Author: Beritajatim.com

  • Kejati Jatim Selamatkan Rp116,83 Miliar Uang Negara Sepanjang 2025, PNBP Tembus 1.732 Persen

    Kejati Jatim Selamatkan Rp116,83 Miliar Uang Negara Sepanjang 2025, PNBP Tembus 1.732 Persen

    Surabaya (beritajatim.com) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur membeberkan capaian kinerja sepanjang Januari hingga Desember 2025, yang mencakup penegakan hukum, pendampingan proyek strategis, hingga penyelamatan dan pemulihan keuangan negara dengan nilai ratusan miliar rupiah.

    Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Agus Sahat menegaskan, pemaparan kinerja tersebut dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas publik dan transparansi institusi penegak hukum kepada masyarakat.

    “Capaian ini kami sampaikan secara terbuka sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat,” tegas Agus Sahat.

    Selama 2025, Kejati Jatim mencatat realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp1.039.479.921. Angka tersebut jauh melampaui target awal Rp60 juta atau mencapai 1.732,47 persen.

    Selain capaian PNBP, Kejati Jatim juga berhasil mengamankan enam buronan Daftar Pencarian Orang (DPO) serta memberikan pendampingan hukum terhadap 88 proyek strategis nasional dan daerah dengan total nilai kontrak mencapai Rp3,4 triliun.

    Di bidang perdata dan tata usaha negara, Kejati Jatim mencatat keberhasilan menyelamatkan dan memulihkan keuangan negara sebesar Rp116,83 miliar melalui bantuan hukum, pendampingan hukum, serta penanganan perkara tindak pidana khusus.

    Dalam penanganan perkara korupsi dan tindak pidana khusus lainnya, Kejati Jatim juga mengeksekusi uang pengganti, denda, dan barang rampasan yang disetorkan ke kas negara dengan total mencapai lebih dari Rp26,4 miliar.

    “Keberhasilan ini didukung penanganan perkara korupsi dengan nilai kerugian negara yang besar,” ujar Agus.

    Pada bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus), Wakil Kepala Kejati Jatim Saiful Bahri Siregar menambahkan bahwa institusinya juga berhasil memulihkan keuangan negara sebesar Rp1,9 miliar dari penanganan perkara, di luar nilai penyelamatan aset melalui pendampingan hukum.

    Salah satu perkara yang menyita perhatian publik adalah dugaan tindak pidana korupsi pada PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN) terkait pengelolaan jasa kepelabuhanan di Pelabuhan Probolinggo sejak 2017 hingga 2025.

    Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jatim Wagiyo Santoso mengungkapkan, meskipun perhitungan kerugian negara oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) masih berlangsung, penyidik telah menyita dana sekitar Rp53 miliar dari 13 rekening yang berkaitan dengan PT DABN.

    “Sekitar 25 saksi telah diperiksa, termasuk ahli keuangan negara dan ahli pidana,” kata Wagiyo.

    Hasil penyidikan sementara mengungkapkan bahwa PT DABN tidak membayarkan dividen kepada pemerintah daerah sejak 2017. Setelah perusahaan tersebut diakuisisi oleh PT PJU yang merupakan badan usaha milik daerah (BUMD), dividen disebut hanya sekali diberikan kepada pemegang saham.

    Kejati Jatim juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum memeriksa mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo dalam perkara tersebut. Proses hukum masih berada pada tahap pendalaman tanpa penetapan tersangka, dengan potensi kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp253 miliar.

    Selain perkara PT DABN, sejumlah kasus besar lainnya telah memasuki tahap penuntutan. Di antaranya dugaan korupsi pengadaan tanah Politeknik Negeri Malang dengan kerugian negara sebesar Rp22,62 miliar, serta dugaan penyimpangan belanja modal dan belanja hibah Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2017 dengan potensi kerugian negara lebih dari Rp146 miliar.

    Di luar penindakan, Kejati Jatim juga mengedepankan pendekatan Restorative Justice (RJ) dalam penanganan perkara pidana umum. Sepanjang 2025, sebanyak 257 perkara pidana umum diselesaikan melalui mekanisme keadilan restoratif.

