Author: Beritajatim.com

  • Tak Bayar Uang Pengganti, Aset Mantan Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo Bisa Disita, Penjara Bertambah 5 Tahun

    Tak Bayar Uang Pengganti, Aset Mantan Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo Bisa Disita, Penjara Bertambah 5 Tahun

    Ponorogo (beritajatim.com) – Vonis 12 tahun penjara terhadap mantan Kepala SMK PGRI 2 Ponorogo, Syamhudi Arifin, dalam perkara korupsi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) belum menjadi akhir dari konsekuensi hukum yang harus ditanggung. Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya menegaskan, kegagalan membayar uang pengganti kerugian negara berujung penyitaan seluruh harta benda hingga tambahan pidana penjara.

    Dalam amar putusan yang dibacakan Selasa (23/12/2025), majelis hakim menyatakan Syamhudi Arifin wajib membayar uang pengganti sebesar Rp22.659.210.590,82. Nilai tersebut merupakan sisa kerugian negara setelah dikurangi pengembalian dana sebesar Rp3,175 miliar yang sebelumnya telah diserahkan kepada negara.

    Dalam perkara tersebut, total kerugian negara akibat praktik korupsi Dana BOS di SMK PGRI 2 Ponorogo mencapai Rp25.834.210.590,82.

    Majelis hakim memberikan tenggat waktu satu bulan sejak putusan berkekuatan hukum tetap (inkracht) bagi terpidana untuk melunasi kewajiban uang pengganti. Apabila kewajiban tersebut tidak dipenuhi, jaksa diberi kewenangan menyita dan melelang seluruh harta kekayaan terpidana untuk menutup kerugian negara.

    Pengadilan juga mengatur konsekuensi terberat jika nilai aset yang disita tidak mencukupi.

    “Dalam hal terpidana tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka dijatuhi pidana tambahan berupa penjara selama lima tahun,” demikian kutipan amar putusan majelis hakim.

    Pelaksana Harian Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Ponorogo, Furkon Adi Hermawan, menegaskan mekanisme uang pengganti merupakan instrumen hukum utama dalam memulihkan kerugian keuangan negara akibat tindak pidana korupsi, termasuk di sektor pendidikan.

    “Uang pengganti adalah instrumen hukum untuk memulihkan kerugian negara. Jika tidak dibayar, undang-undang memberi ruang bagi jaksa untuk menyita aset dan bahkan menambah pidana penjara,” kata Furkon Adi Hermawan, Kamis (25/12/2025).

    Ia menegaskan, penyitaan dan pelelangan aset bukan sekadar hukuman tambahan, melainkan penegasan bahwa korupsi tidak boleh menyisakan keuntungan apa pun bagi pelakunya.

    Dalam perkara ini, pengadilan telah merampas sejumlah aset bernilai besar untuk negara, antara lain uang tunai Rp3,175 miliar, 11 unit bus, tiga unit mobil Toyota Avanza, serta satu unit mobil Mitsubishi Pajero. Seluruh aset tersebut diperhitungkan sebagai bagian pembayaran uang pengganti.

    “Apabila nilai aset yang telah dirampas belum menutup seluruh kerugian negara, jaksa akan melacak dan menyita aset lainnya,” ujar Furkon.

    Kasus ini menegaskan bahwa pidana korupsi tidak berhenti pada vonis badan. Hukuman penjara dapat diperpanjang, dan seluruh aset dapat disita, apabila terpidana mengabaikan kewajiban pengembalian kerugian negara.

    Sementara itu, penasihat hukum terdakwa menyatakan pikir-pikir selama tujuh hari untuk menentukan apakah akan mengajukan upaya hukum lanjutan. Jika putusan ini nantinya berkekuatan hukum tetap, seluruh mekanisme penyitaan aset dan pidana tambahan akan dijalankan sesuai amar pengadilan. [end/beq]

  • Natal 2025, Lapas Kediri Beri Kado Pengurangan Hukuman 17 Warga Binaan Kristiani

    Natal 2025, Lapas Kediri Beri Kado Pengurangan Hukuman 17 Warga Binaan Kristiani

    Kediri (beritajatim.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kediri menyerahkan Remisi Khusus (RK) Natal Tahun 2025 kepada narapidana beragama Kristiani. Pemberian remisi ini merupakan implementasi komitmen negara dalam menjamin hak-hak warga binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif maupun substantif.

