Author: Beritajatim.com

  • DPRD Surabaya Tantang Pemkot Jadikan Kawasan Mangrove Sumber PAD Baru dan Ikon Kota Pahlawan

    DPRD Surabaya Tantang Pemkot Jadikan Kawasan Mangrove Sumber PAD Baru dan Ikon Kota Pahlawan

    Surabaya (beritajatim.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya secara resmi menantang Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk melakukan terobosan besar dalam pengelolaan kawasan mangrove. Sektor pariwisata alam ini didorong agar tidak sekadar menjadi aset konservasi, melainkan bertransformasi menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru sekaligus ikon wisata global di Kota Pahlawan.

    Desakan ini muncul sebagai respons atas kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat yang menuntut setiap daerah lebih kreatif dan mandiri secara fiskal.

    “Ini perlu keberanian Pemkot menjawab tantangan untuk mengoptimalisasi, dengan mengeksplorasi lebih profesional wahana wisata milik pemkot agar menjadi salah satu sumber PAD, sekaligus menjadikan wahana wisata sebagai daya tarik wisatawan dan kebanggaan warga sebagai ikon Kota Surabaya,” tegas Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, Senin (22/12/2025).

    Kawasan Kebun Raya Mangrove Surabaya yang mencakup Wonorejo, Gunung Anyar, dan Medokan Sawah dinilai memiliki potensi raksasa yang belum tergarap maksimal. Cak Yebe, sapaan akrab Yona, menyoroti kendala klasik seperti terbatasnya akses transportasi publik dan fasilitas penunjang yang belum terintegrasi secara menyeluruh.

    Sebagai Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya, ia memandang pengelolaan yang “biasa-biasa saja” tidak akan cukup untuk menyelamatkan ruang fiskal daerah yang kian menyempit.

    “Kalau potensi sebesar ini dikelola biasa-biasa saja, ya hasilnya juga biasa. Padahal Surabaya butuh terobosan, apalagi ketika ruang fiskal semakin sempit,” ujar pria yang juga dikenal sebagai praktisi bela diri Ju-jitsu tersebut.

    Menurutnya, pariwisata masa depan tidak bisa hanya mengandalkan keindahan alam statis. Diperlukan manajemen profesional, strategi promosi yang masif, serta kolaborasi terbuka dengan pelaku industri perhotelan dan komunitas lokal agar dampak ekonominya langsung menyentuh masyarakat.

    “Wisata itu gak cuman soal tempatnya, tapi pengalaman. Kalau pengelolaannya setengah-setengah, jangan berharap kunjungan meningkat dan PAD terdongkrak,” tambah Cak Yebe.

    Saat ini, rata-rata kunjungan Kebun Raya Mangrove masih berada di kisaran ribuan orang per bulan. Angka tersebut dianggap tidak sebanding dengan status Surabaya sebagai kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia.

    Meski fokus pada peningkatan pendapatan, Cak Yebe mengingatkan bahwa pengembangan fungsi ekonomi tidak boleh menepikan aspek konservasi. Kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan mangrove harus menjadi bagian tak terpisahkan dari rencana pengembangan wisata.

    “Kalau dikelola dengan benar, konservasi jalan, ekonomi warga tumbuh, dan kota Surabaya punya kebanggaan. Itu yang seharusnya dikejar,” jelasnya.

    Melalui Komisi A, DPRD akan terus mendorong Pemkot Surabaya untuk segera melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari perbaikan aksesibilitas hingga modernisasi pola pengelolaan aset daerah.

    “Ini soal pilihan. Mau menjadikan wisata sebagai aset hidup yang produktif, atau membiarkannya berjalan di tempat. Keberanian mengambil keputusan itu ada di Pemkot,” tutup Cak Yebe. [asg/beq]

  • Ribuan Paket Sembako Pengganti Karangan Bunga Berhasil Dikumpulkan Momen Harjaba ke-254

    Ribuan Paket Sembako Pengganti Karangan Bunga Berhasil Dikumpulkan Momen Harjaba ke-254

    Banyuwangi (beritajatim.com) – Peringatan Hari Jadi Banyuwangi ke-254 tahun ini, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani telah mengimbau agar ucapan selamat yang biasanya berupa karangan bunga, diganti menjadi paket sembako.