    Pada bidang intelijen, Kejati Jatim mencatat keberhasilan menangkap enam buronan DPO serta melaksanakan empat kegiatan Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM) guna menjaga stabilitas dan ketertiban masyarakat.

    Kejati Jatim juga menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terhadap dua tersangka, yakni Samuel Ardi Kristanto dan Muhammad Yasin, dalam perkara pengusiran dan perusakan rumah milik Elina Widjajanti yang sempat viral di ruang publik.

    Saat ini, Kejati Jatim tengah berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur untuk mendalami dugaan pemalsuan sertifikat serta kemungkinan keterlibatan jaringan mafia tanah dalam perkara tersebut.

    “Dengan capaian ini, Kejati Jatim menegaskan posisinya sebagai institusi penegak hukum yang tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga pencegahan serta pemulihan aset negara,” pungkas Agus Sahat. [uci/beq]

  • Warga Hajar Bandit Curanmor Surabaya di Kapas Madya, Ngaku Baru Sekali Beraksi

    Warga Hajar Bandit Curanmor Surabaya di Kapas Madya, Ngaku Baru Sekali Beraksi

    Surabaya (beritajatim.com) – Bandit pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial AR (15) yang dihajar warga Kapas Madya, Jumat (2/1/2025) kemarin mengaku baru beraksi sekali.

    Pengakuan itu ia sampaikan kepada anggota Unit Reskrim Polsek Tambaksari setelah menjalani perawatan medis.

    “Pengakuannya masih sekali (beraksi). Namun, masih kita dalami lebih lanjut keterangannya,” kata Kanit Reskrim Polsek Tambaksari AKP Sukram, Senin (5/1/2025).

    Sukram menjelaskan, pelaku saat itu hendak mencuri sepeda motor Suzuki Thunder yang terparkir di depan salah satu toko yang ada di Jalan Kapas Madya. Dengan mengenakan atasan jaket jeans, pelaku jalan kaki untuk mencari sasaran.

    “Beraksi sendiri. Dia sengaja jalan kaki untuk mencari sasaran,” jelas Sukram.

    Atas peristiwa ini, Sukram menghimbau agar masyarakat tidak lengah dalam memarkir kendaraan. Ia meminta agar masyarakat bisa memberikan kunci tambahan dan memarkir di tempat yang bisa terlihat.

    “Masyarakat juga bisa lebih waspada agar tidak menjadi korban. Sebagai upaya pencegahan, anggota kami selalu berpatroli untuk mempersempit ruang gerak bandit curanmor,” pungkasnya.

    Diketahui sebelumnya, Seorang anak berusia 15 tahun di Surabaya tertangkap warga hendak mencuri sepeda motor di Kapas Baru, Tambaksari, Jumat (2/1/2025) siang. Dari informasi yang dihimpun beritajatim, pelaku berinisial AR pemuda asal Kapas Madya.

    Kapolsek Tambaksari, Kompol Eko Aprianto mengatakan aksi pencurian dilakukan pelaku usai sholat Jumat di depan sebuah toko.

    “Kami menerima informasi adanya bandit curanmor yang diamankan oleh warga. Petugas piket langsung menuju lokasi,” kata Eko.

    Ketika petugas datang, AR sudah dalam kondisi dihajar massa. Anggota yang sudah di lokasi lantas berusaha mengamankan pelaku dari amukan massa. Setelah berhasil, pelaku diamankan dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.

    “Sementara masih dalam perawatan karena luka,” imbuhnya. (ang/ted)

  • Warga Hajar Bandit Curanmor Surabaya di Kapas Madya, Ngaku Baru Sekali Beraksi

    Warga Hajar Bandit Curanmor Surabaya di Kapas Madya, Ngaku Baru Sekali Beraksi

    Surabaya (beritajatim.com) – Bandit pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial AR (15) yang dihajar warga Kapas Madya, Jumat (2/1/2025) kemarin mengaku baru beraksi sekali.

    Pengakuan itu ia sampaikan kepada anggota Unit Reskrim Polsek Tambaksari setelah menjalani perawatan medis.

