Author: Beritajatim.com

  • Indonesia Gebrak Sidang WIPO, Proposal Tata Kelola Royalti Musik Streaming dan AI Banjir Dukungan Global

    Indonesia Gebrak Sidang WIPO, Proposal Tata Kelola Royalti Musik Streaming dan AI Banjir Dukungan Global

    Jenewa (beritajatim.com) – Delegasi Republik Indonesia mencatatkan pencapaian diplomasi penting dalam sidang Standing Committee on Copyright and Related Rights (SCCR) ke-47 yang berlangsung di markas World Intellectual Property Organization (WIPO), Jenewa. Pada hari ketiga pelaksanaan sidang, proposal Indonesia mengenai tata kelola royalti musik global mendapatkan dukungan masif dari berbagai blok negara dan kelompok regional, menandai langkah maju dalam reformasi industri musik digital dunia.

    Dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri, Arief Havas Oegroseno, dan Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Hermansyah Siregar, delegasi Indonesia menyoroti posisi strategis tanah air sebagai pasar potensial dalam ekonomi music streaming. Isu utama yang diangkat adalah ketimpangan tata kelola royalti lintas negara serta dampak signifikan kehadiran Artificial Intelligence (AI) terhadap keberlangsungan produk media dan kreativitas seniman.

    “Proposal ini dimaksudkan untuk memperkuat keadilan, transparansi, dan akuntabilitas dalam ekosistem royalti global, serta memastikan royalti yang adil bagi para pencipta,” ungkap Arief Havas Oegroseno dalam forum WIPO tersebut.

    Urgensi usulan ini dipertegas oleh Kepala Badan Strategi Kebijakan Kementerian Hukum, Andry Indrady. Ia menekankan bahwa inisiatif Indonesia bertujuan mendorong terciptanya ekosistem royalti digital yang lebih transparan dan bertanggung jawab secara global. Dalam pemaparannya, Andry menguraikan tiga pilar utama yang menjadi fondasi proposal tersebut.

    “Pertama, Membangun Kerangka Tata Kelola Global di bawah WIPO, Kedua Eksplorasi Mekanisme Pembayaran Royalti Alternatif dan Model Distribusi yang Adil, Ketiga Penguatan tata kelola collective management organization (CMO) lintas negara,” tegasnya di hadapan para delegasi.

    Respon positif segera mengalir pasca-presentasi. Dukungan penuh secara resmi disampaikan oleh Arab Saudi, Iran, Mesir, Pakistan, Filipina, Aljazair, Thailand, dan Kazakhstan. Tak hanya itu, dukungan blok regional juga datang dari Asia Pacific Group dan African Group, yang menilai usulan ini relevan dengan kepentingan negara-negara berkembang.

    Sementara itu, kelompok negara yang tergabung dalam GRULAC (Group of Latin America and Caribbean Countries) serta CACEEC (Central Asia, Caucasus and Eastern Europe Group) menyambut inisiatif ini dengan positif dan menyatakan kesiapan mereka untuk berdialog lebih lanjut guna mematangkan konsep tersebut.

    Merespons luasnya dukungan internasional, Wakil Menteri Luar Negeri menyampaikan apresiasi mendalam atas solidaritas negara-negara anggota WIPO.

    “Kami menyampaikan apresiasi atas seluruh pandangan dan dukungan negara anggota, serta menegaskan komitmen untuk bekerja sama secara inklusif dan konstruktif dengan seluruh delegasi WIPO dalam mewujudkan tata kelola royalti global yang transparan, adil, dan berorientasi pada masa depan,” ujar Arief Havas.

    Langkah strategis selanjutnya yang diambil Indonesia adalah membuka ruang diskusi terbuka dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan negara, pelaku industri, hingga komunitas musik global pada sesi SCCR berikutnya.

