Author: Beritajatim.com

  • Kronologi Pelarian Koruptor KMK Rp3,5 Miliar Digiring ke Penjara Probolinggo

    Kronologi Pelarian Koruptor KMK Rp3,5 Miliar Digiring ke Penjara Probolinggo

    Probolinggo (beritajatim.com) – Pelarian panjang Riang Fauzi (36), terpidana korupsi Kredit Modal Kerja (KMK) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Cabang Probolinggo, akhirnya benar-benar tamat. Setelah sempat menghilang dan bersembunyi di Kendari, Sulawesi Tenggara, Riang Fauzi digiring ke Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo, Senin (22/12/2025) siang, untuk menjalani eksekusi hukuman.

    Tiba sekitar pukul 13.30 WIB, Riang Fauzi turun dari kendaraan kejaksaan dengan rompi tahanan warna pink, tangan terborgol, dan dikawal ketat aparat. Mantan pejabat bank yang menyalahgunakan kewenangannya itu selanjutnya langsung dibawa untuk menjalani penahanan di Lapas Kelas IIB Probolinggo.

    Kepala Kejari Kota Probolinggo, Lilik Setyawan, menegaskan bahwa Riang Fauzi terbukti melakukan tindak pidana korupsi pada tahun 2022, dengan nilai kerugian negara mencapai Rp3,5 miliar.

    “Terpidana, selaku Associate Relationship Manager 1 Kecil PT BRI Cabang Probolinggo, secara sadar dan melawan hukum menyetujui serta memproses pemberian Kredit Modal Kerja yang tidak sesuai ketentuan. Tindakan itu jelas bertentangan dengan aturan perbankan dan merugikan negara,” tegas Lilik.

    Ironisnya, kejahatan tersebut dilakukan oleh orang dalam yang seharusnya menjaga integritas sistem perbankan. Dalam aksinya, Riang Fauzi tidak bertindak sendiri. Ia bersekongkol dengan dua pihak lain, salah satunya Hendra Widianto, yang telah lebih dulu ditangkap dan diproses hukum.

    Motif kejahatan ini pun terbuka terang. Riang Fauzi mengakui perbuatannya dilakukan demi memperkaya diri sendiri, dengan modus penyalahgunaan fasilitas KMK atas nama Sri Yuniarti. Fasilitas kredit yang seharusnya disalurkan sesuai prosedur justru digelapkan untuk kepentingan pribadi.

    Kasus ini baru terendus aparat penegak hukum pada tahun 2024. Saat proses hukum berjalan, Riang Fauzi memilih kabur dan resmi masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2 Juli 2024, memperpanjang daftar buronan kasus korupsi di sektor perbankan.

    Selama pelarian, Riang Fauzi diketahui mengganti identitas dan bekerja di bank swasta di Kota Kendari. Namun upaya penyamaran tersebut gagal total. Tim kejaksaan terus memantau pergerakannya hingga akhirnya menangkapnya tanpa perlawanan.

    “Meski mengubah identitas dan mencoba hidup normal, pelarian terdakwa tetap terendus. Kami pastikan tidak ada tempat aman bagi buronan korupsi,” ujar Kajari Lilik.

    Sebelumnya, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada PN Surabaya telah menjatuhkan vonis in absentia pada 24 Maret 2025. Riang Fauzi dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

    Majelis hakim menjatuhkan hukuman 8 tahun 6 bulan penjara, denda Rp300 juta subsidair 6 bulan kurungan, serta kewajiban membayar uang pengganti Rp200 juta, subsidair penjara selama empat bulan.

    Dengan ditangkap dan dieksekusinya Riang Fauzi, Kejaksaan menegaskan bahwa pelarian hanya menunda hukuman, bukan menghapus kejahatan, sekaligus menjadi peringatan keras bagi pelaku korupsi di sektor perbankan yang merugikan uang negara. (ada/but)

  • Hari Ibu, Kader PDIP Tulungagung Ziarahi Makam Sarinah

    Hari Ibu, Kader PDIP Tulungagung Ziarahi Makam Sarinah

    Tulungagung (beritajatim.com) – Dalam rangka memeringati Hari Ibu, sejumlah kader PDIP Tulungagung berziarah ke makam Sarinah, di Komplek Pemakaman Umum Kelurahan Kepatihan. Sosok Sarinah sendiri diketahui merupakan pengasuh masa kecil Presiden Pertama RI, Soekarno.

