Author: Beritajatim.com

  • Truk Terguling di Exit Gerbang Tol Penompo, Pengemudi Selamat

    Truk Terguling di Exit Gerbang Tol Penompo, Pengemudi Selamat

    Mojokerto (Beritajatim.com) – Sebuah truk nopol H 1813 GL mengalami kecelakaan tunggal di Exit Gerbang Tol (GT) Penompo, Ruas Tol Surabaya – Mojokerto (Sumo), Sabtu (6/12/2025) sekitar pukul 10.25 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut, namun truk terguling.

    Pengemudi truk, Budi (40) warga Janti, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang dilaporkan dalam kondisi selamat. Sementara kendaraan mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian sekitar Rp20 juta. Untuk nilai kerusakan sarana tol masih dalam proses perhitungan pihak pengelola.

    Menurut keterangan Kanit PJR Jatim III Warugunung Ditlantas Polda Jatim, AKP Sudirman, kecelakaan bermula saat truk melaju dari arah Jombang menuju Mojokerto dengan kecepatan sedang. Setibanya di atas jembatan Mertex, dekat Exit GT Penompo, ban kiri belakang truk tiba-tiba pecah.

    “Ban pecah menyebabkan kendaraan hilang kendali hingga akhirnya terguling. Sopir selamat. Saat kejadian, kondisi lalu lintas terpantau landai dan lancar, serta cuaca cerah sehingga tidak ada faktor lingkungan yang memperburuk situasi,” ungkapnya, Sabtu (6/12/2025).

    Petugas PJR Jatim III bersama pengelola tol langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi kendaraan. Arus lalu-lintas di sekitar titik kejadian tetap terkendali. Pihak kepolisian mengimbau para pengendara untuk rutin memeriksa kondisi ban.

    “Dihimbau kepada para pengendara untuk rutin memeriksa kondisi ban sebelum melakukan perjalanan, terutama untuk kendaraan berat seperti truk yang rentan mengalami masalah teknis di jalan tol,” katanya. [tin/ian]

  • Diservis Sendiri, Mobil Suzuki Karimun Malah Hangus Terbakar

    Diservis Sendiri, Mobil Suzuki Karimun Malah Hangus Terbakar

    Sumenep (beritajatim.com) – Maksud hati mau menservis sendiri mobil Suzuki Karimun milik anaknya, ternyata mobil itu malah hangus terbakar.

    Peristiwa nahas itu terjadi ketika Sucipto (60), warga Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep memperbaiki mobil Suzuki Karimun warna merah nopol M 1308 AD, milik Agus Tunggal, anak Sucipto.

    “Katanya mau benahi kabel dan ngganti sekring. Tiba-tiba malah muncul percikan api. Mungkin kabelnya korslet,” kata Nurul, salah satu saksi mata, Sabtu (06/12/2025).

    Api dengan cepat membesar saat menyambar selang tangki bensin mobil. Ban mobil juga ikut pecah karena panas saat api membakar bodi mobil.

    Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, awalnya api berusaha dipadamkan sendiri oleh warga dengan alat seadanya. Namun ternyata api makin membesar.

    “Akhirnya minta bantuan mobil pemadam kebakar. Api baru bisa dipadamkan setelah dua unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi,” katanya.

    Dalam peristiwa itu, Sucipto mengalami luka lecet di betis sebelah kiri akibat terpeleset saat akan memadamkan api.

    “Sucipto sempat dilarikan ke RSI Kalianget. Setelah mendapatkan penanganan medis, Sucipto diizinkan pulang karena hanya luka lecet biasa,” terang Widiarti.

    Akibat terbakarnya mobil Suzuki Karimun itu, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 55 juta. “Kalau korban jiwa tidak ada. Peristiwa itu diduga akibat korsleting saat membenahi sekring mobil,” ungkap Widiarti. (tem/ian)

  • Kabupaten Pasuruan Tambah 5 Ambulans Baru untuk Tingkatkan Layanan Puskesmas

    Kabupaten Pasuruan Tambah 5 Ambulans Baru untuk Tingkatkan Layanan Puskesmas

    Pasuruan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali memperkuat fasilitas kesehatan dengan menambah armada ambulans untuk puskesmas. Penambahan ini bertujuan mengoptimalkan layanan rujukan dan kedaruratan medis bagi masyarakat.