    “Pengakuannya masih sekali (beraksi). Namun, masih kita dalami lebih lanjut keterangannya,” kata Kanit Reskrim Polsek Tambaksari AKP Sukram, Senin (5/1/2025).

    Sukram menjelaskan, pelaku saat itu hendak mencuri sepeda motor Suzuki Thunder yang terparkir di depan salah satu toko yang ada di Jalan Kapas Madya. Dengan mengenakan atasan jaket jeans, pelaku jalan kaki untuk mencari sasaran.

    “Beraksi sendiri. Dia sengaja jalan kaki untuk mencari sasaran,” jelas Sukram.

    Atas peristiwa ini, Sukram menghimbau agar masyarakat tidak lengah dalam memarkir kendaraan. Ia meminta agar masyarakat bisa memberikan kunci tambahan dan memarkir di tempat yang bisa terlihat.

    “Masyarakat juga bisa lebih waspada agar tidak menjadi korban. Sebagai upaya pencegahan, anggota kami selalu berpatroli untuk mempersempit ruang gerak bandit curanmor,” pungkasnya.

    Diketahui sebelumnya, Seorang anak berusia 15 tahun di Surabaya tertangkap warga hendak mencuri sepeda motor di Kapas Baru, Tambaksari, Jumat (2/1/2025) siang. Dari informasi yang dihimpun beritajatim, pelaku berinisial AR pemuda asal Kapas Madya.

    Kapolsek Tambaksari, Kompol Eko Aprianto mengatakan aksi pencurian dilakukan pelaku usai sholat Jumat di depan sebuah toko.

    “Kami menerima informasi adanya bandit curanmor yang diamankan oleh warga. Petugas piket langsung menuju lokasi,” kata Eko.

    Ketika petugas datang, AR sudah dalam kondisi dihajar massa. Anggota yang sudah di lokasi lantas berusaha mengamankan pelaku dari amukan massa. Setelah berhasil, pelaku diamankan dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.

    “Sementara masih dalam perawatan karena luka,” imbuhnya. (ang/ted)

  • Warga Hajar Bandit Curanmor Surabaya di Kapas Madya, Ngaku Baru Sekali Beraksi

    Warga Hajar Bandit Curanmor Surabaya di Kapas Madya, Ngaku Baru Sekali Beraksi

    Surabaya (beritajatim.com) – Bandit pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial AR (15) yang dihajar warga Kapas Madya, Jumat (2/1/2025) kemarin mengaku baru beraksi sekali.

    Pengakuan itu ia sampaikan kepada anggota Unit Reskrim Polsek Tambaksari setelah menjalani perawatan medis.

    “Pengakuannya masih sekali (beraksi). Namun, masih kita dalami lebih lanjut keterangannya,” kata Kanit Reskrim Polsek Tambaksari AKP Sukram, Senin (5/1/2025).

    Sukram menjelaskan, pelaku saat itu hendak mencuri sepeda motor Suzuki Thunder yang terparkir di depan salah satu toko yang ada di Jalan Kapas Madya. Dengan mengenakan atasan jaket jeans, pelaku jalan kaki untuk mencari sasaran.

    “Beraksi sendiri. Dia sengaja jalan kaki untuk mencari sasaran,” jelas Sukram.

    Atas peristiwa ini, Sukram menghimbau agar masyarakat tidak lengah dalam memarkir kendaraan. Ia meminta agar masyarakat bisa memberikan kunci tambahan dan memarkir di tempat yang bisa terlihat.

    “Masyarakat juga bisa lebih waspada agar tidak menjadi korban. Sebagai upaya pencegahan, anggota kami selalu berpatroli untuk mempersempit ruang gerak bandit curanmor,” pungkasnya.

    Diketahui sebelumnya, Seorang anak berusia 15 tahun di Surabaya tertangkap warga hendak mencuri sepeda motor di Kapas Baru, Tambaksari, Jumat (2/1/2025) siang. Dari informasi yang dihimpun beritajatim, pelaku berinisial AR pemuda asal Kapas Madya.