    Dalam buku Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia yang ditulis oleh Cindy Adam, Soekarno mengaku sosok Sarinah cukup berpengaruh dalam dirinya. Tak hanya sebagai pengasuh, Sarinah mengajarkan cinta kasih dan pengabdian tulus tanpa pamrih. Sarinah juga menjadi simbol perempuan Indonesia yang kuat dan ikut serta dalam perjuangan bangsa.

    Ketua DPC PDIP Tulungagung, Erma Susanti mengatakan bahwa peringatan Hari Ibu tahun ini dinilai cukup berbeda. Tak hanya sekadar seremonial, Erma mengajak seluruh kader perempuan PDIP untuk mengenal kembali sosok Sarinah.

    Para kader juga diajak untuk mengetahui sejarah penetapan Hari Ibu yang berasal dari kongres perempuan indonesia pertama. Yakni pada tahun 1928 di Yogyakarta.

    “Jadi peringatan Hari Ibu tidak sekedar seremonial saja, harus mengetahui sejarahnya juga, mengapa Soekarno pertama kali menetapkan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu harus tahu,” ujarnya, Senin (22/12/2025).

    Perjuangan perempuan maupun ibu di masa sekarang tentunya berbeda dengan saat itu. Namun semangat perjuangan para Ibu harus tetap terjaga.

    Menutut Erma saat ini para ibu dan perempuan memiliki tantangan yang semakin pelik. Meski secara pendidikan sudah setara, masih banyak praktek yang mengecilkan peran perempuan.

    Tingginya angka kasus kekerasan terhadap perempuan menjadi salah satu buktinya. “Di dunia politik sendiri meski sudah banyak perempuan yang terlibat namun jumlahnya belum terlalu banyak,” tuturnya.

    Erma sendiri berharap, ziarah ini tak hanya sekedar menjadi simbol peringatan Hari Ibu saja. Namun diharapkan semua kader dapat meneladani sifat perempuan seperti yang dicontohkan oleh Sarinah. Kegiatan ini juga menjadi agenda pertama DPC PDIP Tulungagung usai dilantik di Surabaya kemarin.

    “Jadi ini sekalian mengawali langkah kami sebagai pengurus DPC PDIP Tulungagung untuk meminta restu agar perjuangan kita sejalan dengan rakyat,” pungkasnya. [nm/but]

  • Puting Beliung Robohkan Sejumlah Pohon dan Ornamen Paduraksa di Gedung Pemkab Lamongan

    Puting Beliung Robohkan Sejumlah Pohon dan Ornamen Paduraksa di Gedung Pemkab Lamongan

    Lamongan (beritajatim.com) – Angin puting beliung menerjang Lamongan, hingga mengakibatkan ornamen Paduraksa (Pendidikan Terpadu Sekolah Ramah Anak, Akreditasi Perpustakaan, Sekolah Sehat, dan Adiwiyata) pada gedung pemkab setempat runtuh, Senin (22/12/2025).

    Terjangan puting beliung yang terjadi sekitar pukul 16.15 WIB itu membuat hampir seluruh struktur Paduraksa ambruk menimpa sebuah kendaraan roda tiga milik pedagang hingga rusak parah.

    Selain merobohkan ornamen Paduraksa, puting beliung juga menyebabkan sejumlah pohon bertumbangan. Tak jauh dari gedung Pemkab Lamongan, sebuah pohon besar roboh di pasar tingkat dan menimpa lapak tambal ban.

    Bahkan Ahmad Parman, pemilik lapak yang sedang menambal ban, sempat tertimpa dan terjebak di bawah pohon yang tumbang. Dua motor yang sedang ditambal juga ikut tertimpa.

    “Saat saya mau pasang ban, tiba-tiba ada suara gradak-gradak dari atas langsung ambruk. Nggak bisa berdiri saya, tertimpa,” kata Parman, menceritakan peristiwa yang dialaminya.

    Parman mengaku sempat terjebak di bawah reruntuhan bangunan lapak yang tertimpa pohon. Dengan jerih payahnya, Parman akhirnya bisa keluar dan selamat. “Bagian punggung yang tertimpa. Pelan-pelan saya mencoba menggeser badan, akhirnya bisa keluar,” tuturnya.

