Author: Bisnis.com

  • Prabowo Kunjungi RSUD Koja, Jenguk Korban Ditabrak Mobil MBG SDN 01 Kalibaru

    Prabowo Kunjungi RSUD Koja, Jenguk Korban Ditabrak Mobil MBG SDN 01 Kalibaru

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto mengunjungi para korban kecelakaan mobil pengangkut makanan yang terjadi di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta di Rumah Sehat untuk Jakarta RSUD Koja pada Selasa (16/12/2025).

    Presiden Ke-8 RI itu pun menengok sebanyak sembilan pasien sempat menjalani perawatan di RSUD Koja, dengan enam diantaranya telah diperbolehkan kembali ke rumah. Sementara itu, tiga pasien lainnya masih menjalani perawatan intensif dan mendapatkan pemantauan medis secara ketat.

    Pasien yang dikunjungi Presiden yakni Fillio yang tengah dirawat di pediatric intensive care unit (PICU) pascaoperasi rekonstruksi wajah.

    Tidak hanya itu, Kepala negara juga mengunjungi Maryono, seorang guru yang menjalani perawatan pascaoperasi akibat patah kaki, serta Werren, siswa yang masih dirawat inap dengan kondisi yang dilaporkan makin stabil.

    Dari tim dokter, Presiden Prabowo pun mendapatkan penjelasan langsung mengenai kondisi terkini para korban serta langkah-langkah perawatan yang tengah dilakukan. Saat menjenguk Fillio, Presiden menyapa dengan hangat dan penuh perhatian.

    “Cepat sembuh ya. Begitu sembuh nanti makan. Sehat-sehat ya, Filio. Baik-baik kamu ya, Hebat, yang berani,” ucap Prabowo memberikan semangat kepada Fillio.

    Sementara kepada Werren, Presiden turut memberikan pesan motivasi agar tetap bersemangat menjalani perawatan dan pendidikan.

    “Belajar yang baik ya. Nanti kamu bisa jaga nenek,” tandas Prabowo.

  • TikTok Cegah Pengguna Bablas Doomscrolling, Fitur Wellbeing Diperbarui

    TikTok Cegah Pengguna Bablas Doomscrolling, Fitur Wellbeing Diperbarui

    Bisnis.com, JAKARTA — TikTok Indonesia memperbaharui fitur kesejahteraan (wellbeing) untuk membantu pengguna agar lebih memperhatikan kesehatan digital dan mencegah agar tidak kelewatan batas waktu pengguna.

    Pembaruan ini mencakup fitur baru yang dirancang untuk membantu pengguna sedikit bersantai dan melepas penat. Menurut juru bicara TikTok Indonesia, pembaruan ini hadir setelah riset internal menunjukkan bahwa pengguna TikTok lebih tertarik pada meditasi dan kesadaran diri. 

    Fitur waktu dan kesejahteraan yang baru memungkinkan pengguna untuk menghitung serta meninjau apakah mereka sudah lewat batas jam menonton TikTok.

    Salah satu fitur baru utama yang diperkenalkan adalah Jurnal Afirmasi. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memilih afirmasi positif harian yang mereka ingin afirmasikan melalui video mereka. Setelah memilih dua pilihan (misalnya “I’m creating” dan “I remember”), pengguna dapat menggoyangkan HP untuk menghasilkan afirmasi harian.

    Selain jurnal afirmasi, TikTok juga menambahkan Latihan Pernapasan. Pengguna diarahkan untuk mengklik fitur tersebut yang berwarna biru, kemudian diminta untuk merelaksasikan pikiran, menarik napas, menahan, dan menghembuskan napas.

    Pilihan suara yang menenangkan (soothing sounds) juga tersedia sebagai bagian dari pembaruan ini. Pilihan yang ditawarkan mencakup suara hujan, gelombang, musik klasik, dan white noise yang menenangkan. 

