain itu, HA juga sudah divonis kanker stadium 3. Oleh sebab itu, biaya pengobatan ini mendorong pelaku melakukan pencurian. Terlebih, pelaku juga merupakan spesialis pencurian rumah mewah.

    Ancaman hukuman seumur hidup

    Atas perbuatannya itu, Polda Banten menjerat HA dengan Pasal 458 ayat (1) dan 3 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan atau Pasal 80 ayat 3 Juncto pasal 78C UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

    Ancaman hukumannya bisa seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun. Adapun, HA juga ditetapkan sebagai tersangka tunggal dalam perkara pembunuhan ini.

  • Densus 88: 70 Anak Terpapar Paham Neo Nazi & White Supremacy, Terbanyak di Jakarta

    Densus 88: 70 Anak Terpapar Paham Neo Nazi & White Supremacy, Terbanyak di Jakarta

    Bisnis.com, JAKARTA — Densus 88 Anti-teror Polri mengungkap secara total ada 70 anak terpapar paham Neo-Nazi dan White Supremacy sepanjang Januari 2025 hingga awal Januari 2026.

    Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Mayndra Eka Wardhana mengatakan puluhan anak itu tergabung dalam komunitas di media sosial bernama True Crime Community (TCC).

    “Adapun, sebaran wilayah yang teridentifikasi sebagai member group True Crime Community, ada 70 anak di 19 provinsi,” ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (7/1/2026).

    Kemudian, Mayndra merincikan wilayah terbanyak anak yang terpapar berlokasi di Jakarta dengan jumlah 15 anak, Jawa Barat 12 anak dan Jawa Timur 11 anak.

    Dari 70 anak, total 67 anak sudah dilakukan tindakan berupa asesmen, pemetaan dan konseling dari bersama stakeholder terkait di sejumlah wilayah.

    “Terhadap 70 anak ini, kurang lebih 67 orang sudah dilakukan asesmen, mapping, konseling, dan sebagainya dengan berbagai stakeholders yang ada di masing-masing wilayah,” imbuhnya.

    Adapun, berdasarkan kategori umur, anak terpapar ini berusia 11-18 tahun. Mayoritas anak yang terpapar berada pada usia 15 tahun. 

    Dalam hal ini, pemicu anak terpapar paham ekstrem mulai dari korban perundungan, kurang perhatian orang tua hingga kerap menonton konten kekerasan.

    “Jadi di sini mereka merasa memiliki rumah kedua karena di dalam komunitas ini aspirasi mereka bisa didengarkan oleh rekan-rekannya, bisa terjadi interaksi, dialog, dan saling memberikan rekomendasi atau masukan untuk menyelesaikan solusinya masing-masing, tentunya dengan kekerasan-kekerasan tersebut,” pungkasnya.

  • Ketua KPK Bantah Ada Perpecahan Pimpinan Saat Tangani Kasus Kuota Haji

    Ketua KPK Bantah Ada Perpecahan Pimpinan Saat Tangani Kasus Kuota Haji

    Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto membantah adanya isu perpecahan pimpinan di lembaga antirasuah dalam menangani kasus dugaan korupsi kuota haji tahun 2023-2024.

    Dia menegaskan sejak kasus dalam tahap penyelidikan naik ke tahap penyidikan, semua pimpinan satu suara.

    “Ya itu kan informasi, prinsipnya tidak ada. Tidak ada terbelah. Sejak dari proses penyelidikan sampai kemudian naik ke tahap penyidikan, semuanya satu suara,” katanya di Gedung KPK, Rabu (7/1/2026).

    Pasalnya sampai saat ini KPK belum menetapkan tersangka kasus tersebut meski telah memeriksa lebih dari 350 Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), Asosiasi Haji dan Umrah, bahkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang telah diperiksa sebanyak tiga kali.

    Menurut Setyo, penetapan tersangka hanya tinggal menunggu laporan dari penyidik agar barang bukti yang dikumpulkan lengkap.

    “Ya tinggal memastikan apa yang dikerjakan oleh para penyidik, semuanya sudah memenuhi untuk nanti dipastikan bahwa ada saatnya,” ujar dia.

    Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto mengatakan segera mengumumkan tersangka kasus kuota haji. Dia mengatakan tidak ada kendala dalam mengusut kasus ini.

    Kendati demikian, pihaknya masih menunggu penghitungan kerugian negara.

    “Tidak ada kendala secara ini, tetapi memang ada koordinasi untuk penghitungan kerugian negara,” ucap Fitroh.

    Berbeda dengan Setyo, Fitroh mengemukakan bahwa ada dinamika, perbedaan pendapat dalam menangani kasus kuota haji. Dia menilai hal itu wajar terjadi di setiap kasus.

    “Itu biasa dalam sebuah dinamika, begitu. Itu biasa di setiap kasus pun tidak hanya kasus ini, pasti ada perbedaan pendapat, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kemudian perkara ini akan kita tangani secara serius, itu saja,” tandasnya.