    Sementara Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Naim, menjelaskan, selain Gedung Pemkab dan di Pasar Tingkat, pohon tumbang juga terjadi di tiga titik, antara lain di Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan dan RSUD dr. Soegiri Lamongan.

    Lapak tambal ban di Pasar Tingkat, Lamongan, tertimpa pohon tumbang yang tersapu puting beliung, Senin (22/12/2025)

    “Total ada lima titik. Sementara lapaoran yang kami terima, ada satu korban yang mengalami luka ringan,” kata Naim.

    Petugas BPBD bersama Damkar, polisi dan warga, gotong royong mengevakuasi pohon yang tumbang.
    Naim mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, mengingat bencana hidrometeorologi masih akan terjadi di wilayah Lamongan hingga beberapa hari kedepan.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati. Ketika ada angin kencang, agar tidak berteduh di bawah pohon,” ucapnya. [fak/suf]

  • Petugas Gabungan Lakukan ‘Ramp Check’ Kapal dan Tes Urine Acak di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

    Petugas Gabungan Lakukan ‘Ramp Check’ Kapal dan Tes Urine Acak di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

    Banyuwangi (beritajatim.com) – Petugas gabungan angkutan Natal dan Tahun Baru melakukan ramp check, demi memastikan armada kapal di penyeberangan Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk siap dan aman melayani penumpang.

    Pemeriksan ‘ramp check’ dilakukan guna memastikan kondisi fisik serta kelengkapan administrasi kapal terpenuhi dan layak untuk mengangkut penumpang.

    Agenda ramp check dilakukan gabungan antara Polresta Banyuwangi, ASDP Ketapang, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungwangi, pengusaha kapal, dan stakeholder terkait lainnya.

    “Tujuannya untuk memastikan kapal laik jalan, aman, dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan jalur Ketapang-Gilimanuk ini untuk keperluan Nataru,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Senin (22/12/2025).

    Selain ramp check, petugas juga melakukan tes urine acak kepada anak buah kapal (ABK) dan sopir bus yang hendak menyeberang ke Bali.

    “Alhamdulillah semuanya negatif. Ini menunjukkan kesiapan para awak moda transportasi untuk siap mengangkut dan mengantar masyarakat yang menggunakan jasa di pelabuhan ini,” jelas Rama.

    Tak hanya itu, petugas turut melakukan pengecekan secara menyeluruh termasuk pada proses manifes penumpang secara by name by addres. Baik yang ada di kendaraan sampai pada sinkronisasi data manifest yang ada di kapal.

    “Semua yang kami lakukan bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat pengguna jasa transportasi dari Jawa tujuan Bali via Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk,” tegas Rama.

    General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Banyuwangi, Ardy Eka Pati mengatakan, usai dilakukan ramp check secara menyeluruh hasil pemeriksaan rump check semua dalam kondisi baik.

    Selain itu, dermaga MB yang digunakan kapal mengangkut penumpang serta fasilitas pelabuhan lainnya telah dilakukan pengecekan agar lebih aman menjelang lonjakan penumpang mendekati momen natal dan tahun baru.

    “Hasilnya baik, bersyukur juga semua berjalan dengan lancar. Disisi lain pemeliharaan detmaga dan ramp check kapal sudah menjadi rutinitas kami setiap hari,” pungkasnya. [alr/suf]

  • Petugas Gabungan Lakukan ‘Ramp Check’ Kapal dan Tes Urine Acak di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

    Petugas Gabungan Lakukan ‘Ramp Check’ Kapal dan Tes Urine Acak di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

    Banyuwangi (beritajatim.com) – Petugas gabungan angkutan Natal dan Tahun Baru melakukan ramp check, demi memastikan armada kapal di penyeberangan Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk siap dan aman melayani penumpang.

    Pemeriksan ‘ramp check’ dilakukan guna memastikan kondisi fisik serta kelengkapan administrasi kapal terpenuhi dan layak untuk mengangkut penumpang.

    Agenda ramp check dilakukan gabungan antara Polresta Banyuwangi, ASDP Ketapang, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungwangi, pengusaha kapal, dan stakeholder terkait lainnya.

    “Tujuannya untuk memastikan kapal laik jalan, aman, dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan jalur Ketapang-Gilimanuk ini untuk keperluan Nataru,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Senin (22/12/2025).

