Author: Beritajatim.com

  • Surat Instruksi PDIP Jatim soal Laporan ke Rakyat Viral, Pengamat Nilai Wujud Transparansi Politik

    Surat Instruksi PDIP Jatim soal Laporan ke Rakyat Viral, Pengamat Nilai Wujud Transparansi Politik

    Surabaya (beritajatim.com) – Media sosial diramaikan dengan beredarnya surat instruksi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur yang memerintahkan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur serta DPRD kabupaten/kota se-Jatim untuk menyusun laporan kepada rakyat. Instruksi tertanggal 29 Desember 2025 itu menjadi perbincangan publik karena dinilai jarang dilakukan secara terbuka oleh partai politik.

    Pengamat Politik Universitas Airlangga Surabaya, Airlangga Pribadi, menilai instruksi tersebut sebagai langkah positif dalam praktik demokrasi. Menurutnya, kebijakan internal PDIP Jatim itu mencerminkan komitmen partai terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas politik.

    “Instruksi DPD PDI Perjuangan kepada Fraksi PDI Perjuangan Jawa Timur untuk membuat laporan kepada rakyat adalah wujud transparansi, akuntabilitas, dan kesadaran bahwa partai politik adalah saluran representasi dari rakyat yang berpijak pada penghormatan atas prinsip kedaulatan rakyat dalam demokrasi,” kata Airlangga, Jumat (9/1/2026).

    Ia menilai, viralnya surat tersebut menunjukkan adanya perhatian publik yang tinggi terhadap praktik pertanggungjawaban politik. Menurut Airlangga, langkah yang diambil PDIP Jawa Timur sejalan dengan semangat demokrasi yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi.

    “Dalam bahasa ideologis dari Bung Karno, ini adalah wujud realisasi dari partai politik sebagai penyambung lidah rakyat,” ujarnya.

    Airlangga menjelaskan, dalam prinsip kedaulatan rakyat, posisi rakyat adalah sebagai tuan, sementara partai politik dan para kadernya merupakan penyelenggara urusan publik yang mendapat mandat langsung dari pemilih.

    “Rakyat adalah pemilik sah dari kedaulatan itu sendiri, dan kader partai serta dewan adalah penyelenggara dari urusan-urusan tuan mereka, yaitu rakyat,” ucap Airlangga.

    Ia menilai, inisiatif laporan kepada rakyat berpotensi memperbaiki tradisi politik nasional yang selama ini dinilai kurang ideal. Selama ini, kata dia, rakyat kerap hanya diposisikan sebagai objek elektoral tanpa mendapatkan laporan kinerja yang jelas dari partai maupun wakil rakyat setelah pemilu usai.

    “Ini merupakan inisiatif yang dapat mengubah ke arah yang lebih baik terkait tradisi yang selama ini kurang elok, ketika rakyat seperti diabaikan dalam proses-proses politik,” kata dia.

    Airlangga berharap, viralnya instruksi DPD PDIP Jawa Timur tersebut dapat menjadi momentum lahirnya budaya baru dalam praktik politik nasional. Menurutnya, tradisi pelaporan terbuka kepada rakyat akan memperkuat kepercayaan publik terhadap partai politik dan para wakil rakyat di lembaga legislatif.

    “Semoga ke depan ini menjadi tradisi politik yang baik untuk memperbaiki kondisi demokrasi di Indonesia,” pungkas Airlangga. [asg/beq]

  • Pelajar Asal Kediri Tewas Kecelakaan di Karangrejo Tulungagung, Polisi Selidiki Mobil Tak Dikenal

    Pelajar Asal Kediri Tewas Kecelakaan di Karangrejo Tulungagung, Polisi Selidiki Mobil Tak Dikenal

    Tulungagung (beritajatim.com) – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, Jumat (9/1/2026) sore. Seorang pelajar asal Kabupaten Kediri meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya tergelincir dan bertabrakan dengan mobil yang belum diketahui identitasnya.

    Korban diketahui bernama Moch Muhtadi Billah Abidin Putra (16), pelajar asal Dusun Babal, Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

    Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP M Taufik Nabila, mengatakan peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.05 WIB saat kondisi cuaca hujan. Insiden melibatkan sepeda motor Honda Vario putih bernomor polisi AG 6926 AN dan sebuah kendaraan roda empat yang hingga kini masih dalam penyelidikan.

    Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah selatan ke utara.

    “Sesampainya di TKP, diduga pengendara sepeda motor tidak dapat menguasai laju kendaraannya karena kondisi jalan licin akibat hujan, sehingga kendaraan tergelincir dan korban terjatuh,” ujarnya, Sabtu (10/01/2026).

    Akibat terjatuh, tubuh korban terpental ke jalur kanan atau lajur berlawanan arah. Pada saat bersamaan, melintas sebuah mobil dari arah utara ke selatan, sehingga terjadi benturan. Pengemudi mobil tersebut kemudian meninggalkan lokasi kejadian dan kini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

    Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti berupa sepeda motor dan STNK, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Polisi juga menelusuri rekaman CCTV guna mengidentifikasi kendaraan roda empat yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

    AKP Taufik mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di musim hujan yang meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

    “Kurangi kecepatan saat jalan basah karena jarak pengereman menjadi lebih panjang dan risiko selip ban meningkat. Pastikan kondisi kendaraan, khususnya ban, dalam keadaan baik serta tetap fokus saat berkendara,” pungkasnya.

  • Cek Prakiraan Cuaca Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik Hari Ini 10 Januari 2025

    Cek Prakiraan Cuaca Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik Hari Ini 10 Januari 2025

    Surabaya (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda kembali merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, Sabtu, 10 Januari 2026.

    “Cuaca di wilayah Sidoarjo, Sidoarjo, dan Gresik diprediksi hujan ringan hari ini. Untuk suhu, antara 24°C hingga 32°C. Sedangkan kelembabannya antara 69%-95%,” ujar Prakiraan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, Jumat (9/1/2025).

    Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini

    BMKG Juanda menyebut wilayah Kota Surabaya diprediksi hujan ringan hari ini. Termasuk di antaranya Kecamatan Gununganyar, Lakarsantri, Rungkut, Sukolilo, Tandes, Wiyung, Wonocolo, hingga Sukomanunggal. Sedangkan pada malamnya tampak berawan.

    Suhu udara: 24°C – 32°C
    Kelembapan: 75% – 94%
    Kecepatan angin: 12,9 Km/jam dari arah Barat.

    Prakiraan Cuaca Sidoarjo Hari Ini

    Menurut data dari BMKG Juanda, hujan ringan hampor terjadi di semua wilayah Sidoarjo hari ini. Terlebih pada siang harinya. Termasuk di antaranya Kecamatan
    Taman, Tulangan, Gedangan, Balongbendo, Buduran, Prambon, Tanggulangin, Tarik, dan Waru. Adapun Jabon diprediksi hujan petir pada malam harinya.

    Suhu udara: 24°C – 31°C
    Kelembapan: 69%-95%
    Kecepatan angin: 17,2 km/jam dari arah Barat.

    Prakiraan Cuaca Gresik Hari Ini

    Menurut data dari BMKG Juanda, beberapa wilayah Gresik diprediksi turun hujan ringan hari ini. Termasuk Kecamatan Dukun, Bungah, Sidayu, Ujungpangkah, Balongpanggang, Gresik, Menganti, Menganti, Panceng, dan Wringinanom.

    Suhu udara: 25°C – 30°C
    Kelembapan: 81% – 92%
    Kecepatan angin: 32,1 km/jam dari arah Barat.

    Masyarakat disarankan untuk membawa payung atau jas hujan sebagai langkah antisipatif. Mengingat cuaca di wilayah tropis seperti Jawa Timur dapat berubah dalam waktu singkat, penting bagi warga untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca melalui aplikasi resmi BMKG atau layanan cuaca daring lainnya.

    Dengan memahami prakiraan cuaca secara detail, masyarakat di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik dapat menjalani aktivitas hari inidengan lebih aman dan nyaman, termasuk saat memulai aktivitas tempat. [fyi/beq]

  • Prakiraan Cuaca Hari Ini: Malang Raya Waspada Hujan Petir Serentak Siang hingga Sore

    Prakiraan Cuaca Hari Ini: Malang Raya Waspada Hujan Petir Serentak Siang hingga Sore

    Malang (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Malang Raya pada akhir pekan ini, Sabtu, 10 Januari 2026.

    Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan karena potensi cuaca ekstrem berupa hujan petir diprediksi terjadi merata di wilayah kota maupun kabupaten.

    BMKG Juanda melaporkan bahwa Kota Malang (meliputi Blimbing, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, dan Sukun) pada pagi hari cuaca didominasi berawan hingga cerah berawan. Namun, perubahan cuaca signifikan terjadi saat tengah hari.

    “Memasuki pukul 12.00 WIB, hujan ringan mulai turun. Kemudian pada pukul 13.00 hingga 15.00 WIB, cuaca di seluruh kecamatan Kota Malang berpotensi hujan petir,” dikutip dari data visual laman resmi BMKG Juanda.

    Sore hari pukul 16.00 WIB, intensitas hujan menurun menjadi hujan ringan. Malam hari cuaca di Kota Malang diperkirakan mereda menjadi berawan tebal.

    Sementara itu, wilayah Kabupaten Malang pada Sabtu (10/1/2026) pagi hari umumnya berawan. Hujan ringan hanya terjadi di beberapa titik lokal pada pukul 10.00 WIB. Namun, peringatan dini berlaku untuk siang hari.

    Mulai pukul 12.00 WIB hingga 15.00 WIB, hujan dengan intensitas lebat disertai petir diperkirakan terjadi secara serentak di hampir seluruh wilayah kabupaten.

    “Cuaca hujan petir diprakirakan terjadi meluas meliputi wilayah utara hingga selatan,” catat data BMKG.

    Wilayah yang berpotensi hujan petir tersebut mencakup Ampelgading, Bantur, Bululawang, Dampit, Dau, Donomulyo, Gedangan, Gondanglegi, Jabung, Kalipare, Karangploso, Kasembon, Kepanjen, Kromengan, Lawang, Ngajum, Ngantang, Pagak, Pagelaran, Pakis, Pakisaji, Poncokusumo, Pujon, Singosari, Sumbermanjing Wetan, Sumberpucung, Tajinan, Tirtoyudo, Tumpang, Turen, Wagir, Wajak, hingga Wonosari.

    Malam hari, hujan di sebagian besar wilayah kabupaten diprakirakan mereda dan berganti menjadi cuaca berawan.

    Kondisi serupa terjadi di Kota Batu. Pada Sabtu, 10 Januari 2026, pagi hari diperkirakan cuaca berawan. Mulai pukul 12.00 WIB, hujan ringan diprediksi turun.

    “Potensi hujan petir terjadi antara pukul 13.00 hingga 15.00 WIB di seluruh kecamatan yakni Batu, Bumiaji, dan Junrejo,” tulis laporan tersebut.

    Sore hari hujan mereda menjadi ringan. Kemudian pada malam hari mulai pukul 18.00 WIB, Kota Batu diprediksi berkabut (udara kabur). Dini hari Minggu, 11 Januari 2026, cuaca di seluruh Malang Raya kembali kondusif dan berawan. (dan/ted)

     

  • DPC PDI Perjuangan Sidoarjo Berangkatkan Tenaga Medis ke Banjir Sumatera hingga Berbagi Makanan di Porong

    DPC PDI Perjuangan Sidoarjo Berangkatkan Tenaga Medis ke Banjir Sumatera hingga Berbagi Makanan di Porong

    Sidoarjo (beritajatim.com) – DPC PDI Perjuangan Sidoarjo menggelar berbagai kegiatan selama Januari dalam merayakan ulang tahun ke-53 di kantornya di Desa Jati Sidoarjo, Sabtu (10/1/2026).

    Ketua DPC PDIP Sidoarjo Hari Yulianto menyampaikan, peringatan tahun ini mengusung tema Satyam Eva Jayate, kebenaran pasti menang. Dengan sub tema di sanalah aku berdiri untuk selama-lamanya,  kader sebagai pandu ibu pertiwi.

    “Tema mengandung makna, bahwa seluruh kader PDI Perjuangan harus berada di garis depan dalam kerja-kerja nyata untuk rakyat,” kata Hari Yulianto.