    Saat ini, Lapas Kelas IIA Kediri menampung total 902 warga binaan, terdiri atas 522 narapidana dan 380 tahanan. Dari keseluruhan jumlah tersebut, terdapat 32 warga binaan beragama Kristiani, dengan rincian 21 narapidana dan 11 tahanan.

    Pihak Lapas menegaskan bahwa Remisi Khusus Natal hanya dapat diberikan kepada warga binaan yang telah berstatus narapidana dan beragama Kristiani, serta memenuhi ketentuan sesuai regulasi yang berlaku. Berdasarkan hasil verifikasi, dari 21 narapidana Kristiani, sebanyak 17 orang dinyatakan layak menerima Remisi Khusus Natal Tahun 2025. Sementara itu, 4 narapidana lainnya belum memenuhi syarat yang ditetapkan.

    Seluruh penerima remisi tahun ini memperoleh Remisi Khusus I (RK I) berupa pengurangan sebagian masa pidana. Rinciannya, sebanyak 5 narapidana menerima pengurangan hukuman selama 15 hari, 11 narapidana memperoleh pengurangan 1 bulan, dan 1 narapidana mendapatkan pengurangan 1 bulan 15 hari. Tidak terdapat narapidana yang memperoleh Remisi Khusus II (langsung bebas) maupun pengurangan masa pidana hingga dua bulan.

    Kepala Lapas Kelas IIA Kediri, Solichin, menyampaikan bahwa pemberian remisi merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam sistem pemasyarakatan yang berlandaskan keadilan dan kepastian hukum. Ia menyebutkan, dari total 32 warga binaan Kristiani, hanya 17 narapidana yang telah memenuhi seluruh persyaratan sehingga berhak menerima remisi Natal tahun ini.

    Lebih lanjut, Solichin menegaskan bahwa proses pengusulan remisi dilakukan secara cermat, selektif, dan transparan sesuai ketentuan perundang-undangan. Pihak Lapas memastikan seluruh hak warga binaan akan diberikan sepanjang syarat yang ditetapkan telah dipenuhi.

    Melalui pemberian Remisi Khusus Natal 2025 ini, Lapas Kelas IIA Kediri berharap dapat menumbuhkan semangat positif bagi warga binaan untuk terus menjaga perilaku baik, aktif mengikuti program pembinaan, serta mempersiapkan diri menjadi individu yang lebih bertanggung jawab saat kembali ke tengah masyarakat. [nm/beq]

  • Malam Natal, Bupati Ipuk dan Forkopimda Patroli Gereja di Banyuwangi Pastikan Ibadah Aman

    Malam Natal, Bupati Ipuk dan Forkopimda Patroli Gereja di Banyuwangi Pastikan Ibadah Aman

    Banyuwangi (beritajatim.com) – Pada perayaan malam Natal, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan patroli keliling ke sejumlah gereja di Banyuwangi, Rabu malam (24/12/2025). Patroli dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ibadah Natal berlangsung aman, nyaman, dan kondusif.

    Patroli tersebut diikuti Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, Kepala Kantor SAR Banyuwangi I Made Oka Astawa, serta Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono.

    “Patroli malam ini untuk memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah Natal dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” ujar Ipuk.

    Rombongan memulai patroli dari Mapolresta Banyuwangi dengan menggunakan sepeda motor. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Gereja Katolik Maria Ratu Damai di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kelurahan Penganjuran.

    Di gereja tersebut, rombongan disambut sekitar seribu jemaat yang tengah mengikuti ibadah Natal. Ipuk dan jajaran Forkopimda menyapa jemaat sekaligus memastikan situasi pengamanan berjalan lancar.