    Paket sembako tersebut dikumpulkan di Pendopo Sabha Swagata sejak 16 Desember. Dari imbauan yang telah disebar, hingga Sabtu (20/12/2025) diketahui telah terkumpul 2.145 paket sembako yang akan dibagikan kepada warga pra sejahtera di Banyuwangi.

    Paket sembako ini dibagikan kepada warga pra sejahtera dan keluarga terdampak bencana di Banyuwangi.

    “Tanpa mengurangi rasa hormat, kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berniat baik menyampaikan peringatan Harjaba yang biasanya karangan bunga, diganti dengan paket sembako,” kata Ipuk.

    “Cara ini kami lakukan agar peringatan Harjaba lebih bermanfaat dan dirasakan banyak orang,” tambah Ipuk.

    Ipuk mengatakan paket sembako yang diterima tersebut akan didistribusikan kepada warga pra sejahtera dan kepada warga, yang terdampak bencana di sejumlah area Banyuwangi.

    “Paket sembako yang telah terkumpul didistribusikan ke warga miskin, juga keluarga yang kemarin terdampak banjir. Sekali lagi kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mengirimkan sembako,” tambah Ipuk.

    Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan KB, Henik Setyorini, mengatakan telah terkumpul 2.145 paket sembako yang berasal dari berbagai pihak. Sembako tersebut sudah mulai ada yang didistribusikan. Seperti saat momen Hari Jadi Banyuwangi pada 18 Desember lalu, dimana ratusan tukang becak, ojol, hingga pesapon diberikan paket sembako.

    “Ribuan paket sembako itu sudah mulai disalurkan pada warga yang membutuhkan secara bertahap, seperti diberikan kepada warga terdampak banjir di Muncar. Sebelumnya penyaluran sembako pengganti karangan bunga juga sudah dilakukan saat pelantikan Bupati lalu,”ujar Henik.

     

  • Dukung Peran Perempuan dalam Pembangunan, Lapas Mojokerto Gelar Upacara Peringatan Hari Ibu

    Dukung Peran Perempuan dalam Pembangunan, Lapas Mojokerto Gelar Upacara Peringatan Hari Ibu

    Mojokerto (beritajatim.com) — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto menggelar upacara bendera dengan mengusung tema ‘Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045’. Upacara ini digelar sebagai bentuk komitmen Lapas Kelas IIB Mojokerto dalam rangka mendukung peran perempuan dalam pembangunan nasional.

    Upacara yang digelar di halaman Lapas Kelas IIB Mojokerto dalam rangka memperingati Hari Ibu ini diikuti oleh seluruh jajaran pegawai serta warga binaan pemasyarakatan dan berlangsung tertib. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Subseksi Perawatan (Kasubsi Perawatan) Lapas Kelas IIB Mojokerto.

    Upacara ini menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen bersama dalam mendukung peran perempuan sebagai bagian penting dalam pembangunan nasional. Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menekankan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berkarakter, serta berdaya saing.

    “Perempuan diharapkan mampu berkontribusi aktif tidak hanya dalam lingkup keluarga, tetapi juga di lingkungan kerja dan masyarakat luas. Pemberdayaan perempuan merupakan kunci utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” ungkapnya, Senin (22/12/2025).

    Menurutnya, kesetaraan kesempatan serta dukungan yang berkelanjutan menjadi faktor penting agar perempuan dapat terus berkarya, berinovasi, dan mengambil peran strategis di berbagai bidang. Ia juga menyampaikan bahwa di lingkungan pemasyarakatan, perempuan memiliki peran yang tidak kalah penting, baik sebagai petugas maupun sebagai warga binaan.