    Kapolsek Tambaksari, Kompol Eko Aprianto mengatakan aksi pencurian dilakukan pelaku usai sholat Jumat di depan sebuah toko.

    “Kami menerima informasi adanya bandit curanmor yang diamankan oleh warga. Petugas piket langsung menuju lokasi,” kata Eko.

    Ketika petugas datang, AR sudah dalam kondisi dihajar massa. Anggota yang sudah di lokasi lantas berusaha mengamankan pelaku dari amukan massa. Setelah berhasil, pelaku diamankan dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.

    “Sementara masih dalam perawatan karena luka,” imbuhnya. (ang/ted)

  • Berantas Judi Online, Lapas Banyuwangi Sidak Ponsel Seluruh Pegawai

    Berantas Judi Online, Lapas Banyuwangi Sidak Ponsel Seluruh Pegawai

    Banyuwangi (beritajatim.com) – Komitmen pemberantasan judi online (judol) terus diperkuat di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi. Sebagai langkah antisipasi, seluruh ponsel milik pegawai diperiksa secara mendadak untuk memastikan tidak ada keterlibatan petugas dalam praktik judi online, Senin (5/1/2025).

    Pengecekan ponsel dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya, tepat setelah pelaksanaan apel pagi pegawai. Satu per satu petugas diminta menunjukkan perangkat komunikasinya untuk diperiksa secara teliti oleh tim internal Lapas.

    Aksi inspeksi mendadak (sidak) tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa. Bersama jajaran struktural, Kalapas menyisir riwayat aplikasi, peramban internet, hingga jejak transaksi keuangan yang terdapat di ponsel para pegawai.

    Wayan menyampaikan bahwa langkah tegas ini diambil sebagai respons atas maraknya praktik judi online di tengah masyarakat. Selain itu, ia menegaskan bahwa pemberantasan judi online merupakan salah satu program prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

    “Kami ingin memastikan bahwa Lapas Banyuwangi bersih dari praktik judi online. Ini bukan sekadar imbauan, tapi tindakan nyata untuk menjaga integritas institusi,” ujar Wayan.

    Menurutnya, keterlibatan pegawai dalam judi online berpotensi menimbulkan dampak serius, tidak hanya bagi individu yang bersangkutan, tetapi juga terhadap kinerja dan keamanan lembaga pemasyarakatan.

    “Judol memiliki dampak negatif di berbagai segi kehidupan. Jika ekonomi terganggu akibat judi, maka fokus dalam bekerja pasti akan hilang, dan itu sangat berbahaya bagi keamanan serta layanan di dalam Lapas,” tegasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Wayan juga memberikan peringatan keras kepada seluruh jajarannya. Ia menegaskan bahwa haram hukumnya bagi seluruh pegawai Lapas Banyuwangi maupun anggota keluarganya untuk terlibat dalam aktivitas judi online dalam bentuk apa pun.

    Langkah pengawasan internal ini diharapkan dapat menjadi pengingat sekaligus benteng bagi seluruh petugas Lapas Banyuwangi agar tetap menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta menjauhi segala bentuk aktivitas ilegal yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi. [alr/beq]

  • Ada 6 Juta Lebih Wisatawan yang Berlibur di Jatim Saat Nataru

    Ada 6 Juta Lebih Wisatawan yang Berlibur di Jatim Saat Nataru

    Surabaya (beritajatim.com) – Ada sebanyak 6.224.156 juta wisatawan yang berlibur di Jawa Timur selama momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ini berdasarkan data Disbudpar Provinsi Jatim per 30 Desember 2025.

    Artinya, wisatawan yang berlibur ke Jawa Timur melonjak tajam. “Ada 6,2 juta, baik itu wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim, Evy Afianasari di Surabaya, Kamis (1/1/2026).

    Evy mengatakan selama momen liburan Nataru, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak 12.730 orang. Sementara wisatawan nusantara (wisnus) sebanyak 6.211.426.

    “Kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara di Jatim sangat tinggi. Sepanjang tahun 2025 ini, wisatawan mancanegara yang ke Jatim sebanyak 431.242, angkanya naik 27,88 persen dibanding tahun 2024. Dan, angka itu masih berpotensi bertambah hingga akhir tahun,” tambahnya.