    Diketahui, kasus ini merupakan dugaan penyelewengan pembagian kuota haji era Presiden ke-7 Joko Widodo. Pada 2023, dia bertemu dengan pemerintah Arab Saudi agar Indonesia memperoleh kuota haji tambahan. Alhasil pemerintah Arab Saudi memberikan 20 ribu kuota haji tambahan.

    Pembagian kuota berdasarkan aturan sebesar 92% kuota haji reguler dan 8% kuota haji khusus. KPK menduga para asosiasi dan travel yang mengetahui informasi itu menghubungi Kementerian Agama untuk mengatur pembagian kuota.

    Pembagian berubah menjadi 50% kuota haji reguler dan 50% kuota haji khusus. Aturan ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 130 tahun 2024 yang diteken oleh Yaqut.

    Pada 7 Agustus dan 1 September 2025, KPK memanggil Yaqut untuk dimintai keterangan terkait perkara kuota haji, mulai dari proses pembagian kuota dan aliran dana.

    Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, KPK menaikkan status perkara menjadi penyidikan pada 9 Agustus 2025. KPK 

    mengendus adanya transaksi jual-beli kuota haji, di mana kuota haji khusus dijual hingga Rp300 juta dan haji furoda mencapai Rp1 miliar.

  • Ketua KPK Bantah Ada Perpecahan Pimpinan Saat Tangani Kasus Kuota Haji

    Ketua KPK Bantah Ada Perpecahan Pimpinan Saat Tangani Kasus Kuota Haji

    Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto membantah adanya isu perpecahan pimpinan di lembaga antirasuah dalam menangani kasus dugaan korupsi kuota haji tahun 2023-2024.

    Dia menegaskan sejak kasus dalam tahap penyelidikan naik ke tahap penyidikan, semua pimpinan satu suara.

    “Ya itu kan informasi, prinsipnya tidak ada. Tidak ada terbelah. Sejak dari proses penyelidikan sampai kemudian naik ke tahap penyidikan, semuanya satu suara,” katanya di Gedung KPK, Rabu (7/1/2026).

    Pasalnya sampai saat ini KPK belum menetapkan tersangka kasus tersebut meski telah memeriksa lebih dari 350 Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), Asosiasi Haji dan Umrah, bahkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang telah diperiksa sebanyak tiga kali.

    Menurut Setyo, penetapan tersangka hanya tinggal menunggu laporan dari penyidik agar barang bukti yang dikumpulkan lengkap.

    “Ya tinggal memastikan apa yang dikerjakan oleh para penyidik, semuanya sudah memenuhi untuk nanti dipastikan bahwa ada saatnya,” ujar dia.

    Sementara itu, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto mengatakan segera mengumumkan tersangka kasus kuota haji. Dia mengatakan tidak ada kendala dalam mengusut kasus ini.

    Kendati demikian, pihaknya masih menunggu penghitungan kerugian negara.

    “Tidak ada kendala secara ini, tetapi memang ada koordinasi untuk penghitungan kerugian negara,” ucap Fitroh.

    Berbeda dengan Setyo, Fitroh mengemukakan bahwa ada dinamika, perbedaan pendapat dalam menangani kasus kuota haji. Dia menilai hal itu wajar terjadi di setiap kasus.

    “Itu biasa dalam sebuah dinamika, begitu. Itu biasa di setiap kasus pun tidak hanya kasus ini, pasti ada perbedaan pendapat, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kemudian perkara ini akan kita tangani secara serius, itu saja,” tandasnya.

    Diketahui, kasus ini merupakan dugaan penyelewengan pembagian kuota haji era Presiden ke-7 Joko Widodo. Pada 2023, dia bertemu dengan pemerintah Arab Saudi agar Indonesia memperoleh kuota haji tambahan. Alhasil pemerintah Arab Saudi memberikan 20 ribu kuota haji tambahan.

    Pembagian kuota berdasarkan aturan sebesar 92% kuota haji reguler dan 8% kuota haji khusus. KPK menduga para asosiasi dan travel yang mengetahui informasi itu menghubungi Kementerian Agama untuk mengatur pembagian kuota.

    Pembagian berubah menjadi 50% kuota haji reguler dan 50% kuota haji khusus. Aturan ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 130 tahun 2024 yang diteken oleh Yaqut.

    Pada 7 Agustus dan 1 September 2025, KPK memanggil Yaqut untuk dimintai keterangan terkait perkara kuota haji, mulai dari proses pembagian kuota dan aliran dana.

    Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, KPK menaikkan status perkara menjadi penyidikan pada 9 Agustus 2025. KPK 

    mengendus adanya transaksi jual-beli kuota haji, di mana kuota haji khusus dijual hingga Rp300 juta dan haji furoda mencapai Rp1 miliar.