    Patroli kemudian dilanjutkan ke Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel Banyuwangi di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Kepatihan, serta ke Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Banyuwangi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kelurahan Penganjuran.

    Di setiap gereja yang dikunjungi, Ipuk menitipkan pesan agar jemaat turut mendoakan Banyuwangi agar senantiasa aman, nyaman, dan terhindar dari bencana.

    “Kami juga mengajak umat Kristiani untuk bersama-sama membangun Banyuwangi dengan semangat kebersamaan. Semoga Natal ini membawa kebahagiaan, ketenangan, dan dapat dirayakan bersama keluarga dengan penuh kehangatan serta sukacita,” kata Ipuk.

    Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra menyampaikan bahwa pengamanan Natal telah disiapkan secara maksimal dengan melibatkan personel gabungan.

    “Total ada 125 gereja di Banyuwangi yang melaksanakan ibadah Natal. Seluruhnya telah kami tempatkan personel pengamanan, dan sebelumnya dilakukan sterilisasi untuk memastikan ibadah berjalan aman dan lancar,” pungkasnya. [alr/beq]

  • Dua Bocah Terseret Ombak di Pantai Tambakboyo Tuban, Satu Anak Masih Dalam Pencarian

    Dua Bocah Terseret Ombak di Pantai Tambakboyo Tuban, Satu Anak Masih Dalam Pencarian

    Tuban (beritajatim.com) – Dua orang anak di bawah umur dilaporkan terseret arus atau ombak saat berenang di pinggir pantai wilayah Desa sekaligus Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Kamis (25/12/2025) pagi. Satu korban berhasil diselamatkan, sementara satu lainnya masih dalam proses pencarian.

    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Drs. Sudarmaji, M.M, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Kedua korban masing-masing berinisial HCS (10) dan AKA (6).

    “Betul, kami menerima laporan dari Bapak Lilik Koestijono selaku Kepala Desa Tambakboyo mengenai adanya dua anak yang tenggelam,” ujar Sudarmaji.

    Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, kedua korban awalnya bermain air di area pantai yang berada di depan rumah saksi. Namun, tiba-tiba keduanya terseret arus ombak ke arah laut hingga mencapai kedalaman sekitar satu meter.

    “Saksi yang saat itu sedang membersihkan kapal melihat korban meminta pertolongan dan segera melakukan upaya penyelamatan,” imbuhnya.

    Dalam upaya tersebut, salah satu korban berinisial AKA (6) berhasil diselamatkan oleh warga. Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Tambakboyo untuk mendapatkan perawatan medis.

    “Sementara korban kedua, HCS (10), sampai saat ini masih belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian,” terang Sudarmaji.

    BPBD Kabupaten Tuban langsung mengerahkan tim ke lokasi untuk melakukan Operasi SAR terhadap korban yang belum ditemukan. Proses pencarian melibatkan unsur Satpolairud Polres Tuban, Forkopimcam Tambakboyo, relawan, serta Tim Rukun Nelayan Tambakboyo.

    “Untuk perkembangan informasi selanjutnya akan kami laporkan secara berkala. Mudah-mudahan korban segera ditemukan,” pungkasnya. [dya/beq]

  • Hari Natal, Cuaca di Malang Raya Diprediksi Tanpa Hujan Sepanjang Hari

    Hari Natal, Cuaca di Malang Raya Diprediksi Tanpa Hujan Sepanjang Hari

    Malang (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Malang Raya pada Hari Natal, Kamis (25/12/2025). Kabar baik bagi masyarakat yang merayakan, cuaca sepanjang hari diprediksi kondusif tanpa potensi hujan di seluruh wilayah.

    BMKG Juanda mencatat, kondisi cuaca di Kota Malang yang meliputi Kecamatan Blimbing, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, dan Sukun pada pagi hari didominasi cuaca cerah. Matahari mulai bersinar terik sejak pukul 10.00 WIB hingga sekitar pukul 12.00 WIB, membuat suasana pagi hingga siang terasa hangat.