    Di sela-sela agenda utama sidang, delegasi Indonesia juga bergerak aktif melakukan pertemuan bilateral untuk memperkuat lobi. Pertemuan dilakukan dengan sejumlah mitra strategis, termasuk Jepang, Amerika Serikat, GRULAC, APG, CEBS (Central European Baltic State), Deputi Direktur Jenderal WIPO Sylvie Forbin, IFPI (International Federation of Phonogram Industry), Group B Country, Uni Eropa, dan CACEEC. [beq]

  • Banjir Aceh Lumpuhkan Komunikasi, Wamenkomdigi Nezar Patria Kirim Starlink

    Banjir Aceh Lumpuhkan Komunikasi, Wamenkomdigi Nezar Patria Kirim Starlink

    Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, meninjau langsung dampak katastrofe banjir di Kabupaten Pidie Jaya dan Bireuen, Aceh, sekaligus memimpin percepatan pemulihan infrastruktur telekomunikasi yang lumpuh di wilayah tersebut pada Kamis (4/12/2025). Kunjungan ini difokuskan pada pemulihan jaringan sinyal dan distribusi perangkat satelit Starlink untuk menembus isolasi komunikasi di daerah terdampak paling parah.

    Salah satu lokasi terparah yang dikunjungi adalah Meunasah Lhok di Kabupaten Pidie Jaya. Wilayah ini mengalami kerusakan signifikan akibat pendangkalan sungai ekstrem yang mengubah bentang alam setempat. Endapan lumpur menutup cekungan sungai hingga rata, memaksa air meluap drastis ke permukiman penduduk.

    “Menciptakan sungai-sungai baru, dan air membajiri jalan depan rumah warga,” kata Nezar saat melihat kondisi lapangan, Kamis 4 Desember 2025.

    Kerusakan infrastruktur di kawasan ini menuntut penanganan serius. Nezar menjelaskan bahwa untuk memulihkan fungsi sungai, diperlukan pengerukan endapan lumpur sepanjang kurang lebih satu kilometer. Normalisasi sungai ini menjadi syarat mutlak sebelum program rekonstruksi kawasan dapat dimulai.

    Dampak banjir juga terlihat jelas pada hunian warga yang tertimbun material vulkanik dan tanah. “Saya menyaksikan banyak warga, baik pria maupun perempuan, bekerja keras membersihkan rumahnya masing-masing pakai skop, menggali dan membersihkan lumpur pasir yang sudah mengeras, bahkan ada yang setinggi pintu,” ujar Nezar menggambarkan situasi di lapangan di mana lumpur mencapai ketinggian satu setengah meter.

    Usai meninjau Pidie Jaya, tim Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bergerak ke Kabupaten Bireuen. Fokus utama di wilayah ini adalah mengaktifkan kembali Base Transceiver Station (BTS) yang mati total akibat terputusnya pasokan listrik PLN. Koordinasi intensif dengan PLN dan Pertamina terus dilakukan untuk memastikan pasokan energi bagi infrastruktur vital tersebut.

    “BTS di seluruh Aceh umumnya terganggu fungsinya karena ketiadaan listrik. Sekarang sudah diatasi separuhnya bisa menyala. Kita sudah koordinasi dengan PLN dan Pertamina, semoga pekan ini 75-90 persen BTS dapat menyala kembali,” jelas Nezar.

    Sebagai solusi taktis darurat, Nezar menyerahkan bantuan perangkat Starlink dan genset kepada Bupati Pidie Jaya dan Bupati Bireuen. Perangkat ini krusial untuk mendukung koordinasi di pos-pos bantuan bencana yang sempat terputus komunikasinya.

    Distribusi bantuan teknologi ini juga menyasar aparat keamanan yang menjadi garda terdepan evakuasi. Di Bireuen, Nezar menyerahkan dua unit Starlink dan satu genset kepada Dandim Bireuen untuk diteruskan kepada Danrem Lilawangsa di Lhokseumawe, Aceh Utara.

