Author: Beritajatim.com

  • UNESCO Tetapkan Reog Ponorogo Warisan Dunia, Sertifikat Diserahkan ke Lisdyarita

    UNESCO Tetapkan Reog Ponorogo Warisan Dunia, Sertifikat Diserahkan ke Lisdyarita

    Ponorogo (beritajatim.com) – Babak baru pelestarian Reog Ponorogo. Setelah melalui proses panjang bertahun-tahun, UNESCO menetapkan Reog sebagai Intangible Cultural Heritage (ICH) atau Warisan Budaya Takbenda Dunia. Penetapan itu ditegaskan melalui penyerahan sertifikat resmi kepada Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, dalam sebuah seremoni di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, beberapa waktu yang lalu.

    Sertifikat yang menjadi bukti pengakuan dunia terhadap Reog Ponorogo tersebut, kini disimpan secara khusus di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Momen itu pun menjadi catatan sejarah penting bagi Bumi Reog. Plt. Bupati Ponorogo Lisdyarita menegaskan bahwa keberhasilan tersebut lahir dari kerja panjang para seniman, pelestari, pengrawit, dan warga Ponorogo yang selama ini setia menjaga napas tradisi.

    “Ini sebuah awal dari tanggung jawab yang jauh lebih besar. Kami harus berupaya melestarikan, mengembangkan, dan memanfaatkannya bagi masyarakat,” kata Bunda Rita, sapaan akrabnya, ditulis Minggu (7/12/2025).

    Dalam pandangan Bunda Rita, predikat ICH UNESCO bukan sekadar pengakuan internasional, tetapi juga mandat bagi pemerintah daerah untuk memastikan keberlanjutan Reog di tengah tantangan zaman. Dia menyadari bahwa tantangan ke depan tidak ringan, terutama menjelang 2026, ketika alokasi Transfer Keuangan Daerah (TKD) dipangkas hingga Rp261 miliar.

    Meski ruang fiskal menyempit, Dia menegaskan diplomasi budaya tidak boleh terhenti. Reog Ponorogo harus tetap hadir di panggung internasional, sebagai identitas Ponorogo dan wajah kesenian Indonesia.

    “Tugas kita berkeliling luar negeri mengenalkan seni reog ini, tetapi memang agak susah karena anggarannya tidak banyak,” katanya.

    Untuk memperkuat regenerasi, Pemkab Ponorogo terus memperdalam pengajaran seni tradisi melalui muatan lokal (mulok) dan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Kebijakan tersebut menjadi jembatan penting agar anak-anak mengenal Reog sejak dini. Yakni mulai dari gerak, musik pengiring, hingga filosofi di balik setiap tokoh di dalamnya.

    “Dalam mengembangkan budaya, kita mulai bersama dari anak-anak sampai tua,” tambah Bunda Rita.

    Dengan sertifikat ICH UNESCO resmi berada di tangan Pemkab Ponorogo, langkah berikutnya adalah memastikan Reog tidak hanya diakui, tetapi juga terus hidup sebagai praktik budaya yang mengakar di masyarakat. Penguatan komunitas, peningkatan kapasitas seniman, serta diplomasi budaya lintas negara menjadi agenda berkelanjutan yang kini menjadi fokus Bunda Lisdyarita.

    Reog Ponorogo akhirnya tidak hanya milik Ponorogo, tetapi telah menjadi warisan dunia. Dan melalui sertifikat yang diterimanya, Lisdyarita membawa pesan kuat bahwa perjalanan Reog di tingkat global baru saja dimulai. [end/aje]

  • DLH Surabaya Jelaskan Penyebab Munculnya Busa Putih di Laut Suramadu

    DLH Surabaya Jelaskan Penyebab Munculnya Busa Putih di Laut Suramadu

    Surabaya (beritajatim.com) – Fenomena munculnya banyak busa di tepi laut Jembatan Suramadu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya menduga berasal dari limbah domestik warga.

    Kepala DLH Kota Surabaya, Dedik Irianto, menjelaskan bahwa air yang mengalir ke laut bercampur dengan limbah domestik warga yang terbuang ke sungai, dan fenomena busa ini muncul disebabkan oleh tekanan dari pompa air.