    Evy menyebut sejumlah daya tarik wisata di Jatim paling banyak menjadi tujuan liburan, yakni Air Terjun Tumpak Sewu Semeru, Lumajang. Kemudian, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, dan Lumajang.

    Selanjutnya, Taman Nasional Baluran Situbondo, Florawisata San Terra Kabupaten Malang, Kampung Heritage Kajoetangan Kota Malang, PSC (Pahlawan Street Center) Kota Madiun, Wana Wisata Tanjung Papuma Jember, Pelabuhan Perikanan Pantai Kota Probolinggo, Wisata Gunung Kelud Kabupaten Kediri, dan Grand Watudodol Banyuwangi.

    Kemudian, ada Kebun Binatang Surabaya, Monumen SLG Kabupaten Kediri, Dewi Mejono/Gronjong Wariti Kabupaten Kediri, Jawa Timur Park I Kota Batu, Kawasan Wisata Ngreco/Lahor Kabupaten Blitar, Telaga Sarangan Magetan, Jawa Timur Park III Kota Batu, Jawa Timur Park II Kota Batu, dan Selecta Kota Batu.

    “Memang yang masih menjadi primadona tempat liburan favorit wisatawan di Jatim yakni di Batu, Malang, Bromo, Banyuwangi, Jember dan Magetan,” pungkasnya. [tok/suf]

  • Tewas Tertabrak Kereta Api, Sudarmawan Jadi Mayat Penutup Tahun 2025 di Jombang

    Tewas Tertabrak Kereta Api, Sudarmawan Jadi Mayat Penutup Tahun 2025 di Jombang

    Jombang (beritajatim.com) – Sudarmawan (43), seorang pria warga Dusun Caruk Kulon, Desa Jabon, Kecamatan Jombang, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan tragis di malam terakhir tahun 2025. Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 21.45 WIB, ketika Sudarmawan tertabrak kereta api Turangga jurusan Surabaya-Bandung di jalur rel KM 85+8, Desa Temuwulan, Kecamatan Perak.

    Kronologi kejadian dimulai saat Masinis Kereta Api Turangga, Andik Prasetyo, melaporkan kepada petugas Satpam Stasiun Sembung bahwa keretanya telah menyerempet seorang pria yang tidak dikenal di jalur rel tersebut.

    Satpam segera menghubungi pihak Polsek Perak dan melakukan pengecekan ke lokasi. Sesampainya di lokasi, petugas menemukan korban dalam kondisi tak bernyawa, tergeletak di sebelah utara rel, dengan posisi tubuh tertelungkup dan luka parah di bagian kepala belakang.

    Setelah pemeriksaan, pihak keluarga yang terdiri dari kakak dan adik korban tiba di lokasi kejadian dan memastikan bahwa korban adalah Sudarmawan, anggota keluarga mereka.

    Pihak keluarga langsung menerima peristiwa tersebut dengan ikhlas, meminta agar jenazah segera dievakuasi untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang. Keluarga juga meminta agar jenazah tidak dilakukan autopsi, agar proses pemakaman dapat dilakukan segera.

    Kapolsek Perak, Iptu M. Supriyo, menjelaskan bahwa meskipun kejadian ini sangat tragis, pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait peristiwa ini. Namun, berdasarkan permintaan keluarga, pihak kepolisian menghormati keputusan mereka untuk tidak melakukan autopsi.

    “Pihak keluarga menerima sebagai musibah dan meminta jenazah segera dikebumikan. Sehingga saat ini, kami belum dapat memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut, apakah karena kelalaian atau faktor lain yang menyebabkan korban berada di rel pada waktu yang tidak tepat,” kata Supriyo, Kamis (1/1/2026).