    Pria yang juga anggota DPRD Jatim ini menambahkan, tema sekaligus panggilan kepada rakyat khususnya kaum muda,  untuk berani menempuh jalan perjuangan kebenaran dan keadilan.

    “Agar berani berbicara kritis melalui berbagai platform media di tengah era digital yang penuh distorsi informasi,” terangnya.

    Karena itu, lanjut Hari, berbagai kegiatan yang dilakukan, pihaknya membuka diri kepada masyarakat untuk turut serta.

    Sekretaris DPC Raymond Tara Wahyudi menambahkan, ada sejumlah kegiatan peringatan HUT selama Januari ini.

    “Beberapa hari lalu, kami memberangkatkan tenaga medis anggota Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) Sidoarjo untuk bersama Baguna DPP melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan penanganan bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Info per tadi malam, petugas kami ditugaskan melakukan layanan kesehatan di Kabupaten Aceh Utara,” papar Raymond  Tara.

    Kegiatan lainnya yang sudah dilaksanakan, kata Raymond Tara, Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Sidoarjo mempublikasikan kinerjanya selama setahun kemarin.

    Publikasi bertajuk laporan kepada rakyat, berisikan kinerja 9 anggota dewan di berbagai komisi maupun alat kelengkapan dewan dalam tugas-tugas legislasi, pengawasan dan budjeting.

    Beberapa kegiatan lainnya akan dilaksanakan beberapa hari mendatang. Yakni, tim dapur umum DPC PDIP Sidoarjo akan mendistribusikan masakannya kepada warga di Kecamatan Porong yang lingkungannya terdampak banjir.

    Juga beberapa kegiatan lain di tempat berbeda seperti pelayanan kesehatan, aksi kepedulian terhadap penyandang disabilitas dan pendampingan kepada para petani.

    Rangkaian acara ditandai dengan seremonial upacara bendera yang dilaksanakan di pelataran kantor DPC PDIP, dilanjutkan pemotongan tunpeng  pada hari ini. Bertindak selaku inspektur upacara, Wakil Sekretaris Bidang Program, Heru Setyanto.

    Upacara diikuti 300-an peserta, perwakilan dari kepengurusan di  18 kecamatan, satgas, badan dan organisasi sayap. Juga puluhan anak muda yang tertarik maupun bersimpatik dengan PDIP, serta warga sekitar.

    Heru Setyanto dalam amanatnya menyampaikan, pelaksanaan kerja-kerja kerakyatan tidak saja dilakukan secara terstruktur atas dasar perintah partai.

    “Terutama para kader, harus hadir dan menjadi solusi dalam  persoalan – persoalan yang dihadapi rakyat di lingkungan masing-masing,” tandasnya. (isa/ted)

  • DLH Mojokerto Dalami Pembuangan Kotoran Ayam di Lahan Bekas Galian C, Pengelolaan Dinilai Belum Optimal

    DLH Mojokerto Dalami Pembuangan Kotoran Ayam di Lahan Bekas Galian C, Pengelolaan Dinilai Belum Optimal

    Mojokerto (beritajatim.com) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto mengungkap hasil pendalaman terkait pembuangan kotoran ayam di lahan bekas galian C yang diduga menimbulkan pencemaran lingkungan. Limbah tersebut disebut-sebut akan dimanfaatkan sebagai pupuk, namun pengelolaannya dinilai belum berjalan secara optimal.

    Kepala DLH Kabupaten Mojokerto, Rachmat Suharyono, mengatakan berdasarkan pengakuan pemilik lahan berinisial AM, kotoran ayam rencananya akan diolah menjadi pupuk dengan cara dicampur abu sekam. Namun saat dilakukan verifikasi lapangan, limbah tersebut masih dibiarkan menumpuk tanpa pengelolaan yang memadai.

    “Rencananya kotoran ayam akan dimanfaatkan sebagai pupuk, tetapi sampai verifikasi dilakukan, pengelolaannya belum optimal,” ungkapnya, Sabtu (10/1/2026).