    “Kita titipkan ke Danrem yang nantinya akan membantu komunikasi di daerah Lokop, Aceh Timur. Di sana ada lima desa hilang disapu banjir. Alat telekomunikasi sangat dibutuhkan,” tegas Nezar mengenai urgensi konektivitas di zona merah.

    Tantangan logistik terberat dihadapi tim saat mencapai Kecamatan Juli. Jembatan utama yang menghubungkan Bireuen dengan Kabupaten Bener Meriah putus total dihantam banjir, menyebabkan Bener Meriah terisolasi. Nezar menyaksikan langsung infrastruktur yang hancur tersebut.

    “Jembatan kokoh ini bahkan terputus separuh. Bener Meriah terisolir. Kita berikan satu unit Starlink kepada relawan TIK, yang akan digunakan untuk kebutuhan warga berkomunikasi,” ungkap Nezar.

    Di lokasi jembatan putus tersebut, warga setempat membangun jaringan kabel darurat untuk memobilisasi barang. Memanfaatkan kearifan lokal ini, Wamenkomdigi mengirimkan perangkat teknologi canggih tersebut ke seberang sungai menggunakan sistem katrol sederhana.

    “Kita seberangkan satu unit Starlink dan genset ke wilayah Bener Meriah melalui keranjang yang bergulir melalui kabel itu, semoga membantu memulihkan komunikasi di masa tanggap darurat,” tambah Nezar.

    Berdasarkan data terkini, dari total 3.443 BTS yang tersebar di Provinsi Aceh, baru 51 persen yang berhasil beroperasi kembali. Gangguan telekomunikasi ini diperparah oleh putusnya jaringan kabel Fiber Optik (FO) akibat runtuhnya sejumlah jembatan penghubung antar-kabupaten. Sebagian besar BTS yang mati disebabkan oleh ketiadaan daya listrik, sementara fisik menara BTS mayoritas masih berdiri tegak dan aman dari terjangan banjir. [beq]

  • Banjir Terjang Tiga Kecamatan di Jombang, Ratusan Rumah Terdampak

    Banjir Terjang Tiga Kecamatan di Jombang, Ratusan Rumah Terdampak

    Jombang (beritajatim.com) – Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, dilanda banjir yang menggenangi pemukiman dan persawahan warga. Sebanyak 474 Kepala Keluarga (KK) terdampak, dengan rincian 155 KK di Dusun Kebondalem, 80 KK di Kademangan, dan 280 KK di Desa Pekunden.

    Banjir ini terjadi akibat luapan Sungai Catak Banteng dan Sungai Gunting yang melintasi desa tersebut. Ketinggian air pada Kamis malam (4/12/2025) sempat mencapai 1 hingga 1,5 meter, namun berangsur surut pada Jumat pagi (5/12/2025) hingga ketinggian 50 sentimeter.

    Kepala Urusan Perencanaan Desa Kademangan, Mustofa Basori, menjelaskan bahwa hujan deras yang terjadi pada Kamis sore meningkatkan debit air sungai yang akhirnya meluap ke permukiman warga.

    “Banjir ini mengakibatkan 474 KK terdampak, namun warga lebih memilih mengungsi ke rumah saudara atau tetangga yang rumahnya lebih tinggi,” ujar Mustofa, Jumat (5/12/2025).

    BPBD Kabupaten Jombang juga melaporkan bahwa banjir tidak hanya melanda Kecamatan Mojoagung, tetapi juga Mojowarno dan Sumobito. Beberapa desa di wilayah-wilayah tersebut turut terdampak, antara lain Desa Betek dan Mancilan di Mojoagung, Desa Selorejo dan Catakgayam di Mojowarno, serta Desa Madiopuro dan Segosorejo di Sumobito.

    Laporan BPBD menyebut, banjir mulai terjadi pada Kamis, 4 Desember 2025, dimulai dengan hujan deras pada pukul 14.30 WIB yang meningkatkan debit sungai. Sekitar pukul 17.30 WIB, air sungai terus naik dan mulai meluap pada pukul 18.00 WIB, menggenangi jalan desa dan pemukiman warga.