    “Oleh karena itu, Lapas Kelas IIB Mojokerto terus melaksanakan berbagai program pembinaan yang bertujuan meningkatkan keterampilan, kemandirian, serta kepercayaan diri perempuan,” tegasnya.

    Seluruh rangkaian upacara berlangsung tertib dan lancar, ditutup dengan doa bersama serta sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Mojokerto dalam mendukung perempuan yang berdaya dan berkarya menuju Indonesia Emas 2045. [tin/aje]

     

  • IPM Kabupaten Pasuruan Naik, Pemkab Perkuat Pendidikan dan Program Berbasis Masyarakat

    IPM Kabupaten Pasuruan Naik, Pemkab Perkuat Pendidikan dan Program Berbasis Masyarakat

    Pasuruan (beritajatim.com) – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pasuruan tercatat mengalami kenaikan pada tahun ini. Pemerintah daerah menilai capaian tersebut menjadi indikator positif dari berbagai program pembangunan yang telah dijalankan.

    Kenaikan IPM tersebut tidak ingin dimaknai sekadar sebagai angka statistik semata. Pemkab Pasuruan menegaskan fokus utama adalah memastikan dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat di berbagai lapisan.

    Bupati Pasuruan M. Rusdi Sutejo menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu prioritas utama. “Kami terus mendorong pendidikan vokasi dan pelatihan langsung ke masyarakat, termasuk melalui gagasan Pasuruan Creativity Center,” ujarnya.

    Selain pendidikan vokasi, Pemkab Pasuruan juga berupaya memperluas akses pendidikan formal bagi warga. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi masih rendahnya kepemilikan ijazah pendidikan formal di sebagian masyarakat.

    Rusdi menjelaskan bahwa penguatan pendidikan formal dilakukan dengan memaksimalkan peran PKBM yang kini bekerja sama dengan pondok pesantren. “Tujuannya agar masyarakat yang belum memiliki ijazah formal bisa mendapatkan pendidikan secara lebih luas dan merata,” katanya.

    Di sisi lain, pemerintah daerah juga menghadapi tantangan keterbatasan anggaran pada tahun mendatang. Kondisi tersebut menuntut setiap program yang dijalankan benar-benar efektif dan memiliki manfaat langsung.

    Pemkab Pasuruan tetap optimistis target peningkatan IPM dapat terjaga melalui sinergi dengan pemerintah pusat. Dukungan program nasional, khususnya di sektor pendidikan dan pembangunan fasilitas, diharapkan mampu memperkuat capaian pembangunan manusia di Kabupaten Pasuruan. [ada/aje]

  • Arifin Resmi Jabat Ketua DPC PDIP Kabupaten Pasuruan 2025–2030

    Arifin Resmi Jabat Ketua DPC PDIP Kabupaten Pasuruan 2025–2030

    Pasuruan (beritajatim.com) – Tongkat estafet kepemimpinan banteng di Kabupaten Pasuruan kini resmi berpindah tangan melalui mekanisme Konfercab di Surabaya. Arifin terpilih mengungguli kandidat lainnya dan telah dikukuhkan oleh DPP PDI Perjuangan untuk menahkodai partai selama lima tahun ke depan.

    Struktur kepengurusan baru ini juga tetap mempertahankan wajah lama guna menjaga stabilitas organisasi. Muhamad Zaini kembali dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris, sementara posisi Bendahara kini dijabat oleh Sugianto.

    Langkah awal yang akan diambil oleh ketua terpilih adalah merapatkan barisan di seluruh tingkatan pengurus. Fokus utama kepemimpinannya adalah memastikan mesin partai tetap panas melalui konsolidasi internal yang masif.

    “Konsolidasi internal menjadi prioritas utama agar struktur partai semakin solid dan siap menjalankan agenda perjuangan ke depan,” ujar Arifin saat dikonfirmasi, Senin (22/12/2025).