    TikTok menyatakan fitur suara ini dapat digunakan oleh pengguna yang membutuhkan white noise sejenak, misalnya saat mengerjakan tugas harian.

    Di samping pembaruan di atas, fitur meditasi juga ditinjau yang sebelumnya telah dihadirkan pada Maret 2025.

    Fitur meditasi tersedia tanpa memandang usia. Namun, bagi pengguna yang berusia 18 tahun ke bawah, fitur ini akan aktif secara otomatis setelah jam 10 malam. Jika remaja menggunakan TikTok setelah jam 10 malam, laman akan berubah menjadi layar “waktu istirahat”. 

    Lebih lanjut, TikTok meluncurkan Misi Kesejahteraan yang dapat memberikan lencana atau badge kepada pengguna yang berhasil menjalankannya. Terdapat lima jenis lencana yang sudah lengkap, yang dirancang agar pengguna TikTok dapat hadiah seperti bermain gim sambil menjaga kesehatan digitalnya. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)

  • Bareskrim Bakal Terapkan Pasal TPPU Terkait Bencana di Sumut

    Bareskrim Bakal Terapkan Pasal TPPU Terkait Bencana di Sumut

    Bisnis.com, JAKARTA — Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bakal menerapkan pasal terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait kasus temuan gelondongan kayu atau dugaan kerusakan lingkungan di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara (Sumut).

    Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni mengatakan TPPU bakal diterapkan kepada subjek hukum perorangan maupun korporasi yang harus bertanggungjawab dalam kasus kerusakan hutan ini.

    “Kami terapkan, tindak pidana hukuman hidup, kemudian pencucian uang, sekaligus nanti pertanggungjawaban perorangan ataupun korporasi,” ujar Irhamni di Mabes Polri, Selasa (16/12/2025).

    Irhamni menambahkan, sejauh ini penyidik baru menemukan unsur pidana terkait kerusakan hutan di daerah aliran sungai (DAS) Anggoli dan Garoga. 

    Dari wilayah hulu aliran sungai sepanjang 120 kilometer, penyidik baru mengidentifikasi satu perusahaan yang melakukan aktivitas di sepanjang hulu DAS tersebut, yakni PT TBS. Perusahaan ini diduga melakukan tindak pidana terkait lingkungan.

    “Kami berusaha untuk memaksimalkan untuk mengetahui korporasi apa saja atau kegiatan apa saja sepanjang hulu tersebut. Saya kira masih baru satu ketemu,” pungkasnya.

    Di samping itu, Direktur D Jampidum Sugeng Rianta menyampaikan bahwa pihaknya telah mendapatkan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) terkait perkara ini. 

    Sugeng memastikan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Bareskrim, BPKP hingga stakeholder lainnya untuk menuntut pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan hutan yang membuat bencana banjir dan longsor di Sumatra.

    “Tujuannya satu, ini ada satu peristiwa pidana, kita sudah sepakat, tadi sudah digelar. Bukti-buktinya nyata, peristiwanya nyata, korbannya nyata, tidak bisa dibantah lagi,” ujar Sugeng.

  • Ada 25 Juta Konten Berbahaya di TikTok Semester I/2025, Judol hingga Scam

    Ada 25 Juta Konten Berbahaya di TikTok Semester I/2025, Judol hingga Scam

    Bisnis.com, JAKARTA – TikTok Indonesia telah menghapus lebih dari 25 juta konten yang melanggar panduan komunitas selama semester pertama tahun 2025. Konten tersebut merupakan konten yang membahayakan seperti judol, pornografi, dan penipuan online.

    Head of Public Policy and Government Relations TikTok Indonesia Hilmi Adrianto menyatakan bahwa keamanan pengguna selalu menjadi prioritas utama bagi perusahaan.

    Riato menjelaskan bahwa keamanan digital bagi TikTok ialah memastikan seluruh pengguna, termasuk remaja, dapat berkreasi dan mengekspresikan dirinya secara aman dan positif di platform.