    DLH juga mengungkap alur pengiriman kotoran ayam tersebut. Limbah berasal dari peternakan ayam petelur di wilayah Perning, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, yang dikirim melalui seseorang berinisial AF dan diperantarai oleh RN. Sementara itu, AM selaku pemilik lahan menerima kotoran ayam dengan imbalan Rp100 ribu per truk.

    “Frekuensi pengiriman sekitar dua kali dalam sepekan dan setiap kedatangan terdiri dari dua truk. Berdasarkan keterangan RN, ia hanya sebagai perantara dari AF ke AM. Baik RN maupun AM mengaku tidak mengetahui secara pasti identitas peternakan asal kotoran ayam tersebut,” katanya.

    DLH Kabupaten Mojokerto menegaskan akan menindaklanjuti temuan tersebut dengan melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap sumber limbah, sekaligus meningkatkan pengawasan agar pengelolaan kotoran ayam tidak menimbulkan dampak pencemaran lingkungan maupun gangguan kesehatan masyarakat.

    Kasus ini mencuat setelah sebelumnya warga Dusun Pandisari, Desa Sawo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, mengeluhkan aktivitas pembuangan limbah hewan di lahan bekas galian. Limbah tersebut sempat diduga sebagai kotoran babi, karena menimbulkan bau menyengat yang meresahkan warga dan dikhawatirkan berdampak buruk bagi lingkungan sekitar. [tin/beq]

  • Korban Penganiayaan Dua Napi Lapas Blitar Meninggal Dunia

    Korban Penganiayaan Dua Napi Lapas Blitar Meninggal Dunia

    Blitar (beritajatim.com) – Narapidana berinisial H yang menjadi korban penganiayaan oleh dua rekannya di dalam Lapas Kelas 2 Blitar meninggal dunia. Meski sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mardi Waluyo Blitar akibat kondisi kritis, nyawa napi narkotika itu tidak tertolong.

    Sebelumnya H sempat dilarikan ke RSUD Mardi Waluyo Blitar dengan kondisi tak sadarkan diri pada Senin (5/1/2026). Korban pingsan usai dianiaya oleh dua narapidana lainnya yakni I dan D.

    Penganiayaan itu membuat korban mengalami stroke batang otak. Kondisi inilah yang membuat H akhirnya tak sadarkan diri dan meninggal dunia di RSUD Mardi Waluyo Blitar.

    “Hari ini meninggal dunia pukul 7 pagi tadi,” ungkap Estu Broto, adik ipar korban pada Sabtu (10/1/2026).

    Peristiwa ini tentu cukup miris, bagaimana bisa penganiayaan hingga berujung kematian terjadi di dalam Lapas yang memiliki pengawasan ketat. Pihak keluarga pun telah melaporkan kejadian itu ke Polres Blitar Kota.

    Polres Blitar Kota pun telah melakukan langkah awal untuk mengusut kasus penganiayaan antar sesama narapidana tersebut. Pemeriksaan saksi-saksi pun langsung dilakukan oleh Satreskrim Polres Blitar Kota.

    “Kita sudah memeriksa 9 saksi dalam kasus ini, saat ini proses penyelidikan masih terus berjalan,” ungkap AKP Rudy Kuswoyo, Kasatreskrim Polres Blitar Kota.

    Lapas Kelas 2 B Blitar sendiri mengungkap bahwa penganiayaan ini dipicu oleh dendam kesumat terkait penipuan jual beli kebebasan yang dilakukan korban di masa lalu. Awalnya H mengaku sebagai makelar dan menjanjikan bisa mengeluarkan narapidana D dan I dari Lapas Kelas 2 B Blitar asalkan mau membayar Rp40 Juta.

    Setelah narapidana D dan I membayar Rp40 juta, korban H justru menghilang dan tidak menepati janjinya. Setelah lama menghilang H justru tertangkap oleh polisi dengan kasus narkoba.

    Saat H masuk ke Lapas Blitar, narapidana D dan I yang telah dendam akhirnya nekat melakukan penganiayaan. Hingga H mengalami stroke batang otak.

    “Si D sudah memberikan uang Rp40 juta di luar lapas itu janjian itu, ternyata ketemu lagi di dalam lapas dan tahu-tahu ada pemukulan,” ucap Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, Romi Novitrion.