    Sebanyak lima unit ambulans disiapkan tahun ini, dan seluruh anggaran pengadaannya berasal dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) 2025. Armada tersebut resmi diserahkan oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61 di halaman Kantor Dinas Kesehatan, Sabtu pagi.

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr Ani Latifah mengatakan lima ambulans baru tersebut dialokasikan untuk Puskesmas Prigen, Gempol, Bangil, Purwosari, dan Bulukandang. “Penentuan lokasi didasarkan pada tingkat kebutuhan layanan, terutama untuk puskesmas yang berada di jalur padat dan kawasan wisata,” jelasnya.

    Ani menambahkan bahwa sebagian ambulans digunakan sebagai pengganti armada lama, termasuk milik Puskesmas Bulukandang. Ia menyebut ambulans lama akan ditarik dan dapat dialihkan untuk kebutuhan lembaga masyarakat seperti pondok pesantren yang membutuhkan kendaraan kesehatan.

    “Tidak semuanya menggantikan armada lama, karena ada juga yang murni penambahan untuk memperkuat layanan darurat sehingga puskesmas bisa lebih sigap merespons pasien,” terangnya. Menurutnya, peningkatan fasilitas ini diharapkan mampu memangkas waktu penanganan kedaruratan.

    Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan bahwa ambulans harus dimanfaatkan seefektif mungkin untuk pelayanan publik. “Tidak boleh ada alasan lagi untuk tidak mengantar pasien dalam kondisi mendesak, dan layanan ini harus diberikan tanpa biaya,” ujarnya.

    Selain penyerahan ambulans, rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional juga dimeriahkan dengan senam bersama dan pembagian hadiah bagi para peserta lomba. Acara turut disertai skrining kesehatan, donor darah, dan pengundian berbagai doorprize untuk masyarakat yang hadir. (ada/ian)

  • Terpilih Secara Aklamasi, Tajul Anwar Pimpin KONI Bangkalan Tiga Periode

    Terpilih Secara Aklamasi, Tajul Anwar Pimpin KONI Bangkalan Tiga Periode

    Bangkalan (beritajatim.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bangkalan, resmi menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) 2025 di Aula Hotel Rose Bangkalan, Sabtu (6/12/2025).

    Forum ini menetapkan ketua definitif untuk melanjutkan kepemimpinan periode sebelumnya 2024–2028 setelah pemimpin sebelumnya mengundurkan diri.

    Tajul Anwar, yang selama ini mengemban amanah sebagai Plt, mendapat dukungan penuh dari seluruh cabang olahraga (cabor). Melalui keputusan bulat peserta Musorkablub, Tajul ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua KONI Bangkalan untuk tiga tahun ke depan.

    Dalam sambutannya, Tajul menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menilai dukungan bulat dari cabor menjadi modal penting untuk membawa KONI Bangkalan semakin maju.

    “Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh cabor. Sejak menjadi Plt hingga hari ini, kita sudah berjalan bersama. Visi dan misi harus kita satukan untuk maju. Dengan kekompakan, insyaallah tantangan apa pun bisa kita hadapi,” ujarnya.

    Tajul menegaskan bahwa peningkatan prestasi atlet menjadi target utama KONI Bangkalan ke depan. Ia ingin capaian yang sebelumnya diraih terus ditingkatkan secara terarah dan terukur.

    “Kalau kemarin tagline Bangkalan Bisa, sekarang harus lebih baik lagi. Kami menargetkan peningkatan peringkat dan poin. Pembinaan harus lebih fokus dan terprogram,” tegasnya.

    Ia juga menyoroti pentingnya membangun suasana kekeluargaan antar-cabor maupun antar-pengurus. Menurutnya, soliditas menjadi fondasi utama lahirnya prestasi.

    “Kekeluargaan adalah fondasi. Kalau kita solid, prestasi akan mengikuti,” tambahnya.

