Author: Bisnis.com

  • Tantangan Bisnis Serat Optik Akses Terbuka, Apjatel: Biaya Regulasi di Daerah

    Tantangan Bisnis Serat Optik Akses Terbuka, Apjatel: Biaya Regulasi di Daerah

    Bisnis.com, JAKARTA — Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) menyampaikan tantangan terberat dalam bisnis infrastruktur digital penyewaan serat optik saat ini adalah ongkos regulasi.

    Perusahaan penggelar kabel serat optik dibebani oleh biaya dan pungutan yang cukup besar saat hendak memperluas jaringan mereka. Adapun rasio antara biaya regulasi dengan total pendapatan perusahaan telekomunikasi Indonesia telah menyentuh 12%. Lebih tinggi dari rerata rasio di Asia Pasifik yang sebesar 8,7% dan global yang sebesar 7%.

    Ketua Umum Apjatel Jerry Mangasas Siregar mengatakan ongkos regulasi menjadi salah satu hambatan dalam bisnis serat optik terbuka saat ini.

    Dia tidak menyebutkan berapa biaya yang dipikul oleh perusahaan telekomunikasi penggelar kabel, tetapi dipastikan biaya besar tersebut berdampak pada bisnis pemain penyedia infrastruktur serat optik. 

    “Akan sangat baik jika ada peta jalan serat optik yang jelas, yang dilakukan bersama Komdigi didukung regulasi yang simple dalam penggelaran jaringan fiber optik (FO) serta tidak banyaknya regulatory cost dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah,” kata Jerry kepada Bisnis, Selasa (23/12/2025). 

    Dia juga mengatakan dengan dukungan tersebut penerapan serat optik open access akses serta sharing infrastruktur secara bersama-sama pemain jaringan serat optik lainnya akan berjalan optimal. 

    Sekadar informasi, perusahaan telekomunikasi besar mulai mengoptimalkan aset yang dimiliki dengan membuka akses sebesar-besarnya bagi siapa pun untuk menggunakan aset serat optik yang mereka miliki. 

    PT Indosat Tbk. menyusul Infranexia milik Telkom dengan memperluas bisnis dalam pengembangan serat optik open access atau independent. Indosat menggandeng  perusahaan investasi besar seperti Northstar dan Arsari Grup milik Hashim. 

    Jerry menambahkan secara prinsip hadirnya perusahaan telekomunikasi besar di bisnis penyewaan serat optik tidak akan mengubah persaingan bisnis di industri. Langkah Telkom dan Indosat, menurutnya, justru diperlukan untuk percepatan penggelaran kabel serat optik Indonesia. 

    Sebagai informasi, panjang kabel serat optik menurut laporan Komdigi sekitar 1 juta kilometer dan konsentrasi dominan serat optik tersebut sebesar 30% dari 514Kab/Kota Di Indonesia 

    “Sesuai arahan dari Pak Presiden Prabowo agar Indonesia dapat terkoneksi seluruhnya sampai dengan 2029 diperlukan roadmap yang clear jalur dan support dari  penyelenggara jaringan serat optik,” kata Jerry.

  • Jadwal Lengkap Misa Natal 2025 Katedral Jakarta, Ini Cara Daftarnya!

    Jadwal Lengkap Misa Natal 2025 Katedral Jakarta, Ini Cara Daftarnya!

    Bisnis.com, JAKARTA – Mendekati perayaan Hari Raya Natal, banyak umat Katolik semakin giat untuk mencari jadwal perayaan ekaristi. Salah satu yang paling banyak dicari adalah Gereja Katedral Jakarta.

    Sebagai salah satu Gereja Katolik terkenal di Indonesia, Gereja Katedral Jakarta ramai dikunjungi umat setiap perayaan besar Katolik, salah satunya Hari Kelahiran Yesus Kristus.

    Perlu diketahui, Gereja Katedral Jakarta memberlakukan sistem registrasi untuk beberapa Misa Natal. Registrasi akan diutamakan untuk warga Paroki Katedral Jakarta yang sudah terdaftar dalam sistem Basis Integrasi Data Umat Keuskupan Jakarta (Biduk).

    Melansir akun Instagram resmi @katedraljakarta, pihak Katedral mengumumkan jadwal Misa Ekaristi Natal 2025 sebagai berikut:

    Misa Malam Natal (Rabu, 24 Desember 2025)

    Umat wajib melakukan registrasi untuk mengikuti Misa Malam Natal dari dalam gereja dan Grha Pemuda Lt.1. Semua jadwal Misa Malam Natal Katedral Jakarta akan disiarkan juga secara online melalui Youtube Komsos Katedral Jakarta.

    Misa Hari Raya Natal (Kamis, 25 Desember 2025)

    08.30 WIB (Misa Pontifikal, diwajibkan registrasi untuk Misa di dalam Gereja)
    11.00 (Misa Anak-anak)
    16.00 (Lansia)
    18.00 (Umum)

    Di tahun ini, Gereja Katedral Jakarta menggelar secara khusus Misa Hari Raya Natal untuk Lansia pada pukul 16.00 agar para lansia dapat merayakan kelahiran Yesus Kristus dengan penuh hikmat.

    Bagi umat yang akan mengikuti Misa Malam Natal dan Natal Pontifikal di Katedral Jakarta, harap perhatikan ketentuan dan cara registrasi untuk mengikuti Misa tersebut.

