Author: Beritajatim.com

  • Damkar Pacitan Evakuasi Sarang Tawon Vespa dan Kobra Jawa dalam Semalam

    Damkar Pacitan Evakuasi Sarang Tawon Vespa dan Kobra Jawa dalam Semalam

    Pacitan (beritajatim.com) – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Pacitan mengevakuasi sarang tawon vespa raksasa dan ular kobra Jawa di dua lokasi berbeda di Kecamatan Pringkuku dalam waktu satu malam pada Rabu (7/1/2026). Para personel berjibaku mengamankan hewan berbahaya tersebut demi menjamin keselamatan warga yang merasa terancam di lingkungan tempat tinggalnya.

    Laporan pertama diterima dari Dusun Ketro, Desa Watukarung, terkait keberadaan sarang tawon vespa di kediaman milik Ratna. Menindaklanjuti laporan tersebut, enam personel Damkar segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan cepat dan terukur.

    “Evakuasi dilakukan dari bagian belakang rumah dengan membuka genteng satu per satu agar tawon tidak kabur,” kata Sugino, anggota Damkar Satpol PP Pacitan pada Kamis (8/1/2026). Langkah teknis ini diambil guna meminimalisir risiko serangan lebah terhadap petugas maupun warga di sekitar lokasi evakuasi.

    Sarang tawon vespa berukuran sebesar galon air itu kemudian dimusnahkan menggunakan semburan api dari tabung gas LPG. Menurut Sugino, sarang tersebut diperkirakan sudah ada sejak satu bulan terakhir dan dinilai sangat membahayakan nyawa penghuni rumah.

    Usai menangani laporan pertama, petugas kembali menerima laporan darurat mengenai masuknya ular kobra Jawa ke rumah Roy Saputra di Desa Dadapan. Tim rescue hewan segera bergerak dari Mako Damkar menuju lokasi kedua untuk mengevakuasi reptil berbisa yang meresahkan tersebut.

    Ular kobra berwarna hitam dengan panjang sekitar 1,2 meter itu diketahui sempat memangsa tiga ekor ayam milik warga sebelum ditemukan. Petugas berhasil menemukan posisi ular yang bersembunyi di balik tumpukan genteng di area belakang rumah warga.

    “Ular langsung kami amankan dan dibawa ke Mako Damkar,” pungkas Sugino [tri/beq]

  • Viral Warga Pragaan Laok Sumenep Perbaiki Jalan Rusak Pakai Dana Live TikTok

    Viral Warga Pragaan Laok Sumenep Perbaiki Jalan Rusak Pakai Dana Live TikTok

    Sumenep (beritajatim.com) – Warga Desa Pragaan Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep secara swadaya memperbaiki jalan poros desa yang rusak parah selama 10 tahun terakhir pada Kamis (08/01/2026). Langkah gotong royong ini diambil lantaran akses utama masyarakat tersebut tidak kunjung mendapatkan perhatian atau perbaikan dari pemerintah daerah maupun pemerintah desa.

    Salah satu warga setempat, Abusairi menuturkan, sudah lebih dari 10 tahun, jalan poros di desanya rusak dan tidak mendapatkan perbaikan. Padahal kondisi jalan rusak parah dan sangat membahayakan pengguna jalan yang melintas.

    Kondisi infrastruktur yang berlubang seringkali berubah menjadi kubangan air yang menyulitkan mobilitas warga setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut. “Kalau hujan, jalan ini sudah seperti kubangan. Kadang dibuat nyuci sepeda motor sama warga. Rasanya sudah puluhan tahun tidak pernah dapat perbaikan dari Pemerintah,” katanya.

    Kekecewaan yang memuncak membuat warga akhirnya bersepakat untuk mengambil tindakan nyata dengan mengumpulkan dana secara mandiri melalui iuran sukarela. Mereka memutuskan untuk memperbaiki jalan poros sepanjang 250 meter yang menjadi satu-satunya akses jalan utama bagi warga Pragaan Laok.

    Proses perbaikan dilakukan secara teknis dengan menambal lubang menggunakan material pasir dan sirtu hasil swadaya masyarakat. Pada beberapa titik yang dinilai paling rawan kecelakaan, warga menambahkan konstruksi rabat beton sederhana agar jalan lebih aman saat dilalui kendaraan.