    Pihak keluarga korban pun kini menanti penegakan hukum yang berlaku. Pihak keluarga tentu tidak terima, jika H harus meregang nyawa karena dianiaya oleh kedua rekannya di dalam Lapas Blitar. [owi/beq]

  • Bojonegoro Terima Alokasi Pupuk Subsidi 130.177 Ton di 2026, Kuota NPK Melonjak

    Bojonegoro Terima Alokasi Pupuk Subsidi 130.177 Ton di 2026, Kuota NPK Melonjak

    Bojonegoro (beritajatim.com) – Pemerintah secara resmi menetapkan alokasi pupuk bersubsidi bagi Kabupaten Bojonegoro tahun anggaran 2026 sebesar 130.177 ton guna memperkuat ketahanan pangan daerah. Jumlah ini mengalami kenaikan signifikan jika dibandingkan dengan total alokasi tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 116.117 ton.

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro, Zainal Fanani, mengonfirmasi bahwa penambahan kuota ini bertujuan untuk menjaga produktivitas pertanian di wilayah lumbung pangan. Peningkatan stok di awal tahun diharapkan mampu mengantisipasi risiko kelangkaan saat memasuki masa tanam raya.

    “Penambahan kuota ini adalah upaya pemerintah untuk memastikan kebutuhan petani tercukupi sehingga produktivitas pertanian di Bojonegoro tetap terjaga,” ujar Zainal pada Sabtu (10/1/2026).

    Pemerintah telah memetakan rincian penyaluran empat jenis pupuk yang akan didistribusikan kepada para petani sepanjang tahun ini. Berikut adalah rincian alokasi pupuk subsidi untuk Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2026:

    Pupuk UREA: 63.213 ton (mengalami kenaikan)
    NPK Phonska: 53.015 ton (naik tajam lebih dari 10.000 ton)
    Pupuk Organik: 13.948 ton (penyesuaian dari 18.083 ton)
    Pupuk ZA: 1 ton

    Kenaikan drastis pada kuota NPK Phonska menjadi poin krusial karena jenis pupuk ini sangat dibutuhkan petani untuk memacu kualitas hasil panen. Perubahan ini menyesuaikan dengan dinamika kebutuhan lapangan yang telah diverifikasi oleh otoritas terkait.

    Guna memastikan penyaluran tepat sasaran, DKPP Bojonegoro memperketat pengawasan melalui sistem Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK). Pupuk bersubsidi hanya diperuntukkan bagi petani yang telah terverifikasi secara digital dan memenuhi kriteria penerima manfaat.

    Berdasarkan data terkini, tercatat sebanyak 188.093 NIK petani di Bojonegoro telah masuk dalam daftar penerima bantuan subsidi pupuk nasional. Petani diimbau untuk menggunakan jatah yang tersedia secara bijak dan sesuai dengan regulasi yang berlaku di lapangan.

    Zainal menekankan pentingnya penggunaan dosis yang dianjurkan oleh petugas penyuluh lapangan agar lahan pertanian tetap sehat. “Hal ini penting untuk menjaga keberlanjutan lahan dan kualitas tanah jangka panjang,” tambah Zainal memperingatkan.

    Keputusan penambahan kuota ini secara legal tertuang dalam SK Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Nomor: 500/7683/110.2/2025. Kebijakan ini menjadi stimulus penting bagi Bojonegoro untuk mempertahankan posisinya sebagai penyangga pangan utama di Jawa Timur.

    Transformasi sistem distribusi digital ini diharapkan mampu menutup celah penyimpangan dan mempercepat akses bagi petani milenial maupun senior. Kepastian stok di tingkat distributor dan pengecer kini menjadi prioritas utama pemantauan DKPP selama setahun ke depan. [lus/beq]

  • HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

    HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

     

    Surabaya (beritajatim.com) – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah tantangan politik, ekonomi, dan geopolitik.

    Rakernas I sekaligus pembukaan HUT ke-53 menegaskan posisi PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang yang kritis dan bekerja nyata bersama rakyat.

    Rakernas I PDI Perjuangan diproyeksikan sebagai forum strategis untuk memperkuat soliditas kader serta merumuskan sikap politik partai atas berbagai isu nasional dan global.