    Ketentuan umum:
    – registrasi tidak dipungut biaya apapun (gratis).
    – umat hanya diperkenankan mengikuti misa 1x di hari yang sama
    – satu tiket hanya berlaku untuk satu orang, dan tidak dapat ditukarkan
    – pemilik tiket wajib sudah tiba di gereja 30 menit sebelum misa berlangsung
    – Jika berhalangan hadir sesuai jadwal tiket, harap melaporkan minimal h-1 ke WA Sekretariat Katedral 081213831415, agar kuota registrasi bisa dipergunakan untuk umat lainnya.

    Cara registrasi Misa Natal Gereja Katedral 

    1. Akses tautan https://zaap.bio/natal2025-k7 pada waktu registrasi yang telah ditetapkan.
    2. Pilih misa yang akan diikuti, yaitu Misa Malam Natal 2025 atau Misa Hari Raya Natal 2025, kemudian klik tombol “Daftar”.
    3. Sistem akan mengarahkan umat ke halaman Registrasi Misa Natal 2025.
    4. Untuk melihat Denah Zona di Dalam Gereja, klik tulisan “Selengkapnya” pada bagian deskripsi.
    5. Pilih jadwal misa yang diinginkan dengan mengklik tab waktu yang tersedia (contoh: Misa Malam Natal pukul 17.00). Bagi umat yang menggunakan telepon genggam, disarankan mengubah tampilan ke mode landscape agar informasi lebih jelas terbaca.
    6. Pilih zona tempat duduk dan tentukan jumlah kursi. Setiap 1 KK BIDUK/Kode Undangan hanya dapat melakukan pendaftaran satu kali, dengan jumlah maksimal 5 kursi.
    7. Masukkan Nomor KK BIDUK sebagai Kode Undangan (khusus umat Paroki Katedral). Pastikan data sudah benar, kemudian klik “Lanjut Pembayaran”.
    8. Lengkapi data pribadi seluruh peserta misa secara satu per satu, meliputi: Nama lengkap (sesuai KTP), Nomor identitas (NIK atau Paspor), Alamat email aktif (e-voucher akan dikirim ke alamat ini), Nomor HP yang aktif.
    9. Pastikan seluruh data diisi dengan lengkap dan benar dalam waktu maksimal 15 menit.
    10. Setelah selesai, klik tombol “Beli Sekarang” untuk menyelesaikan proses registrasi.
    11. Tiket e-voucher akan dikirimkan ke alamat email yang terdaftar dalam waktu maksimal 15 menit.
    12. Jika ingin mendaftarkan misa lainnya, klik tombol kembali (back) sebanyak dua kali.
    13. Simpan tiket e-voucher dalam bentuk digital atau tangkapan layar. QR Code pada tiket wajib ditunjukkan kepada petugas di Pintu Masuk Gereja. (Sefanus Bintang Agni)

  • Kejagung Dalami Keterlibatan Tersangka Korporasi dan Investasi Google pada Kasus Chromebook

    Kejagung Dalami Keterlibatan Tersangka Korporasi dan Investasi Google pada Kasus Chromebook

    Bisnis.com, JAKARTA — Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelaskan soal kans menetapkan tersangka korporasi dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek periode 2019-2022.

    Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna menyatakan penetapan tersangka terhadap korporasi bisa terjadi jika memang terlibat.

    Namun demikian, hingga saat ini penyidik pada Direktorat Jaksa Agung Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) masih melakukan pendalaman terkait hal tersebut.

    “Bukan hal yang tidak mungkin. Sedang kita dalami. Kalau nanti korporasi terlibat bisa saja,” ujar Anang di Kejagung, dikutip Selasa (23/12/2025).

    Di samping itu, Anang juga menyatakan bahwa pihaknya masih melanjutkan pendalaman terhadap investasi Google ke Go-Jek yang sempat disinggung dalam persidangan.

    “Itu masih didalami oleh tim teman-teman dari penyidik di gedung bundar, ya,” pungkasnya.

    Sekadar informasi, jaksa penuntut umum menduga bahwa proyek pengadaan Chromebook ini merupakan siasat Nadiem agar bisa meningkatkan investasi Google ke perusahaannya.

    Dalam surat dakwaan para terdakwa kasus Chromebook, jaksa membeberkan sejumlah realisasi investasi Gojek ke bisnis Nadiem. Misalnya, pada tahun 2017 Google berinvestasi ke PT AKAB dengan cara penyetoran modal sebesar US$99,9 juta dan tahun 2019 Google kembali berinvestasi ke PT AKAB dengan cara yang sama sebesar US$349,9 juta.

    Selanjutnya, Google Asia Pasifik Pte Ltd juga melakukan investasi berupa penyetoran modal uang ke PT AKAB sebesar US$59,9 juta. Adapun, Google kembali menanamkan investasi ke PT AKAB sebesar US$276 juta pada Mei-Oktober 2021.

    Penanaman modal investasi Mei-Oktober itu terjadi setelah Nadiem menerbitkan Permendikbud No.5/2021 tentang Petunjuk Operasional Dana Alokasi Khusus Fisik Reguler Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2021.

    “Hal itu dilakukan Nadiem Anwar Makarim semata-mata hanya untuk kepentingan bisnisnya agar Google meningkatkan investasi penyetoran dana ke PT AKAB [Aplikasi Karya Anak Bangsa,” dalam dakwaan terdakwa Sri Wahyuningsih.