    Selain penguatan internal, regenerasi menjadi poin krusial dengan melibatkan lebih banyak elemen pemuda dalam struktur DPC. Hal ini dilakukan demi menanamkan nilai-nilai ideologi Bung Karno kepada para kader muda di wilayah Kabupaten Pasuruan.

    Target ambisius juga telah dicanangkan untuk menghadapi kontestasi politik pada tahun 2029 mendatang. Arifin menargetkan perolehan kursi legislatif naik menjadi 10 kursi serta memenangkan pemilihan kepala daerah.

    “Api semangat perjuangan yang telah ditanamkan akan kami rawat dan kami kobarkan lebih besar lagi untuk kejayaan PDI Perjuangan di Kabupaten Pasuruan,” pungkasnya.

    Di sisi lain, mantan Ketua DPC periode sebelumnya, Andri Wahyudi, mendapatkan mandat baru di tingkat provinsi. Ia kini resmi menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Reformasi Sistem Hukum Nasional di DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. [ada/aje]

  • Gagal Nanjak, Truk Tangki BBM Terguling di JLS Kebonagung Pacitan

    Gagal Nanjak, Truk Tangki BBM Terguling di JLS Kebonagung Pacitan

    Pacitan (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalur Lintas Selatan (JLS) Pacitan. Sebuah truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terguling di tanjakan JLS, tepatnya di Dusun Gayam, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Senin (22/12/2025) sekitar pukul 04.00 WIB.

    Truk tangki Hino bernomor polisi H 8263 AD yang mengangkut sekitar 24 ribu liter solar tersebut diketahui berangkat dari Depo Pertamina Boyolali, Jawa Tengah, dengan tujuan PLTU Sudimoro Pacitan. Kendaraan terguling melintang di tanjakan sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur tersebut.

    Pengemudi truk, Sukadi (60), warga Barutikung, Kelurahan Bandarharjo, Kota Semarang, menjelaskan kecelakaan bermula saat rombongan tiga unit truk tangki melintasi tanjakan Gayam. Dua truk di bagian depan berhasil melintas, namun truk yang dikemudikannya gagal menanjak.

    “Truk tidak kuat naik. Ban selip, lalu kendaraan mundur dan akhirnya terguling,” kata Sukadi di lokasi kejadian Senin (22/12/2025).

    Beruntung, Sukadi bersama seorang penumpangnya bernama Dio berhasil menyelamatkan diri dan tidak mengalami luka. Meski demikian, kondisi fisik truk mengalami kerusakan cukup parah. Selain itu, sebagian muatan solar dilaporkan tumpah ke badan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan yang melintas.

    Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pacitan, Ipda Agustav Yunastianto, mengatakan truk tersebut merupakan bagian dari rombongan tiga kendaraan pengangkut BBM. Dua unit truk berhasil melewati tanjakan, sedangkan satu unit mengalami kecelakaan.

    “Dugaan sementara, kecelakaan disebabkan kondisi jalan yang licin serta muatan kendaraan yang cukup berat sehingga truk gagal menanjak,” jelas Ipda Agustav.

    Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi truk tangki belum dapat dilakukan dan masih menunggu kedatangan kendaraan derek. Petugas kepolisian terus melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi kejadian serta membersihkan tumpahan BBM guna mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan. [tri/aje]

  • Gagal Nanjak, Truk Tangki BBM Terguling di JLS Kebonagung Pacitan

    Gagal Nanjak, Truk Tangki BBM Terguling di JLS Kebonagung Pacitan

    Pacitan (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalur Lintas Selatan (JLS) Pacitan. Sebuah truk tangki pengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terguling di tanjakan JLS, tepatnya di Dusun Gayam, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Senin (22/12/2025) sekitar pukul 04.00 WIB.

    Truk tangki Hino bernomor polisi H 8263 AD yang mengangkut sekitar 24 ribu liter solar tersebut diketahui berangkat dari Depo Pertamina Boyolali, Jawa Tengah, dengan tujuan PLTU Sudimoro Pacitan. Kendaraan terguling melintang di tanjakan sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur tersebut.

