Author: Beritajatim.com

  • Revitalisasi Pasar Sayur Masih Panjang, Disperindag Magetan Fokus Lengkapi Dokumen Usulan

    Revitalisasi Pasar Sayur Masih Panjang, Disperindag Magetan Fokus Lengkapi Dokumen Usulan

    Magetan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terus mematangkan rencana revitalisasi Pasar Sayur. Namun, proses tersebut masih membutuhkan waktu cukup panjang karena harus melalui sejumlah tahapan administratif dan teknis.

    Kepala Bidang Pasar Disperindag Magetan, Kiki Indriyani, mengatakan saat ini pihaknya masih fokus pada penyusunan dokumen pendukung sebagai syarat utama pengusulan anggaran pusat. Salah satunya melalui penyusunan Detail Engineering Design (DED) yang dikerjakan secara swakelola bersama Universitas Brawijaya.

    “Progres revitalisasi Pasar Sayur masih panjang. Saat ini kami sedang mengerjakan DED secara swakelola dengan Universitas Brawijaya, sekaligus melakukan asistensi dengan balai-balai di bawah Direktorat Jenderal Prasarana Strategis yang ada di Surabaya,” jelasnya, Jumat (19/12/2025)

    Selain DED, Disperindag juga tengah melengkapi dokumen Readiness Criteria (RC) sebagai syarat kelayakan pengusulan program pembangunan. Menurut Kiki, kelengkapan RC menjadi faktor krusial agar revitalisasi pasar dapat masuk dalam skema pendanaan nasional.

    Disperindag Magetan juga telah menjalin komunikasi dengan Kementerian Perdagangan terkait peluang pendanaan. Namun, pengusulan baru dapat dilakukan setelah seluruh dokumen dinyatakan lengkap.

    “Kalau RC baru bisa lengkap sekitar Maret atau April 2026, maka usulan revitalisasi Pasar Sayur baru bisa masuk APBN tahun 2027,” ungkapnya.

    Ia menambahkan, pembangunan pasar rakyat termasuk dalam kewenangan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis. Melalui mekanisme pengusulan bottom-up, pembangunan dimungkinkan direalisasikan sepanjang seluruh persyaratan administrasi terpenuhi, bahkan dapat didukung dengan penerbitan Peraturan Presiden (Perpres).

    “Kuncinya di kelengkapan usulan. Kalau semua siap, secara regulasi memungkinkan dikeluarkan Perpres untuk pembangunannya. Mudah-mudahan semua bisa segera kami selesaikan,” pungkas Kiki. [fiq/suf]

  • Siapkan Pelayanan dan Keamanan Selama Libur Nataru, Banyuwangi Siagakan Ribuan Personel

    Siapkan Pelayanan dan Keamanan Selama Libur Nataru, Banyuwangi Siagakan Ribuan Personel

    Banyuwangi (beritajatim.com) – Demi memaksimalkan pelayanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Banyuwangi siap menyiagakan ribuan personel gabungan untuk keamanan para wisatawan. Ribuan personel berasal dari Polresta, Kodim 0825, Pangkalan Angkatan Laut (AL), Pemkab Banyuwangi, SAR, dan para relawan.

    Bupati Ipuk Fiestiandani menjelaskan bahwa mereka akan bertugas mengamankan sejumlah objek strategis seperti pelabuhan, bandara, destinasi wisata, serta pusat-pusat keramaian warga.

    “Kami berharap libur Nataru dapat berjalan dengan aman, nyaman dan kondusif, sehingga memberikan kesan positif bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi,” ujarnya saat Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Semeru 2025, di Mapolresta Banyuwangi, Jumat (19/12/2025).

    Dalam kegiatan apel pasukan tersebut Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra hadir bersama Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi I Gede Yuniartha. Hadir pula Ketua MUI Banyuwangi KH. Muhaimin Asmuni, Kepala Kantor SAR Banyuwangi I Made Oka Astawa, perwakilan Forkopimda Banyuwangi, dan lainnya.

    Ipuk mengatakan, Pemkab juga akan menyiagakan ribuan tenaga kesehatan dari seluruh Rumah Sakit, Klinik dan Puskesmas di Banyuwangi. Selain itu, 27 Posko Kesehatan di sepanjang jalan arteri juga disiapkan. Yakni 18 puskesmas rawat inap dan 9 puskesmas rawat jalan yang akan tetap buka selama masa libur Nataru.

    Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, menjelaskan, nantinya 7 Pos Pengamanan (Pospam), 1 Pos Pelayanan (Posyan), dan 2 Pos Terpadu dibentuk untuk kegiatan tersebut.

    Pos-pos ini disebar di sejumlah titik strategis seperti tempat ibadah, pelabuhan, stasiun, bandara, destinasi wisata, serta pusat keramaian publik lainnya. “Dengan posyan dan pospam yang kita sediakan ini harapannya bisa menjamin keamanan dan kenyamanan warga selama libur Nataru,” ujarnya.

    Rama mengatakan Operasi Lilin Semeru berlangsung selama 14 hari, sejak 20 Desember 2025-2 Januari 2026. Dalam apel pasukan tersebut dilakukan pengecekan akhir kesiapan personil maupun sarana prasarana. [alr/suf]

  • Dalam Waktu Bersamaan, 2 Sepeda Motor Milik Mahasiswa di Jombang Dicuri Maling

    Dalam Waktu Bersamaan, 2 Sepeda Motor Milik Mahasiswa di Jombang Dicuri Maling

    Jombang (beritajatim.com) – Dua sepeda motor di sebuah tempat kos putri Desa Cukir Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang dicuri maling dalam semalam. Pelaku masuk dengan cara merusak gembok gerbang kos-kosan. Pelakunya berjumlah dua orang.