    Masih dalam dakwaan, total ada 12 perusahaan yang diuntungkan dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan Chromebook. Nah, berikut ini daftarnya:

    1. PT Supertone (SPC) sebesar Rp44.963.438.116,26

    2. PT Asus Technology Indonesia (ASUS) Rp819.258.280,74

    3. PT Tera Data Indonesia (AXIOO) sebesar Rp177.414.888.525,48 

    4. PT Lenovo Indonesia (Lenovo) sebesar Rp19.181.940.089,11

    5. PT Zyrexindo Mandiri Buana (Zyrexx) sebesar Rp41.178.450.414,25

    6. PT Hewlett-Packard Indonesia (Hp) sebesar Rp2.268.183.071,41

    7. PT Gyra Inti Jaya (Libera) sebesar Rp 101.514.645.205,73

    8. PT Evercoss Technology Indonesia (Evercross) sebesar Rp 341.060.432,39

    9. PT Dell Indonesia (Dell) sebesar Rp112.684.732.796,22

    10. PT Bangga Teknologi Indonesia (Advan) sebesar Rp48.820.300.057,38

    11. PT Acer Indonesia (Acer) sebesar Rp425.243.400.481,05 

    12. PT Bhinneka Mentari Dimensi sebesar Rp281.676.739.975,27

  • Pengacara Sebut Nadiem Makarim Masih Dirawat, Absen Lagi Sidang?

    Pengacara Sebut Nadiem Makarim Masih Dirawat, Absen Lagi Sidang?

    Bisnis.com, JAKARTA — Kuasa hukum mantan Menteri Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyatakan kliennya masih dalam perawatan dokter.

    Kuasa hukum Nadiem, Dodi Abdulkadir mengungkap berdasarkan keterangan dokter, kliennya itu masih perlu waktu pemulihan sebelum beraktivitas kembali.

    “Masih dalam perawatan,” ujar Dodi saat dihubungi, dikutip Selasa (23/12/2025).

    Kemudian, Dodi menegaskan dengan kondisi yang masih perlu pemulihan maka Nadiem bakal absen kembali dalam persidangan kasus korupsi terkait Chromebook.

    “Sebelum dokter menyatakan sehat maka secara hukum tidak bisa sidang,” pungkasnya.

    Sebaliknya, Kapuspenkum Kejagung RI, Anang Supriatna mengemukakan bahwa Founder Go-Jek itu justru sudah dinyatakan sehat. Informasi kondisi kesehatan Nadiem itu diperoleh dari dokter yang merawat Nadiem.

    “Kalau menurut informasi dari penuntut umum, bahwa berdasarkan keterangan dokter yang bersangkutan sudah sehat, dan bisa melakukan aktivitas kembali,” ujar Anang di Kejagung, Senin (22/12/2025).

    Namun demikian, Anang masih belum bisa memastikan apakah Nadiem bakal bisa hadir dalam persidangan di PN Tipikor Jakarta Pusat pada Selasa (23/12/2025) besok.

    “Nanti kita lihat perkembangan besok,” pungkasnya.

    Sekadar informasi, Nadiem absen dalam sidang perdana atau dakwaan pada Selasa (16/12/2025). Kala itu, Nadiem masih dinyatakan dirawat di rumah sakit.

    Namun demikian, sidang dakwaan untuk terdakwa lainnya mulai dari Sri Wahyuningsih selaku mantan Direktur SD Ditjen Paudasmen, Mulyatsyah selaku Direktur SMP Kemendikbudristek 2020, dan Ibrahim Arief (IBAM) selaku tenaga konsultan tetap dilanjutkan.

    Adapun, dalam sidang itu terungkap bahwa Nadiem Makarim diduga telah menerima aliran dana dalam perkara rasuah Chromebook ini sebesar Rp809 miliar.

  • Frekuensi 2,6 GHz Krusial untuk Dongkrak Peringkat Internet RI di Tingkat Global

    Frekuensi 2,6 GHz Krusial untuk Dongkrak Peringkat Internet RI di Tingkat Global

    Bisnis.com, JAKARTA— Kehadiran spektrum frekuensi baru, termasuk pita 2,6 GHz, dinilai masih sangat relevan dan strategis untuk meningkatkan kecepatan sekaligus peringkat internet Indonesia di tingkat global. 

    Diketahui Indonesia saat ini menempati urutan ketujuh di Asia Tenggara sebagai negara dengan layanan seluler tercepat. Indonesia hanya unggul tipis dari Kamboja dan masih tertinggal dari negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

    Pengamat Telekomunikasi sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi menilai spektrum merupakan elemen krusial dalam peningkatan kualitas jaringan seluler nasional.

    “Kehadiran spektrum frekuensi baru termasuk pita 2,6 GHz masih sangat relevan dan strategis untuk meningkatkan kecepatan serta peringkat internet Indonesia,” kata Heru saat dihubungi Bisnis pada Senin (22/12/2025). 

    Menurut dia, terdapat beberapa alasan utama. Pertama, dari sisi kapasitas dan kualitas jaringan. Spektrum disebut sebagai “bahan baku” utama jaringan seluler. 

    Pita 2,6 GHz menawarkan kapasitas lebih besar dibandingkan pita rendah, sehingga ideal untuk mengatasi lonjakan trafik data, khususnya di wilayah urban dan kawasan dengan kepadatan pengguna tinggi.

    “Dengan carrier aggregation dan optimalisasi LTE-Advanced maupun 5G, spektrum ini dapat langsung berdampak pada peningkatan kecepatan rata-rata pengguna,” jelasnya.

    Kedua, dari aspek efisiensi teknologi. Heru menilai, teknologi jaringan saat ini makin bergantung pada mid-band spectrum untuk mencapai keseimbangan antara jangkauan dan kapasitas.

    Tanpa tambahan spektrum yang memadai, peningkatan kecepatan akan cepat menemui batas meskipun infrastruktur radio dan core network telah ditingkatkan.