    “Tekanan pompa itu biasanya memang (memicu) munculnya busa itu tadi. Itu dari limbah domestik rumah tangga, seperti sisa dari air cuci baju, sisa sabun mandi, laundry juga bisa,” kata Dedik, Minggu (7/12/2025).

    Menurut Dedik, fenomena munculnya busa ini biasanya paling sering terjadi saat musim kemarau, karena ketika musim hujan debit air akan jauh lebih banyak dibandingkan limbah domestik rumah tangga.

    “Musim hujan begini biasanya enggak seberapa karena larutan airnya lebih banyak. Kalau kemarau kan biasanya airnya sedikit terus kemudian zatnya sabun itu (menjadi lebih) pekat,” urainya.

    Menanggapi hal ini, Dedik memastikan bahwa busa-busa tersebut bukan berasal dari limbah industri atau pabrik, meskipun DLH akan tetap melakukan pengecekan lebih lanjut.

    “Di sepanjang situ mana ada perusahaan. Akan tetapi kami akan melakukan pengecekan, coba nanti kita cek lagi,” tutupnya. [rma/suf]

  • AJI Kediri Kecam Intimidasi terhadap Jurnalis Saat Liput SPPG Kasus Keracunan Massal di Ngawi

    AJI Kediri Kecam Intimidasi terhadap Jurnalis Saat Liput SPPG Kasus Keracunan Massal di Ngawi

    Ngawi (beritajatim.com) – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kediri mengecam keras tindakan intimidasi dan ancaman kekerasan terhadap sejumlah jurnalis yang tengah meliput kasus dugaan keracunan massal di Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi.

    Insiden tersebut terjadi pada Kamis (4/12/2025) dan menyasar jurnalis dari berbagai media yang melakukan peliputan terkait puluhan santri dan siswa yang diduga keracunan usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) .

    Dalam dokumen pernyataan sikap yang diterima redaksi, AJI Kediri menjelaskan bahwa para jurnalis mengalami hambatan serius saat menjalankan tugas peliputan.

    Jurnalis sempat dihadang ketika hendak meliput di RSUD Mantingan dan baru diperbolehkan masuk setelah melalui proses koordinasi yang berbelit dengan pejabat dinas kesehatan .

    Tindakan ini dinilai melanggar Undang-Undang Pers, khususnya Pasal 8 yang menjamin perlindungan hukum bagi wartawan ketika menjalankan profesinya.

    Situasi semakin memanas ketika para jurnalis mendatangi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintang Mantingan untuk meliput proses pengambilan sampel.

    Seorang petugas SPPG melakukan pengusiran paksa dan tindakan intimidatif berupa dorongan, upaya mengejar dengan menjebol gerbang PVC, hingga mengangkat batu paving untuk dilempar ke arah jurnalis.

    Peristiwa ini menyebabkan liputan gagal dilakukan dan dinilai sebagai bentuk teror terhadap kebebasan pers. Salah satu jurnalis yang menjadi korban, Asep Saeful, tercatat sebagai anggota AJI Kediri .

    Menanggapi insiden itu, AJI Kediri menyatakan sikap tegas. “MENGUTUK segala bentuk intimidasi, ancaman, dan penghalangan terhadap kerja-kerja jurnalistik,” tulis Ketua AJI Kediri, Agung Kridaning Jatmiko dalam pernyataan sikap, Minggu (7/12/2025)

    Mereka menegaskan bahwa tindakan petugas SPPG Bintang merupakan pelanggaran terhadap UU No. 40/1999 tentang Pers, termasuk Pasal 18 ayat (1) yang mengatur ancaman pidana hingga dua tahun atau denda Rp500 juta bagi pihak yang menghambat kerja wartawan .

    AJI Kediri juga mendesak Polres Ngawi untuk mengusut tuntas laporan para jurnalis, memberikan perlindungan hukum maksimal, serta memastikan tidak ada lagi ancaman terhadap kebebasan pers. Selain itu, Bupati Ngawi dan Badan Gizi Nasional (BGN) diminta memberi sanksi kepada penyelenggara MBG yang tidak transparan dalam memberi akses informasi kepada publik.

    AJI menegaskan bahwa informasi terkait program tersebut bersifat publik, terlebih peristiwa keracunan massal ini melibatkan 220 korban sehingga tidak boleh ada upaya menutup-nutupi informasi yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat .

    Dalam pernyataan penutup, AJI Kediri menegaskan bahwa kebebasan pers merupakan pondasi penting dalam negara demokrasi. “Membungkam pers sama dengan menyembunyikan kebenaran dari rakyat,” tegas mereka dalam dokumen resmi pernyataan sikap tersebut. [fiq/suf]

  • Hindari Truk, Innova Hitam Terobos Taman dan Tabrak Tiang PJU di Rajawali Surabaya

    Hindari Truk, Innova Hitam Terobos Taman dan Tabrak Tiang PJU di Rajawali Surabaya

    Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah Mobil Toyota Innova bernomor polisi L 1406 ABV menerobos masuk ke taman median jalan di ruas Jl Rajawali, Kecamatan Krembangan, Surabaya pada Minggu dini hari, (7/12/2025), setelah mengalami kecelakaan menghindari truk.

    Mobil hitam itu mengalami ringsek cukup parah pada bagian depan bodi mobil, setelah sempat menabrak tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) dan sebuah gerobak di pinggir jalan.

    Kabid Pemadam Kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Wasis Sutikno, mengungkapkan bahwa insiden kecelakaan itu bermula sekitar pukul 03.05 WIB.

    “Mobil Innova dari arah Pelabuhan Tanjung Perak menuju ke Jalan Rajawali. Saat di traffic light antara Jalan Gresik dan Jalan Rajawali, pengemudi mengindari truk dan lantas hilang kendali,” kata Wasis Sutikno, Minggu (7/12/2025).

    Wasis mengatakan, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa. Namun demikian mobil mengalami kerusakan dan mendapatkan bantuan evakuasi dari petugas.

    “Unit Team Rescue tiba di lokasi langsung melakukan koordinasi dan evakuasi. Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan alat berat dari DPKP Kota Surabaya,” terangnya.

    Penanganan kecelakaan selesai sekitar pukul 05.00 WIB. Wasis mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa berhati-hati saat berkendara, dan apabila mengahadapi situasi darurat diminta menghubungi Call Centre Kedaruratan Kota Surabaya 112.

    “Apabila warga menghadapi kondisi darurat, segera menghubungi Call Center 112 Kota Surabaya atau nomor kedaruratan (WA) 081131112112 untuk penanganan,” tutup Wasis. [rma/suf]

  • Beringin Tumbang Timpa Mobil di Jalur Gumitir Jember, 2 Orang Terluka

    Beringin Tumbang Timpa Mobil di Jalur Gumitir Jember, 2 Orang Terluka

    Jember (beritajatim.com) – Sebuah pohon beringin tumbang. menimpa mobil Suzuki XL7, di jalur Gunung Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu (6/12/2026) malam.

    Insiden terjadi pada pukul 22.30 WIB. Mendadak pohon beringin yang Berdiameter kurang lebih tiga meter itu tumbang menimpa Suzuki bernomor P 1219 YF yang dikemudikan Febi, warga Genteng Maron, Banyuwangi.

    Febi terluka parah. Sementara penumpang mobil itu, Sulistyo Utami Ningsih (45) terluka ringan. “Mereka dievakuasi ke Rumah Sakit Krikilan, Banyuwangi,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember Indra Tri Purnomo, Minggu (7/12/2025).

    Tak hamya beringin yang tumbang malam itu. Sebuah pohon gondang berdiameter 1,2 meter juga tumbang menutup jalur yang menghubungkan Jember dengan Banyuwangi tersebut.

    Tumbangnya dua pohon itu membuat lalu lintas Jember-Banyuwangi macet total selama kurang lebih dua jam. Petugas BPBD Jember segera memotong dua pohon itu dan baru selesai sekitar pukul dua dinihari.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk waspada dan berhati-hati bila terjadi hujan yang disertai angin kencang,” kata Indra. [wir/suf]

  • SKARAT Jual Mangga Podang dan Galang Donasi untuk Korban Bencana Sumatra

    SKARAT Jual Mangga Podang dan Galang Donasi untuk Korban Bencana Sumatra

    Kediri (beritajatim.com) – Komunitas Scooter Kediri Barat (SKARAT) melakukan aksi penggalangan dana untuk korban bencana di Aceh, Sumatra Utara dan Barat. Dalam gerakan kemanusiaan ini, mereka juga menjual mangga podang khas Kediri untuk para korban.