    “Oleh karena itu, kami terus setiap harinya memperkuat upaya pelindungan pengguna melalui berbagai langkah keamanan proaktif yang diterapkan di dalam platform,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta Selasa (16/12/2025).

    Hal tersebut meliputi penguatan kebijakan berlapis, sistem operasi berlapis yang mengkombinasikan peninjauan berbasis mesin dan manusia, inovasi berkelanjutan dalam pembangunan fitur keamanan di dalam platform, serta penyediaan edukasi literasi digital.

    Adapun penegakan kebijakan pada awal pertengahan 2025 menunjukkan fokus pada konten perjudian. Lebih dari 424.000 video terkait perjudian telah dihapus, dan sebanyak 99,90% di antaranya dihapus bahkan sebelum dilaporkan oleh pengguna. Selain itu, lebih dari 1,6 juta komentar yang mempromosikan perjudian juga telah diturunkan.

    Di sisi lain, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital menyampaikan bahwa mereka telah mencermati tantangan di ruang digital yang berkembang pesat seiring kemajuan teknologi, khususnya penggunaan AI dan komputasi kuantum.

    Menurut data pengawasan pemerintah, sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 2,6 juta konten judi online, lebih dari 650.000 konten pornografi, dan 30.000 konten penipuan. 

    Sekretaris Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital Mediodecci Lustarini menegaskan bahwa pengelolaan ruang digital membutuhkan pendekatan yang berkelanjutan, adaptif, dan terintegrasi. 

    “Pemerintah terus memperkuat kerangka regulasi di mana fondasi tata kelola ruang digital kita berbasis pada Undang-Undang ITE dan perubahannya,” ujarnya di acara yang sama.

    Inisiatif TikTok dan Komdigi Melawan Konten Berbahaya

    Merespons hal tersebut, TikTok meluncurkan kampanye bertajuk “Lawan Judol”. Dalam inisiatif ini, TikTok bekerja sama dengan Komdigi untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap dampak deskruktif dari aktivitas ilegal tersebut.

    Secara teknis, TikTok menghadirkan laman khusus ‘Lawan Judol’ di dalam aplikasinya. Laman ini berfungsi sebagai pusat informasi yang menyediakan konten edukasi dari para kreator mengenai bahaya judi online, akses ke layanan hotline pemerintah, serta panduan cara melaporkan konten yang terindikasi mempromosikan judi kepada sistem moderasi TikTok.

    Selain judi online, online scam juga menjadi perhatian serius. Mengutip data dari Indonesia’s Anti-Scam Center, Riato mengungkapkan fakta bahwa terdapat 700 hingga 800 laporan penipuan online setiap harinya di Indonesia.

    Angka tersebut diklaim jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan tantangan serupa di negara tetangga seperti Malaysia maupun Singapura.

    “Isu penipuan daring adalah tantangan lintas platform, lintas industri, dan lintas depresi sektoral, serta merupakan tanggung jawab yang besar sekali yang harus kita kerjakan bersama-sama,” kata Riato. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)

  • Misteri Monster Ayam Tanpa Kepala Terungkap, Makan ‘Salju Laut’

    Misteri Monster Ayam Tanpa Kepala Terungkap, Makan ‘Salju Laut’

    Bisnis.com, JAKARTA — Enypniastes eximia, teripang yang menyerupai bangkai ayam tanpa kepala dan terlihat terombang ambing arus, uniknya dia bergerak dengan cara buang air besar.

    Kedalaman laut memang penuh dengan misteri, saat Anda berjumpa dengan rupa ayam tanpa kepala di laut jangan panik. Itu bukan hantu ayam melainkan spesies teripang yang unik.

    Enypniastes eximia tinggal di laut dalam sekitar 1.600 kaki atau 500 meter. Teripang unik ini memakan salju laut, salju yang dimaksud adalah bahan organik yang mengapung dari permukaan ke dasar laut.