    Selain ramp check, petugas juga melakukan tes urine acak kepada anak buah kapal (ABK) dan sopir bus yang hendak menyeberang ke Bali.

    “Alhamdulillah semuanya negatif. Ini menunjukkan kesiapan para awak moda transportasi untuk siap mengangkut dan mengantar masyarakat yang menggunakan jasa di pelabuhan ini,” jelas Rama.

    Tak hanya itu, petugas turut melakukan pengecekan secara menyeluruh termasuk pada proses manifes penumpang secara by name by addres. Baik yang ada di kendaraan sampai pada sinkronisasi data manifest yang ada di kapal.

    “Semua yang kami lakukan bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat pengguna jasa transportasi dari Jawa tujuan Bali via Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk,” tegas Rama.

    General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Banyuwangi, Ardy Eka Pati mengatakan, usai dilakukan ramp check secara menyeluruh hasil pemeriksaan rump check semua dalam kondisi baik.

    Selain itu, dermaga MB yang digunakan kapal mengangkut penumpang serta fasilitas pelabuhan lainnya telah dilakukan pengecekan agar lebih aman menjelang lonjakan penumpang mendekati momen natal dan tahun baru.

    “Hasilnya baik, bersyukur juga semua berjalan dengan lancar. Disisi lain pemeliharaan detmaga dan ramp check kapal sudah menjadi rutinitas kami setiap hari,” pungkasnya. [alr/suf]

  • Sekolah Rakyat di Ponorogo Mulai Dibangun 2026, Lahan 5,7 Hektare Siap

    Sekolah Rakyat di Ponorogo Mulai Dibangun 2026, Lahan 5,7 Hektare Siap

    Ponorogo (beritajatim.com) – Tahap krusial pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Ponorogo mulai memasuki fase penentuan.

    Lahan seluas 5,7 hektare di Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, dipastikan siap digunakan dan menjadi pijakan awal dimulainya pembangunan fisik sekolah yang ditargetkan mulai tahun depan.

    Area yang berada di selatan Sirkuit Jurang Gandul itu sebelumnya berupa lahan sawah. Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo telah menuntaskan aspek regulasi. Yakni dengan memastikan lokasi tersebut tidak termasuk dalam kawasan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B).Kepastian ini menjadi kunci agar proyek strategis bidang pendidikan tersebut dapat berjalan tanpa menabrak aturan tata ruang.

    Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengungkapkan bahwa terkait pembangunan Sekolah Rakyat, dirinya memastikan lokasi yang disiapkan telah melalui pemetaan dan kajian lintas sektor. Lahan 5,7 hektare tersebut secara resmi berada di luar kawasan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLP2B). Sehingga dapat digunakan untuk pembangunan fasilitas pendidikan yang dibiayai Pemerintah Pusat.

    “Lokasi SR jadi di selatan sirkuit Jurang Gandul, sudah dipetakan bersama tim yang membidangi,” ungkap Lisdyarita, Senin (22/12/2025).

    Dia menegaskan, Perda tentang PLP2B yang ditetapkan bersama DPRD, menjadi rujukan final dalam setiap pemanfaatan lahan di Ponorogo. Regulasi tersebut, kata dia, berfungsi menjaga agar alih fungsi lahan tidak dilakukan secara serampangan.

    ‘’Aturan ini mengikat sehingga harapan kami lahan pangan daerah bisa terjaga dan tidak sembarangan di alih fungsikan menjadi bangunan,’’ katanya.

    Dengan status lahan yang dinyatakan bebas, Pemkab Ponorogo membuka jalan bagi masuknya anggaran dari APBN. Lisdyarita pun berharap proses pembangunan fisik Sekolah Rakyat bisa dimulai pada awal 2026, seiring rampungnya tahapan administrasi dan perencanaan teknis.

    “Akan dibangun tahun depan, anggarannya dari pusat,” pungkasnya.

    Dengan landasan regulasi yang sudah dikunci dan lokasi yang telah ditetapkan, pembangunan Sekolah Rakyat di Ponorogo kini tinggal menunggu waktu. Jika sesuai rencana, tahun 2026 akan menjadi awal berdirinya bangunan pendidikan baru yang diharapkan memperluas akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat. (end/ted)

  • Posyan Polres Gresik Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Mobilitas Warga

    Posyan Polres Gresik Dilengkapi Monitor CCTV Pantau Mobilitas Warga

    Gresik (beritajatim.com)-Libur natal dan tahun baru (Nataru) 2025 tinggal menghitung hari. Untuk memastikan kesiapan pengamanan di wilayah Gresik.

