Author: Bisnis.com

  • Kebutuhan Industri Naik, ESDM Bakal Pangkas Kuota Ekspor Gas Bertahap

    Kebutuhan Industri Naik, ESDM Bakal Pangkas Kuota Ekspor Gas Bertahap

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal mengurangi kuota ekspor gas bumi secara bertahap dalam beberapa tahun mendatang. Langkah ini dilakukan seiring tingginya kebutuhan gas bumi untuk industri di dalam negeri.

    Direktur Pembinaan Program Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Hendra Gunawan, mengatakan sektor industri masih menjadi pengguna gas bumi terbesar.

    Pemanfaatan gas bumi kemudian disusul oleh kebutuhan ekspor LNG, domestik LNG, dan kelistrikan. Hendra menyebut permintaan gas dari sektor-sektor tersebut terus meningkat.

    Oleh karena itu, pemerintah bakal mengurangi kuota ekspor demi memenuhi kebutuhan domestik.

    “Pemerintah telah menerapkan kebijakan untuk memprioritaskan kebutuhan gas dalam negeri, dan kuota ekspor akan diturunkan secara bertahap,” ucap Hendra dalam acara Seminar Nasional Menakar Arah Industri Gas Bumi Nasional yang disiarkan secara daring, Selasa (23/12/2025).

    Hendra merinci, rata-rata pemanfaatan gas bumi mencapai 5.594 BBTUD per September 2025. Dari jumlah tersebut, gas yang diserap domestik mencapai 3.895 BBTUD, sedangkan ekspor sebesar 1.658 BBTUD.

    Artinya, pemanfaatan gas domestik mencapai 69,65%.

    Dia menuturkan, pertumbuhan permintaan gas industri dalam negeri yang terus meningkat membuat pemerintah harus memutar otak. Adapun strategi lain selain menekan kuota ekspor, pemerintah bakal menggalakkan eksplorasi dan percepatan produksi dengan tetap mempertimbangkan iklim investasi serta menjaga keekonomian hulu.

    “Pemerintah juga mendorong penyediaan infrastruktur gas bumi untuk mendukung pemanfaatan gas bumi domestik yang lebih optimal,” imbuh Hendra.

    Sebagai informasi, pengetatan kuota ekspor gas tersebut juga seiring dengan semakin menipisnya pasokan gas domestik. Isu ketatnya pasokan gas dalam negeri telah mengemuka sejak awal tahun ini.

    Pada April 2025, SKK Migas sempat menyebut bahwa pemerintah akan melakukan penyesuaian alokasi ekspor gas ke Singapura guna memenuhi kebutuhan dalam negeri.

    Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan pemerintah akan mengurangi alokasi ekspor gas dari Sumatra dan mengalihkannya ke pasar domestik mulai Juni 2025.

    Sementara itu, pemenuhan permintaan gas Singapura akan dioptimalkan dari pasokan gas Natuna.

    “Sementara ini, kita masih mengupayakan pemenuhan LNG dari dalam negeri. Kita akan memaksimalkan realokasi ekspor gas pipa dari Natuna, sementara ekspor dari Sumatra ke Singapura kita kurangi untuk kebutuhan dalam negeri,” kata Djoko di Jakarta, Rabu (9/4/2025).

  • Kebutuhan Industri Naik, ESDM Bakal Pangkas Kuota Ekspor Gas Bertahap

    Kebutuhan Industri Naik, ESDM Bakal Pangkas Kuota Ekspor Gas Bertahap

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal mengurangi kuota ekspor gas bumi secara bertahap dalam beberapa tahun mendatang. Langkah ini dilakukan seiring tingginya kebutuhan gas bumi untuk industri di dalam negeri.

    Direktur Pembinaan Program Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Hendra Gunawan, mengatakan sektor industri masih menjadi pengguna gas bumi terbesar.

    Pemanfaatan gas bumi kemudian disusul oleh kebutuhan ekspor LNG, domestik LNG, dan kelistrikan. Hendra menyebut permintaan gas dari sektor-sektor tersebut terus meningkat.

    Oleh karena itu, pemerintah bakal mengurangi kuota ekspor demi memenuhi kebutuhan domestik.

    “Pemerintah telah menerapkan kebijakan untuk memprioritaskan kebutuhan gas dalam negeri, dan kuota ekspor akan diturunkan secara bertahap,” ucap Hendra dalam acara Seminar Nasional Menakar Arah Industri Gas Bumi Nasional yang disiarkan secara daring, Selasa (23/12/2025).