    Selain internal organisasi, Tajul turut menekankan perlunya sinergi bersama pemerintah daerah serta partisipasi masyarakat dalam mendukung pembinaan atlet.

    “Perhatian pemerintah sangat penting, begitu juga dukungan masyarakat. Ini pekerjaan bersama,” tandasnya.

    Sementara itu, Bupati Bangkalan Lukman Hakim dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja KONI Bangkalan yang dinilai mampu melahirkan prestasi meski berhadapan dengan keterbatasan sarana.

    “Terus terang, meski tidak banyak yang bisa kami berikan, KONI Bangkalan mampu menghadirkan prestasi terbaik bagi daerah. Kami tetap berkomitmen mendukung pembinaan cabor dan peningkatan prestasi olahraga,” ujarnya.

    Bupati berharap kepemimpinan baru KONI Bangkalan dapat memperkuat organisasi serta melanjutkan tren positif yang sudah dicapai pada gelaran Porprov sebelumnya.

    “Melalui Musorkablub ini, kami berharap muncul kepemimpinan yang mampu memperkuat organisasi dan memajukan olahraga Bangkalan,” katanya.

    Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengungkapkan rencana pemerintah daerah untuk meningkatkan fasilitas olahraga, termasuk wacana pembangunan sport center sebagai pusat pembinaan dan kegiatan olahraga masyarakat.

    “Mari kita bersama-sama memajukan olahraga Bangkalan,” pungkasnya. [sar/ian]

  • Warga Sampang Dibiarkan Sambung Listrik Ilegal, Padahal Merugikan Negara

    Warga Sampang Dibiarkan Sambung Listrik Ilegal, Padahal Merugikan Negara

    Sampang (beritajatim.com) – PLN ULP Sampang kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan pelanggaran aturan pelayanan kelistrikan terkait pemindahan trafo di Dusun Seteran Timur, Desa Bajrasokah, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang.

    Trafo yang dipindahkan sejak 2023 itu hingga kini belum dikembalikan ke posisi semula. Padahal, dalam surat kesepakatan antara PLN dan warga, perusahaan berjanji akan mengembalikannya dalam jangka waktu dua minggu.

    Kesepakatan tersebut juga menyebutkan bahwa apabila melebihi batas waktu, masyarakat diperbolehkan melakukan sambungan sementara tanpa meteran.

    Staf Teknik PLN UP3 Madura di Pamekasan, Sony menegaskan, bahwa kompensasi berupa pembiaran loss listrik tidak dibenarkan.

    “Sambungan listrik tanpa meteran itu merugikan negara,” terangnya, Sabtu (6/12/2025).

    Sementara itu, Manager PLN ULP Sampang, Redi Ramadhan angkat bicara mengenai dugaan pelanggaran aturan saat kompensasi pemindahan trafo tahun 2023 tersebut. Ia mengaku tidak mengetahui detail kondisi lapangan kala itu.

    “Saya kurang memahami bagaimana situasi sebenarnya waktu itu apakah memang darurat atau bagaimana tingkat keamanannya hingga muncul kesepakatan seperti yang beredar,” ujarnya.

    Pihaknya tidak ingin langsung menyalahkan petugas yang terlibat, tetapi fokus pada penyelesaian kebutuhan kelistrikan masyarakat di Desa Bajrasokah. “Kita lebih fokus pada kebutuha warga,” pungkasnya. [sar/ian]

  • Produk ADM TXB 99 Asal Pasuruan Tembus Thailand, Industri Nutrisi Hewan Lokal Masuki Pasar Global

    Produk ADM TXB 99 Asal Pasuruan Tembus Thailand, Industri Nutrisi Hewan Lokal Masuki Pasar Global

    Pasuruan (beritajatim.com) – PT ADM Animal Nutrition Indonesia kembali mencatat pencapaian besar dengan mengekspor produk toxin binder ADM TXB 99 ke Thailand dari pabriknya di Kabupaten Pasuruan. Langkah ini menunjukkan bahwa industri nutrisi hewan di daerah mampu bersaing secara internasional dengan standar mutu yang ketat.