    “Kami tidak hanya membuka donasi, tetapi juga menjual hasil bumi berupa mangga podang, buah khas Desa Parang, Kecamatan Banyakan. Seluruh hasil penjualan mangga tersebut dialokasikan untuk membantu para korban bencana,” kata Ketua SKARAT Olga, Minggu (7/12/2025).

    Alsi solidaritas ini berlangsung selama tiga hari dimulai pada Jumat (5/12/2025). Mereka menggalang dana di simpang empat Banyakan, Kabupaten Kediri, Sabtu pagi di Kegiatan Kopi Pagi Pecinan Ngangeni (Kopinang) Kediri dan akan ditutup hari ini dengan aksi penggalangan dana di simpang tiga Gringging, Kabupaten Kediri.

    Pada momentum penutupan tersebut, mereka menyuguhkan live musik agar menarik perhatian masyarakat. “Kami bergerak di titik-titik yang ramai. Selain turun ke jalan, kami juga bekerja sama dengan Kopinang dan teman-teman barber shop yang hadir di event ini. Mereka memberi ruang bagi kami untuk jualan mangga demi open donasi,” tuturnya.

    Sebanyak 88 kilogram mangga podang dibawa oleh anggota SKARAT menggunakan Vespa, terdiri dari dua keranjang besar yang mereka angkut bersama. Pada hari pertama, donasi mencapai Rp3.205.000, sementara kegiatan di Kopinang mencatatkan Rp325.000 dalam satu jam sejak acara dibuka.

    Melalui media sosial, SKARAT turut menggaungkan kampanye dengan tagar #DariKitaUntukIndonesia dan #SkaratPeduliBencana untuk mengajak lebih banyak masyarakat ikut terlibat. Mereka menegaskan bahwa kontribusi tidak selalu berupa uang dan bahwa menyuarakan informasi serta kepedulian juga merupakan bentuk donasi.

    “Yang penting niatnya membantu. Mau lewat kami silakan, lewat pihak mana pun tidak masalah. Yang utama, jangan lupa sisihkan sedikit untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tambah Olga.

    Aksi kolaboratif antara Kopinang dan SKARAT ini memperlihatkan bahwa gerakan solidaritas dapat tumbuh dari ruang-ruang sederhana, di mana kopi, Vespa, dan mangga podang menyatu menjadi wadah kepedulian bagi korban bencana di Sumatra. [nm/suf]

  • Prakiraan Cuaca di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik 7 Desember 2025

    Prakiraan Cuaca di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik 7 Desember 2025

    Surabaya (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda kembali merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, Minggu, 7 Desember 2025.

    “Beberapa wilayah di Sidoarjo, Sidoarjo, dan Gresik diprakirakan akan diguyur hujan ringan hingga disertai petir hari ini. Untuk suhu, antara 25°C hingga 32°C. Sedangkan kelembabannya antara 64%-96%,” ujar Prakiraan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, Sabtu (6/12/2025).

    Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini

    BMKG Juanda menyebut cuaca di Kota Surabaya hari ini cenderung berawan. Adapun sorenya tampak cerah berawan. Termasuk di antaranya Kecamatan Wiyung, Tenggilis Mejoyo, Sawahan, Rungkut, Pakal, Krembangan, Kenjeran, Gubeng, Genteng, Bulak, Benowo, dan Dukuh Pakis.

    Suhu udara: 25°C – 31°C

    Kelembapan: 67% – 96%

    Kecepatan angin: 3,8 Km/jam dari arah Barat Laut.

    Prakiraan Cuaca Sidoarjo Hari Ini

    Menurut data dari BMKG Juanda, cuaca di Sidoarjo hampir sama seperti Kota Pahlawan, cenderung berawan hari ini. Namun, ada beberapa wilayah yang diprediksi akan turun hujan ringan sekitar pukul 13.00—19.00 WIB, yakni seperti Kecamatan Sukodono, Taman, dan Gedangan.

    Suhu udara: 25°C – 32°C

    Kelembapan: 64%-96%

    Kecepatan angin: 4 km/jam dari arah Barat.