    Ketiga, terkait posisi Indonesia dalam pemeringkatan global. Indeks kecepatan internet global tidak hanya menilai cakupan, tetapi juga throughput aktual yang dirasakan pengguna. Dia mengatakan negara-negara dengan performa tinggi umumnya memiliki portofolio spektrum yang cukup, contiguous, dan dapat digunakan secara optimal oleh operator. 

    “Karena itu, penambahan spektrum tetap menjadi prasyarat penting meski bukan satu-satunya faktor untuk mendorong lonjakan peringkat Indonesia,” kata Heru.

    Meski demikian, Heru menekankan spektrum baru harus dibarengi kebijakan turunan yang tepat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Untuk mendorong peningkatan posisi Indonesia pada 2026, Heru menyoroti sejumlah faktor kunci yang perlu menjadi fokus Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

    Pertama, kebijakan spektrum yang pro-operator serta masyarakat dan tepat guna. Selain menyediakan spektrum baru, Komdigi perlu memastikan harga spektrum yang rasional, blok frekuensi yang cukup lebar (contiguous), serta kepastian regulasi jangka panjang. Tanpa hal tersebut, operator cenderung menahan ekspansi jaringan berkecepatan tinggi.

    Kedua, percepatan implementasi 5G yang bermakna atau use-case driven. Menurut Heru, peningkatan kecepatan tidak cukup hanya dengan label 5G, melainkan juga membutuhkan densifikasi BTS, fiberisasi backhaul, serta pengembangan use case industri, smart city, dan layanan publik digital.

    Ketiga, penguatan jaringan fiber optik nasional. Kecepatan seluler sangat bergantung pada kualitas jaringan tetap, baik fixed broadband maupun backbone. Integrasi jaringan fiber hingga ke site BTS harus menjadi prioritas agar kecepatan radio tidak terhambat oleh bottleneck backhaul.

    Selain itu, Heru juga menyoroti pentingnya reformasi perizinan dan tata ruang infrastruktur. Hambatan perizinan daerah, biaya sewa lahan, serta aturan pembangunan menara masih menjadi penghambat densifikasi jaringan. Penyederhanaan regulasi lintas sektor dinilai akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas jaringan.

    Tak kalah penting, peningkatan kualitas layanan dan pengawasan quality of service (QoS) juga perlu diperkuat. Menurut Heru, selain kecepatan puncak, konsistensi dan kualitas layanan seperti latency, jitter, dan reliability harus diawasi lebih ketat dengan pendekatan berbasis pengalaman pengguna.

    Pekerja memperbaiki pemancar internet di menara telekomunikasi

    Diketahui di tengah upaya peningkatan infrastruktur, kinerja internet Indonesia di kawasan Asia Tenggara menunjukkan tren membaik. 

    Berdasarkan laporan Speedtest by Ookla yang dikutip Senin (22/12/2025), Indonesia menempati posisi ketujuh di Asia Tenggara dengan median kecepatan unduh internet mobile sebesar 50,77 Mbps.

    Capaian tersebut menempatkan Indonesia di atas Kamboja dan Laos. Kamboja mencatatkan median kecepatan unduh internet mobile sebesar 50,18 Mbps, sementara Laos berada di posisi kesembilan dengan kecepatan 47,18 Mbps. Speedtest Global Index tidak mencatat data kecepatan unduh internet mobile di Myanmar dan Timor Leste.

    Meski demikian, posisi Indonesia masih tertinggal dari sejumlah negara di kawasan. DataIndonesia mencatat Brunei Darussalam masih menjadi negara dengan jaringan internet mobile tercepat di Asia Tenggara per November 2025, dengan median kecepatan unduh mencapai 226,92 Mbps. Singapura berada di posisi kedua dengan 195,65 Mbps, disusul Vietnam sebesar 160,5 Mbps dan Malaysia dengan 141,18 Mbps. Adapun Thailand dan Filipina masing-masing mencatatkan kecepatan 136,91 Mbps dan 54,39 Mbps.

    Speedtest Global Index sendiri membandingkan data kecepatan internet di lebih dari 190 negara, dengan data yang diperbarui setiap pertengahan bulan berdasarkan pengujian di lebih dari 15.000 server di seluruh dunia.

  • Nadiem Makarim Menanti Nasib pada Sidang Dakwaan Perdana Kasus Pengadaan Chromebook

    Nadiem Makarim Menanti Nasib pada Sidang Dakwaan Perdana Kasus Pengadaan Chromebook

    Bisnis.com, JAKARTA — Mantan Menteri Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim bakal menentukan nasibnya pada kasus pengadaan laptop Chromebook dalam sidang dakwaan perdana.

    Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap kondisi kesehatan Nadiem Makarim dinyatakan telah pulih dan sehat.

    Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna mengatakan kondisi kesehatan itu dilaporkan oleh dokter yang merawat Nadiem.

    “Kalau menurut informasi dari penuntut umum, bahwa berdasarkan keterangan dokter yang bersangkutan sudah sehat, dan bisa melakukan aktivitas kembali,” ujar Anang di Kejagung, Senin (22/12/2025).

    Namun demikian, Anang masih belum bisa memastikan apakah Nadiem bakal bisa hadir dalam persidangan di PN Tipikor Jakarta Pusat pada Selasa (23/12/2025) besok.

    “Nanti kita lihat perkembangan besok,” pungkasnya.

    Nadiem sempat absen dalam sidang perdana atau dakwaan pada Selasa (16/12/2025). Kala itu, Founder Go-Jek ini masih dinyatakan dirawat di rumah sakit.

    Alhasil, sidang perdana sidang perdana kasus dugaan korupsi dalam digitalisasi pendidikan pengadaan laptop Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek tahun 2019-2022 yang menyeret Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi periode 2019-2024 Nadiem Anwar Makarim sebagai tersangka, ditunda.