    Sebanyak 100 ton produk dikirim dalam dua kontainer pada ekspor perdana yang diberangkatkan Selasa (25/11) dari Pasuruan Plant. Seremoni pelepasan turut dihadiri berbagai instansi pemerintah, asosiasi industri, serta perwakilan pelanggan.

    Country General Manager ADM Animal Nutrition Indonesia, Wully Wahyuni, menyebut ekspor ini menjadi bukti nyata kapasitas Indonesia di pasar global. Ia menyampaikan bahwa ADM akan terus memperkuat penetrasi di kawasan Asia-Pasifik demi meningkatkan kontribusi industri nutrisi hewan nasional.

    Wully menegaskan bahwa Thailand merupakan pasar dengan standar seleksi tinggi dan hanya menerima produk dengan mutu terbaik. “Masuk ke pasar ini menunjukkan keunggulan kualitas tim dan produk kami,” ujarnya.

    Deputi Bidang Karantina Hewan Badan Karantina Indonesia, drh Sriyanto M.Si Ph.D, mengapresiasi keberhasilan ekspor perdana ADM karena menunjukkan kemampuan obat hewan premiks bersaing secara internasional. Ia menambahkan bahwa Karantina siap mendukung akselerasi sertifikasi dan pengawasan produk agar memenuhi syarat negara tujuan.

    Produk ADM TXB 99 sebelumnya telah melalui pengujian di laboratorium Trilogy di Amerika Serikat serta diproduksi di fasilitas bersertifikasi CPOHB, FSSC 22000 dan FAMI-QS sebelum terdaftar di Kementerian Pertanian. Dalam satu bulan, pesanan ke Thailand telah mencapai 100 ton dan permintaan ekspor hingga 450 ton direncanakan pada Maret 2026.

    Selain Thailand, peluang pasar kini juga dijajaki ke India, Australia, dan Filipina. Wully menyampaikan bahwa langkah ekspansi ini menjadi momentum strategis untuk meningkatkan daya saing produk lokal di industri internasional.

    Ketua Kelompok Kerja Pengawasan Obat Hewan Kementerian Pertanian, drh Arif Wicaksono menyampaikan bahwa pemerintah terus mempermudah proses registrasi obat hewan untuk mendorong devisa ekspor. “Kami mendorong sebanyak mungkin produk lokal untuk ekspor melalui percepatan registrasi dan pemenuhan dokumen persyaratan,” tuturnya.

    Dalam bidang teknis, Arif menjelaskan bahwa standar keamanan ekspor terus mengikuti regulasi global yang terus berkembang. Thailand mengadopsi standar Uni Eropa, sehingga harmonisasi regulasi menjadi prioritas untuk membuka akses pasar lebih luas.

    Seremoni pelepasan ekspor turut dimeriahkan tarian Nusantara, pertunjukan marching band orchestra, dan kegiatan plant tour yang dipandu Plant Manager ADM Pasuruan, Sidik Priyono. Acara berlangsung meriah sekaligus mengedepankan komitmen peningkatan kontribusi ADM bagi industri hewan di Indonesia.

    Teknologi ADM TXB 99 mengusung kualitas clay mineral premium yang memiliki kemampuan daya ikat terhadap mikotoksin yang tinggi. Technical Operation Manager APAC, Yan Andria, menyampaikan bahwa bentonite hasil seleksi ketat menjadi bagian kunci kualitas produk.

    Berdasarkan hasil tes laboratorium eksternal di Amerika Serikat, produk ini menunjukkan daya ikat hingga 99 persen terhadap mikotoksin. Yan mengatakan, “Secara struktur, clay mineral kami hanya mengikat toxin tanpa merusak nutrisi pakan.”

    Uji kualitas ADM TXB 99 dilakukan rutin untuk memastikan hasil yang konsisten dan aman digunakan. Produk ini juga telah dikirim sebagai sampel ke beberapa negara potensial ekspor untuk diuji pada tingkat on-farm sebagai bagian dari evaluasi kinerja.