    Prakiraan Cuaca Gresik Hari Ini

    Menurut data dari BMKG Juanda, cuaca di Gresik cenderung berawan sepanjang hari ini. Tidak ada tanda akan turun hujan, termasuk di Kecamatan Duduksampeyan, Kebomas, Sangkapura, Driyorejo, Dukun, Manyar, dan Sidayu.

    Suhu udara: 26°C – 30°C

    Kelembapan: 69% – 88%

    Kecepatan angin: 11 km/jam dari arah Barat Daya.

    Masyarakat disarankan untuk membawa payung atau jas hujan sebagai langkah antisipatif. Mengingat cuaca di wilayah tropis seperti Jawa Timur dapat berubah dalam waktu singkat, penting bagi warga untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca melalui aplikasi resmi BMKG atau layanan cuaca daring lainnya.

    Dengan memahami prakiraan cuaca secara detail, masyarakat di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik dapat menjalani aktivitas hari inidengan lebih aman dan nyaman, termasuk saat memulai aktivitas tempat. [fyi/suf]

  • Jelang Libur Nataru, PT KAI Siapkan Layanan Maksimal di Stasiun Mojokerto

    Jelang Libur Nataru, PT KAI Siapkan Layanan Maksimal di Stasiun Mojokerto

    Mojokerto (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memastikan kesiapan penuh Stasiun Mojokerto menghadapi masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    Seluruh fasilitas, sarana, hingga aspek pengamanan diperkuat untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun.

    Hingga Kamis (4/12/2025) pukul 10.00 WIB, penjualan tiket untuk periode perjalanan 18 Desember 2025–4 Januari 2026 sudah mencapai 6.289 tiket, terdiri dari 3.006 tiket keberangkatan dan 3.283 tiket kedatangan.

    Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat Mojokerto yang memilih kereta api sebagai moda transportasi utama saat libur Nataru.

    Sementara itu, selama masa angkutan Nataru, Stasiun Mojokerto melayani 23 perjalanan KA jarak jauh, terdiri dari 22 KA reguler dan 1 KA tambahan, dengan total kapasitas 12.938 tempat duduk per hari. Penambahan kapasitas ini disiapkan untuk mengatasi lonjakan permintaan yang diprediksi terjadi menjelang libur panjang.

    KAI Daop 8 Surabaya bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) telah melakukan ramp check menyeluruh terhadap sarana dan prasarana, termasuk pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM).

    Sejumlah fasilitas ruang tunggu, peron, hingga area informasi di Stasiun Mojokerto juga dioptimalisasi agar proses naik-turun penumpang berjalan lebih nyaman dan tertib.

    Demi menjaga kelancaran perjalanan, pengamanan di Stasiun Mojokerto ditingkatkan dengan penambahan personel eksternal dari Garnisun, TNI, dan Polri. Patroli rutin, sidak serentak, koordinasi dengan kewilayahan, hingga pemantauan CCTV 24 jam turut dilakukan. KAI juga memperkuat pengawasan jalur kereta.

    Yakni dengan menempatkan petugas tambahan di daerah pemantauan khusus serta menyiagakan tiga penjaga perlintasan di petak jalan Tarik–Mojokerto.

    Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menegaskan bahwa KAI berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman dan nyaman bagi masyarakat Mojokerto pada masa liburan. “Keselamatan adalah prioritas utama KAI. Kami terus menjaga performa perjalanan serta meningkatkan kenyamanan pelanggan pada setiap tahap,” ungkapnya, Minggu (7/12/2025).

    Yakni mulai sebelum keberangkatan hingga tiba di stasiun akhir. Seluruh layanan KAI Daop 8 Surabaya siap mendukung masyarakat menikmati perjalanan akhir tahun dengan aman, nyaman, dan lancar. Ia juga mengimbau masyarakat agar melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, maupun mitra resmi lainnya.

    “Pastikan data identitas sesuai saat pemesanan dan datang lebih awal ke stasiun untuk kenyamanan dan keamanan bersama,” tambahnya.