    Hendra merinci, rata-rata pemanfaatan gas bumi mencapai 5.594 BBTUD per September 2025. Dari jumlah tersebut, gas yang diserap domestik mencapai 3.895 BBTUD, sedangkan ekspor sebesar 1.658 BBTUD.

    Artinya, pemanfaatan gas domestik mencapai 69,65%.

    Dia menuturkan, pertumbuhan permintaan gas industri dalam negeri yang terus meningkat membuat pemerintah harus memutar otak. Adapun strategi lain selain menekan kuota ekspor, pemerintah bakal menggalakkan eksplorasi dan percepatan produksi dengan tetap mempertimbangkan iklim investasi serta menjaga keekonomian hulu.

    “Pemerintah juga mendorong penyediaan infrastruktur gas bumi untuk mendukung pemanfaatan gas bumi domestik yang lebih optimal,” imbuh Hendra.

    Sebagai informasi, pengetatan kuota ekspor gas tersebut juga seiring dengan semakin menipisnya pasokan gas domestik. Isu ketatnya pasokan gas dalam negeri telah mengemuka sejak awal tahun ini.

    Pada April 2025, SKK Migas sempat menyebut bahwa pemerintah akan melakukan penyesuaian alokasi ekspor gas ke Singapura guna memenuhi kebutuhan dalam negeri.

    Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan pemerintah akan mengurangi alokasi ekspor gas dari Sumatra dan mengalihkannya ke pasar domestik mulai Juni 2025.

    Sementara itu, pemenuhan permintaan gas Singapura akan dioptimalkan dari pasokan gas Natuna.

    “Sementara ini, kita masih mengupayakan pemenuhan LNG dari dalam negeri. Kita akan memaksimalkan realokasi ekspor gas pipa dari Natuna, sementara ekspor dari Sumatra ke Singapura kita kurangi untuk kebutuhan dalam negeri,” kata Djoko di Jakarta, Rabu (9/4/2025).

  • KPK Geledah Kantor Kabupaten Bekasi, 49 Dokumen Pengadaan Proyek Disita

    KPK Geledah Kantor Kabupaten Bekasi, 49 Dokumen Pengadaan Proyek Disita

    Bisnis.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah perkantoran Kabupaten Bekasi pada Senin (22/12/2025). Dari penggeledahan ini, petugas KPK mengamankan 49 dokumen.

    Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan dokumen yang disita berkaitan pengadaan proyek tahun 2025-2026. Selain itu petugas juga mengamankan 5 barang bukti elektronik.

    “Dalam penggeledahan tersebut penyidik mengamankan dan menyita sejumlah 49 dokumen dan 5 buah barang bukti elektronik yang diduga terkait dengan perkara tersebut,” kata Budi dalam keterangan tertulis, Selasa (23/12/2025).

    Penggeledahan untuk mengembangkan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang menyeret Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang dan sang ayah, HM Kunang.

    Budi menyebut bahwa penyidik menemukan percakapan di barang bukti elektronik yang sudah dihapus sehingga sampai saat ini masih terus melakukan penggeledahan dan menelusuri pihak yang memerintahkan untuk menghapus percakapan.

    “Sedangkan dalam BBE yang disita, diantaranya handphone, penyidik menemukan beberapa percakapannya sudah dihapus. KPK akan menelusuri siapa pemberi perintah untuk menghilangkan jejak-jejak komunikasi tersebut,” jelas Budi.

    Diketahui pada Jumat (19/12/2025), KPK menangkap Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang terkait kasus dugaan suap proyek senilai Rp14,2 miliar. Kader fraksi partai PDIP ini melakukan dugaan suap bersama sang ayah, HM Kunang.

    Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwa setelah Ade terpilih menjadi Bupati Bekasi periode 2024-2029, dia mulai melancarkan aksinya bekerja sama dengan Sarjan selaku pihak swasta untuk pengadaan proyek di Pemerintah Kabupaten Bekasi.

    Sepanjang Desember 2024 hingga Desember 2025, Ade kerap meminta jatah “ijon” kepada Surjan melalui sang ayah, HM Kunang. Total “ijon” yang diberikan Sarjan kepada Ade bernama HM Kunang sebesar Rp9,5 miliar. Ade juga mendapatkan penerimaan lain senilai Rp4,5 miliar.

    Asep menyebutkan bahwa dalam kegiatan tertangkap tangan ini, KPK turut mengamankan barang bukti di rumah Ade berupa uang tunai senilai Rp200 juta. Uang tersebut merupakan sisa setoran ke-4 dari Sarjan ke Ade melalui para perantara.