    Agenda ini juga menguatkan kerja-kerja kemanusiaan melalui gotong royong kader, termasuk respons kebencanaan di Aceh, Sumbar, Sumut, Sulut, Jawa Barat, dan wilayah terdampak lainnya.

    “Rakernas I bukan agenda rutin, melainkan penegasan konsolidasi PDI Perjuangan sebagai partai penyeimbang yang kritis dengan kerja nyata di tengah rakyat, sekaligus meneguhkan semangat juang memuliakan kemanusiaan dan keadilan,” kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, Jumat (91/2026).

    Tema Satyam Eva Jayate menjadi pijakan moral dengan standar kebenaran ideologi Pancasila berlandaskan spirit 1 Juni 1945. Bagi generasi muda, tema ini menjadi pesan etika di ruang digital untuk berani bersuara kritis dan menempuh jalan yang berpihak pada kebenaran.

    “Satyam Eva Jayate adalah perisai moral dengan standar kebenaran ideologi Pancasila. Bagi pemuda, ini pesan untuk berani berbicara kritis dan memperjuangkan kebenaran serta keadilan,” ujar Deni.

    Rakernas I juga akan membahas sikap politik partai atas persoalan geopolitik, krisis ekologis, ekonomi, korupsi, penegakan hukum, hingga program internal. Pesan utama yang ditegaskan adalah kebenaran akan selalu menang meski sering hadir terlambat, mencakup ideologi, hukum, moral, etika, dan suara rakyat.

    “Satyam Eva Jayate menjadi jangkar pesan bahwa kebenaran akan selalu menang,” tegasnya.

    Dalam kerangka pilar ideologis, patriotisme, dan kerakyatan, partai meneguhkan posisi kader sebagai penjaga kedaulatan di akar rumput dan pelaksana program riil untuk rakyat. Sejarah perjuangan Bung Karno, PNI, PDI, hingga PDI Perjuangan menjadi fondasi kesetiaan pada jalan kerakyatan, konstitusi, hukum, dan demokrasi.

    “Partai lahir dari kandung rakyat dan setia pada jalan kerakyatan. Inilah ruh yang harus dibawa kader menghadapi dinamika politik 2026,” pungkas Deni.[asg/ted]

  • Kecelakaan Maut di Jombang: Sepeda Motor Tabrak Truk, 1 Korban Tewas

    Kecelakaan Maut di Jombang: Sepeda Motor Tabrak Truk, 1 Korban Tewas

    Jombang (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jumat, 9 Januari 2026, sekitar pukul 19.15 WIB.

    Sebuah kecelakaan melibatkan kendaraan sepeda motor Honda Kharisma dengan nomor polisi S-5994-TB yang menabrak truk Mitsubishi dengan nomor polisi AG-8969-VJ. Kecelakaan ini mengakibatkan korban seorang perempuan berusia 40 tahun meninggal dunia di Puskesmas Kabuh.

    Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto menjelaskan, kecelakaan bermula Ketika sepeda motor yang dikendarai oleh Ekma (40), seorang perempuan asal Desa Karangpakis, melaju dari arah barat menuju timur.

    Di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor diduga tidak memperhatikan kondisi depan dengan cukup seksama. Hal ini menyebabkan sepeda motor yang dikendarainya menabrak bagian belakang truk Mitsubishi yang sedang parkir di pinggir jalan utara.

    Truk Mitsubishi yang terlibat dalam kecelakaan tersebut dikemudikan oleh Imam Safi’i (41), asal Desa Prayungan, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk. Beruntung, pengemudi truk tersebut tidak mengalami luka sedikit pun.

    “Kecelakaan tersebut menyebabkan korban meninggal dunia di puskesmas setempat. Dari data yang kami peroleh, tidak ada korban luka berat ataupun ringan lainnya,” jelas Siswanto, Sabtu (10/1/2026).

    Sejumlah saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian memberikan keterangan. Marliah (48) dan Heri Setiawan (24), keduanya merupakan warga Desa Pakis. Menurutnya, kecelakaan tersebut terjadi secara tiba-tiba dan sangat mengerikan. Mereka menyaksikan sepeda motor korban menabrak truk yang terparkir tanpa peringatan. [suf]