    Pengerjaan perbaikan jalan tersebut dilakukan sepenuhnya dengan semangat gotong royong tanpa melibatkan kontraktor luar. Warga dengan sukarela turun langsung ke lapangan untuk bekerja memperbaiki akses jalan yang menjadi urat nadi perekonomian desa mereka.

    Aksi ini menarik perhatian publik karena melibatkan pemanfaatan teknologi media sosial sebagai sarana penggalangan dana kreatif. Warga memanfaatkan fitur siaran langsung atau *live* di aplikasi TikTok untuk menunjukkan kondisi jalan sekaligus mengetuk hati para donatur.

    “Iya, kami lakukan live di medsos tentang perbaikan jalan secara swadaya ini. Kemudian ada yang tergerak untuk ikut berdonasi. Alhamdulillah sampai saat ini sudah terkumpul donasi sekitar Rp 30 juta. Itu semua langsung kami belikan material,” terang Abusairi.

    Dana puluhan juta rupiah yang terkumpul tersebut langsung dikonversikan menjadi material bangunan untuk menunjang pengerjaan fisik di lapangan. Inisiatif digital ini terbukti efektif dalam menghimpun solidaritas publik di tengah keterbatasan anggaran pembangunan infrastruktur di tingkat desa.

    Abusairi menambahkan, jalan poros di Pragaan Laok tersebut juga belum pernah mendapatkan perbaikan dari dana desa. Padahal, dana desa yang diterima Desa Pragaan Laok tergolong cukup besar jika dibandingkan dengan desa-desa lainnya.

    Berdasarkan data yang dihimpun, Dana Desa yang diterima Pragaan Laok tercatat sebesar Rp 1,64 miliar pada tahun 2024. Alokasi tersebut kembali berlanjut pada tahun 2025 dengan nilai mencapai Rp 1,51 miliar.

    Masyarakat menyayangkan besarnya anggaran tersebut belum mampu menyelesaikan persoalan jalan poros yang sudah rusak selama satu dekade. Warga kini memilih untuk mengandalkan kekuatan kolektif demi memastikan mobilitas sehari-hari tidak lagi terhambat oleh infrastruktur yang buruk.

    “Ya daripada kami hanya menunggu, lebih baik kami berusaha sendiri, karena jalan poros ini merupakan urat nadi sebagian besar warga disini,” tandas Abusairi. [tem/beq]

  • Prakiraan Cuaca Hari Ini: Siang hingga Sore, Malang Raya Diprediksi Hujan

    Prakiraan Cuaca Hari Ini: Siang hingga Sore, Malang Raya Diprediksi Hujan

    Malang (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Malang Raya pada hari ini, Kamis, 8 Januari 2026.

    Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk waspada karena potensi hujan diprediksi turun cukup merata pada siang hari.

    BMKG Juanda melaporkan bahwa cuaca di Kota Malang (meliputi Blimbing, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, dan Sukun) pada pagi menjelang siang masih terpantau bersahabat.

    “Pukul 11.00 WIB hingga 12.00 WIB, langit Kota Malang didominasi cerah berawan. Namun, mulai pukul 13.00 WIB, hujan dengan intensitas ringan diprediksi mengguyur seluruh kecamatan secara serentak,” dikutip dari data visual laman resmi BMKG Juanda.

    Hujan ringan di Kota Malang diperkirakan bertahan hingga sore hari. Memasuki malam hari pukul 19.00 WIB, cuaca berangsur reda dan berganti menjadi berawan atau udara kabur.

    Kondisi cuaca basah juga terjadi di wilayah Kabupaten Malang. Hujan ringan diprediksi turun mulai pukul 13.00 WIB di sebagian besar wilayah, termasuk Dau, Karangploso, dan Pakis. BMKG juga mencatat potensi peningkatan intensitas hujan di beberapa titik pada sore hari.

    “Hujan dengan intensitas sedang (simbol awan hijau) berpotensi terjadi di wilayah Jabung, Kalipare, Poncokusumo, Sumberpucung, dan Tumpang antara pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB,” catat laporan tersebut.

    Sementara itu, Kota Batu diprakirakan mengalami hujan lebih awal di beberapa titik. Kecamatan Bumiaji diprediksi sudah diguyur hujan ringan sejak pukul 11.00 WIB. Sedangkan untuk Kecamatan Batu dan Junrejo, hujan ringan diperkirakan mulai turun pada pukul 13.00 WIB dan berlangsung hingga petang.