    Keunggulan ADM TXB 99 terletak pada adsorption dan desorption dengan efisiensi binding 99 persen, yang dinilai unggul dibanding produk sejenis. Teknologi tersebut membuat produk ini semakin kompetitif untuk memperluas pasar global. (ada/ian)

  • Untuk Akhiri Polemik PBNU, Inisiator Hari Santri Beri Tongkat Zaitun ke Gus Kikin

    Untuk Akhiri Polemik PBNU, Inisiator Hari Santri Beri Tongkat Zaitun ke Gus Kikin

    Malang (beritajatim.com) – Polemik internal di PBNU, berharap segera terselesaikan dengan islah. Penuh damai demi kemajuan umat. Demikian disampaikan Inisiator Hari Santri Nasional KH.Thoriq Bin Ziyad, Sabtu (6/12/2025) sore pada beritajatim.com.

    Sebelumnya, Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), bertemu Inisiator Hari Santri Nasional KH Thoriq Bin Ziyad (Gus Thoriq), Jumat (5/12/2025) petang.

    Pertemuan berlangsung di kediaman Gus Thoriq yang ada di lingkungan Pondok Pesantren Babussalam Desa Banjarejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.

    Gus Thoriq bilang, Ketua PWNU Jatim datang menemui dirinya dalam rangka silaturahmi.

    “Mendamaikan itu tugas yang mulia, jangan sampai konflik internal PBNU menjadi konflik yang meluas di ummat,” tegas Gus Thoriq.

    Gus Thoriq bilang, sebagai warga NU, harusnya berlomba dengan momentum menuju kebaikan bagi umat.

    “Jangan sampai dengan berlarutnya konflik, akan semakin membuat NU keluar dari pondasi awal pembentukkan organisasi ini. Sebab NU dibentuk sebagai benteng aqidah bagi umat,” ujar Gus Thoriq.

    Gus Kikin merupakan Ketua PWNU Jatim periode 2024-2029 dan ditetapkan dalam Muktamar ke-34 NU di Lampung. Gus Kikin juga menjabat Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

    Dalam pertemuan tersebut, Gus Thoriq menghadiahi Gus Kikin sebuah tongkat komando yang terbuat dari Kayu Zaitun. Tongkat komando sepanjang 45 centimeter tersebut, dibuat oleh Santri Ponpes Salafiyah Babussalam.

    Terdapat 12 pohon zaitun di lingkungan Ponpes Babussalam. Rata rata pohon Zaitun tersebut berumur 7 hingga 10 tahun dan tumbuh subur di halaman pondok pesantren.

    Menurut Gus Thoriq, ia menyerahkan tongkat komando dari pohon Zaitun pada Gus Kikin sebagai penanda agar seluruh konflik internal dalam tubuh PBNU, segera terselesaikan dengan baik. Tongkat komando yang sudah diberi asma’ tersebut, dibuat selama satu minggu.

    “Mudah-mudahan tongkat komando ini mampu mendamaikan PBNU. Karena sejatinya pohon zaitun adalah alat pemersatu perbedaan seperti yang terjadi diwilayah Syam (Jordania, Syiria, Palestina dan Lebanon-red),” ucapnya.

    Gus Thoriq juga mengisyaratkan pemberian tongkat yang serupa dari Syaikhona Kholil Bangkalan pada KH.Hasyim Asyari ketika membentuk organisasi keagamaan terbesar di Indonesia yakni Nahdlatul Ulama.

    “Dalam firman-nya Allah SWT bersumpah menggunakan buah tin dan pohon zaitun. Semoga melalui tongkat komando ini, Gus Kikin bisa menjadi penengah dan mendamaikan konflik internal dalam PBNU,” tuturnya.

    Ditanya apakah Gus Thoriq ikut menghadiri pertemuan Kiai sepuh di Ponpes Tebuireng Jombang siang hari ini? “Tidak ikut. Saya masih muda, bukan Kiai sepuh. Kami berharap pertemuan siang hari ini di Tebuireng memunculkan seluruh kebaikan. Gus Kikin bisa mengislahkan konflik di PBNU. NU harus bisa mewadahi plularitas sekaligus menjadi payung besar bagi seluruh umat yang heterogen, dan terutama umat Islam,” tuturnya.