    Oleh sebab itu, pihak kepolisian menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di dekat jalur kereta api, mengingat potensi bahaya yang sangat besar. [suf]

  • Dua Simpul Jalan Menuju Alun-alun Wiraraja Ditutup Saat Pergantian Tahun Baru 2026

    Dua Simpul Jalan Menuju Alun-alun Wiraraja Ditutup Saat Pergantian Tahun Baru 2026

    Mojokerto (beritajatim.com) – Dua simpul jalan utama menuju Alun-alun Wiraraja Kota Mojokerto ditutup Satlantas Polres Mojokerto Kota pada malam pergantian Tahun Baru 2026 sebagai langkah antisipasi lonjakan kendaraan dan potensi kerumunan massa.

    Kanit Turjawali Satlantas Polres Mojokerto Kota, Ipda Slamet Haryono, mengatakan penutupan dilakukan di dua titik, yakni Simpang Tiga KFC dan Simpang Empat PMII. Kebijakan tersebut diambil untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas sekaligus membatasi aktivitas masyarakat yang mengarah ke kawasan Alun-alun Wiraraja.

    “Penutupan simpul yang mengarah ke Alun-alun kami lakukan untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas, karena pada pergantian malam tahun baru biasanya konsentrasi masyarakat berkumpul di Alun-alun Wiraraja Kota Mojokerto,” ungkapnya, Rabu (31/12/2025).

    Menurut Ipda Slamet, pengamanan dan pengaturan lalu lintas di kawasan tersebut dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel gabungan dari TNI/Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Dinas Perhubungan Kota Mojokerto. Personel disiagakan di setiap simpul jalan untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan situasi keamanan tetap terkendali.

    Penutupan akses menuju kawasan Alun-alun Wiraraja diberlakukan mulai pukul 19.30 WIB hingga momen pergantian Tahun Baru 2026. Apabila terjadi kepadatan kendaraan, petugas akan melakukan penguraian arus secara situasional.

    Selain pengaturan lalu lintas, Satlantas Polres Mojokerto Kota juga mengimbau masyarakat agar tidak merayakan malam pergantian tahun secara berlebihan. Ipda Slamet menegaskan, sejumlah aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban tidak diperbolehkan.

    “Di setiap simpul sudah kami tempatkan personel, dan apabila terjadi kepadatan arus lalu lintas akan langsung kami urai. Kami mengimbau masyarakat Mojokerto agar tidak merayakan pergantian tahun dengan besar-besaran. Tidak ada euforia berlebihan, kembang api, balap liar, maupun arak-arakan,” tegasnya.

    Ia menambahkan, imbauan tersebut juga dilandasi rasa empati terhadap masyarakat di wilayah Sumatera yang saat ini tengah tertimpa musibah. Oleh karena itu, pihak kepolisian mengajak masyarakat Kota Mojokerto untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas, khususnya di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota, agar malam pergantian Tahun Baru 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. [tin/beq]

  • Tahun Baru 2026, Cuaca Malang Raya Diprediksi Hujan Ringan

    Tahun Baru 2026, Cuaca Malang Raya Diprediksi Hujan Ringan

    Malang (beritajatim.com) – Mengawali hari pertama di Tahun Baru 2026, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Malang Raya pada Kamis, 1 Januari 2026. Hujan ringan diprediksi mendominasi sebagian besar wilayah Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu sejak siang hari.

    Di wilayah Kota Malang yang meliputi Kecamatan Blimbing, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, dan Sukun, BMKG Juanda memprakirakan hujan turun mulai siang hari. Perhatian khusus tertuju pada Kecamatan Sukun yang memiliki potensi hujan dengan intensitas lebih tinggi dibanding wilayah lainnya.

    “Mulai pukul 11.00 WIB hingga 13.00 WIB, wilayah Kecamatan Sukun berpotensi mengalami hujan lebat,” dikutip dari data visual laman resmi BMKG Juanda.

    Sementara itu, Kecamatan Blimbing, Kedungkandang, Klojen, dan Lowokwaru diprediksi mengalami hujan dengan intensitas ringan pada rentang waktu yang sama. Kondisi hujan di Kota Malang diperkirakan berangsur reda menjelang sore hari dan berganti menjadi cuaca berawan.