    Malam hari, cuaca di Malang Raya umumnya kembali kondusif dan berawan. Suhu udara di Kota Batu pada malam hari cukup dingin, berkisar 17 derajat Celcius. Dini hari Jumat, 9 Januari 2026, cuaca diprediksi berawan tanpa potensi hujan signifikan. (dan/ted)

     

  • Iming-iming Lowongan Kerja Berujung Penipuan, Driver Ojol Sidoarjo Kehilangan Rp26 Juta

    Iming-iming Lowongan Kerja Berujung Penipuan, Driver Ojol Sidoarjo Kehilangan Rp26 Juta

    Sidoarjo (beritajatim.com) – Modus penipuan berkedok penawaran kerja kembali memakan korban. Seorang driver ojek online (ojol) asal Sidoarjo bernama Tanwir harus menelan kerugian hingga Rp26 juta setelah akun Shopee PayLater miliknya dibobol pelaku yang mengaku sebagai perekrut perusahaan pelat merah.

    Peristiwa tersebut terjadi pada 6 Januari 2026, bermula ketika korban mengantar seorang penumpang yang kemudian menawarkan pekerjaan di salah satu perusahaan, PT Pelindo Perak Surabaya.

    Pelaku meyakinkan korban dengan proses rekrutmen palsu dan permintaan pengiriman data pribadi hingga verifikasi wajah.

    “Aksi kejahatan pelaku diduga dilakukan di beberapa lokasi, mulai dari rumah pribadi pelaku hingga pertemuan di salah satu rumah makan cepat saji McD Puri Surya,” ungkap kuasa hukum korban, Mizani Alam, S.H., dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi beritajatim.com,  Kamis(8/1/2026).

    Tak berhenti di situ, korban juga dihubungi oleh beberapa orang yang mengaku sebagai HRD PT Pelindo. Mereka meminta korban mengirimkan data pribadi dan melakukan verifikasi wajah agar proses rekrutmen terlihat meyakinkan.

    “Korban sengaja dibangun kepercayaannya seolah-olah proses rekrutmen ini resmi dan terstruktur,” jelas Mizani.

    Modus semakin meyakinkan saat korban diminta menemui seorang perempuan yang mengaku sebagai teller Bank Jatim.

    Pertemuan dilakukan di halaman kantor Bank Jatim, di mana korban kembali diminta melakukan verifikasi wajah dengan dalih pembukaan rekening gaji karyawan.

    Namun, korban mulai curiga setelah menerima notifikasi transaksi mencurigakan dari akun Shopee miliknya.

    “Barulah korban menyadari bahwa seluruh proses verifikasi wajah yang diminta itu fiktif dan digunakan pelaku untuk menguasai akun Shopee PayLater milik korban,” kata Mizani.

    Akibatnya, pelaku berhasil melakukan pembelian satu unit ponsel dengan total kerugian mencapai Rp26 juta.

    Atas kejadian tersebut, Tanwir didampingi M.A.P Law Firm resmi melaporkan kasus ini ke Polresta Sidoarjo. Laporan telah diterima dan kini tengah ditangani oleh Satreskrim Polresta Sidoarjo.

    “Kami telah menyerahkan sejumlah barang bukti, antara lain kwitansi pembayaran lowongan kerja fiktif, rekening koran, bukti percakapan dengan pelaku, hingga komunikasi dengan pihak Shopee,” terang Mizani.

    Pihak kuasa hukum menilai tindakan pelaku memenuhi unsur Pasal 492 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindak pidana penipuan, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara atau denda maksimal Rp500 juta.

    “Kami berharap kepolisian dapat segera memproses perkara ini dan menangkap pelaku agar tidak ada korban lain. Kami juga menerima informasi adanya pihak lain yang diduga menjadi korban dengan modus serupa,” tegas Mizani.

    Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang meminta data pribadi dan verifikasi wajah, terutama melalui jalur yang tidak resmi. (ted)

  • Pendidikan Jadi Kunci Penurunan Angka Kemiskinan di Kabupaten Mojokerto

    Pendidikan Jadi Kunci Penurunan Angka Kemiskinan di Kabupaten Mojokerto

    Mojokerto (beritajatim.com) – Upaya peningkatan pendidikan terbukti berkontribusi signifikan terhadap penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Mojokerto.

    Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mojokerto mencatat, jumlah penduduk miskin terus mengalami tren penurunan dalam lima tahun terakhir, seiring membaiknya berbagai indikator pendidikan.

    Kepala BPS Kabupaten Mojokerto, Dwi Yuhenny menyampaikan bahwa jumlah penduduk miskin di Kabupaten Mojokerto pada Maret 2021 tercatat sebanyak 120,54 ribu jiwa, dan menurun menjadi 102,67 ribu jiwa pada Maret 2025. Artinya, dalam kurun waktu lima tahun terjadi penurunan absolut sebesar 17,87 ribu jiwa.

    “Jika dilihat dari jumlah maupun persentasenya, kemiskinan di Kabupaten Mojokerto menunjukkan tren yang positif. Penurunan ini tidak lepas dari perbaikan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan,” ungkapnya, Kamis (8/1/2026).

    Menurutnya, pendidikan dan kemiskinan memiliki keterkaitan yang erat. Pendidikan berperan penting dalam membentuk pola pikir, meningkatkan produktivitas tenaga kerja, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas. Namun demikian, pada rumah tangga miskin, pendidikan masih kerap belum menjadi prioritas utama karena kebutuhan dasar.

    Data BPS Kabupaten Mojokerto menunjukkan bahwa pada tahun 2025, sebagian besar penduduk miskin berusia 15 tahun ke atas di Kabupaten Mojokerto telah menamatkan pendidikan SD dan SMP. Sementara itu, penduduk miskin yang menamatkan pendidikan SMA pernah mencapai puncaknya pada tahun 2022 sebesar 31,13 persen.

    Meski demikian, masih terdapat penduduk miskin yang belum menamatkan SD, terutama pada periode awal pengamatan. Dilihat dari sisi kepala rumah tangga miskin, mayoritas memiliki pendidikan SD sederajat, yakni sebesar 33,65 persen pada tahun 2025.

    Disusul kepala rumah tangga dengan pendidikan SMA sederajat sebesar 24,62 persen, serta mereka yang belum pernah bersekolah atau tidak memiliki ijazah SD sebesar 16,88 persen. Sementara itu, kepala rumah tangga miskin dengan latar belakang pendidikan perguruan tinggi masih relatif kecil, yakni 8,18 persen.

    “Karakteristik pendidikan ini menjadi tantangan tersendiri. Semakin rendah pendidikan kepala rumah tangga, semakin besar risiko rumah tangga tersebut berada dalam lingkaran kemiskinan,” jelasnya.

    Dari sisi Angka Melek Buruf (AMH), BPS Kabupaten Mojokerto mencatat capaian yang menggembirakan. Pada kelompok umur 15–44 tahun, AMH penduduk miskin meningkat hingga 100 persen pada tahun 2025, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Sementara pada kelompok usia 45 tahun ke atas, AMH juga mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2021.

    Selain itu, indikator Angka Partisipasi Sekolah (APS) menunjukkan akses pendidikan dasar yang relatif baik. APS kelompok umur 7–12 tahun bahkan mencapai 100 persen pada sebagian besar tahun pengamatan. Namun, pada kelompok usia 13–15 tahun, APS masih belum sepenuhnya optimal, terutama pada tahun 2025 yang tercatat sebesar 91,27 persen.

    Dwi menambahkan, berbagai program pemerintah yang diberikan Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto berperan penting dalam menjaga akses pendidikan bagi keluarga miskin. Seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Program Indonesia Pintar (PIP), dan Program Keluarga Harapan (PKH).

    “Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Dengan pendidikan yang lebih baik, peluang masyarakat untuk keluar dari kemiskinan akan semakin besar. Hal ini sejalan dengan temuan UNESCO yang menyebutkan bahwa dua tahun tambahan pendidikan mampu mengeluarkan jutaan orang dari kemiskinan,” pungkasnya. [tin/ted]

  • Hasil Open Bidding 11 OPD Bondowoso Belum Keluar, Sekda Pastikan Tak Ada Intervensi

    Hasil Open Bidding 11 OPD Bondowoso Belum Keluar, Sekda Pastikan Tak Ada Intervensi

    Bondowoso (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Bondowoso hingga Rabu (7/1/2026) belum merilis pengumuman hasil seleksi terbuka atau open bidding untuk 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Meskipun jadwal awal menetapkan pengumuman tiga besar pada akhir Desember 2025 dan hasil akhir pada 6 Januari 2026, otoritas setempat memastikan proses seleksi masih berjalan sesuai koridor hukum.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Fathur Rozi, menegaskan bahwa tertundanya rilis nama-nama pejabat terpilih bukan merupakan bentuk keterlambatan yang sistemis. Ia menjamin bahwa dinamika ini tidak akan menghambat stabilitas maupun operasional roda pemerintahan di lingkungan Pemkab Bondowoso.