    Pengemudi truk, Sukadi (60), warga Barutikung, Kelurahan Bandarharjo, Kota Semarang, menjelaskan kecelakaan bermula saat rombongan tiga unit truk tangki melintasi tanjakan Gayam. Dua truk di bagian depan berhasil melintas, namun truk yang dikemudikannya gagal menanjak.

    “Truk tidak kuat naik. Ban selip, lalu kendaraan mundur dan akhirnya terguling,” kata Sukadi di lokasi kejadian Senin (22/12/2025).

    Beruntung, Sukadi bersama seorang penumpangnya bernama Dio berhasil menyelamatkan diri dan tidak mengalami luka. Meski demikian, kondisi fisik truk mengalami kerusakan cukup parah. Selain itu, sebagian muatan solar dilaporkan tumpah ke badan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan yang melintas.

    Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Pacitan, Ipda Agustav Yunastianto, mengatakan truk tersebut merupakan bagian dari rombongan tiga kendaraan pengangkut BBM. Dua unit truk berhasil melewati tanjakan, sedangkan satu unit mengalami kecelakaan.

    “Dugaan sementara, kecelakaan disebabkan kondisi jalan yang licin serta muatan kendaraan yang cukup berat sehingga truk gagal menanjak,” jelas Ipda Agustav.

    Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi truk tangki belum dapat dilakukan dan masih menunggu kedatangan kendaraan derek. Petugas kepolisian terus melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi kejadian serta membersihkan tumpahan BBM guna mencegah terjadinya kecelakaan lanjutan. [tri/aje]

  • Kecelakaan Beruntun di Jombang, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Bus

    Kecelakaan Beruntun di Jombang, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Bus

    Jombang (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor tewas terjadi di Jalan Raya KH Romly Tamim, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Senin (22/12/2025) sekitar pukul 04.30 WIB.

    Kecelakaan melibatkan dua sepeda motor dan sebuah bus. Pengendara motor yang tewas diketahui bernama Supardi (65), warga Desa Gadingmangu Kecamatan Perak, Jombang, yang mengendarai sepeda motor Honda Supra dengan nomor polisi S-3894-OV.

    Menurut keterangan saksi mata, Supardi sedang melaju dari arah barat dan berusaha mendahului kendaraan di depannya. Namun, dalam upaya tersebut, Supardi kehilangan kendali dan menyerempet sepeda motor Honda Supra lain yang melaju searah dengannya.

    Yakni sepeda motor yang dikendarai oleh Moh. Suripto, seorang pedagang berusia 60 tahun dari Desa Mekikis Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri.

    Setelah menabrak sepeda motor Moh. Suripto, sepeda motor Supardi jatuh ke kanan dan langsung tertabrak oleh bus Hino PO. Sugeng Rahayu dengan nomor polisi W-7220-UP yang melaju dari arah berlawanan.

    Bus tersebut dikemudikan oleh Parluji (55), warga Desa Ngampel Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri. Spir bus ini tidak mengalami luka dalam insiden tersebut.

    Kronologi kejadian ini mengungkapkan bahwa sepeda motor Supardi mendahului kendaraan di depannya, namun naas, ia menyerempet motor yang dikendarai oleh Moh. Suripto, yang menyebabkan dirinya terjatuh dan langsung tertabrak bus yang melaju dari arah timur.

    Menurut informasi dari Edi Prayitno dan Untoro, dua saksi yang berada di tempat kejadian, peristiwa ini berlangsung sangat cepat, dan mereka terkejut melihat kondisi korban yang langsung terkapar di lokasi kejadian.

    Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto membenarkan adanya kecelakaan itu. “Kami telah melakukan identifikasi korban. Supardi meninggal dunia di tempat kejadian, sementara Moh. Suripto dan Parluji tidak mengalami luka,” ujar Siswanto. [suf]

  • Hari Ibu ke-97 Tahun 2025, Gubernur Khofifah Ajak Bahagiakan dan Lindungi Perempuan

    Hari Ibu ke-97 Tahun 2025, Gubernur Khofifah Ajak Bahagiakan dan Lindungi Perempuan

    Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memaknai Peringatan Hari Ibu Nasional ke-97 yang dirayakan tanggal 22 Desember 2025 sebagai momentum mengajak semua elemen untuk membahagiakan perempuan serta meneguhkan peran strategis perempuan dalam pembangunan bangsa.

    Menurut Khofifah, pemberdayaan perempuan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Perempuan memiliki peran multidimensi, tidak hanya sebagai ibu dalam keluarga, tetapi juga sebagai penggerak pendidikan, kesehatan sosial, ekonomi, budaya, dalam pembangunan.

    “Perempuan yang berdaya akan melahirkan keluarga yang kuat, masyarakat yang tangguh, dan bangsa yang maju. Oleh karena itu, pemberdayaan perempuan harus menjadi arus utama dalam setiap kebijakan pembangunan,” ujarnya di sela-sela kunjungan kerja di Kabupaten Pacitan, Senin (22/12/2025).

    Peringatan Hari Ibu Tahun 2025 mengusung tema “Perempuan Berkarya dan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini, menurut Khofifah, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam membangun sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

    Ia menilai, kualitas generasi masa depan sangat ditentukan oleh sejauh mana perempuan memperoleh akses yang setara terhadap pendidikan, kesehatan, kesempatan ekonomi, serta ruang kepemimpinan.

    Khofifah menambahkan, perempuan berdaya tercermin dari peran aktif mereka di berbagai lapisan masyarakat, mulai dari menjadi inspirasi bagi generasi muda, pendorong perubahan sosial, pengambil keputusan yang efektif, hingga penggerak ekonomi.

    “Banyak perempuan inspiratif di negeri yang dapat dijadikan rujukan bagi generasi muda, menjadi motivasi bagi anak muda, dalam mengejar impian dan menggali potensi besar dalam diri perempuan,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, Khofifah menegaskan bahwa kemampuan perempuan yang cenderung multitasking turut berkontribusi dalam mendorong perubahan sosial, mempromosikan kesetaraan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

    “Perempuan sering memiliki kemampuan analitis dan empati yang kuat, membuat mereka efektif dalam pengambilan keputusan yang berdampak pada keluarga, komunitas, dan organisasi,” tegasnya.

    Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga menyoroti peran perempuan sebagai ibu, pendamping keluarga, sekaligus profesional di dunia kerja bagi para working mom.

    “Perempuan dapat menjalankan tugasnya sebagai ibu, sekaligus sebagai pendamping suami dan sebagai seseorang yang berperan di lingkungan kerjanya bagi ibu-ibu yang juga working mom, ” imbuhnya.

    Di Jawa Timur, Khofifah menyampaikan bahwa berbagai program strategis terus diperkuat untuk mendukung pemberdayaan perempuan baik ekonomi, politik, hukum, lingkungan sosial dan budaya. Program tersebut meliputi peningkatan kapasitas UMKM perempuan, penguatan perlindungan ibu dan anak, pengembangan literasi digital, hingga mendorong partisipasi perempuan dalam politik, kepemimpinan publik dan pengambilan keputusan.

    “Perempuan Jatim telah terbukti menjadi pilar penting dalam menjaga ketahanan dan kualitas keluarga serta ekonomi daerah, terutama di tengah berbagai tantangan global,” kata Khofifah.

    Gubernur Khofifah juga menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu tidak boleh dimaknai sebatas seremoni tahunan. Lebih dari itu, Hari Ibu harus menjadi refleksi kolektif untuk membangun lingkungan yang adil, sejahtera, inklusif, dan ramah bagi perempuan.