    “Memasuki siang hingga sore hari mulai pukul 13.00 WIB, cuaca di Kota Malang beralih menjadi cerah berawan hingga berawan,” berdasarkan pantauan data dari laman resmi BMKG Juanda.

    Pada malam hari, cuaca di Kota Malang umumnya berawan. Khusus di wilayah Kecamatan Sukun, diprakirakan terjadi fenomena udara kabur atau kabut pada pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB. Meski demikian, BMKG memastikan tidak ada potensi hujan.

    Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Pada Kamis pagi, cuaca terpantau cerah merata di hampir seluruh kecamatan mulai pukul 10.00 WIB, sehingga mendukung aktivitas masyarakat selama perayaan Natal.

    Memasuki sore hari, cuaca di Kabupaten Malang berubah menjadi berawan. Beberapa wilayah seperti Bululawang dan Poncokusumo diprakirakan mengalami udara kabur pada kisaran pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB.

    Sementara itu, wilayah Kecamatan Pakisaji diprediksi mengalami kabut pada malam hari mulai pukul 20.00 WIB. Meski langit tampak gelap akibat awan tebal atau kabut, tidak terdapat potensi hujan di wilayah tersebut.

    Di Kota Batu, cuaca libur Natal juga terpantau mendukung aktivitas luar ruangan. Kecamatan Batu, Bumiaji, dan Junrejo menikmati cuaca cerah pada pagi hari.

    “Mulai pukul 13.00 WIB hingga malam hari, langit Kota Batu diprediksi cerah berawan hingga berawan,” sebagaimana tercantum dalam data BMKG Juanda.

    Hingga pergantian hari menuju Jumat (26/12/2025), cuaca di seluruh wilayah Malang Raya diprakirakan tetap stabil dengan kondisi berawan dan sejuk, tanpa adanya gangguan hujan. [dan/beq]

  • Situs Prasasti Sendang Kamal Magetan Terdampak Terjangan Puting Beliung

    Situs Prasasti Sendang Kamal Magetan Terdampak Terjangan Puting Beliung

    Magetan (beritajatim.com) – Situs Prasasti Sendang Kamal di Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terdampak terjangan angin puting beliung yang disertai hujan deras, Rabu (24/12/2025) sore. Peristiwa cuaca ekstrem tersebut juga mengakibatkan puluhan rumah warga rusak serta sejumlah fasilitas umum terdampak.

    Angin kencang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dan menyapu kawasan permukiman di Kelurahan Kraton. Selain merusak area di sekitar situs bersejarah, terpaan angin menyebabkan teras Masjid Al Ikhlas mengalami kerusakan, atap rumah warga beterbangan, teras roboh, hingga pagar jebol.

    Data sementara mencatat sebanyak 38 rumah warga di Kelurahan Kraton mengalami kerusakan dengan kategori ringan hingga sedang. Meski kerusakan cukup luas, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.

    Warga setempat menyebut angin puting beliung terjadi dua kali secara beruntun. Hembusan pertama berlangsung singkat, sementara angin kedua datang lebih kuat dan disertai hujan deras sehingga menimbulkan kerusakan paling signifikan, termasuk pada area Situs Prasasti Sendang Kamal.

    “Anginnya datang dua kali, yang pertama tidak terlalu besar. Tapi yang kedua itu sangat kencang sampai merusak rumah warga. Satu RW ada 38 rumah yang rusak,” ujar Adi Purnomo, warga Kelurahan Kraton.

    Kepanikan juga dirasakan warga lain saat angin kencang datang tiba-tiba. Sadikem, warga setempat, mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barang karena angin disertai hujan deras langsung menerjang permukiman.

    Selain bangunan dan situs bersejarah, angin puting beliung juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa ruas jalan, di antaranya Jalan Raya Karangsono, Jalan Raya Magetan–Madiun, serta akses jalan penghubung antar desa. Beberapa pohon tumbang menimpa kabel listrik dan jaringan telekomunikasi sehingga sempat mengganggu aktivitas warga.