    Polres setempat menempatkan pos pelayanan, atau posyan yang dilengkapi monitor CCTV terintegrasi di sejumlah titik guna memantau mobilitas warga.

    Posyan tersebut ditempatkan di jantung kota tepatnya di depan Greesmall. Keberadaan pos ini selain difokuskan pada pengaturan lalu lintas juga tersedia fasilitas bagi masyarakat.

    Dalam pengamanan nataru, aparat kepolisian menyiapkan satu posyan dan empat pos pengamanan (Pospam) di sejumlah titik strategis.

    “Khusus menghadapi libur nataru selain menyiapkan posyan dan pospam. Kami juga melibatkan unsur TNI, Dinas Kesehatan serta Saka Bhayangkara,” ujar Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Senin (22/12/2025).

    Pamen Polri ini menuturkan, dengan adanya teknologi monitor CCTV yang terintegrasi. Dengan sistem ini, petugas dapat merespons cepat apabila terjadi kepadatan arus kendaraan maupun potensi gangguan keamanan.

    AKBP Rovan juga menegaskan kepada seluruh personel agar senantiasa siaga dan memperkuat koordinasi lintas sektoral. Dirinya menginstruksikan peningkatan patroli, khususnya di kawasan objek wisata, pusat keramaian, dan titik-titik rawan kriminalitas.

    “Harapan kami, masyarakat dapat merayakan libur nataru dengan aman, nyaman, dan kondusif,” ungkapnya.

    Sebelumnya orang nomor satu di jajaran Polres Gresik tersebut mengecek posyan dan pospam. Langkah ini diambil memastikan kesiapsiagaan personel saat bertugas. (dny/ted)

  • Cak Ji Dikukuhkan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Kader Dorong Semangat “Jayalengkara” untuk Rakyat

    Cak Ji Dikukuhkan Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Kader Dorong Semangat “Jayalengkara” untuk Rakyat

    Surabaya (beritajatim.com) – Kader PDI Perjuangan Surabaya menyampaikan dukungan penuh atas dikukuhkannya Wakil Wali Kota Surabaya Armuji sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya periode 2025–2030.

    Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan soliditas partai di tingkat akar rumput.

    Kader PDI Perjuangan Surabaya, Achmad Hidayat, menyampaikan ucapan selamat dan harapan agar kepemimpinan baru mampu membawa partai semakin dekat dengan rakyat.

    “Selamat atas dikukuhkannya Cak Ji beserta pengurus DPC PDI Perjuangan periode 2025–2030. Semoga diberikan kelancaran dalam mengemban amanah partai,” kata Achmad Hidayat, Senin (22/12/2025).

    Achmad menegaskan bahwa keputusan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri merupakan mandat politik yang harus didukung bersama oleh seluruh struktur partai. Menurut dia, loyalitas organisasi menjadi fondasi utama dalam menjaga kekuatan PDI Perjuangan di Surabaya.

    “Keputusan Ibu Ketua Umum harus didukung oleh seluruh PAC, ranting, anak ranting, kader, dan simpatisan PDI Perjuangan,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Achmad mengajak seluruh kader untuk melanjutkan semangat “Jayalengkara” sebagai nilai perjuangan partai di tengah masyarakat. Dia menilai semangat tersebut relevan untuk menjawab kebutuhan warga Surabaya melalui kerja-kerja kerakyatan.

    “Semangat Jayalengkara untuk rakyat Surabaya harus terus dihidupkan, dengan mengedepankan kemaslahatan rakyat, musyawarah mufakat, dan gotong royong,” tutur dia.

    Achmad juga berharap tiga pilar partai dapat terus solid dalam mengimplementasikan ajaran Bung Karno. Menurut dia, Pancasila 1 Juni 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi pedoman nyata dalam kerja politik di Surabaya.

    “Tiga pilar partai harus solid untuk mewujudkan gagasan Bung Karno dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucapnya.

    Achmad menyampaikan doa agar kepemimpinan di Surabaya berjalan selaras demi kepentingan rakyat. Dia berharap sinergi antarpemimpin mampu membawa PDI Perjuangan semakin kuat di Kota Pahlawan.