    Teripang ini berwarna merah anggur, memiliki struktur berselaput di tubuhnya untuk berenang dan tumbuh hingga panjang 9,8 inci atau 25 sentimeter, kira-kira ukuran yang sama dengan ayam panggang kecil.

    Melansir dari Live Science Selasa (16/12/2025), hanya sedikit informasi yang ilmuwan ketahui tentang hewan unik ini. Hal ini dikarenakan mereka sangat rapuh dan mudah rusak ketika para peneliti mencoba untuk mengumpulkan sampel.

    Monster ayam tanpa kepala ini bergerak merangkak di sepanjang dasar laut dengan alat yang disebut kaki tabung. Hal ini dilakukan untuk mengambil sedimen dan memakannya. Ini dilakukan untuk mengekstraksi bahan organik dari sedimen.

    Christopher Mah, seorang ahli zoologi yang berspesialisasi dalam invertebrata di Museum Nasional Sejarah Alam Smithsonian mengatakan ini adalah cara yang melelahkan untuk mendapat nutrisi, “Anda benar-benar harus mengeluarkan banyak sedimen melalui usus Anda untuk mendapatkan nutrisi dari sedimen ini,”

    Teripang juga dapat berenang dengan menahan diri tegak dan mengepakkan struktur seperti sirip yang mengepakkan bagian atas dan bawah tubuhnya.

    Monster ayam tanpa kepala ini memiliki strategi kurang ajar untuk memberi dirinya dorongan ekstra. Ketika ia perlu lepas landas ke dalam kolom air, terkadang ia meringankan beban dengan buang air besar saat ia berenang menjauh.

    Berbagai macam jejis teripang 

    Menurut Pedoman Umum Identifikasi dan Monitoring Populasi Teripang (Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut, 2015), di seluruh dunia terdapat lebih dari 1.400 jenis timun laut. Namun, hanya sekitar 66 jenis yang biasa diperdagangkan dan dikenal sebagai teripang.

    Di Indonesia sendiri terdapat sekitar 350 jenis timun laut. Dari jumlah tersebut, 54 jenis termasuk teripang yang dimanfaatkan untuk perdagangan. Namun, hingga saat ini baru 33 jenis teripang yang penamaannya telah dipastikan dan diakui secara ilmiah.

    Beberapa jenis teripang juga bisa dikonsumsi dan mempunyai nilai gizi tinggi, tapi perlu diingat tidak semua jenis ya! (Nur Amalina)

  • KPK Dalami Peran Anggota Komisi XI DPR pada Kasus CSR BI-OJK Usai Tahan Dua Tersangka

    KPK Dalami Peran Anggota Komisi XI DPR pada Kasus CSR BI-OJK Usai Tahan Dua Tersangka

    Bisnis.com, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memulai babak baru dalam penelusuran kasus dugaan korupsi CSR Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan memeriksa Anggota Komisi XI DPR RI.

    Menurut Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, pemeriksaan sejumlah legislator tersebut dilakukan setelah dua tersangka Satori dan Heri Gunawan ditahan lembaga antirasuah.

    “Kami sedang fokus penyelesaian nih, bentar lagi, bentar lagi ya terkait tersangka yang sudah diumumkan yaitu sodara S dan sodara HG Ini dalam waktu dekat,” kata Asep, Senin (15/12/2025).

    Asep menjelaskan penahanan kedua tersangka hanya menunggu waktu dan diupayakan sebelum pergantian tahun 2025.

    “Semoga tidak menyebrang ke bulan, tahun ya. Ya itu tunggu saja,” ujarnya.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan, Heri Gunawan menerima total Rp15,86 miliar dengan rincian; Rp6,26 miliar dari BI melalui kegiatan Program Bantuan Sosial Bank Indonesia; Rp7,64 miliar dari OJK melalui kegiatan Penyuluhan Keuangan; serta Rp1,94 miliar dari Mitra Kerja Komisi XI DPR RI lainnya.