    “Prosesnya itu tidak terlambat. Ini juga tidak mengganggu roda pemerintahan. Artinya, prosesnya tetap ontime,” kata Fathur Rozi saat memberikan keterangan resmi, Rabu (7/1/2026) siang.

    Penundaan ini terjadi karena seluruh akumulasi nilai peserta seleksi telah diserahkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta. Langkah tersebut diambil guna melakukan penghitungan nilai secara komprehensif dan menyeluruh sebagai dasar penetapan peringkat tiga besar hingga hasil akhir.

    “Seluruh nilai dikumpulkan jadi satu. Sak nilainya kita kirim ke BKN. Karena ini bukan hanya sekadar memastikan recommended atau tidak recommended, tapi nilai itu harus dihitung,” ujar Fathur menjelaskan teknis penilaian di tingkat pusat.

    Transparansi dan profesionalisme menjadi poin utama yang ditekankan dalam seleksi jabatan kali ini. Fathur memastikan bahwa mekanisme open bidding berlangsung secara objektif tanpa adanya tekanan maupun intervensi dari pihak mana pun sejak tahap pendaftaran dimulai.

    “Kita ingin objektif, tidak ada kepentingan lain-lain. Dan ini kita sampaikan sejak proses awal,” tegasnya.

    Demi memperkuat akuntabilitas, Pemkab Bondowoso juga menggandeng aparat penegak hukum (APH) untuk mengawal setiap tahapan seleksi. Keterlibatan pihak eksternal ini dimaksudkan agar seluruh proses administrasi dan teknis selaras dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    “Kita juga didampingi kejaksaan. Kita paparan ke kejaksaan supaya aman,” tambahnya.

    Meski penetapan tiga besar belum dapat dilakukan sebelum penghitungan BKN rampung, Fathur Rozi meminta para peserta dan masyarakat luas untuk bersabar menunggu hasil resmi yang kredibel.

    “Seluruh nilai sudah kita serahkan ke BKN untuk dilakukan penghitungan. Karena kita kepingin ini tidak ada intervensi apa pun. Saya berharap paling tidak minggu depan sudah ada pengumuman,” pungkasnya. [awi/ian]

  • Khofifah Raih Satyalancana Wira Karya, Jawa Timur Sah Jadi Lumbung Pangan Nasional

    Khofifah Raih Satyalancana Wira Karya, Jawa Timur Sah Jadi Lumbung Pangan Nasional

    Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Swasembada Pangan 2025 dari Presiden RI Prabowo Subianto pada Rabu (7/1/2026). Penghargaan prestisius ini diberikan atas dedikasi luar biasa Khofifah dalam membawa Jawa Timur sebagai produsen padi dan beras tertinggi di tingkat nasional sepanjang tahun 2025.

    Prosesi penyematan tanda kehormatan tersebut berlangsung dalam gelaran Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang dipusatkan di Halaman Kantor Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Sebelumnya, Khofifah juga pernah meraih penghargaan serupa namun untuk prestasi di bidang Pengelolaan dan Pengembangan Bidang Kelautan.

    “Alhamdulillah, kami haturkan terima kasih sebesar-besarnya pada Bapak Presiden Prabowo atas tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya yang kami terima hari ini,” kata Gubernur Khofifah.

    “Penghargaan ini sejatinya adalah hasil kerja dan komitmen bersama seluruh elemen di Jawa Timur dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional, khususnya para petani, Gapoktan, Kepala Daerah serta Forkopimda dan berbagai dukungan Kementan RI,” imbuhnya.

    Rekor Produksi Padi Tertinggi Nasional

    Berdasarkan rilis data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) per 5 Januari 2026, Jawa Timur sukses mengukuhkan posisinya sebagai pilar utama kedaulatan pangan Indonesia. Produksi padi di wilayah ini mencapai 12.694.148 ton Gabah Kering Panen (GKP) atau setara 10.557.883 ton Gabah Kering Giling (GKG).