    Berdasarkan laporan resmi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, cuaca ekstrem tersebut berdampak pada sedikitnya sembilan lokasi yang tersebar di Kecamatan Maospati, Barat, Karangrejo, Ngariboyo, dan wilayah sekitarnya. Kerusakan meliputi rumah warga, warung, fasilitas umum, serta tertutupnya akses jalan akibat pohon tumbang.

    Hingga Kamis (25/12/2025), petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, DPUPR, pemerintah kecamatan, relawan, dan masyarakat masih melakukan pembersihan material pohon tumbang serta pendataan rumah warga terdampak. Sebagian besar penanganan darurat telah dilakukan, sementara penyaluran bantuan kedaruratan direncanakan oleh BPBD Magetan.

    BPBD Kabupaten Magetan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya dengan memperhatikan kondisi pepohonan di sekitar rumah yang rawan tumbang serta segera melaporkan kejadian darurat atau bencana melalui layanan BPBD setempat. [fiq/beq]

  • ADD Mojokerto 2026 Dipangkas Rp30 Miliar, Pemkab Janji Siltap Kades Tak Berkurang

    ADD Mojokerto 2026 Dipangkas Rp30 Miliar, Pemkab Janji Siltap Kades Tak Berkurang

    Mojokerto (beritajatim.com) – Alokasi Dana Desa (ADD) Kabupaten Mojokerto tahun anggaran 2026 mengalami pemangkasan signifikan. Dari semula Rp139,108 miliar pada 2025, ADD 2026 turun menjadi Rp108,314 miliar atau berkurang sekitar Rp30 miliar.

    Pemangkasan tersebut sempat berdampak pada kekurangan penghasilan tetap (siltap) dan insentif kepala desa serta perangkat desa di 71 desa yang tersebar di 18 kecamatan, dengan total kekurangan mencapai Rp1,7 miliar. Kondisi ini memicu aksi ratusan kepala desa dan perangkat desa yang tergabung dalam Pamong Majapahit di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, Rabu (24/12/2025).

    Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa mengatakan, penurunan ADD tidak dapat dihindari karena seluruh postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 mengalami koreksi akibat pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat yang mencapai Rp316 miliar.

    “APBD 2026 semuanya terkoreksi imbas pemotongan transfer pusat sebesar Rp316 miliar,” ujar Albarraa.

    Gus Barra, sapaan akrab Bupati Mojokerto, menjelaskan pemotongan transfer pusat berdampak langsung terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah. Pemangkasan terbesar terjadi pada Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp176,3 miliar, disusul Dana Bagi Hasil (DBH) Rp85 miliar, serta Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik sebesar Rp10,2 miliar.

    “Selain itu, Dana Desa (DD) untuk 299 desa di 18 kecamatan juga terpangkas hingga Rp42,9 miliar. Akibatnya, TPP ke-13 dan ke-14 ASN Pemkab kita tiadakan. Perjalanan dinas ASN dan DPRD juga dikurangi, begitu pula anggaran pembangunan,” tegasnya.

    Meski demikian, Gus Barra menegaskan penurunan ADD 2026 tidak akan mengurangi siltap kepala desa dan perangkat desa. Pemerintah daerah berkomitmen menutup kekurangan anggaran di desa-desa yang mengalami minus.

    “Ada 71 desa yang minus dengan total Rp1,7 miliar. Kekurangan itu akan kita carikan anggarannya. Siltap panjenengan tidak terkurangi, insya Allah ada solusinya,” katanya.

    Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko menambahkan, pemkab sebenarnya telah berupaya menghindari pemotongan ADD. Namun besarnya pemangkasan transfer pusat membuat langkah tersebut tidak memungkinkan.