    Dengan meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap moda transportasi kereta api, PT KAI menegaskan bahwa seluruh personel, fasilitas, dan sistem operasional di Stasiun Mojokerto telah disiapkan secara maksimal guna mendukung kelancaran perjalanan selama momen libur Natal dan Tahun Baru. [tin/suf]

  • Kebakaran Dua Kandang di Bondowoso, Sapi Meloncat ke Sungai untuk Selamatkan Diri

    Kebakaran Dua Kandang di Bondowoso, Sapi Meloncat ke Sungai untuk Selamatkan Diri

    Bondowoso (beritajatim.com) – Jebakaran melanda dua kandang sapi di Dusun Demang, Desa Besuk, Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso, Sabtu malam, 6 Desember 2025, sekitar pukul 22.00 WIB.

    Peristiwa ini menyebabkan dua sapi mengalami luka bakar serius dan melompat ke sungai terdekat untuk menyelamatkan diri. Beruntung, empat sapi yang berada di lokasi kejadian berhasil diselamatkan.

    Kepala Bidang (Kabid) Damkar pada Satpol PP dan Damkar Bondowoso, Martanto, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, kebakaran diduga berasal dari sisa pembakaran rumput kering yang dilakukan oleh salah satu pemilik kandang.

    “Pemilik sebelumnya membakar rapenan atau rumput kering di dalam kandang. Api yang tersisa kemungkinan membesar saat malam sehingga membakar bagian kandang,” ujar Martanto.

    Peristiwa tersebut terjadi di kandang milik tiga warga, yakni Susi, Umam (Sugik), dan Kafil. Warga setempat yang melihat kobaran api segera menghubungi Kepala Desa Sugiarto, yang lalu meneruskan laporan tersebut kepada petugas Damkar melalui BPBD.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, regu 1 Damkar Bondowoso yang terdiri dari Lucky, Dani, dan Bagus, tiba di lokasi kejadian dengan dua armada, yakni carcentro dan water supply. Mereka langsung melakukan pemadaman lanjutan dan pendinginan area untuk mencegah api kembali muncul.

    “Setelah api padam, kami memberikan imbauan kepada para pemilik kandang agar tidak melakukan pembakaran di area tertutup. Ini sangat berisiko karena bara bisa hidup kembali tanpa disadari,” tambah Martanto.

    Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, kerugian materiil akibat kebakaran ini masih dalam tahap pendataan oleh pihak berwenang. Setelah memastikan lokasi aman, regu Damkar Bondowoso kembali ke pos siaga. [awi/suf]

  • Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas, Polres Mojokerto Kota Gelar Sarapan Bareng 100 Ojol

    Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas, Polres Mojokerto Kota Gelar Sarapan Bareng 100 Ojol

    Mojokerto (beritajatim.com) – Sinergi antara aparat kepolisian dan pengemudi ojek online (ojol) kembali terlihat di Kota Mojokerto. Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto bersama Mawar Saron Peduli (MSP) serta komunitas ojol menggelar kegiatan sarapan bareng di halaman Makopolres setempat.

    Sebanyak 100 pengemudi ojol memadati area Mapolres Mojokerto Kota dan disambut langsung oleh AKBP Herdiawan, Pejabat Utama Polres, serta perwakilan MSP. Suasana hangat terlihat selama kegiatan berlangsung dilanjutkan dengan pembagian 100 paket sembako dari MSP untuk seluruh ojol yang hadir.

    AKBP Herdiawan menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kolaborasi yang terus dibangun antara Polri, komunitas ojol, dan berbagai elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota.

    “Ini merupakan kegiatan rutin yang kami laksanakan dengan rekan-rekan ojol, dan kali ini bersama MSP. Terima kasih karena telah membantu menjaga kondusifitas Mojokerto Kota. Diharapkan melalui kegiatan ini sinergi tersebut dapat terus berlanjut sebagai wadah komunikasi dan kolaborasi yang positif,” katanya, Sabtu (6/12/2025).

    Perwakilan MSP, Pendeta Andri Yulis juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran para ojol. “Dukungan komunitas ojol menunjukkan peran MSP yang bergerak di bidang sosial sudah menjangkau berbagai kalangan di Indonesia,” tegasnya.

    Dukungan serupa juga disampaikan Perwakilan Ojol, Maulana. Ia menegaskan kesiapan komunitas ojol untuk terus bersinergi dalam kegiatan sosial maupun menjaga ketertiban Kota Mojokerto. Kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen Polres Mojokerto Kota sebagai mitra masyarakat dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di Kota Mojokerto. [tin/suf]