    Lalu, Satori menerima total Rp12,52 miliar yang meliputi Rp6,30 miliar dari BI melalui kegiatan Program Bantuan Sosial Bank Indonesia, Rp5,14 miliar dari OJK melalui kegiatan Penyuluhan Keuangan, dan Rp1,04 miliar dari Mitra Kerja Komisi XI DPR RI lain.

    Keduanya diduga melakukan tindak pidana pencucian uang dengan memindahkan seluruh uang yang diterima melalui yayasan yang dikelolanya, ke rekening pribadi melalui metode transfer. 

    Uang digunakan untuk kebutuhan pribadi seperti pembelian bidang tanah, membuka showroom mobil, dan aset lainnya.

  • Deretan Fenomena Langit Menakjubkan yang Menghiasi Tahun 2026

    Deretan Fenomena Langit Menakjubkan yang Menghiasi Tahun 2026

    Bisnis.com, JAKARTA — Momen menakjubkan di luar angkasa selalu menarik perhatian karena menghadirkan keindahan serta peristiwa alam yang jarang terjadi. Fenomena ini menjadi pengingat bahwa alam semesta menyimpan banyak keajaiban.

    Sepanjang tahun 2026, berbagai fenomena langit diperkirakan akan menghiasi langit di berbagai belahan dunia. Peristiwa-peristiwa ini dapat disaksikan pada waktu tertentu dan menjadi pengalaman menarik bagi para pengamat langit.

    Beragam kejadian langit tersebut mencakup fenomena unik yang patut dinantikan oleh masyarakat.

    Dilansir dari National Geographic, berikut rangkaian fenomena ini menawarkan kesempatan langka untuk menikmati keindahan luar angkasa.

    1. Supermoon Mendekati Jupiter (3 Januari)

    Fenomena supermoon akan menghiasi awal tahun dengan tampilan yang mengesankan. Pada Sabtu malam, 3 Januari, Bulan purnama bersinar lebih terang dari biasanya dan tampak berdekatan dengan planet Jupiter karena jaraknya sedang paling dekat dengan Bumi.

    Momen terbaik untuk menyaksikannya terjadi saat Bulan mulai terbit menjelang matahari terbenam. Walau ukuran aslinya tetap sama, ilusi optik membuat Bulan terlihat lebih besar di dekat cakrawala, dan purnama bulan Januari ini dikenal sebagai wolf moon yang dikaitkan dengan meningkatnya aktivitas serigala di musim dingin.

    2. Oposisi Jupiter (10 Januari)

    Pada pertengahan Januari, Jupiter mencuri perhatian saat mencapai posisi oposisi pada 10 Januari, ketika Bumi berada tepat di antara planet raksasa ini dan Matahari. Posisi tersebut membuat Jupiter berada lebih dekat ke Bumi dibandingkan sejak Desember 2024, sehingga tampak lebih besar dan lebih terang, terutama pada 9 dan 10 Januari, dan kondisi sejelas ini baru akan terulang lagi pada 2027.

    Fenomena ini bisa dilihat ketika matahari terbenam dengan mengarah ke bagian timur. Sepanjang bulan ini, Jupiter berada di konstelasi Gemini dan akan terlihat sepanjang malam, membentuk segitiga sementara bersama Sirius dan Sabuk Orion.

    3. Planet Sejajar di Malam Hari (Akhir Februari)

    Pada minggu terakhir bulan Februari, langit malam dihiasi fenomena penyelarasan enam planet yang sering disebut parade planet. Sesaat setelah matahari terbenam, Venus, Merkurius, dan Saturnus dapat diamati di arah barat, terlihat berdekatan dan cukup rendah di dekat cakrawala.

    Ketiga planet tersebut bisa dilihat tanpa alat bantu, sementara Neptunus yang berada tak jauh darinya memerlukan teleskop untuk diamati dengan jelas. Di sisi lain, Jupiter tampak lebih tinggi di langit selatan dekat Bulan, sedangkan Uranus berada di sekitar gugusan Pleiades dan hanya bisa terlihat dengan teropong kuat atau teleskop.