    Ia mengajak seluruh elemen masyarakat. Mulai pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan komunitas, untuk bersama-sama menciptakan ekosistem yang mendukung perempuan agar dapat tumbuh, berkembang dan berkontribusi secara optimal.

    “Semangat Hari Ibu adalah semangat perjuangan dan pengabdian. Mari kita perkuat komitmen bersama untuk menghadirkan kebijakan dan tindakan nyata yang berpihak pada perempuan, demi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” katanya.

    Peringatan Hari Ibu ke-97 diharapkan menjadi penguat langkah bersama dalam mendorong perempuan Indonesia, khususnya di Jawa Timur, untuk terus berkarya, berdaya, dan mengambil peran strategis dalam pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

    “Mari bersama-sama terus maju dan berkontribusi, perempuan bisa terus mengambil peran penting dalam pembangunan dan menciptakan perubahan positif. Semoga peringatan hari ibu kali ini bisa jadi inspirasi buat semua perempuan Indonesia,” pungkasnya. [tok/aje]

  • Hari Ibu Nasional, Begini Cuaca Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik 22 Desember 2025

    Hari Ibu Nasional, Begini Cuaca Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik 22 Desember 2025

    Surabaya (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda kembali merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, yang bertepatan pada Hari Ibu Nasional, yang jatuh pada hari Senin, 22 Desember 2025.

    “Sejumlah wilayah di Sidoarjo, Sidoarjo, dan Gresik diprakirakan akan diguyur hujan ringan hingga disertai petir hari ini. Untuk suhu, antara 23°C hingga 33°C. Sedangkan kelembabannya antara 64%-97%,” ujar Prakiraan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, Minggu (21/12/2025).

    Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini

    BMKG Juanda menyebut cuaca di sejumlah wilayah Kota Surabaya diprediksi hujan ringan hingga disertai petir pada siang dan sore hari ini. Termasuk di antaranya Kecamatan Kenjeran, Krembangan, Bulak, Benowo, Pabean Cantian, Pakal, dan Semampir.

    Suhu udara: 24°C – 33°C
    Kelembapan: 64% – 95%
    Kecepatan angin: 27,3 Km/jam dari arah Barat Daya.

    Prakiraan Cuaca Sidoarjo Hari Ini

    Menurut data dari BMKG Juanda, cuaca di Sidoarjo hampir sama seperti Kota Pahlawan, yakni cenderng hujan ringan pada siang dan sore hari ini. Mulai dari intensitas ringan hingga disertai petir. Termasuk di antaranya seperti Kecamatan Jabon, Candi, Buduran, Sidoarjo, Sedati, Prambon, Tulangan, hingga Waru.

    Suhu udara: 23°C – 34°C
    Kelembapan: 64%-97%
    Kecepatan angin: 27,8 km/jam dari arah Barat Daya.

    Prakiraan Cuaca Gresik Hari Ini

    Menurut data dari BMKG Juanda, sejumlah wilayah di Gresik siang hari ini diprakirakan akan turun hujan ringan, sedang, hingga disertai petir. Terlebih pada siang dan sore harinya. Termasuk di antaranya Kecamatan Dukun, Duduk Sampeyan, Cerme, Benjeng। Balongpanggang, Kebomas, hingga Kedamean.

    Suhu udara: 25°C – 31°C
    Kelembapan: 69% – 91%
    Kecepatan angin: 25,7 km/jam dari arah Barat Daya.

    Masyarakat disarankan untuk membawa payung atau jas hujan sebagai langkah antisipatif. Mengingat cuaca di wilayah tropis seperti Jawa Timur dapat berubah dalam waktu singkat, penting bagi warga untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca melalui aplikasi resmi BMKG atau layanan cuaca daring lainnya.

    Dengan memahami prakiraan cuaca secara detail, masyarakat di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik dapat menjalani aktivitas hari inidengan lebih aman dan nyaman, termasuk saat memulai aktivitas tempat. [fyi/aje]