    Penundaan dilakukan karena Nadiem masih dibantarkan (penangguhan masa penahanan) karena sakit.

    “Jadi kami tunda pada persidangan selanjutnya hari Selasa 23 Desember 2025,” ujar Hakim Ketua Purwanto Abdullah dalam sidang pembacaan surat dakwaan.

    Namun demikian, sidang dakwaan untuk terdakwa lainnya mulai dari Sri Wahyuningsih selaku mantan Direktur SD Ditjen Paudasmen, Mulyatsyah selaku Direktur SMP Kemendikbudristek 2020, dan Ibrahim Arief (IBAM) selaku tenaga konsultan tetap dilanjutkan.

    Adapun, dalam sidang itu terungkap bahwa Nadiem Makarim diduga telah menerima aliran dana dalam perkara rasuah Chromebook ini sebesar Rp809 miliar.

    Pembacaan dakwaan disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum, Roy Riady di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (16/12/2025). Jaksa mengatakan Nadiem bersama terdakwa lainnya melaksanakan pengadaan tidak sesuai dengan ketentuan proses perencanaan yang berlaku.

    “Memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yaitu terdakwa Nadiem Anwar Makarim sebesar Rp809,59 miliar,” kata Roy.

    Surat Nadiem dari Tahan

    Sementara itu, dalam momen peringatan Hari Ibu, Nadiem sempat menuliskan surat untuk ibundanya, Atika Algadri.

    Tulisan tangan Nadiem itu kemudian dibaca langsung oleh Atika. Momen pembacaan ini pun diunggah di Instagram @nadiemmakarim yang dikelola oleh tim penasihat hukum.

    Dalam surat itu, Nadiem bercerita soal pengalamannya saat dididik Atika untuk menjadi pejuang anti-korupsi sejak kecil. Namun, kata Nadiem, kini ibunya harus menghadapi kenyataan pahit ketika anaknya dituding melakukan korupsi.

    Meskipun demikian, Founder Go-Jek itu menegaskan bahwa apa yang diajarkan ibunya soal melawan korupsi itu akan terus ditanamkan ke anak-anaknya. Dia juga meminta kepada ibunya agar tetap tegar dalam menghadapi masalah ini.

    “Sedih aku. Sampai jumpa,” ujar Atika usai membaca surat dari anaknya itu.

  • Indosat, Northstar, dan Arsari Group Hashim Bangun Perusahaan Serat Optik Terbuka

    Indosat, Northstar, dan Arsari Group Hashim Bangun Perusahaan Serat Optik Terbuka

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Indosat Tbk. (ISAT) bekerja sama dengan Northstar Group, dan Arsari Group, perusahaan investasi multisektor milik Hashim Djojohadikusumo, menjalin kemitraan bersama untuk mengembangkan infrastruktur digital Indonesia melalui sebuah platform infrastruktur digital berbasis serat optik yang independen atau akses terbuka.

    Penandatanganan Perjanjian Investasi antara Indosat dengan Arsari Group dan Northstar Group rencananya akan diadakan hari ini, Selasa (23/12/2025) MX Center Indosat, Jakarta. President Director & CEO Indosat Vikram Sinha  dan Komisaris Utama Indosat Nezar Patria kabarnya akan hadir dalam MoU tersebut.

    Sementara itu, dalam dokumen yang diterima Bisnis, perusahaan infrastruktur terbuka itu diharapkan dapat memberi dampak terhadap Indonesia, dunia usaha, dan komunitas.

    Dokumen menyebut peningkatan 10% dalam penetrasi fixed broadband diasosiakan dengan pertumbuhan PDB inkremental sebesar 0,9-1,5 poin atau 1,5 kali efek limpahan (spillover effects) lintas sektor dalam jangka menengah.

    Indonesia yang saat ini penetrasi fixed broadbandnya masih rendah, menjadi peluang bagi perusahaan gabungan Indosat, Northstar, dan Arsari Group.

    Perusahaan itu juga diharapkan dapat berdampak pada ketenagakerjaan. Tolok ukur internasional memperkirakan terciptanya 10.000-17.000 lapangan kerja per USD 1 miliar investasi broadband jika memperhitungkan efek langsung, tidak langsung, dan imbasan. Jika diterapkan secara konservatif, FiberCo dapat mendukung 8.000 tahun kerja (job years) yang mencakup konstruksi, operasi, layanan digital, dan industri hilir.

    Diketahui, Indosat telah mengucurkan belanja modal lebih dari Rp10 triliun sepanjang Januari-September 2025 yang mayoritas digunakan untuk bisnis selular.

    Berdasarkan info memo Indosat, belanja modal (capital expenditure/capex) sepanjang 9 bulan 2025 mencapai Rp10,73 triliun. Jumlah tersebut tidak termasuk belanja modal aset hak guna yang mencapai Rp4,47 triliun.

    Manajemen ISAT menyampaikan sekitar 79,5% dari pengeluaran modal ini dialokasikan untuk bisnis selular untuk mendukung permintaan layanan data dan sisanya dialokasikan pada pengeluaran modal untuk MIDI dan telekomunikasi tetap.

    Belanja modal Indosat sepanjang 9 bulan 2025 setara dengan 26,06% dari pendapatan perseroan pada periode yang sama yang mencapai Rp41,16 triliun.

    Dibandingkan dengan 9 bulan 2024, capex Indosat mengalir lebih deras pada tahun ini. ISAT tercatat menghabiskan belanja modal Rp7,26 triliun per kuartal III/2024, tidak termasuk Rp5,48 triliun aset hak guna.