    “Pemotongan transfer pusat ke daerah Rp316 miliar itu sangat besar. Untuk menutup kekurangan anggaran, pemda melakukan rasionalisasi di sejumlah pos, antara lain Dana Desa Rp42,9 miliar, DBH Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Rp30,1 miliar, serta gaji dan TPP ASN Pemkab yang terkoreksi hingga Rp40,4 miliar,” jelas Teguh.

    Selain itu, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) yang semula diproyeksikan Rp78 miliar ditambah Rp62 miliar guna menutup defisit anggaran. Rasionalisasi juga dilakukan terhadap kegiatan pencapaian visi dan misi bupati dan wakil bupati sebesar Rp78 miliar, serta pemangkasan perjalanan dinas DPRD hampir Rp33 miliar.

    “Setelah itu, barulah anggaran desa mengalami koreksi, yakni ADD Rp30 miliar dan Bantuan Keuangan (BK) desa Rp18 miliar. Jadi tidak hanya ADD yang dikorbankan pada 2026. ASN dan program pencapaian visi misi juga ikut dikorbankan, dengan harapan tahun depan ada tambahan transfer dari pemerintah pusat,” pungkasnya.

    Sebelumnya, ratusan kepala desa dan perangkat desa yang tergabung dalam Pamong Majapahit menggelar aksi menuntut pengembalian ADD seperti semula serta penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur gaji tetap kepala desa dan perangkat desa. Mereka juga menyatakan tidak akan menjalankan program Pemkab Mojokerto, termasuk pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), apabila tuntutan tersebut tidak dipenuhi.

    Sebagai informasi, Dana Transfer ke Daerah (TKD) Kabupaten Mojokerto tahun anggaran 2026 mengalami pemotongan signifikan sekitar Rp316–341 miliar. Kondisi ini berdampak langsung pada penurunan ADD dan berimplikasi pada kemampuan desa merealisasikan siltap kepala desa dan perangkat desa.

  • Perayaan Natal, Forkopimda Tuban Lakukan Pengecekan di Gereja

    Perayaan Natal, Forkopimda Tuban Lakukan Pengecekan di Gereja

    Tuban (beritajatim.com) – Untuk memastikan pelaksanaan perayaan ibadah Natal di Gereja serta malam Misa, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tuban melakukan pengecekan di sejumlah pos pengamanan dan gereja.

    Adapun pengecekan dipimpin oleh Plt. Kapolres Tuban Kombespol Agung Setyo Nugroho, S.I.K., bersama Wakil Bupati Tuban Drs. Joko Sarwono, dan Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo serta unsur Forkopimda lainnya pada Rabu 24 Desember 2025 malam, yang juga turut dihadiri Kombespol Harries Budiharto Kepala Biro perencanaan umum dan anggaran (Karorena) Polda Jatim.

    Wakil Bupati (Wabup) Tuban, Joko Sarwono saat mendatangi Gereja Kristen Jawa (GKJ) yang terletak di jalan Basuki Rahmat memberikan ucapan selamat merayakan Natal kepada jemaah dan memastikan pelaksanaan Ibadah berjalan aman dan lancar.

    Setelah itu, Wabup bersama rombongan bergeser menuju gereja Santo Petrus yang berada di jalan panglima Sudirman Tuban untuk melaksanakan kegiatan yang sama dan meninjau langsung kesiapan personel pengamanan, sarana dan prasarana di pos pelayanan Operasi Lilin Semeru 2025 yang berlokasi di Alun-alun kabupaten Tuban.

    “Tujuannya untuk memastikan kesiapsiagaan pengamanan perayaan Natal dan tahun baru yang dikomandoi Polres Tuban,” ujar Joko Sarwono. Rabu (24/12/2025).

    Menurutnya, pengamanan tidak berhenti malam ini saja, melainkan pada tanggal 25 Desember 2025 serta malam tahun baru nanti. “Harapannya tetap terjaga kondusifitas di wilayah kabupaten Tuban saat perayaan Natal dan tahun baru,” tambahnya.

    Sementara itu, Plt. Kapolres Tuban Kombespol Agung Setyo Nugroho menyampaikan bahwa pengecekan ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian pengamanan Natal berjalan optimal, sehingga umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan khidmat.