    BPBD Kabupaten Jombang telah melakukan koordinasi dengan perangkat desa setempat untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut. Posko bencana telah disiapkan di balai desa, namun hingga saat ini, warga lebih memilih mengungsi ke rumah keluarga atau tetangga.

    Banjir di Desa Kademangan Kecamatan Mojoagung

    Beberapa daerah yang terdampak banjir sudah mulai surut, termasuk Desa Betek, Mancilan, Gayam Utara, dan Selorejo. Namun, masih ada beberapa desa yang mengalami genangan air, antara lain di Desa Kademangan dan Madiopuro.

    Kondisi air di Desa Kademangan tercatat berkisar antara 10 hingga 40 cm, dengan tren surut, sementara di Madiopuro, air masih menggenangi jalan dan halaman dengan ketinggian 30 hingga 50 cm. [suf]

  • Prakiraan Cuaca Hari ini Malang Raya dan Kota Batu, Waspada Hujan Petir Sore Hari

    Prakiraan Cuaca Hari ini Malang Raya dan Kota Batu, Waspada Hujan Petir Sore Hari

    Malang (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memperkirakan cuaca Malang Raya pada Jumat, 5 Desember 2025, di wilayah kabupaten, kota Malang, dan kota Batu.

    BMKG Juanda melaporkan bahwa kota Malang (meliputi Blimbing, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, dan Sukun) pada pagi hari cuaca didominasi cerah berawan.

    “Memasuki pukul 13.00 hingga 16.00 WIB, cuaca di kota Malang berpotensi hujan ringan,” dikutip dari laman resmi BMKG Juanda. Sore hari cuaca berangsur mereda. Malam hari cuaca di kota Malang diperkirakan cerah berawan hingga berawan.

    Hari Sabtu (6/12/2025) dini hari, cuaca di Malang umumnya cerah berawan. Sementara itu, wilayah Kabupaten Malang pada Jumat (5/12/2025) pagi hari umumnya cerah berawan. Namun, cuaca berubah drastis memasuki siang hari.

    Kemudian, pukul 14.00 WIB hingga 18.00 WIB, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah.

    “Cuaca hujan petir diprakirakan terjadi meluas pada sore hari,” dikutip dari laman BMKG Juanda.

    Wilayah yang berpotensi hujan petir tersebut cukup banyak, di antaranya Dau, Karangploso, Kasembon, Kepanjen, Kromengan, Lawang, Ngajum, Ngantang, Pagak, Pagelaran, Pakis, Pakisaji, Poncokusumo, Pujon, Singosari, Sumberpucung, Tajinan, Tumpang, Turen, Wagir, Wajak, dan Wonosari.

    Malam hari, hujan di sebagian besar wilayah kabupaten diprakirakan mereda dan berganti menjadi cuaca berawan. Dini hari Sabtu (6/12/2025) wilayah di kabupaten Malang cuaca umumnya cerah berawan.

    Kota Batu pada Jumat, 5 Desember 2025, pagi hari diperkirakan cuaca udara kabur dan berawan. Mulai pukul 13.00 WIB, hujan ringan diprediksi turun di seluruh kecamatan.

    Kota Batu yang meliputi Batu, Bumiaji, dan Junrejo, cuaca hujan ringan masih terjadi hingga sore hari. Kemudian malam hari cuaca kembali berkabut (udara kabut) mulai pukul 17.00 WIB hingga tengah malam. Dini hari Sabtu, 6 Desember 2025, cuaca diperkirakan berawan. (dan/ted)

  • PWI Ngawi Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liputan di SPPG Mantingan

    PWI Ngawi Kecam Intimidasi Wartawan Saat Liputan di SPPG Mantingan

    Ngawi (beritajatim.com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ngawi mengecam keras tindakan intimidatif yang diduga dilakukan oknum petugas atau karyawan SPPG Mantingan terhadap sejumlah wartawan yang sedang melaksanakan tugas jurnalistik pada Kamis (4/12/ 2025)

    Insiden itu terjadi ketika para jurnalis hendak mendokumentasikan proses pengambilan sampel bahan makanan yang diduga menjadi sumber gejala keracunan massal.