    Pada periode yang sama tahun lalu, Indosat menggulirkan sekitar 84,2% dari pengeluaran modal ini dialokasikan untuk bisnis selular untuk mendukung
    permintaan layanan data dan sisanya dialokasikan pada pengeluaran modal untuk MIDI dan TI.

    Di sisi kinerja keuangan, Indosat mencatatkan penurunan pendapatan dan laba bersih selama 9 bulan 2025. Laba bersih ISAT turun 7,5% year-on-year (YoY) menjadi Rp3,58 triliun per 9 bulan 2025, dari sebelumnya sebesar Rp3,87 triliun.

    Penurunan laba bersih ini salah satunya diakibatkan oleh penurunan pendapatan perseroan menjadi Rp41,16 triliun sampai akhir September 2025, dari sebelumnya sebesar Rp41,8 triliun. Pendapatan ini turun 1,6% secara tahunan.

    Penurunan pendapatan ini diakibatkan oleh penurunan pendapatan selular sebesar Rp34,5 triliun atau turun 1,9% YoY, pendapatan MIDI yang naik menjadi Rp6 triliun, dan pendapatan telekomunikasi tetap yang turun 9,9% menjadi Rp604 miliar.

    Manajemen ISAT dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) menjelaskan pendapatan selular perseroan menurun sebesar 1,9% dibandingkan 9 bulan 2024, terutama disebabkan oleh penurunan pendapatan data, telepon, dan SMS yang diimbangi kenaikan jasa nilai tambah dan jasa interkoneksi.

    Di sisi lain, ISAT mencatatkan beban sebesar Rp33,32 triliun pada 9 bulan 2025, turun sebesar Rp23,7 miliar atau 0,1% lebih rendah dibanding 9 bulan 2024 sebesar Rp33,34 triliun.

  • Kelahiran XLSMART hingga Perluasan FWA Lewat 1,4 GHz

    Kelahiran XLSMART hingga Perluasan FWA Lewat 1,4 GHz

    Bisnis.com, JAKARTA— Kaleidoskop industri telekomunikasi Indonesia pada 2025 merangkum sejumlah peristiwa penting mulai dari merger XL Axiata dengan Smartfren hingga lelang frekuensi 1,4 GHz.

    Di saat yang sama, kualitas internet bergerak menunjukkan perbaikan. Meski demikian, Indonesia masih perlu mengejar ketertinggalan dari negara-negara dengan ekosistem digital yang lebih matang di Asia Tenggara. 

    Berikut rangkuman kaleidoskop industri telekomunikasi sepanjang 2025 yang dihimpun Bisnis:

    Konsolidasi Operator Seluler: Lahirnya XLSmart

    Konsolidasi kembali menjadi kata kunci industri telekomunikasi pada 2025. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan restu atas penggabungan PT XL Axiata Tbk. (EXCL), PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN), dan PT Smart Telecom (ST) menjadi PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk. (XLSmart). Persetujuan ini menandai lahirnya entitas baru di tengah pasar seluler yang semakin kompetitif dan padat modal.

    Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan persetujuan diberikan setelah proses verifikasi faktual dan pertemuan langsung dengan manajemen perusahaan. “Maka hari ini kami setelah verifikasi faktual dengan bertemu, kami prinsipnya memberikan persetujuan kepada PT XLSmart Telecom Sejahtera,” kata Meutya di Kantor Komdigi (17/4/2025).

    Customer service melayani pelanggan XLSMART

    Namun, restu pemerintah disertai prasyarat. Komdigi mewajibkan XLSmart menambah 8.000 base transceiver station (BTS) serta meningkatkan kecepatan jaringan hingga 16% pada 2029. Kewajiban tersebut menjadi penyeimbang atas konsentrasi pasar yang menguat pascamerger.

    Konsolidasi XLSmart memperpanjang jejak merger di industri telekomunikasi nasional setelah Indosat dan Tri Indonesia bergabung pada awal 2022. PT Indosat Ooredoo Tbk. (ISAT) dan PT Hutchison 3 Indonesia (H3I) saat itu mendapat persetujuan hampir bulat dari pemegang saham untuk membentuk PT Indosat Ooredoo Hutchison. 

    Di luar jaringan terestrial, layanan satelit juga menghadapi tantangan sepanjang 2025. SpaceX mengumumkan layanan Starlink tidak tersedia sementara bagi pelanggan baru di Indonesia karena kapasitas yang telah habis terjual.

    “Layanan Starlink saat ini tidak tersedia untuk pelanggan baru di wilayah Anda karena kapasitasnya telah habis terjual di seluruh Indonesia,” tulis Starlink melalui laman resminya, pada 13 Juli 2025. 

    Kondisi tersebut mencerminkan tingginya permintaan akses internet berbasis satelit, terutama di wilayah yang belum terjangkau jaringan fiber dan seluler. SpaceX bahkan disebut tengah mencari pendanaan hingga Rp6,5 triliun untuk menambah kapasitas satelit.

    Tak berselang lama, SpaceX kembali membuka layanan bagi pelanggan baru di Indonesia per 23 Juli 2025. Ketersediaan ini mencakup segmen ritel, korporasi, hingga backhaul, dan ditampilkan melalui peta ketersediaan resmi Starlink.

    Peluncuran Starlink

    Penataan Spektrum Baru: Lelang Frekuensi 1,4 GHz

    Selain konsolidasi operator, 2025 juga diwarnai oleh penataan spektrum baru. Komdigi membuka seleksi pengguna pita frekuensi radio 1,4 GHz untuk layanan broadband wireless access. Spektrum ini dinilai strategis untuk memperluas akses internet tetap nirkabel. Hasil lelang yang diumumkan pada Oktober 2025 menunjukkan menguatnya peran pemain non-operator seluler besar. 