    “Saya berdoa supaya Mas Eri Cahyadi, Cak Ji, dan Mas Adi Sutarwijono bisa manunggal untuk Surabaya dan PDI Perjuangan,” tegas Achmad.[asg/ted]

  • Libur Nataru, Polres Malang Perketat Pengamanan Wisata Bromo

    Libur Nataru, Polres Malang Perketat Pengamanan Wisata Bromo

    Malang (beritajatim.com) – Polres Malang meningkatkan pengamanan sekaligus mengintensifkan imbauan keselamatan kepada wisatawan dan pengemudi jeep wisata Bromo selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025.

    Kegiatan tersebut dipusatkan di Pos Pelayanan Gubukklakah, Kecamatan Poncokusumo, sebagai salah satu akses utama menuju kawasan wisata Gunung Bromo dari wilayah Kabupaten Malang.

    Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru. Berdasarkan data kepolisian, tercatat lebih dari 270 unit kendaraan jeep wisata melintas dan naik menuju kawasan Bromo dari sisi Poncokusumo dalam satu hari terakhir.

    Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan, peningkatan pengamanan dan pemberian imbauan dilakukan untuk memastikan keselamatan wisatawan sekaligus kelancaran arus kendaraan di jalur wisata yang memiliki karakter medan menanjak dan berisiko.

    “Kami fokuskan pengamanan di Pos Pelayanan Gubukklakah dengan memberikan imbauan langsung kepada pengemudi jeep dan wisatawan. Jalur menuju Bromo memiliki tingkat risiko tinggi, sehingga kami tekankan pentingnya kondisi kendaraan yang prima dan kepatuhan terhadap aturan keselamatan,” ujar Chelvin, Senin (22/12/2025).

    Selain melakukan pengaturan lalu lintas, petugas juga mengingatkan pengemudi jeep agar tidak memaksakan kendaraan mengangkut penumpang melebihi kapasitas serta memastikan kelengkapan keselamatan sebelum melintas jalur wisata. Wisatawan pun diimbau untuk mengikuti arahan petugas demi menghindari potensi kecelakaan.

    AKP Chelvin menegaskan, pengamanan di kawasan wisata menjadi salah satu prioritas utama Satlantas Polres Malang selama Operasi Lilin Semeru 2025, mengingat tingginya mobilitas masyarakat pada masa libur panjang.

    “Operasi Lilin ini kami maknai sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran petugas di jalur wisata diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung ke Bromo,” katanya.

    Polres Malang memastikan pengamanan dan pelayanan di jalur wisata Bromo akan terus ditingkatkan hingga berakhirnya Operasi Lilin Semeru 2025 pada 2 Januari 2026, agar seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. (yog/ted)

  • Pencuri Asal Surabaya Diikat ke Pohon di Bangkalan

    Pencuri Asal Surabaya Diikat ke Pohon di Bangkalan

    Bangkalan (beritajatim.com) – Seorang pria asal Surabaya tertangkap basah saat mencuri tas berisi uang tunai Rp 2,5 juta milik warga di Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan. Pelaku sempat diamankan warga dengan cara diikat di pohon sebelum diserahkan kepada polisi.

    Kasi Humas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, mengatakan pelaku berinisial ME (32), warga Kecamatan Simokerto, Surabaya. Pelaku diketahui beraksi bersama satu orang rekannya yang berhasil melarikan diri.

    “Pelaku beraksi bersama satu temannya. Saat kejadian, korban meletakkan tas berisi uang di bangku luar toko,” ujar Agung, Senin (22/12/2025).

    Menurut Agung, pelaku mengambil tas korban ketika kondisi di sekitar lokasi sedang sepi. Aksi tersebut diketahui oleh teman korban yang langsung berteriak meminta bantuan warga.

    “Teman korban melihat aksi pencurian itu dan langsung berteriak maling,” katanya.

    Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian mengejar pelaku dan berhasil menangkapnya. Untuk mencegah pelaku melarikan diri, warga mengikat tubuh pelaku di pohon sambil menunggu petugas kepolisian datang ke lokasi.

    “Warga yang kesal langsung mengikat tubuh pelaku di pohon, namun tidak melakukan penganiayaan dan menunggu petugas datang,” ujar Agung.

    Polisi yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa uang tunai milik korban.

    “Pelaku saat ini sudah diamankan dan kasus masih kami dalami,” pungkasnya. [sar/but]