    4. Gerhana Bulan Total (3 Maret)

    Pada pagi hari 3 Maret, gerhana Bulan total akan membuat Bulan tampak berwarna jingga kemerahan yang dikenal sebagai blood moon. Meski namanya terdengar menyeramkan, fenomena ini terjadi melalui proses alam yang mudah dipahami.

    Peristiwa ini muncul ketika Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan sehingga bayangannya menutupi seluruh permukaan Bulan. Cahaya biru tersaring oleh atmosfer Bumi, sementara cahaya merah dan oranye diteruskan ke Bulan dan memberi warna tembaga yang khas.
    Gerhana Bulan total 3 Maret dapat disaksikan di sebagian besar Amerika Utara dan Selatan, wilayah Pasifik, serta Asia dan Oseania, dengan pemandangan terbaik di bagian barat Amerika Serikat, Kanada, kepulauan Pasifik, dan Selandia Baru. Fenomena ini menjadi yang paling menarik pada tahun 2026 karena gerhana Bulan pada 27–28 Agustus hanya bersifat sebagian dan tidak menampilkan blood moon.

    5. Titik Balik Musim Semi (20 Maret)

    Di bagian bumi utara, ekuinoks musim semi tidak hanya menghadirkan udara yang lebih hangat dan durasi siang yang lebih panjang. Peristiwa ini juga sering diikuti oleh kemunculan aurora yang lebih intens akibat pengaruh kemiringan Bumi.

    Keindahan cahaya langit tersebut semakin diperkuat oleh puncak aktivitas Matahari dalam siklus 11 tahunan pada 2024–2025 yang efeknya masih terasa hingga 2026. Karena itu, bulan Maret dikenal sebagai waktu yang tepat untuk menyaksikan aurora di Alaska, dengan peluang lebih besar berkat langit cerah dan meningkatnya aktivitas geomagnetik.

    6. Konjungsi Venus-Jupiter (8-9 Juni)

    Langit malam pada tanggal 8 dan 9 Juni akan dihiasi pemandangan menarik ketika Venus dan Jupiter terlihat sangat berdekatan, hanya terpaut sedikit lebih dari 1 derajat atau sekitar selebar jari kelingking di cakrawala barat. Pada waktu yang sama, Merkurius juga dapat diamati berada di sekitar keduanya selama kurang lebih satu jam setelah matahari terbenam.

    Meski jarak terdekat Venus dan Jupiter terjadi pada tanggal 8 dan 9 Juni, keindahan pasangan planet ini masih dapat dinikmati beberapa hari setelahnya. Jangan lewatkan tanggal 17 Juni, saat Venus dan Jupiter tampak sejajar dengan Merkurius serta bulan sabit, menciptakan susunan langit yang semakin memukau.

  • Aceh Waspada! BMKG: Curah Hujan Sepanjang Desember 2025 Masih Tinggi

    Aceh Waspada! BMKG: Curah Hujan Sepanjang Desember 2025 Masih Tinggi

    Bisnis.com, JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut curah hujan di Aceh masih tinggi pada Desember 2025.

    Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, mengatakan curah hujan yang masih tinggi di Aceh menjadi salah satu faktor yang harus diantisipasi pascabanjir. Terlebih, saat ini tengah dilakukan pemulihan sistem kelistrikan sehingga harus dilakukan secara bertahap dan hati-hati.

    “Pada Desember 2025 curah hujan di Aceh, terutama di wilayah Tamiang, diperkirakan masih berada pada kisaran 300–400 mm per bulan,” kata Guswanto dalam keterangannya, Selasa (16/12/2025).

    Berdasarkan data BMKG, secara umum kondisi curah hujan di Aceh pada Desember 2025 diperkirakan masih berada pada kategori hujan intens. Peta prakiraan menunjukkan sebagian besar wilayah Sumatra bagian utara, termasuk Aceh, masih didominasi oleh curah hujan yang relatif tinggi.