    Untuk total produksi beras, Jawa Timur menyumbang angka sebesar 6.096.344 ton. Capaian ini menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 9,27 juta ton GKG padi dan 5,35 juta ton beras.

    Dominasi Jawa Timur di sektor pangan terlihat jelas melalui perbandingan antarpovinsi. Jatim berhasil mengungguli Jawa Barat yang mencatatkan 10.240.405 ton GKG padi dan 5.913.651 ton beras, serta Jawa Tengah dengan capaian 9.409.108 ton GKG dan 5.410.794 ton beras.

    Khofifah menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari strategi sistematis di sektor hulu. Peningkatan produksi ditopang oleh perluasan Luas Panen Padi Jatim dari 1.616.985 hektare pada 2024 menjadi 1.842.519 hektare (naik 13,95%) di tahun 2025. Hal ini didukung oleh Luas Tambah Tanam (LTT) padi sebesar 2.426.073 Ha.

    “Kenaikan produksi padi dan beras kita di tahun 2025 tercatat paling tinggi dalam lima tahun. Kenaikannya sangat signifikan yaitu 13,89% sepanjang 2020 – 2025. Ini artinya komitmen dan kerja keras kita sangat berdampak,” ujar Khofifah.

    Faktor pendorong lainnya meliputi implementasi mekanisasi pertanian, distribusi bibit unggul, hingga pengelolaan irigasi efektif melalui program pompanisasi dan renovasi saluran air di berbagai titik strategis.

    “Sekali lagi ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, terutama para petani Jawa Timur yang menjadi tulang punggung produksi pangan,” tegasnya.

    Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawamsa menerima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo.
    Pesan Presiden Prabowo untuk Pejuang Pangan

    Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh kepala daerah dan petani yang menjadi garda terdepan swasembada 2025. Presiden menekankan bahwa keberhasilan ini adalah bukti ketangguhan bangsa.

    “Saya meyakini bahwa hari ini saudara semua berhasil sebagai putra putri terbaik bangsa. Saudara buktikan bahwa Indonesia Bisa,” ucap Presiden Prabowo.

    Presiden secara khusus menyoroti peran vital para petani dalam menjaga stabilitas negara. Ia menjanjikan penguatan kesejahteraan bagi keluarga petani seiring dengan tercapainya kemandirian pangan nasional.

    “Kita tidak akan pernah merdeka tanpa peran penting dari para petani. Para petani lah yang paling setia, paling loyal dan paling Merah Putih di Indonesia ini,” tutur Presiden Prabowo.

    “Kita ingin harga kebutuhan pokok murah. Kita ingin anak-anak petani bisa berpendidikan tinggi. Hari ini kita buktikan kita bisa Swasembada Pangan. Tidak hanya beras, jagung, singkong semua kita Swasembada,” tegasnya.

    Presiden menutup sambutannya dengan optimisme terhadap masa depan ekonomi Indonesia yang berbasis pada kedaulatan rakyat.

    “Ini sungguh kehormatan bagi saya. Ini kesempatan untuk berbakti dan memberi yang terbaik bagi bangsa. Indonesia Cerah, Indonesia Makmur. Dan kemakmuran harus benar-benar di tangan rakyat Indonesia,” pungkasnya. [tok/ian]

  • Khofifah Raih Satyalancana Wira Karya, Jawa Timur Sah Jadi Lumbung Pangan Nasional

    Khofifah Raih Satyalancana Wira Karya, Jawa Timur Sah Jadi Lumbung Pangan Nasional

    Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Swasembada Pangan 2025 dari Presiden RI Prabowo Subianto pada Rabu (7/1/2026). Penghargaan prestisius ini diberikan atas dedikasi luar biasa Khofifah dalam membawa Jawa Timur sebagai produsen padi dan beras tertinggi di tingkat nasional sepanjang tahun 2025.

    Prosesi penyematan tanda kehormatan tersebut berlangsung dalam gelaran Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang dipusatkan di Halaman Kantor Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Sebelumnya, Khofifah juga pernah meraih penghargaan serupa namun untuk prestasi di bidang Pengelolaan dan Pengembangan Bidang Kelautan.