    “Alhamdulillah dalam pelaksanaannya semua berjalan dengan lancar,” ucap Kombespol Agung sapanya.

    Selain pengecekan di gereja, pihaknya juga memberikan bingkisan kepada petugas jaga yang ada di pos pengamanan dan pos pelayanan untuk memberikan semangat dalam pengamanan. Sehingga, harapannya perayaan natal dan malam tahun baru berjalan dengan aman, lancar dan kondusif.

    “Kami juga mengimbau kepada masyarakat, sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat untuk pelaksanaan malam tahun baru nanti tidak dilakukan secara berlebihan sebagai bentuk rasa empati kepada para korban musibah bencana alam, untuk mendoakan atau berdonasi agar membantu saudara kita yang terkena musibah,” pungkasnya. [dya/ian]

  • Puncak Libur Nataru 2025, 25 Ribu Penumpang Padati Terminal Purabaya

    Puncak Libur Nataru 2025, 25 Ribu Penumpang Padati Terminal Purabaya

    Surabaya (beritajatim.com) – Arus penumpang saat libur Natal dan Tahun Baru 2025 di Terminal Purabaya, atau yang lebih dikenal sebagai Terminal Bungurasih, Sidoarjo, mencapai puncaknya pada hari Rabu (24/12/2025) dengan total pergerakan mencapai 25 ribu orang dalam sehari.

    Hiruk-pikuk penumpang yang datang dan pergi di terminal Tipe A ini terpantau tiada henti sejak Sabtu (20/12/2025) lalu, menjadi bukti nyata antusiasme masyarakat dalam menyambut penghujung tahun 2025.

    ​Plh Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Purabaya, Verie Sugiharto, mengatakan bahwa kepadatan yang terjadi hari ini memang telah diprediksi sebagai puncak arus Natal dan Tahun Baru (Nataru).

    “Perkiraan hari ini penumpang yang datang berada di kisaran 17 ribu sampai 18 ribu, sementara penumpang yang berangkat bisa mencapai 25 ribu orang,” ujar Verie pada hari Rabu (24/12/2025).

    ​Ia menjelaskan bahwa lonjakan penumpang sebesar 10,8 persen ini sejatinya telah mulai terasa sejak 20 Desember, di mana jika ditotal hingga hari ini, jumlah lalu lintas keseluruhan selama empat hari telah menyentuh angka sekitar 40 ribu orang.

    Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Verie menyampaikan bahwa pihak terminal telah berkoordinasi dengan Perusahaan Otobus (PO), untuk melakukan penambahan armada maksimal sebesar 30 persen.

    ​”Kami berkolaborasi dengan pemilik PO; jika pada hari biasa terdapat 968 kendaraan, maka pada puncak arus Nataru ini jumlahnya bisa mencapai 1.200 kendaraan,” papar Verie lebih lanjut.

    Terkait dengan arah perjalanan favorit, ia menyebutkan bahwa mayoritas penumpang masih didominasi oleh tujuan ke lima daerah di Jawa Timur, yakni Malang hingga Banyuwangi.

    “Didominasi tetap di Jawa Timur sendiri, yaitu mulai dari Malang, Kediri, Tulungagung, Probolinggo, Banyuwangi,” jelasnya.

    Terakhir, demi menjamin kenyamanan dan keamanan pengguna jasa, Terminal Purabaya juga telah menyiagakan petugas gabungan dari TNI dan Polri yang berjaga selama 24 jam penuh dan telah disediakan Posko Pelayanan Terpadu.