    Kondisi tersebut menandakan bahwa aktivitas hujan masih berlangsung secara konsisten sepanjang Desember 2025, seiring dengan puncak musim hujan di wilayah barat Indonesia. Oleh karena itu, Guswanto menekankan pentingnya kewaspadaan semua pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat.

    Guswanto menjelaskan hujan dengan intensitas tinggi dan durasi yang panjang meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi susulan, seperti banjir, genangan, dan tanah longsor.

    “Risiko ini terutama perlu diwaspadai di wilayah dataran rendah, daerah aliran sungai, serta kawasan perbukitan,” katanya.

    Dia menambahkan hujan yang terus terjadi setelah banjir menimbulkan tantangan tersendiri dalam percepatan pemulihan infrastruktur, khususnya jaringan listrik.

    Tanah yang masih jenuh air, akses jalan yang belum sepenuhnya pulih, serta kondisi cuaca yang tidak stabil dapat memperlambat mobilisasi petugas dan peralatan ke lokasi terdampak.

    Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung pada proses perbaikan infrastruktur yang terdampak banjir. Curah hujan tinggi mengakibatkan pemulihan infrastruktur, terutama sistem kelistrikan, menjadi terhambat.

  • Mantan Menteri Agama Yaqut Penuhi Panggilan Kedua KPK terkait Kasus Kuota Haji

    Mantan Menteri Agama Yaqut Penuhi Panggilan Kedua KPK terkait Kasus Kuota Haji

    Bisnis.com, JAKARTA – Mantan Menteri Agama periode 2020-2024, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut memenuhi panggilan KPK untuk diperiksa terkait dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.

    Yaqut tiba di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan sekitar pukul 11.40 WIB. Yaqut enggan berbicara banyak kepada awak media perihal kasus yang menyeret dirinya.

    “Mohon izin, mohon izin ya. Saya masuk dulu ya,” kata Yaqut sembari berjalan menuju lobby gedung, Selasa (16/12/2025).

    Setelah itu, Yaqut menunggu di lobby gedung untuk kemudian dipanggil penyidik melakukan pemeriksaan. Terpisah, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyampaikan belum bisa menjelaskan materi pemeriksaan hingga Yaqut selesai diperiksa.

    *Terkait dengan materi pemeriksaan nanti kami akan update paska dilakukan pemeriksaan. Jadi pagi ini kita masih sama-sama menanti kehadiran Pak Yakut untuk memenuhi panggilan dari penyidik,” jelas Budi.

    Adapun tim lembaga antirasuah telah melayangkan surat pemanggilan kepada Yaqut sejak pekan lalu.

    Sekadar informasi, kasus ini merupakan dugaan penyelewengan pembagian kuota haji era Presiden ke-7 Joko Widodo. Pada 2023, dia bertemu dengan pemerintah Arab Saudi agar Indonesia memperoleh kuota haji tambahan. Alhasil pemerintah Arab Saudi memberikan 20 ribu kuota haji tambahan.

    Pembagian kuota berdasarkan aturan sebesar 92% kuota haji reguler dan 8% kuota haji khusus. KPK menduga para asosiasi dan travel yang mengetahui informasi itu menghubungi Kementerian Agama untuk mengatur pembagian kuota.

    Pembagian berubah menjadi 50% kuota haji reguler dan 50% kuota haji khusus. Aturan ini tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 130 tahun 2024 yang diteken oleh Yaqut.

    Pada 7 Agustus dan 1 September 2025, KPK memanggil Yaqut untuk dimintai keterangan terkait perkara kuota haji, mulai dari proses pembagian kuota dan aliran dana.

    Setelah melakukan serangkaian penyeledikan, KPK menaikan status perkara menjadi penyidikan pada 9 Agustus 2025. KPK mengendus adanya transaksi jual-beli kuota haji, di mana kuota haji khusus dijual hingga Rp300 juta dan haji furoda mencapai Rp1 miliar.