    Kondisi cuaca serupa juga diprakirakan terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Hujan ringan diprediksi turun di sebagian besar kecamatan pada siang hari. Namun, BMKG Juanda mendeteksi potensi hujan lebat di wilayah Kecamatan Kalipare.

    “Wilayah Kalipare diprakirakan turun hujan lebat mulai pukul 13.00 WIB hingga 15.00 WIB,” catat laporan tersebut.

    Selain hujan, BMKG Juanda juga mengingatkan potensi terjadinya kabut atau udara kabur, terutama di wilayah dataran tinggi dan pegunungan. Kecamatan Karangploso dan Pujon diprediksi akan diselimuti kabut mulai pukul 16.00 WIB hingga malam hari setelah hujan reda.

    Untuk wilayah Kota Batu, hujan ringan diprediksi turun merata di Kecamatan Batu, Bumiaji, dan Junrejo mulai pukul 11.00 WIB hingga 14.00 WIB. Tidak terdapat potensi hujan lebat di wilayah ini.

    Memasuki sore hingga malam hari, Kota Batu diprakirakan didominasi cuaca berkabut, khususnya di Kecamatan Bumiaji yang berpotensi mengalami kabut tebal mulai pukul 17.00 WIB hingga 19.00 WIB. Pada malam hari, cuaca di seluruh wilayah Malang Raya diperkirakan relatif kondusif dengan kondisi berawan. [dan/beq]

  • Tahun Baru 2026, Begini Cuaca Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik 1 Januari

    Tahun Baru 2026, Begini Cuaca Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik 1 Januari

    Surabaya (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda kembali merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, saat Tahun Baru, Kamis, 1 Januari 2026.

    “Cuaca di wilayah Sidoarjo, Sidoarjo, dan Gresik tidak ada tanda akan turun hujan, lantaran cenderung cerah berawan. Untuk suhu, antara 25°C hingga 34°C. Sedangkan kelembabannya antara 56%-96%,” ujar Prakiraan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, Rabu (31/12/2025).

    Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini

    BMKG Juanda menyebut cuaca di wilayah Kota Surabaya diprediksi hujan sekitar pukul 13.00—18.00 WIB. Termasuk di antaranya Kecamatan Karangpilang, Krembangan, Pakal, Rungkut, Gubeng, Genteng, Bubutan, Benowo, Dukuh Pakis, dan Bulak.

    Suhu udara: 25°C – 33°C
    Kelembapan: 59% – 94%
    Kecepatan angin: 10,9 Km/jam dari arah Barat Daya.

    Prakiraan Cuaca Sidoarjo Hari Ini

    Menurut data dari BMKG Juanda, cuaca di Sidoarjo juga diprediksi akan diguyur hujan, mulai dari ringan, lebat, hingga disertai petir. Terlebih pada siang hingga sore hari ini. Termasuk di Kecamatan Prambon, Tanggulangin, Sukodono, Taman, Tulangan, Gedangan, Buduran, dan Krembung.

    Suhu udara: 25°C – 34°C
    Kelembapan: 56%-96%
    Kecepatan angin: 16,8 km/jam dari arah Barat.

    Prakiraan Cuaca Gresik Hari Ini

    Menurut data dari BMKG Juanda, cuaca di Gresik cenderung turun hujan hari ini. Bahkan sejumlah wilayah diprediksi hujan sedari pagi hingga malam. Termasuk di antaranya seperti Kecamatan dukun, Ujungpangkah, hingga Sidayu.

    Suhu udara: 26°C – 30°C
    Kelembapan: 66% – 92%
    Kecepatan angin: 21,2 km/jam dari arah Barat Daya.

    Masyarakat disarankan untuk membawa payung atau jas hujan sebagai langkah antisipatif. Mengingat cuaca di wilayah tropis seperti Jawa Timur dapat berubah dalam waktu singkat, penting bagi warga untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca melalui aplikasi resmi BMKG atau layanan cuaca daring lainnya.

    Dengan memahami prakiraan cuaca secara detail, masyarakat di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik dapat menjalani aktivitas hari inidengan lebih aman dan nyaman, termasuk saat memulai aktivitas tempat. [fyi/beq]