    Alih-alih mendapat akses informasi, para wartawan justru mengalami penghalangan, ancaman, hingga tindakan tidak menyenangkan dari oknum yang berada di lokasi SPPG.

    PWI Ngawi menilai kejadian tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya Pasal 18 ayat (2) yang menegaskan bahwa siapa pun yang dengan sengaja menghambat kerja-kerja pers dapat dikenai pidana penjara maksimal dua tahun atau denda hingga Rp500 juta.

    Ketua PWI Kabupaten Ngawi, M. Zainal Abidin, menegaskan bahwa kebebasan pers merupakan bagian penting dalam memastikan keterbukaan informasi bagi publik.

    “Wartawan bekerja membawa kepentingan masyarakat. Setiap bentuk intimidasi terhadap jurnalis adalah tindakan pembungkaman dan tidak boleh dibiarkan,” ujarnya.

    PWI Ngawi meminta pihak SPPG memberikan klarifikasi terkait perilaku oknum petugas tersebut serta memastikan peristiwa serupa tidak terulang. PWI juga mendorong aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti laporan dan memproses kejadian itu sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

    Siaran ini menjadi bentuk komitmen PWI Ngawi dalam menjaga kebebasan pers dan memastikan jurnalis dapat bekerja tanpa tekanan. [fiq/ted]

  • Berikut Cuaca di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik 5 Desember 2025, Hujan?

    Berikut Cuaca di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik 5 Desember 2025, Hujan?

    Surabaya (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda kembali merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, Jumat, 5 Desember 2025.

    “Beberapa wilayah di Sidoarjo, Sidoarjo, dan Gresik diprakirakan akan diguyur hujan ringan hingga disertai petir hari ini. Untuk suhu, antara 24°C hingga 32°C. Sedangkan kelembabannya antara 63%-97%,” ujar Prakiraan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, Kamis (4/12/2025).

    Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini

    BMKG Juanda menyebut Kota Surabaya diprediksi turun hari ini secara merata hari ini. Mulai hujan ringan di siang hari dan selebihnya cenderung berawan. Termasuk di antaranya Kecamatan Benowo, Dukuh Pakis, Gayungan, Karangpilang, Lakarsantri, Pakal, Sambikerep, Sukomanunggal, dan Tandes.

    Suhu udara: 24°C – 32°C
    Kelembapan: 63% – 97%
    Kecepatan angin: 9,6 Km/jam dari arah Barat Daya.

    Prakiraan Cuaca Sidoarjo Hari Ini

    Menurut data dari BMKG Juanda, cuaca di Sidoarjo hampir sama seperti Kota Pahlawan, diprakirakan turun hujan ringan di siang hari dan selebihnya cenderung berawan. Termasuk di Kecamatan Taman, Waru, Sidoarjo, Buduran, Gedangan, Sukodono, Tanggulangin, dan Krembung.

    Suhu udara: 24°C – 32°C
    Kelembapan: 63%-97%
    Kecepatan angin: 6,7/jam dari arah Barat.

    Prakiraan Cuaca Gresik Hari Ini

    Menurut data dari BMKG Juanda, cuaca di Gresik cerah pada pagi harinya, kemudian siang hingga sore beberapa wilayah diguyur hujan ringan. Termasuk di Kecamatan Benjeng, Bungah, Balongpanggang, Duduksampeyan, Dukun, dan Wringinanom.

    Suhu udara: 25°C – 30°C
    Kelembapan: 69% – 93%
    Kecepatan angin: 14 km/jam dari arah Barat.