  • Kondisi Gletser Thwaites Memburuk, Jadi Ancaman Perubahan Iklim

    Kondisi Gletser Thwaites Memburuk, Jadi Ancaman Perubahan Iklim

    Bisnis.com, JAKARTA — Gletser Thwaites di Antartika Barat dijuluki Doomsday Glacier karena kehilangan 50 miliar ton es setiap tahun yang memicu ancaman kenaikan permukaan laut global.

    Peneliti menemukan ratusan gempa kecil di Antartika antara 2010–2023 dalam studi yang diterbitkan di Geophysical Research Letters. Sebagian besar gempa terjadi di area Gletser Thwaites yang menghadap laut.

    Temuan ini menimbulkan kekhawatiran karena, Doomsday Glacier berpotensi mempercepat kenaikan permukaan laut jika runtuh. Gletser ini juga menjadi pelindung bagi Pine Island dan Haynes, sehingga kerusakannya dapat melemahkan seluruh WAIS.

    Kondisi Thwaites kini sangat tidak stabil karena mundur dengan cepat dan esnya terus mencair. Es Thwaites Ice Shelf yang menahan aliran es juga makin menipis akibat suhu laut yang meningkat.

    Jika es ini runtuh, Thwaites akan kehilangan penopang utama dan aliran es ke laut akan meningkat pesat. Dampaknya dapat menaikkan kontribusi Thwaites terhadap kenaikan permukaan laut dari 4 persen menjadi 5 persen.

    Penelitian NASA tahun 2021 menemukan rongga besar setinggi hampir 300 meter seluas dua pertiga Manhattan yang pernah menampung sekitar 14 miliar ton es. Rongga ini terbentuk hanya dalam tiga tahun, menunjukkan betapa cepatnya pencairan berlangsung.

    Doomsday Glacier mencair diakibatkan adanya pemanasan global yang menyebabkan banyak gletser di Antartika menjadi tidak stabil. Terdapat faktor Thwaites mencair lebih cepat, yaitu:
    – Kenaikan suhu laut membuat air hangat mengalir hingga ke bagian bawah gletser, sehingga mempercepat pelelehan dari sisi yang paling rapuh.
    – Peningkatan suhu udara juga memperburuk kondisi dengan mencairkan permukaan es, membuat lapisan atas gletser semakin tipis dari tahun ke tahun.
    – Fenomena polar amplification menyebabkan kawasan kutub memanas jauh lebih cepat dibanding wilayah lain, sehingga tekanan pada gletser makin meningkat.
    – Perubahan arah dan kekuatan angin kini mendorong air laut hangat semakin dekat ke Thwaites, memperbesar kontak langsung yang mempercepat pencairan.
    – Proses umpan balik iklim dan melemahnya struktur internal gletser membuat Thwaites semakin tidak stabil, sehingga lebih mudah retak, runtuh, dan kehilangan massa es dalam jumlah besar.
    Selain itu dampak dari runtuhan Gletser Thwaites bukan hanya menaikkan permukaan laut, hingga merubah kehidupan manusia. Berikut dampak paling serius yang dapat muncul yaitu:
    – Kenaikan permukaan laut, yang meningkatkan risiko banjir di wilayah pesisir.
    – Ketidakstabilan gletser lain, karena Thwaites berperan sebagai penopang bagi es di sekitarnya.
    – Perubahan sirkulasi laut, yang dapat memengaruhi iklim global.
    – Gangguan ekosistem laut, termasuk perubahan habitat dan sumber makanan bagi makhluk laut.
    – Perubahan pola cuaca, yang membuat cuaca ekstrem lebih sering terjadi.
    – Pelepasan gas rumah kaca, akibat es tua yang meleleh dan melepaskan materi terperangkap.
    – Hilangnya data ilmiah dan kesempatan penelitian, karena bagian es yang menyimpan rekam jejak sejarah iklim ikut lenyap. (Angel Rinella)