  • RI Kena Tarif 19% ke AS, Pengusaha Tertekan Skema Burden Sharing

    RI Kena Tarif 19% ke AS, Pengusaha Tertekan Skema Burden Sharing

    Bisnis.com, JAKARTA — Kenaikan tarif impor Amerika Serikat (AS) sebesar 19% mulai memberikan tekanan serius bagi pengusaha eksportir Indonesia. Dunia usaha menilai kebijakan tersebut memaksa perusahaan menanggung beban tambahan melalui skema burden sharing dengan pembeli di AS.

    Wakil Ketua Umum Apindo Bidang Ketenagakerjaan Bob Azam mengatakan, para pembeli atau buyers di AS tidak bersedia menanggung kenaikan tarif sendirian. Akibatnya, eksportir Indonesia harus ikut menanggung sebagian biaya tambahan tersebut.

    “Dengan tarif baru ke Amerika Serikat, buyers itu minta burden sharing. Jadi kenaikan tarifnya 19 persen tidak ditanggung sendiri, tetapi dibagi,” kata Bob kepada wartawan, dikutip Selasa (23/12/2025).

    Menurut dia, pembagian beban tersebut tidak memiliki skema baku. Proporsinya bisa bervariasi, mulai dari setengah-setengah hingga 60:40, tergantung kesepakatan dengan pembeli. Namun, apa pun skemanya, eksportir domestik tetap terdampak langsung.

    “Enggak tahu setengah-setengah atau 60:40, yang jelas perusahaan di sini juga harus menanggung akibatnya,” ujarnya.

    Bob menilai kondisi ini semakin memberatkan eksportir yang selama ini beroperasi dengan margin yang sudah sangat tipis. Tambahan biaya akibat tarif AS dinilai dapat menggerus daya saing produk Indonesia di pasar global.

    Tekanan paling besar, lanjut Bob, dirasakan oleh industri berorientasi ekspor ke AS, terutama sektor padat karya. Dalam situasi tersebut, pengusaha berada pada posisi sulit karena harus tetap memenuhi kontrak dengan buyers luar negeri.

    “Industri yang ekspornya ke AS itu tidak punya banyak pilihan. Kalau tidak comply, kontraknya bisa diputus,” tuturnya.

    Dia menambahkan, kebijakan tarif AS tersebut sudah mulai dirasakan dampaknya seiring dengan aktivitas ekspor yang berjalan. Artinya, tekanan terhadap biaya produksi dan harga jual terjadi secara langsung.

    “Ini bukan wacana, tapi sudah mulai berlaku saat ekspor berjalan,” ujarnya.

    Bob menekankan bahwa kondisi ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah. Menurutnya, tekanan eksternal seperti tarif AS tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pengusaha tanpa adanya kebijakan penyeimbang dari dalam negeri.

    “Ini yang harus didengar oleh pemerintah, karena beban pengusaha bertambah dari sisi eksternal,” pungkasnya.

    Apindo berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kondisi global yang dihadapi eksportir Indonesia agar daya saing industri nasional tetap terjaga, sekaligus mencegah potensi penurunan kinerja ekspor ke pasar Amerika Serikat.

  • Dedi Mulyadi Umumkan Kenaikan UMP dan UMK Jabar 2026 Besok (24/12)

    Dedi Mulyadi Umumkan Kenaikan UMP dan UMK Jabar 2026 Besok (24/12)

    Bisnis.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama dengan dewan pengupahan masih membahas besaran upah buruh untuk 2026. 

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan Upah Minimum Provinsi (UMP), Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), dan upah sektoral akan ditandatangani pada Rabu (24/12/2025) besok sesuai tenggat.

    Menurutnya, dewan pengupahan yang diampu Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Barat masih berunding, bersama buruh dan juga pengusaha, termasuk para ahli, sebab upah 2026 harus diumumkan besok. 

    “Nanti tanggal 24 [Desember] saya tandatangani ya, hari ini lagi masih finalisasi [UMP dan UMK 2026],” katanya di Bandung, Selasa (23/12/2025). 

    Sebelumnya, Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Barat telah menggelar rapat pleno terkait kenaikan UMP dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) 2026 di Gedung Sate, pekan lalu/

    Usulan serikat pekerja maupun pengusaha melalui Apindo turut ditampung Dewan Pengupahan. Dalam usulannya, Serikat buruh meminta rata-rata Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) 2025 di angka Rp3.589.619.

    Hanya saja, ada anomali besaran upah seperti Kota Banjar yang hanya Rp2.204.754 dan sedangkan Kota Bekasi tembus Rp5.690.753. Angka tersebut memiliki selisih atau disparitas cukup tinggi mencapai Rp3.485.999.