    Masyarakat disarankan untuk membawa payung atau jas hujan sebagai langkah antisipatif. Mengingat cuaca di wilayah tropis seperti Jawa Timur dapat berubah dalam waktu singkat, penting bagi warga untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca melalui aplikasi resmi BMKG atau layanan cuaca daring lainnya.

    Dengan memahami prakiraan cuaca secara detail, masyarakat di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik dapat menjalani aktivitas hari inidengan lebih aman dan nyaman, termasuk saat memulai aktivitas tempat. [fyi/aje]

  • Meski Suami Ditetapkan Tersangka Cek Palsu Rp3 Miliar, Sheila Tetap Setia Pada Mbah Tarman

    Meski Suami Ditetapkan Tersangka Cek Palsu Rp3 Miliar, Sheila Tetap Setia Pada Mbah Tarman

    Pacitan (beritajatim.com) Kisah asmara Mbah Tarman (74) dengan istrinya, Sheila Arika (24) bukan kaleng-kaleng. Pasalnya, meski suaminya baru saja ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemalsuan dokumen cek senilai Rp3 miliar oleh Polres Pacitan pada Kamis petang, Sheila tetap menunjukkan kesetiaannya.

    Menurut kuasa hukum Tarman, Imam Bajuri, Sheila mendampingi suaminya dari rumahnya untuk memenuhi panggilan penyidik, namun dia tidak ikut ke mapolres, dan menunggu di kantor Advokat.

    “Dia (Sheila) tetap setia terhadap suaminya. Saat memenuhi panggilan penyidik, ia ikut mendampingi Tarman sampai di kantor kami,” kata Imam Bajuri kepada wartawan usai mendatangi Polres Pacitan, Kamis (4/12/2025).

    Ketika awak media berkunjung ke kantor Advokat Imam Bajuri, Sheila belum bersedia memberikan keterangan. Dari ruangan terpisah, terdengar suara tangisnya saat ia mencoba menenangkan diri.

    “Saat ini istrinya tidak siap untuk bertemu awak media. Mohon maaf, itu hak setiap warga negara, Sekali lagi mohon maaf,” ujar Bajuri.

    Terkait dugaan mahar pernikahan yang ternyata menggunakan cek palsu, Sheila disebut tidak mempermasalahkannya. Perempuan muda itu menerima sepenuhnya risiko dari pilihannya menikahi pria yang terpaut usia 50 tahun darinya.

    “Entah mahar itu asli atau palsu, Sheila tidak mempermasalahkannya. Itu sudah menjadi pilihannya,” tegas Bajuri.

    Sebelumnya, Tarman diperiksa sebagai saksi dalam dugaan kasus pemalsuan cek sebagaimana diatur dalam Pasal 362 KUHP. Namun, setelah pemeriksaan berlangsung, penyidik menetapkannya sebagai tersangka dan langsung menahan yang bersangkutan sekitar pukul 18.00 WIB.

    Penyidik menilai alat bukti telah cukup, yakni berupa cek bertuliskan Rp3 miliar lengkap dengan cap bank BCA yang diduga dipalsukan. [tri/aje]

  • Ratusan Siswa MI Ma’arif Setono Ponorogo Salat Gaib dan Donasi untuk Korban Bencana Sumatera

    Ratusan Siswa MI Ma’arif Setono Ponorogo Salat Gaib dan Donasi untuk Korban Bencana Sumatera

    Ponorogo (beritajatim.com) – Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif Setono, Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Ponorogo menggelar salat gaib untuk para korban bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera.

    Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Masjid Jami Batoro Katong yang masih berada di halaman madrasah.

    Selain salat gaib, para siswa juga mengadakan doa bersama dan aksi penggalangan donasi. Dengan penuh kesadaran dan empati, anak-anak itu menyisihkan sebagian uang saku mereka untuk membantu warga yang terdampak bencana tersebut.