    “Untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, sejak 1 Desember kemarin kami telah bekerja sama dengan Kogartap, Koramil, dan Polresta Sidoarjo guna memastikan situasi terminal tetap kondusif,” pungkasnya. (rma/ian)

  • Butuh Ide Ucapan Natal? Ini 25 Contoh Chat ke Rekan Kerja yang Hangat dan Akrab

    Butuh Ide Ucapan Natal? Ini 25 Contoh Chat ke Rekan Kerja yang Hangat dan Akrab

    Surabaya (beritajatim.com) – Natal selalu jadi momen yang pas untuk saling mengirim pesan hangat, termasuk kepada rekan kerja. Meski hanya lewat chat WhatsApp atau aplikasi pesan lainnya, ucapan Natal yang tulus bisa mempererat hubungan profesional sekaligus personal di lingkungan kerja.

    Untuk kalian yang ingin mengirim ucapan Natal ke rekan kantor tanpa terkesan kaku, berlebihan, atau terlalu formal, berikut 25 contoh ucapan Natal lewat chat yang sopan, hangat, dan terasa natural seperti ngobrol sehari-hari.

    25 Contoh Ucapan Natal Lewat Chat untuk Rekan Kerja:

    “Selamat Natal semuanya! Semoga kedamaian menyertai kita semua. Happy Holiday!”
    “Merry Christmas, Team! Selamat menikmati waktu libur dan berkumpul dengan orang tersayang.”
    “Selamat Hari Natal untuk teman-teman yang merayakan. Semoga penuh berkah dan suka cita!”
    “Merry Christmas & Happy New Year! Sampai jumpa lagi di kantor dengan semangat baru!”
    “Selamat Natal! Mari rayakan hari ini dengan penuh kegembiraan dan rasa syukur.”
    “Semoga cahaya Natal menerangi jalan kita menuju kesuksesan yang lebih besar di tahun depan. Selamat Natal!”
    “Selamat Natal! Semoga kasih dan damai Tuhan selalu ada dalam setiap pekerjaan dan pelayanan kita.”
    “Di hari yang suci ini, semoga kita diberikan kesehatan dan kebahagiaan yang melimpah. Selamat Natal!”
    “Selamat Natal. Semoga momen ini menjadi pengingat bagi kita untuk selalu menebar kebaikan kepada sesama.”
    “Merry Christmas! Semoga berkat Natal melimpah untukmu dan seluruh keluarga tercinta.”
    “Selamat Natal, Semoga damai dan sukacita selalu menyertai hari-harimu.”
    “Selamat merayakan Natal, semoga kebahagiaan dan harapan baru datang di akhir tahun ini.”
    “Natal sudah tiba! Semoga momen ini membawa ketenangan dan semangat baru kedepan.”
    “Selamat Natal ya. Semoga selalu diberi kesehatan, kelancaran, dan kebahagiaan.”
    “Semoga Natal tahun ini penuh kehangatan bersama orang-orang terdekat. Selamat Natal!”
    “Selamat Natal. Terima kasih atas kerjasamanya selama ini, semoga kedepan makin solid.”
    “Natal datang membawa harapan baru. Semoga semua yang terbaik menyertaimu.”
    “Selamat merayakan Natal, semoga hangat, tenang, dan penuh rasa syukur.”
    “Merry Christmas yaa! Semoga hidup semakin chill dan lancar.”
    “Selamat Natal. Semoga damai Natal menemani setiap langkah kamu ke depannya.”
    “Di momen Natal ini, semoga kamu diberi kesehatan, ketenangan, dan banyak alasan untuk tersenyum.”
    “Selamat Natal. Semoga damai dan sukacita Natal bisa terus terasa sampai tahun baru nanti.”
    “Merry Christmas! Terima kasih atas kolaborasi hebatnya tahun ini. Enjoy your well-deserved break!”
    “Selamat Natal! Semoga momen ini menjadi waktu yang tepat untuk recharge energi sebelum kita gas lagi di tahun depan.”
    “Merry Christmas! Semoga berkat Natal melimpah untukmu dan seluruh keluarga tercinta.”

    Dengan ucapan yang tepat, pesan Natal lewat chat tetap bisa terasa hangat dan bermakna meski singkat. Pilih ucapan yang paling sesuai dengan gaya kalian dan hubungan kalian dengan rekan kerja. (mnd/ian)