    Regulasi anyar yang diterbitkan, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan dinilai tidak bisa menjawab persoalan disparitas yang terjadi. Karena, formulasi perhitungan yang digunakan, inflasi tahunan (YoY) September 2025 sebesar 2,19%.

    Kemudian, laju pertumbuhan ekonomi (LPE) sebesar 5,11% dikali dengan indeks tertentu, alpha 0,5-0,9 belum mampu mengejar disparitas.

    Seperti Kota Banjar, bila UMK 2026 ditetapkan menggunakan alpha paling maksimal sekalipun, 0,9 maka tetap tidak akan mampu mengejar Kota Bekasi. 

    Serikat pekerja meminta supaya disparitas bisa diurai dan menjadikan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 168/PUU-XXI/2023 sebagai rujukan.

    Kemudian, jika hasil kajian International Labour Organization (ILO) dijadikan pertimbangan sebagai kebutuhan hidup layak (KHL) di Jabar, maka buruh meminta agar UMP 2026 sebesar Rp3.833.318. Sedangkan untuk UMSP, serikat buruh meminta pada 2026 di angka Rp3.870.004.

  • ByteDance Siapkan Miliaran Dolar AS untuk Bangun Infrastruktur AI, Persaingan Makin Ketat

    ByteDance Siapkan Miliaran Dolar AS untuk Bangun Infrastruktur AI, Persaingan Makin Ketat

    Bisnis.com, JAKARTA — Korporasi pemilik TikTok, ByteDance, dikabarkan menyusun rencana awal belanja modal atau capital expenditure sebesar 160 miliar yuan (setara US$22,7 miliar) pada 2026 untuk membangun infrastruktur kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI).

    Dilansir dari Reuters pada Selasa (23/12/2025), hal tersebut dilaporkan oleh Financial Times, mengutip narasumber yang mengetahui masalah tersebut.

    Meskipun demikian, pihak ByteDance belum memberikan respons atas informasi tersebut.

    Berita ini menyusul kabar Nvidia yang menyampaikan kepada para kliennya di China bahwa perusahaan tersebut menargetkan untuk mulai mengirimkan cip AI terkuat kedua mereka, yaitu Nvidia H200, ke negara tersebut. Pengiriman akan dilakukan sebelum libur Tahun Baru Imlek pada pertengahan Februari, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (27/12/2025).

    Bytedance sendiri, bersama perusahaan raksasa China lainnya, telah menyatakan minat untuk membeli chip H200. Potensi pengiriman ini akan memberikan akses ke prosesor yang kira-kira enam kali lebih kuat dibandingkan H20, yaitu chip dengan spesifikasi yang sengaja diturunkan yang dirancang khusus oleh Nvidia untuk pasar China.

    Nvidia berencana memenuhi pesanan awal dari stok yang tersedia, dengan total pengiriman diperkirakan mencapai 5.000 hingga 10.000 modul chip, menurut sumber yang mengetahui hal tersebut kepada Reuters. Jumlah modul tersebut setara dengan 40.000 hingga 80.000 unit chip AI H200.

    Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) tersebut menginformasikan kepada kliennya di China bahwa mereka berencana menambah kapasitas produksi baru untuk chip tersebut. pesanan untuk kapasitas baru ini akan dibuka pada kuartal II/2026.

    Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan akan mengizinkan Nvidia untuk mengekspor prosesor H200 ke China dengan 25% biaya tambahan atas penjualan tersebut. Kebijakan ini dilakukan setelah sebelumnya AS melarang pengiriman cip AI canggih ke China dengan alasan keamanan nasional dan keunggulan dalam industri AI.

    Meski terdapat kemajuan, sebenarnya Pemerintah China belum menyetujui pembelian H200 apa pun dan jadwal tadi juga bisa saja berubah tergantung pada keputusan pemerintah. Oleh karena itu, masih terdapat ketidakpastian yang besar mengenai pergerakan dalam industri AI ini.

    ​”Seluruh rencana ini bergantung pada persetujuan pemerintah,” kata satu sumber kepada Reuters.

    Di lain sisi, Nvidia mengatakan bahwa mereka tetap menjaga rantai pasoknya.

    “Penjualan berlisensi H200 kepada pelanggan resmi di China tidak akan berdampak pada kemampuan kami untuk memasok pelanggan di Amerika Serikat,” kata Nvidia kepada Reuters.

    Cip H200 yang akan dikirim, yang merupakan bagian dari lini generasi sebelumnya milik Nvidia, masih digunakan secara luas dalam AI. Walaupun begitu, H200 telah memiliki penerus, yakni chip “Blackwell” yang lebih baru. 