    Gus Thoriq menambahkan, melalui tongkat komando dari pohon Zaitun, dirinya menyakini Gus Kikin bisa menjadi pemersatu seluruh konflik internal di PBNU siang hari ini.

    “Gus Kikin ini kan cicitnya KH. Hasyim Asyari ya, kemarin kami juga berbincang bahwa PBNU menjadi kekuatan besar di Indonesia karena ada tiga momentum. Pertama, kemenangan awal sebagai partai politik di era orde lama, kedua penumpasan paham komunisme serta ketiga munculnya Hari Santri Nasional yang kita peringati setiap tahunnya,” ujar Gus Thoriq.

    Terakhir, Gus Thoriq berharap seluruh konflik internal di PBNU segera berakhir. Tongkat komando dari Zaitun, sebagai perlambang agar PBNU semakin bercahaya ditengah mewadahi seluruh kepentingan umat di Indonesia.

    “Zaitun adalah pohon cahaya. Cahaya keilmuan dan cahaya zikir. Sehingga kekuatan jahat apapun yang terjadi dalam tubuh PBNU, semoga bisa sirna dengan hadir cahaya keilmuan dan zikir,” tegasnya.

    Gus Thoriq menambahkan, pihaknya siap menunggu kedatangan Ketua Umum PBNU KH.Yahya Cholil Staquf. “Saya menunggu Gus Yahya ke Malang. Bagaimanapun juga sumbangsih Gus Yahya untuk NU cukup besar. Meski saat ini terjadi konflik internal di PBNU,” pungkas Gus Thoriq.

    Sementara itu, siang hari ini pertemuan sejumlah Kiai sepuh NU dilakukan di Ndalem Kasepuhan Ponpes Tebuireng Jombang. Gus Kikin selaku tuan rumah mengundang langsung Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, KH. Nurul Huda Djazuli, KH Muhammad Nuh. KH Abdussalam Sohib atau Gus Salam dari Denanyar Jombang serta Gus Kautsar, dari Ploso, Kediri. Serta KH. A. Mustofa Bisri atau Gus Mus Rembang. (yog/ian)

  • Ricuh Pertandingan Futsal ASN Bojonegoro, Kedua Tim Didiskualifikasi

    Ricuh Pertandingan Futsal ASN Bojonegoro, Kedua Tim Didiskualifikasi

    Bojonegoro (beritajatim.com) — Insiden keributan yang terjadi dalam lanjutan pertandingan ASN LEAGUE 2025 Bojonegoro berbuntut panjang. Panitia Pelaksana, bersama Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKab) Bojonegoro, secara resmi mengambil langkah tegas dengan mendiskualifikasi kedua tim yang terlibat, yakni FC Baru dan Dishub FC.

    Wakil Ketua AFKab Bojonegoro, Fallailasyah, dalam surat resminya menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan dan tindakan tidak sportif yang mencoreng semangat olahraga.

    “Kami atas nama Panitia Pelaksana ASN LEAGUE 2025 sangat menyayangkan kejadian semalam yang menimbulkan kegaduhan di media sosial,” ujar Fallailasyah, Sabtu (6/12/2025).

    Menindaklanjuti insiden yang terjadi, pada hari ini, perangkat pertandingan, panitia, serta perwakilan kedua tim telah mengadakan pertemuan damai. Semua pihak sepakat bahwa keributan tersebut dipicu oleh intensitas tinggi pertandingan.

    Namun, Fallailasyah menegaskan bahwa penyelesaian damai tidak menghapus sanksi olahraga yang harus dijatuhkan. Sanksi yang diberikan yakni kedua tim, FC Baru dan Dishub FC, resmi dikeluarkan dari seluruh gelaran ASN LEAGUE 2025.

    Sanksi juga diberikan secara individu kepada seluruh pemain dan tim yang terlibat juga akan dikenakan sanksi tambahan oleh Komisi Disiplin AFKAB Bojonegoro sesuai dengan peraturan yang berlaku.