    “Alhamdulillah, kami haturkan terima kasih sebesar-besarnya pada Bapak Presiden Prabowo atas tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya yang kami terima hari ini,” kata Gubernur Khofifah.

    “Penghargaan ini sejatinya adalah hasil kerja dan komitmen bersama seluruh elemen di Jawa Timur dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional, khususnya para petani, Gapoktan, Kepala Daerah serta Forkopimda dan berbagai dukungan Kementan RI,” imbuhnya.

    Rekor Produksi Padi Tertinggi Nasional

    Berdasarkan rilis data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) per 5 Januari 2026, Jawa Timur sukses mengukuhkan posisinya sebagai pilar utama kedaulatan pangan Indonesia. Produksi padi di wilayah ini mencapai 12.694.148 ton Gabah Kering Panen (GKP) atau setara 10.557.883 ton Gabah Kering Giling (GKG).

    Untuk total produksi beras, Jawa Timur menyumbang angka sebesar 6.096.344 ton. Capaian ini menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 9,27 juta ton GKG padi dan 5,35 juta ton beras.

    Dominasi Jawa Timur di sektor pangan terlihat jelas melalui perbandingan antarpovinsi. Jatim berhasil mengungguli Jawa Barat yang mencatatkan 10.240.405 ton GKG padi dan 5.913.651 ton beras, serta Jawa Tengah dengan capaian 9.409.108 ton GKG dan 5.410.794 ton beras.

    Khofifah menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari strategi sistematis di sektor hulu. Peningkatan produksi ditopang oleh perluasan Luas Panen Padi Jatim dari 1.616.985 hektare pada 2024 menjadi 1.842.519 hektare (naik 13,95%) di tahun 2025. Hal ini didukung oleh Luas Tambah Tanam (LTT) padi sebesar 2.426.073 Ha.

    “Kenaikan produksi padi dan beras kita di tahun 2025 tercatat paling tinggi dalam lima tahun. Kenaikannya sangat signifikan yaitu 13,89% sepanjang 2020 – 2025. Ini artinya komitmen dan kerja keras kita sangat berdampak,” ujar Khofifah.

    Faktor pendorong lainnya meliputi implementasi mekanisasi pertanian, distribusi bibit unggul, hingga pengelolaan irigasi efektif melalui program pompanisasi dan renovasi saluran air di berbagai titik strategis.

    “Sekali lagi ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, terutama para petani Jawa Timur yang menjadi tulang punggung produksi pangan,” tegasnya.

    Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawamsa menerima Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo.
    Pesan Presiden Prabowo untuk Pejuang Pangan

    Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh kepala daerah dan petani yang menjadi garda terdepan swasembada 2025. Presiden menekankan bahwa keberhasilan ini adalah bukti ketangguhan bangsa.

    “Saya meyakini bahwa hari ini saudara semua berhasil sebagai putra putri terbaik bangsa. Saudara buktikan bahwa Indonesia Bisa,” ucap Presiden Prabowo.

    Presiden secara khusus menyoroti peran vital para petani dalam menjaga stabilitas negara. Ia menjanjikan penguatan kesejahteraan bagi keluarga petani seiring dengan tercapainya kemandirian pangan nasional.

    “Kita tidak akan pernah merdeka tanpa peran penting dari para petani. Para petani lah yang paling setia, paling loyal dan paling Merah Putih di Indonesia ini,” tutur Presiden Prabowo.

    “Kita ingin harga kebutuhan pokok murah. Kita ingin anak-anak petani bisa berpendidikan tinggi. Hari ini kita buktikan kita bisa Swasembada Pangan. Tidak hanya beras, jagung, singkong semua kita Swasembada,” tegasnya.

    Presiden menutup sambutannya dengan optimisme terhadap masa depan ekonomi Indonesia yang berbasis pada kedaulatan rakyat.

    “Ini sungguh kehormatan bagi saya. Ini kesempatan untuk berbakti dan memberi yang terbaik bagi bangsa. Indonesia Cerah, Indonesia Makmur. Dan kemakmuran harus benar-benar di tangan rakyat Indonesia,” pungkasnya. [tok/ian]

  • Truk Tangki Tabrak Tronton, Arus Babat-Lamongan Macet

    Truk Tangki Tabrak Tronton, Arus Babat-Lamongan Macet

    Lamongan (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua kendaraan besar terjadi di Jalan Nasional yang menghubungkan Babat-Lamongan, tepatnya di depan Mapolsek Turi, Kamis (8/1/2026).