    Nvidia kini memfokuskan produksi pada Blackwell dan lini “Rubin” yang akan datang. Oleh karena itu, pasokan H200 menjadi langka.

    SoftBank gelontorkan dana untuk mendukung OpenAI

    Masih dalam industri AI, SoftBank Group dikabarkan tengah berpacu untuk menyelesaikan komitmen pendanaan senilai US$22,5 miliar kepada OpenAI pada akhir tahun ini. 

    Upaya tersebut dilakukan melalui serangkaian skema penggalangan dana tunai, termasuk penjualan sejumlah investasi, seperti dilaporkan oleh sumber lain kepada Reuters. SoftBank juga dapat memanfaatkan fasilitas pinjaman margin yang belum ditarik (undrawn margin loans) dengan jaminan kepemilikan berharganya di perusahaan chip Arm Holdings.

    Langkah ini merupakan salah satu langkah terbesar yang pernah dilakukan oleh CEO SoftBank Masayoshi Son. Saat ini, miliarder Jepang tersebut untuk memperbaiki posisi perusahaannya dalam perlombaan AI.

    Untuk mendapatkan dana tersebut, Son telah menjual seluruh saham SoftBank senilai US$5,8 miliar di Nvidia, melepas kepemilikan senilai US$4,8 miliar di T-Mobile, serta memangkas jumlah karyawan.

    Son juga telah memperlambat sebagian besar kesepakatan bisnis lainnya di Vision Fund, yaitu modal ventura milik SoftBank, secara drastis. Setiap kesepakatan di atas US$50 juta kini juga dikabarkan memerlukan persetujuan langsung dari Son.

    SoftBank  saat ini juga berupaya membawa operator aplikasi pembayarannya, PayPay, untuk melantai di bursa (go public). Penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) yang semula diperkirakan terjadi bulan ini, akhirnya terpaksa ditunda akibat penutupan layanan pemerintah AS selama 43 hari yang berakhir pada November 2025 lalu. Menurut sumber, debut pasar PayPay, yang kemungkinan akan menggalang dana lebih dari US$20 miliar, kini diperkirakan terjadi pada kuartal I/2026.

    SoftBank pun tengah berupaya mencairkan sebagian kepemilikannya di Didi Global, yaitu operator platform transportasi daring yang dominan di China. Didi diketahui sedang berupaya mencatatkan sahamnya di Hong Kong setelah tindakan keras regulasi memaksanya keluar dari bursa AS pada 2021, menurut seorang sumber. 

    Dengan semua pergerakan yang terjadi di dalam SoftBank, para manajer investasi di Vision Fund kini diarahkan untuk fokus pada kesepakatan OpenAI.

    Upaya keras SoftBank untuk mengumpulkan dana ini memberikan gambaran mengenai tekanan yang dihadapi para investor saat mereka berjuang membiayai proyek pusat data AI ambisius, bahkan bagi para investor terbesar dunia. Sebagai informasi, pusat data AI bisa bernilai ratusan miliar dolar AS. (Laurensius Katon Kandela)

  • Diskon Tarif Tol 20% Trans Jawa Sudah Mulai Berlaku, Cek Detailnya!

    Diskon Tarif Tol 20% Trans Jawa Sudah Mulai Berlaku, Cek Detailnya!

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) resmi memberlakukan diskon tarif sebesar 20% untuk jalur Trans Jawa mulai hari ini, Senin (22/12/2025). Kebijakan ini diambil sebagai langkah stimulus untuk memecah kepadatan arus lalu lintas selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    VP Corporate Secretary and Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa diskon tarif ini berlaku bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dari Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung, maupun sebaliknya.

    “PT JTT memberlakukan diskon tarif tol sebesar 20% yang dimulai pada 22 Desember 2025 pukul 00.00 WIB hingga 23 Desember 2025 pukul 24.00 WIB,” jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (23/12/2025).

    Pemberian diskon akan dilanjutkan pada periode akhir tahun, yakni 31 Desember 2025 pukul 00.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB. Diskon tarif tol ini berlaku untuk seluruh golongan kendaraan yang melakukan perjalanan menerus menggunakan uang elektronik dengan saldo mencukupi.

    Diskon tersebut diberikan kepada pengguna jalan yang melakukan perjalanan dari arah Jakarta melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta–Cikampek menuju Semarang melewati GT Kalikangkung Jalan Tol Batang–Semarang, begitu pula sebaliknya.