    Sementara untuk para ASN (Aparatur Sipil Negara) baik pemain maupun ofisial yang terlibat keributan, panitia menyerahkan sepenuhnya keputusan sanksi kepada institusi terkait masing-masing.

    Fallah, sapaan akrab, Fallailasyah menambahkan, sebagai dampak dan evaluasi menyeluruh, panitia juga mengumumkan penundaan seluruh jadwal pertandingan futsal selanjutnya. “Untuk informasi, seluruh pertandingan yang sudah dijadwalkan resmi kami tunda dalam waktu tidak dapat ditentukan,” tambahnya.

    Pihak panitia berharap kejadian ini menjadi pembelajaran penting bagi seluruh peserta agar menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dalam olahraga futsal. Keputusan tegas ini diambil untuk menjaga integritas kompetisi liga antar ASN di Kabupaten Bojonegoro. [lus/ian]

  • Partai Demokrat Bojonegoro Kuatkan Kader, Dampingi Masyarakat Pahami Realitas APBD yang Menyusut

    Partai Demokrat Bojonegoro Kuatkan Kader, Dampingi Masyarakat Pahami Realitas APBD yang Menyusut

    Bojonegoro (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bojonegoro secara proaktif mempersiapkan kader-kadernya melalui pendidikan politik intensif.

    Fokusnya, membekali mereka dengan pemahaman mendalam tentang program dan kondisi keuangan daerah, untuk kemudian dapat disosialisasikan secara efektif kepada masyarakat.

    Ketua DPC Partai Demokrat Bojonegoro, Sukur Priyanto, menekankan pentingnya peran kader sebagai jembatan penjelas antara pemerintah dan rakyat.

    Hal ini dinilai krusial menyusul kondisi fiskal daerah yang sedang tidak mudah. Narasi politik yang realistis dan bertanggung jawab di tengah masyarakat, khususnya dalam memahami kompleksitas pengelolaan anggaran daerah sangat penting.

    “Kami menyadari rakyat sekarang sudah cerdas dan kerap membandingkan dengan kepemimpinan sebelumnya. Namun, harus dipahami bahwa kemampuan fiskal saat ini berbeda,” ujar Priyanto, Sabtu (6/12/2025).

    Ia merinci sejumlah tantangan anggaran yang dihadapi Pemkab Bojonegoro. Tahun lalu, belanja pegawai mencapai Rp1,3 triliun. Dengan penambahan pegawai P3K, beban ini membengkak menjadi Rp2,4 triliun.

    Ditambah lagi, terdapat kewajiban menganggarkan Dana Abadi Daerah sebesar Rp500 miliar mulai tahun ini, serta pengurangan Transfer Ke Daerah (TKD) dari pusat.

    “Akumulasinya, kemampuan belanja untuk program strategis daerah terkurangi hampir Rp2,5 triliun. Banyak anggaran perangkat daerah (OPD) juga dikurangi,” jelasnya dalam kegiatan Pendidikan Politik yang mengambil Tema Peningkatan Kapasitas Pengelolaan dan Struktur Organisasi Partai di Adelia Cafe Bojonegoro.

    Beberapa waktu lalu, DPRD bersama Pemkab Bojonegoro menyepakati jumlah APBD Bojonegoro 2026 ditetapkan sebesar Rp6,51 triliun, turun signifikan dari APBD 2024 sebesar Rp8,2 triliun dan APBD 2025 sebesar Rp7,8 triliun. Sisi pendapatan daerah sendiri hanya Rp4,56 triliun.

    Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Sukur menegaskan komitmen Partai Demokrat untuk mendukung program pembangunan Pemkab.

    “Partai Demokrat akan menjadi garda terdepan dalam mendukung program Bupati. Sebagai bagian dari rezim pemerintahan, kami akan membantu menjembatani penjelasan kepada masyarakat dan membantu pemerintah menentukan program prioritas yang tepat sasaran,” tegasnya.

    Dukungan penuh juga disampaikan oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono. Ia mengapresiasi militansi dan kapasitas kader Demokrat yang dinilainya memiliki pengalaman perjuangan politik yang komprehensif.