    Kepala MI Ma’arif Setono, Muhammad Mansyur mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian sejak dini terhadap sesama. Selain itu juga untuk belajar empati dan kepedulian sosial dari anak-anak.

    “Kami ingin menanamkan nilai kemanusiaan dan empati kepada anak-anak. Mereka perlu belajar bahwa kepedulian tidak menunggu dewasa,” kata Masyur, Kamis (5/12/2025).

    Penggalangan donasi dilakukan secara sederhana, namun antusiasme siswa terlihat jelas. Kotak donasi dari kardus yang disediakan madrasah, terisi dari uang saku para siswa yang dengan sukarela memberikan bantuannya.

    “Salat gaib dan donasi ini untuk saudara kita yang terdampak bencana banjir di Sumatera.Semoga sedikit bantuan kami bisa membantu para korban,” kata Sofia, salah satu siswa MI Ma’arif Setono.

    Pihak sekolah berencana menyalurkan seluruh donasi melalui lembaga resmi agar bantuan tepat sasaran dan segera sampai kepada warga terdampak di Sumatera. Aksi solidaritas ini diharapkan mampu menumbuhkan karakter peduli bencana bagi para siswa, sekaligus mendoakan agar kondisi di Sumatera segera pulih.(end/ted)

  • Angin Kencang Terjang Tujuh Desa di Bondowoso, Lebih dari 120 Rumah Rusak

    Angin Kencang Terjang Tujuh Desa di Bondowoso, Lebih dari 120 Rumah Rusak

    Bondowoso (beritajatim.com) – Hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang menerjang tujuh desa di Kecamatan Jambesari Darusollah dan Pujer, Kabupaten Bondowoso, Kamis, 4 Desember 2025.

    Data sementara BPBD Bondowoso mencatat lebih dari 120 rumah warga mengalami kerusakan pada berbagai kategori, mulai ringan hingga berat. Sejumlah fasilitas umum—masjid, mushola, yayasan, hingga gudang warga—juga dilaporkan rusak.

    Plt Kalaksa BPBD Bondowoso, Kristianto, mengatakan kejadian berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB dan laporan pertama diterima melalui pesan WhatsApp dari warga.

    “Cuaca ekstrem datang cukup mendadak. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan banyak atap rumah tersapu angin dan beberapa pohon tumbang mengenai bangunan,” ujarnya.

    Di Desa Pengarang, angin merusak setidaknya 34 rumah, terdiri dari 4 unit rusak berat dan 30 unit rusak ringan.

    Sementara di Desa Jambeanom, total 36 rumah terdampak dengan rincian 9 rusak berat, 8 rusak sedang, dan 19 rusak ringan. Dua gudang warga roboh, dan Masjid Nurul Huda mengalami kerusakan berat.

    “Di Jambeanom, kerusakannya cukup kompleks. Banyak atap terangkat angin, dan struktur bangunan tidak mampu menahan tekanan angin,” kata Kristianto.

    Di Desa Jambesari, 15 rumah di Dusun Angsanah mengalami rusak ringan, sementara satu rumah di Dusun Gabugan tertimpa pohon dan belum dapat ditangani. Bangunan Yayasan Al-Utsmani juga terdampak; atap kantor rusak, dua komputer dan printer tersambar reruntuhan batako, serta jaringan listrik putus.

    Di Desa Sumberjeruk, total 18 rumah rusak—terdiri dari 8 rusak sedang dan 9 rusak ringan. Sebuah mushola mengalami rusak berat akibat tertimpa pohon.

    Di Desa Tegalpasir, khususnya Dusun Tegalmanik, terdapat 43 rumah terdampak. Dari jumlah itu, 11 rumah rusak sedang dan 32 rusak ringan.

    Di Desa Pucanganom, tiga rumah di Dusun Krajan tertimpa pohon dan belum bisa ditangani. Di Dusun Kebun Karang, satu rumah rusak berat, satu rusak sedang, dan satu rusak ringan.