    PT Telemedia Komunikasi Pratama, anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI), memenangkan regional I yang meliputi Pulau Jawa, Maluku, dan Papua dengan penawaran sebesar Rp403,7 miliar.

    Sementara itu, PT Eka Mas Republik, anak usaha PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA), menguasai regional II yang mencakup Sumatra, Bali, dan Nusa Tenggara, serta regional III yang meliputi Kalimantan dan Sulawesi.

    Jajaran direksi Surge WIFI

    Kualitas Internet Membaik, Regulasi Kian Ketat

    Di tengah berbagai tantangan, kualitas internet Indonesia menunjukkan perbaikan relatif. Data Speedtest Global Index menempatkan Indonesia di peringkat ketujuh Asia Tenggara dengan median kecepatan unduh internet mobile sebesar 50,77 Mbps per November 2025. Meski demikian, jarak dengan negara seperti Brunei Darussalam dan Singapura masih cukup lebar.

    Pada sisi regulasi, pemerintah bersiap menerapkan kewajiban registrasi SIM card berbasis biometrik pengenalan wajah. Aturan ini akan berlaku penuh mulai 1 Juli 2026, dengan masa transisi sejak Januari 2026.

    “Tapi setelah 1 Juli itu udah mulai setiap kartu baru dibuka harus dengan face recognition,” kata Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi Edwin Hidayat Abdullah.

    Peluncuran Satelit Nusantara Lima

    Penguatan infrastruktur telekomunikasi nasional pada 2025 tidak hanya bertumpu pada jaringan terestrial dan konsolidasi operator, tetapi juga pada pengembangan konektivitas berbasis satelit. Salah satu tonggak pentingnya adalah peluncuran Satelit Nusantara Lima yang diharapkan memperluas akses internet, khususnya ke wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) yang masih sulit dijangkau jaringan fiber optik dan seluler.

    Satelit Nusantara Lima resmi diluncurkan ke angkasa pada Kamis (11/9/2025) malam waktu Florida, Amerika Serikat, atau Jumat pagi waktu Indonesia, menggunakan roket SpaceX Falcon 9. Peluncuran ini semula dijadwalkan berlangsung pada 8 September 2025, namun mengalami beberapa kali penundaan akibat faktor cuaca di lokasi peluncuran.

    Dengan kapasitas lebih dari 160 gigabit per detik (Gbps), Nusantara Lima menjadi salah satu satelit komunikasi terbesar di Asia saat ini. Satelit ini dirancang untuk memperluas jangkauan layanan internet tidak hanya di Indonesia, tetapi juga Malaysia dan Filipina, sehingga memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem konektivitas regional.

    Satelit meluncur ke orbit

    Satelit tersebut diproduksi oleh Boeing Satellite Systems International Inc. dengan platform Boeing 702MP dan bobot peluncuran sekitar 7,8 ton. Nusantara Lima dirancang memiliki masa operasi lebih dari 15 tahun, didukung teknologi Ka-Band Very High Throughput Satellite (VHTS), XIPS Electrical Thruster, serta Gen 7 Channelizer untuk efisiensi dan stabilitas transmisi data.

    Bencana Alam dan Uji Ketahanan Infrastruktur Konektivitas

    Menjelang akhir tahun, industri telekomunikasi kembali diuji oleh bencana alam. Banjir dan tanah longsor menyebabkan lumpuhnya konektivitas di sejumlah wilayah Sumatra, terutama Aceh. Komdigi mencatat pemulihan layanan di Aceh mencapai 80%, sementara Sumatra Utara dan Sumatra Barat hampir pulih sepenuhnya.

    “[Saat ini] yang memang masih kami akan fokus kerjanya untuk pemulihan [di Aceh] itu ada di wilayah Aceh Tamiang, kemudian di wilayah Gayo Lues, dan di wilayah Bener Meriah,” kata Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi Fifi Aleyda Yahya.

    PT Telkomsel mengungkapkan tantangan utama pemulihan berasal dari sektor kelistrikan. Direktur Utama Telkomsel Nugroho menyebut banyak infrastruktur listrik yang rusak akibat bencana.

    “Banyak sutet yang sudah rubuh dan belum bisa disambungkan kembali kemudian integrasi dengan pembangkit-pembangkit listrik yang ada juga belum bisa dilakukan sepenuhnya sampai saat ini,” katanya.

  • Varian 16 Pro Turun Drastis Jelang Libur Natal

    Varian 16 Pro Turun Drastis Jelang Libur Natal

    Bisnis.com, JAKARTA — Memasuki periode libur Natal dan Tahun Baru 2025, distributor resmi Apple di Indonesia, iBox, terpantau melakukan penyesuaian harga secara besar-besaran untuk lini iPhone 16 Series.

    Penurunan harga paling mencolok menyasar model premium, yakni iPhone 16 Pro dan iPhone 16 Pro Max, dengan nilai potongan mencapai jutaan rupiah dibandingkan dengan harga yang pernah ditulis oleh Bisnis awal Desember kemarin..

    Menurut pantauan data dari laman resmi iBox pada Senin (22/12/2025), iPhone 16 Pro kini dibanderol mulai dari Rp17.499.000 untuk varian kapasitas 128GB. Harga tersebut menunjukkan penurunan sekitar 20% dari harga normal sebelumnya yang berada di kisaran Rp21.999.000.