    Adapun tarif diskon untuk perjalanan dari Jakarta menuju Semarang, khusus untuk asal GT Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung, berlaku pada periode 22–23 Desember 2025 dengan rincian sebagai berikut:

    Kendaraan Golongan I: semula Rp413.500 menjadi Rp345.850 (potongan Rp67.650)
    Kendaraan Golongan II dan III: semula Rp639.000 menjadi Rp533.800 (potongan Rp105.200)

    Kendaraan Golongan IV dan V: semula Rp841.000 menjadi Rp702.950 (potongan Rp138.050)
    Sementara itu, tarif diskon untuk perjalanan dari Semarang menuju Jakarta, khusus untuk asal GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama, berlaku pada periode 22–23 Desember 2025 dengan rincian sebagai berikut:

    Kendaraan Golongan I: semula Rp434.500 menjadi Rp377.700 (potongan Rp56.800)
    Kendaraan Golongan II dan III: semula Rp671.000 menjadi Rp582.000 (potongan Rp89.000)
    Kendaraan Golongan IV dan V: semula Rp883.500 menjadi Rp767.100 (potongan Rp116.400)

    Lebih lanjut, rincian tarif diskon untuk perjalanan dari Jakarta menuju Semarang, khusus untuk asal GT Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung, yang berlaku pada periode 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

    Kendaraan Golongan I: semula Rp413.500 menjadi Rp355.600 (potongan Rp57.900)
    Kendaraan Golongan II dan III: semula Rp639.000 menjadi Rp548.450 (potongan Rp90.550)
    Kendaraan Golongan IV dan V: semula Rp841.000 menjadi Rp722.500 (potongan Rp118.500)

    Adapun tarif diskon untuk perjalanan dari Semarang menuju Jakarta, khusus untuk asal GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama, yang berlaku pada periode 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

    Kendaraan Golongan I: semula Rp434.500 menjadi Rp367.950 (potongan Rp66.550)
    Kendaraan Golongan II dan III: semula Rp671.000 menjadi Rp567.350 (potongan Rp103.650)
    Kendaraan Golongan IV dan V: semula Rp883.500 menjadi Rp747.550 (potongan Rp135.950)

  • FiberCo Indosat – Arsari Group Hashim Kelola FO 86.000 Km, Nilai Aset Rp14,6 Triliun

    FiberCo Indosat – Arsari Group Hashim Kelola FO 86.000 Km, Nilai Aset Rp14,6 Triliun

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Indosat Tbk. (ISAT) bersama konsorsium yang terdiri dari Arsari Group dan Northstar Group menandatangani perjanjian investasi pembentukan perusahaan patungan (joint venture) untuk membangun sebuah platform serat optik digital bernama FiberCo. Platform tersebut nantinya akan monetisasi aset serat optik sepanjang 86.000 kilometer.

    Entitas baru ini akan mengoperasikan jaringan serat optik yang komprehensif dan terintegrasi sepanjang lebih dari 86.000 kilometer, mencakup jaringan backbone, kabel laut domestik, serta akses infrastruktur yang menghubungkan menara telekomunikasi dan kawasan bisnis.

    Dengan komposisi jaringan sekitar 45% di Pulau Jawa dan 55% di luar Jawa, FiberCo memiliki peran strategis dalam mendorong konektivitas digital yang lebih merata. Sebagai entitas independen, FiberCo akan beroperasi dengan model open-access, menyediakan akses terbuka bagi berbagai penyedia layanan telekomunikasi untuk memaksimalkan pemanfaatan infrastruktur dan mempercepat inklusi digital nasional.

    President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan kolaborasi ini berangkat dari visi jangka panjang yang sejalan dalam memberdayakan Indonesia. Butuh kolaborasi yang kuat serta ambisi jangka panjang dalam membangun infrastruktur digital dan mencapai misi tersebut.

    “Melalui pendekatan yang agile dan asset-light, kemitraan dengan Arsari Group dan Northstar Group memungkinkan kami membangun platform serat optik independen bernilai tambah yang lebih tangguh dan siap menghadapi kebutuhan layanan digital masa depan,” kata Vikram di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

    Vikram mengatakan kemitraan strategis ini menandai awal kolaborasi jangka panjang antara para pihak dalam memperkuat infrastruktur digital Indonesia, memperluas akses, dan mendukung transformasi digital nasional.

    Infrastruktur serat optik menjadi fondasi utama bagi layanan digital masa depan, dan pembentukan perusahaan patungan ini diharapkan dapat meningkatkan kelincahan operasional, fleksibilitas finansial, serta potensi 

    Bagi Indosat dan para pemegang sahamnya, transaksi ini menghadirkan nilai strategis yang signifikan. Indosat akan mengalihkan aset serat optiknya ke FiberCo Raya dengan nilai sekitar Rp14,6 triliun. Transaksi ini memungkinkan Indosat memonetisasi aset tersebut sekaligus mempertahankan sekitar 45% kepemilikan FiberCo.