    Di Kecamatan Pujer, tepatnya di Desa Mengok dan Sukokerto, laporan tambahan masih dalam proses verifikasi lapangan.

    BPBD telah menerjunkan tim asesmen untuk melakukan pendataan dan memastikan tidak ada korban jiwa. Penanganan pohon tumbang dilakukan bertahap karena sebagian akses tidak aman untuk petugas saat kejadian.

    “Kami fokus pada asesmen cepat, penanganan genting seperti pohon tumbang, dan koordinasi dengan pemerintah desa. Data kerusakan masih berkembang,” ujar Kristianto. (awi/ted)

  • Mojokerto dan 27 Daerah Lain di Jatim Masuk Zona Risiko, Begini Penjelasan BMKG Juanda

    Mojokerto dan 27 Daerah Lain di Jatim Masuk Zona Risiko, Begini Penjelasan BMKG Juanda

    Mojokerto (beritajatim.com) — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (MKG) Juanda mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur sampai 9 Desember 2025 mendatang. Kabupaten dan Kota Mojokerto termasuk dalam 28 wilayah yang berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi.

    Seperti hujan sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es. BMKG Juanda menyebut, cuaca ekstrem dapat terjadi secara mendadak dan berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat di wilayah Jawa Timur, termasuk Mojokerto.

    BMKG Juanda merinci wilayah Jawa Timur yang masuk kategori waspada, yaitu Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Banyuwangi, Kota Batu, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Gresik, Kabupaten Jember, Kabupaten Jombang, Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Lumajang.

    Kabupaten Magetan, Kabupaten Malang, Kota Malang, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Pasuruan, Kota Probolinggo, Kabupaten Sampang, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Sumenep, Kota Surabaya, dan Kabupaten Tuban.

    Dalam rilis resmi yang ditandatangani Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda, Taufiq Hermawan menyebut, dari daftar tersebut, Mojokerto menjadi salah satu wilayah yang perlu meningkatkan kesiapsiagaan, terutama di kawasan rawan seperti lereng, tebing, bantaran sungai, dan daerah padat penduduk yang berdekatan dengan aliran air.

    “Peningkatan cuaca ekstrem didorong oleh beberapa faktor atmosfer dan lautan. Antara lain fenomena gelombang atmosfer Low, Kelvin, dan Rossby yang melintas di Jawa Timur. Suhu muka laut di perairan Selat Madura yang masih hangat dan kondisi atmosfer yang labil dan lembap dari lapisan bawah hingga atas,” ungkapnya, Jumat (5/12/2025).

    Kondisi tersebut memicu pertumbuhan awan konvektif yang dapat menghasilkan hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah Jawa Timur. BMKG Juanda mengingatkan potensi bencana hidrometeorologi perlu mendapat perhatian, mengingat wilayah ini memiliki kombinasi area rawan banjir dan daerah perbukitan yang rentan longsor.

    “Sehingga masyarakat, khususnya Mojokerto dan 27 daerah lainnya tersebut agar menghindari aktivitas di ruang terbuka saat hujan lebat, tidak berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau bangunan yang rapuh, mengawasi kondisi tebing dan lereng di kawasan pegunungan, berhati-hati terhadap jalan licin dan jarak pandang pendek,” pesannya.

    Selain itu, pihaknya juga mengimbau untuk mengamankan barang-barang di rumah yang berpotensi terbawa angin kencang. Untuk memantau perkembangan cuaca harian dan peringatan dini 2–3 jam ke depan, masyarakat dapat mengakses radar cuaca: stamet-juanda.bmkg.go.id/radar/, informasi cuaca resmi stametjuanda.bmkg.go.id.

    “Juga bisa melalui media sosial @infobmkgjuanda, telepon 24 jam di (031) 8668989 dan WhatsApp di nomor 0895-8003-00011. Kewaspadaan masyarakat dan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga 9 Desember 2025,” tegasnya. [tin/aje]