    Baik dalam dinamika politik daerah maupun di tingkat pemerintah pusat. “Harapan saya, tentu akan banyak memunculkan program yang menjadi strategi ke depan,” kata Bupati Setyo Wahono. [lus/ian]

  • Banyuwangi Jadi Percontohan Nasional, Ipuk dan 3 Menteri Paparkan Sukses Digitalisasi Bansos ke Seluruh Daerah

    Banyuwangi Jadi Percontohan Nasional, Ipuk dan 3 Menteri Paparkan Sukses Digitalisasi Bansos ke Seluruh Daerah

    Banyuwangi (beritajatim.com) – Keberhasilan tahapan piloting Program Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) di Kabupaten Banyuwangi didapuk menjadi model percontohan nasional. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pun dipercaya memaparkan pengalaman sukses daerahnya di hadapan tiga menteri utama dan kepala daerah se-Indonesia, dalam sosialisasi yang digelar oleh Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP).

    Acara sosialisasi tingkat nasional tersebut berlangsung secara hibrid dari Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), disaksikan total sekitar 900 peserta dari berbagai daerah. Hadir dalam kegiatan ini Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menpan RB Rini Widyantini, dan Menteri/Kepala Bappenas Prof. Rachmat Pambudy, didampingi Ketua KPTDP Luhut Binsar Pandjaitan.

    Mendagri Tito Karnavian mengatakan bahwa pelaksanaan digitalisasi bansos bertujuan utama agar penyerapan dan penyaluran dapat lebih tepat sasaran.

    “Kami minta kepada Bupati Banyuwangi sharing kepada seluruh pemerintah daerah, untuk mempersiapkan dan merencanakan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam pelaksanaan piloting program tahun 2026,” kata Mendagri Tito.

    Ketua KPTDP Luhut Binsar Pandjaitan turut menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian yang telah ditunjukkan Banyuwangi sebagai hasil kerja tim yang solid. Ia menyebut keberhasilan ini sudah dilaporkan ke Presiden.

    “Keberhasilan di Banyuwangi sudah dilaporkan ke Presiden, selanjutnya secara bertahap akan dilaksanakan ke-32 daerah, dan diterapkan secara nasional pada Oktober 2026,” kata dia.

    Bupati Ipuk lantas memaparkan sejumlah langkah yang dilakukan untuk menyukseskan piloting atas salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut. Strategi utama yang dilakukan adalah “jemput bola” dengan melibatkan ribuan agen Perlinsos digital.

    “Kami jemput bola, terjun ke masyarakat langsung yang membutuhkan bansos, untuk dibantu proses pendaftarannya terutama pada mereka yang kesulitan mendaftar secara digital atau tidak memiliki HP (handphone),” kata Ipuk.

    Pihak KPTDP mengakui, dalam pelaksanaannya Banyuwangi mengerahkan kader dasawisma, lurah, kepala desa, camat, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi agen Perlinsos. Proses ini mempercepat pendaftaran masyarakat yang membutuhkan bansos.

    “Bagus ini Banyuwangi bekerja secara tim. Pendampingan ASN memang perlu dilakukan. Saya harap semua daerah bisa seperti Banyuwangi,” puji Luhut di hadapan sejumlah menteri dan pejabat tinggi yang hadir.

    Bupati Ipuk menambahkan bahwa pelibatan agen ini bertujuan mengatasi keterbatasan atas akses teknologi dan kendala lainnya dari para penerima bansos, terutama lanjut usia. “KAmi pun aktif mengkomunikasikan program ini ke masyarakat karena menurut kami bakal lebih tepat sasaran,” terang Ipuk.

    Kecekatan Pemkab Banyuwangi dalam mengawal piloting Parlinsos Digital itu terbukti dari optimalnya proses input. Sekjen Kemensos Robben Rico mengonfirmasi bahwa pendaftaran yang dilaksanakan mulai 18 September hingga 15 Oktober mencapai 359 ribu orang. “Ini melampaui dari target awal yang hanya 320 ribu,” pungkas Robben. [alr/beq]