    Insiden yang tejadi sekitar pukul 04.10 WIB tersebut menyebabkan arus lalu lintas dari dua arah sempat tertutup total, lantaran posisi truk terguling di tengah jalan.

    Antrean kendaraan cukup panjang, karena sampai memasuki jam sibuk saat masyarakat berangkat kerja dan sekolah, truk masih dalam proses dievakuasi.

    Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Iptu Debbhi menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah truk tangki melaju dari arah barat ke timur. Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi truk diduga tidak dalam kondisi konsentrasi karena mengantuk.

    “Berdasarkan keterangan saksi, truk tangki oleng ke kanan dan menabrak median jalan serta tiang listrik. Setelah itu kendaraan kembali melaju dan menabrak dump tronton,” ujarnya.

    Akibat iecelakaan tersebut, pengemudi mengalami luka-luka dan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan bersama personel Polsek Turi, langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.

    “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya saja mengakibatkan pengendara mengalami luka dan kerusakan kendaraan,” tuturnya.

    Debbhi mengimbau kepada seluruh pengendara, khususnya pengemudi kendaraan besar, agar memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum berkendara, terutama pada jam rawan.

    “Kami mengimbau pengemudi agar tidak memaksakan diri jika mengantuk. Segera beristirahat di tempat aman untuk menghindari kecelakaan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain,” pungkasnya. (fak/ted)

  • Apakah Hujan Hari Ini? Berikut Prakiraan Cuaca Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik 8 Januari 2026

    Apakah Hujan Hari Ini? Berikut Prakiraan Cuaca Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik 8 Januari 2026

    Surabaya (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda kembali merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, Kamis, 8 Januari 2026.

    “Cuaca di wilayah Sidoarjo, Sidoarjo, dan Gresik diprediksi hujan ringan hingga petir hari ini. Untuk suhu, antara 24°C hingga 31°C. Sedangkan kelembabannya antara 54%-96%,” ujar Prakiraan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, Rabu (7/1/2025).

    Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini

    BMKG Juanda menyebut wilayah Kota Surabaya diprediksi hujan ringan hari ini, sekitar pukul 10.00—15.00 WIB. Termasuk di antaranya Kecamatan Krembangan, Pabean Cantian, Genteng, Gubeng, Gunung Anyar, Semampir, Tambaksari, hingga Rungkut. Sedangkan pada malamnya tampak cerah.

    Suhu udara: 24°C – 30°C
    Kelembapan: 67% – 94%
    Kecepatan angin: 10,4 Km/jam dari arah Barat.

    Prakiraan Cuaca Sidoarjo Hari Ini

    Menurut data dari BMKG Juanda, beberapa wilayah di Sidoarjo cenderung hujan sekitar pukul 10.00—18.00 WIB. Termasuk di Kecamatan Krian, Candi, Krembung, Gedangan, Sukodono, Taman, Tulangan, Porong, Sidoarjo, dan Tanggulangin. Kemudian, untuk malam harinya tampak cerah.

    Suhu udara: 24°C – 31°C
    Kelembapan: 54%-96%
    Kecepatan angin: 15,8 km/jam dari arah Barat Daya.

    Prakiraan Cuaca Gresik Hari Ini

    Menurut data dari BMKG Juanda, cuaca di wilayah Gresik diprediksi turun hujan ringan, sedang, hingga disertai petir. Termasuk Kecamatan Dukun, Bungah, Sidayu, Ujungpangkah, Balongpanggang, Gresik, Menganti, Menganti, Panceng, dan Wringinanom.

    Suhu udara: 24°C – 29°C
    Kelembapan: 63% – 93%
    Kecepatan angin: 24,4 km/jam dari arah Barat.

    Masyarakat disarankan untuk membawa payung atau jas hujan sebagai langkah antisipatif. Mengingat cuaca di wilayah tropis seperti Jawa Timur dapat berubah dalam waktu singkat, penting bagi warga untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca melalui aplikasi resmi BMKG atau layanan cuaca daring lainnya.

    Dengan memahami prakiraan cuaca secara detail, masyarakat di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik dapat menjalani aktivitas hari inidengan lebih aman dan nyaman, termasuk saat memulai aktivitas tempat. (fyi/ian)