    Sementara itu, varian tertinggi iPhone 16 Pro Max kapasitas 256GB saat ini dipatok seharga Rp21.499.000, turun dari harga awal Rp25.999.000.

    Penurunan harga paling mencolog ditemukan pada iPhone 16 Pro Max varian 1TB yang kini dihargai Rp29.499.000, atau hemat sekitar Rp5,5 juta dari harga pada awal Desember.

    Berikut adalah update harga iPhone 17 Pro Max hingga iPhone 15 dibandingkan dengan harga pada awal Desember 2025:

    Harga iPhone 17 Pro Max

    256GB: Rp 25.749.000

    512GB: Stok habis

    1TB: Stok habis

    2TB: Rp 43.999.000

    Harga iPhone 17 Pro

    256GB: Rp 23.749.000

    512GB: Rp 28.249.000

    1TB: Rp 32.999.000

    Harga iPhone 16 Pro Max

    256GB: Rp 21.499.000 (sebelumnya Rp 21.999.000)

    512GB: Rp 25.499.000 (sebelumnya Rp 26.499.000)

    1TB: Rp 29.499.000 (sebelumnya Rp 31.499.000)

    Harga iPhone 16 Pro 

    128GB: Rp 17.499.000 (sebelumnya Rp 17.999.000)

    256GB: Rp 19.999.000 (sebelumnya Rp 20.499.000)

    512GB: Rp 23.499.000 (sebelumnya Rp 24.499.000)

    1TB: Rp 27.999.000 (sebelumnya Rp 28.999.000)

    Harga iPhone 16

    128GB: Rp 14.999.000 

    256GB: Rp 16.499.000 

    512GB: Rp 20.999.000

    Harga iPhone 16 Plus

    128GB: Rp 17.249.000 

    256GB: Rp 19.749.000

    512GB: Rp 22.999.000 

    Harga iPhone 15

    128GB: Rp 11.249.000

    Harga iPhone 15 Plus

    128GB: Rp 13.499.000

    256GB: Rp 15.999.000

    Adapun informasi ketersediaan produk dapat diperoleh melalui situs resmi iBox atau dengan mengunjungi gerai iBox terdekat secara langsung. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)

  • Samsung Galaxy S26 dan Galaxy S26+ Bakal Diperkuat Chipset Exynos 2600

    Samsung Galaxy S26 dan Galaxy S26+ Bakal Diperkuat Chipset Exynos 2600

    Bisnis.com, JAKARTA — Samsung baru saja memperkenalkan chipset flagship generasi terbaru, Exynos 2600, yang diproduksi menggunakan proses fabrikasi 2nm Gate-All-Around (GAA) tercanggih. Chipset ini nantinya dipersiapkan untuk mentenagai perangkat masa depan seperti Galaxy S26 dan Galaxy S26+.

    Exynos 2600 membawa loncatan performa komputasi sebesar 39% serta peningkatan kemampuan kecerdasan artifisial (AI) generatif hingga 113% dibandingkan pendahulunya.

    Chipset ini juga mengadopsi konfigurasi klaster ‘1 + 3 + 6’ yang memanfaatkan desain inti terbaru dari ARM, serupa dengan yang ditemukan pada chipset kompetitor seperti MediaTek Dimensity 9500.

    Dukungan terhadap arsitektur ARM v9.3 memungkinkan chipset ini mengimplementasikan instruksi Scalable Matrix Extension 2 (SME2).

    Mirip dengan teknologi yang digunakan pada chip Apple M4, SME2 memungkinkan Exynos 2600 menangani beban kerja kompleks dengan jauh lebih efisien. Pecinta mobile gaming juga akan merasakan peningkatan performa ray tracing hingga 50%.

    Samsung turut memperkenalkan fitur Exynos Neural Super Sampling (ENSS) yang berfungsi sebagai solusi up-scaling industri pada level SoC. Fitur ini mendukung frame generation yang memastikan peningkatan framerate signifikan pada aplikasi gim tanpa menguras daya baterai secara berlebih.

    Sektor AI menjadi sorotan utama melalui kehadiran Neural Processing Unit (NPU) 32K Mac yang didesain untuk efisiensi operasional. Samsung mengklaim implementasi AI ini mampu mengurangi konsumsi daya hingga 50% dalam penggunaan tertentu.

    Selain itu, teknologi AI ini terintegrasi ke dalam Visual Perception System (VPS) untuk meningkatkan kualitas fotografi dan video secara real-time.

    ISP (Image Signal Processor) pada Exynos 2600 mampu mengenali elemen detail, termasuk gerakan halus seperti kedipan mata.

    Chipset ini juga telah mendukung penggunaan sensor kamera hingga resolusi 320MP serta mengadopsi codec APV. Untuk memperkuat kualitas video di kondisi minim cahaya, Samsung menyertakan fitur Deep Learning Video Noise Reduction (DVNR).

    Dari sisi keamanan, Exynos 2600 menjadi SoC seluler pertama di dunia yang mengadopsi Post-Quantum Cryptography (PQC) berbasis perangkat keras.

    Teknologi ini memberikan perlindungan yang berakar pada ROM (ROM-rooted) guna menjamin keamanan data jangka panjang bagi pengguna.

    Samsung juga berupaya mengatasi masalah manajemen suhu melalui penerapan teknologi Heat Pass Block (HPB). Penggunaan teknologi HPB ini diklaim mampu menurunkan resistensi termal sebesar 16% untuk menjaga stabilitas suhu chipset.

    Laporan sebelumnya bahkan menyebutkan bahwa pendekatan pengaturan panas terbaru ini dapat memberikan penurunan suhu hingga 30%. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)