    “Langkah strategis ini penting bagi pertumbuhan bisnis Indosat di masa yang akan datang, dengan menggunakan dana hasil transaksi untuk pengembangan jaringan 5G serta memperkuat fondasi AI Indosat,” kata Vikram.

    Deputy CEO and COO Arsari Group Aryo P.S. Djojohadikusumo menegaskan komitmen jangka panjang Arsari Group dalam pembangunan nasional melalui infrastruktur digital.  Melalui kolaborasi dengan Northstar dan Indosat, Arsari Group berkomitmen untuk menjadi bagian dari tulang punggung fisik pada fase pertumbuhan Indonesia berikutnya.

    “Infrastruktur digital akan mendukung produktivitas sektor usaha, memperluas inklusi digital, meningkatkan layanan publik, serta mendorong munculnya aktivitas ekonomi berbasis AI,” Aryo.

  • Sidang Dakwaan Nadiem Makarim Kembali Ditunda karena Sakit

    Sidang Dakwaan Nadiem Makarim Kembali Ditunda karena Sakit

    Bisnis.com, JAKARTA — Sidang dakwaan mantan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim kembali ditunda hingga Senin (5/1/2026).

    Penundaan sidang pembacaan dakwaan ini bermula saat hakim bertanya soal kesiapan jaksa penuntut umum (JPU) untuk menghadirkan Nadiem sebagai terdakwa.

    Namun, jaksa mengemukakan bahwa Nadiem masih memerlukan waktu pemulihan setelah operasi penyakit yang diidap Nadiem sebelumnya.

    “Berdasarkan dari informasi yang kami terima dari surat keterangan dokter yang merawat terdakwa Nadiem Anwar Makarim di Rumah Sakit Abdi Waluyo, sebagaimana yang kami bacakan, pada kesimpulannya terdakwa masih dalam kondisi sakit pascaoperasi,” ujar jaksa di ruang sidang PN Tipikor, Selasa (23/12/2025).

    Kemudian, jaksa menjelaskan Founder Go-Jek itu baru dikatakan pulih setelah 21 hari pasca operasi. Oleh sebab itu, Nadiem baru bisa dihadirkan pada Jumat (2/1/2026) atau hari setelahnya.

    Sementara itu, Kuasa Hukum Nadiem Makarim meminta agar sidang kliennya itu bisa dilakukan pada Selasa (6/1/2026). Namun, setelah berdiskusi antara JPU dan penasihat hukum, hakim memutuskan sidang dakwaan bakal berlangsung pada Senin (5/1/2026).

    “Untuk selanjutnya terhadap persidangan hari ini kita tunda ke hari Senin tanggal 5 Januari 2026 kesempatan untuk penuntut umum untuk membacakan dakwaan. Demikian, sidang dinyatakan selesai dan ditutup,” tutup hakim Purwanto S Abdullah.

    Sekadar informasi, Nadiem absen dalam sidang perdana atau dakwaan pada Selasa (16/12/2025). Kala itu, Nadiem masih dinyatakan dirawat di rumah sakit.

    Namun demikian, sidang dakwaan untuk terdakwa lainnya mulai dari Sri Wahyuningsih selaku mantan Direktur SD Ditjen Paudasmen, Mulyatsyah selaku Direktur SMP Kemendikbudristek 2020, dan Ibrahim Arief (IBAM) selaku tenaga konsultan tetap dilanjutkan.

    Adapun, dalam sidang itu terungkap bahwa Nadiem Makarim didakwa telah menerima aliran dana dalam perkara rasuah Chromebook ini sebesar Rp809 miliar.

  • Indosat, Arsari Group, dan Northstar Group Bentuk Platform FO Independent FiberCo

    Indosat, Arsari Group, dan Northstar Group Bentuk Platform FO Independent FiberCo

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Indosat Tbk, (ISAT) bersama konsorsium yang terdiri dari Arsari Group dan Northstar Group menandatangani perjanjian investasi pembentukan perusahaan patungan (joint venture) untuk membangun sebuah platform serat optik digital bernama FiberCo.

    President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan kolaborasi ini berangkat dari visi jangka panjang yang sejalan dalam memberdayakan Indonesia. Butuh kolaborasi yang kuat serta ambisi jangka panjang dalam membangun infrastruktur digital dan mencapai misi tersebut.

    “Melalui pendekatan yang agile dan asset-light, kemitraan dengan Arsari Group dan Northstar Group memungkinkan kami membangun platform serat optik independen bernilai tambah yang lebih tangguh dan siap menghadapi kebutuhan layanan digital masa depan,” kata Vikram di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

    Vikram mengatakan kemitraan ini dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi Indonesia, Indosat beserta para pemegang sahamnya, serta FiberCo sebagai entitas baru.

    Bagi Indonesia, inisiatif ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan ambisi digital nasional melalui peningkatan kualitas layanan telekomunikasi dan ketersediaan jaringan.

    Kemitraan ini bertujuan memperluas jangkauan serat optik domestik serta memperkuat tulang punggung digital nasional melalui kepemilikan bersama dan tata kelola jangka panjang. Upaya ini diharapkan dapat menopang pertumbuhan ekonomi berbasis AI, sejalan dengan visi Indonesia Emas, sekaligus memperluas konektivitas bagi masyarakat dan pelaku usaha melalui model jaringan open-access.

    Bagi Indosat dan para pemegang sahamnya, transaksi ini menghadirkan nilai strategis yang signifikan. Indosat akan mengalihkan aset serat optiknya ke FiberCo Raya dengan nilai sekitar Rp14,6 triliun. Transaksi ini memungkinkan Indosat memonetisasi aset tersebut sekaligus mempertahankan sekitar 45% kepemilikan FiberCo.

    “Langkah strategis ini penting bagi pertumbuhan bisnis Indosat di masa yang akan datang, dengan menggunakan dana hasil transaksi untuk pengembangan jaringan 5G serta memperkuat fondasi AI Indosat,” kata Vikram.

    Deputy CEO and COO Arsari Group menegaskan komitmen jangka panjang Arsari Group dalam pembangunan nasional melalui infrastruktur digital.  Melalui kolaborasi dengan Northstar dan Indosat, Arsari Group berkomitmen untuk menjadi bagian dari tulang punggung fisik pada fase pertumbuhan Indonesia berikutnya.

    “Infrastruktur digital akan mendukung produktivitas sektor usaha, memperluas inklusi digital, meningkatkan layanan publik, serta mendorong munculnya aktivitas ekonomi berbasis AI,” Aryo.

    Lebih lanjut, kemitraan ini mencerminkan peran aktif sektor swasta dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Meskipun konektivitas telah menjadi kebutuhan esensial, kesenjangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan masih menjadi tantangan.

    Partisipasi lintas pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta, menjadi kunci untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Kolaborasi ini membuka ruang bagi pihak swasta untuk melengkapi upaya pemerintah dalam memperluas jangkauan serat optik, mempercepat pemerataan digital yang inklusif, serta menciptakan peluang berkelanjutan hingga ke daerah pelosok.

    Implementasi

    Dari sisi implementasi, entitas baru ini akan mengoperasikan jaringan serat optik yang komprehensif dan terintegrasi sepanjang lebih dari 86.000 kilometer, mencakup jaringan backbone, kabel laut domestik, serta akses infrastruktur yang menghubungkan menara telekomunikasi dan kawasan bisnis.

    Dengan komposisi jaringan sekitar 45% di Pulau Jawa dan 55% di luar Jawa, platform ini memiliki peran strategis dalam mendorong konektivitas digital yang lebih merata. Sebagai entitas independen, FiberCo akan beroperasi dengan model open-access, menyediakan akses terbuka bagi berbagai penyedia layanan telekomunikasi untuk memaksimalkan pemanfaatan infrastruktur dan mempercepat inklusi digital nasional.

    Kemitraan strategis ini menandai awal kolaborasi jangka panjang antara para pihak dalam memperkuat infrastruktur digital Indonesia, memperluas akses, dan mendukung transformasi digital nasional.

    Infrastruktur serat optik menjadi fondasi utama bagi layanan digital masa depan, dan pembentukan perusahaan patungan ini diharapkan dapat meningkatkan kelincahan operasional, fleksibilitas finansial, serta potensi pertumbuhan jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, dengan tetap menjaga efisiensi biaya dan standar layanan yang tinggi.

    Melalui kolaborasi ini, Indosat Group, Arsari Group, dan Northstar Group berkomitmen untuk mendorong inklusi digital, meningkatkan kualitas layanan, serta mempercepat pengembangan ekonomi dan teknologi Indonesia melalui pembangunan infrastruktur digital kelas dunia dan kemitraan yang berkelanjutan.

    Citi bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif bagi Indosat dalam transaksi ini. Goldman Sachs bertindak sebagai penasihat keuangan eksklusif bagi Northstar Group dalam transaksi ini.