    Pencurian ini terekam dalam kamera CCTV (close circuit television). Dua motor yang hilang itu Honda Scoppy nopol S 5243 OAR dan Honda Beat nopol AG 4641 EAC. Kendaraam tersebut milik mahasiswi, yakni Siti Maulidiyatul Rohmah (20) dan Izzatun Nadzifah (20).

    Dalam rekaman CCTV Nampak pelaku berjumlah dua orang. Kedua memakai topi, masker, dan berjaket hitam. Saat beraksi pelaku mencopot sandalnya agar tidak terdengar penghuni kos. saat kejadian ada 3 sepeda motor yang terparkir depan kos, Beat, Vario dan Scoopy. Namun yang diambil Beat dan Scoopy

    Vivin Lailatus Solihah (31), pemilik kos menjelaskan bahwa pencurian itu diketahui pada Jumat pagi (19/12/2025). Saat itu Vivin curiga karena sekitar pukul tiga dini hari pintu gerbang sudah terbuka.

    Dia kemudian mengecek rekaman CCTV. Nah, dari situlah diketahui ada dua pemuda yang berjalan kaki masuk kos lewat gerbang. Mereka kemudian mendorong dua sepeda motor keluar. “Kabur ke arah timur. Jumlah pelaku dua orang,” kata Vivin.

    Ibu kos ini kemudian melaporkan kasus pencurian tersebut ke Polsek setempat. “Dari dua sepeda motor ini kerugian sekitar Rp27 juta,” pungkasnya. [suf]

  • Unusa Beri Layanan Kesehatan Kelompok Rentan Korban Banjir Aceh

    Unusa Beri Layanan Kesehatan Kelompok Rentan Korban Banjir Aceh

    Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) bersama Kemendiktisaintek mengirimkan tim relawan ke lokasi bencana banjir dan longsor di Peusangan, Bireuen, Aceh. Tim ini fokus memberikan layanan kesehatan bagi kelompok rentan seperti lansia, balita, serta ibu hamil dan menyusui.

    Rektor Unusa, Triyogi Yuwono, menyebut keterlibatan ini sebagai wujud tanggung jawab sosial perguruan tinggi dalam situasi darurat. Pihaknya berkomitmen memastikan kelompok paling rentan tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak dan bermartabat selama masa pemulihan bencana.

    “Dalam kondisi bencana, kelompok lansia, balita, dan ibu hamil merupakan pihak yang paling rentan. Kehadiran Unusa bersama Kementerian di Aceh adalah bentuk komitmen kami memastikan mereka mendapat layanan layak,” ujar Triyogi, Jumat (19/12/2025).

    Selain pelayanan medis, tim juga membawa bantuan natura berupa bahan tambahan pangan untuk ibu hamil, menyusui, serta kebutuhan lansia. Program ini terintegrasi dengan pembelajaran empati bagi mahasiswa koas yang terjun langsung menghadapi realitas sosial di lapangan.

    Tim multidisiplin yang dipimpin Ketua LPPM Unusa, Achmad Syafiuddin ini terdiri dari dokter, perawat, bidan, ahli gizi, sanitasi, hingga mahasiswa koas kedokteran. Selama satu minggu, mereka melakukan pemeriksaan kesehatan umum, pemantauan kehamilan, hingga pemeriksaan tumbuh kembang balita di pengungsian.

    Syafiuddin menambahkan, kegiatan ini didanai oleh kementerian dan mendapat dukungan dari tokoh masyarakat melalui donasi logistik. Koordinasi dilakukan bersama pemangku kepentingan setempat agar seluruh bantuan medis dan pendampingan berjalan efektif sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.

    “Kami juga membawa bantuan natura untuk kelompok rentan yang mengamanatkan kami untuk menyampaikannya kepada masyarakat di lokasi bencana,” kata Syafiuddin. [ipl/suf]

  • Peserta Pelatihan Administrasi Perkantoran Puji Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

    Peserta Pelatihan Administrasi Perkantoran Puji Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

    Surabaya (beritajatim.com) – Para peserta Pelatihan Administrasi Perkantoran Batch IV Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya memberi pujian dan ucapan terima kasih pada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Ucapan terima kasih dari peserta juga diberikan pada Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya.

    “Terima kasih Pak Eri Cahyadi. Sobat Naker do the best, sat-set, wat-wet Arek Suroboyo siap kerjo, joss,” teriak 16 peserta dalam penutupan kegiatan yang digelar di kantor PT Magnet Solusi Integra, Section One SIER Blok F-15, Jl. Rungkut Industi Raya No. 1 Surabaya

    Dalam rilis yang diterima beritajatim.com, Jumat (19/12/2025), Agus Setiawan perwakilan Disperinaker Kota Surabaya mengapresiasi ungkapan terima kasih peserta pelatihan. Ucapan terima kasih tidaklah berlebihan karena peserta memperoleh dukungan penuh saat mengikuti pelatihan.

    Mereka bukan hanya mendapatkan berbagai fasilitas mulai dari snack box, meal box, biaya transport, seragam, program pelatihan lengkap dengan peralatan ATK dan peminjaman laptop. Selama proses pelatihan mereka juga diikutkan BPJS oleh Pemkot Surabaya. “Jika kalian sudah diterima bekerja, BPJS-nya tinggal diteruskan,” katanya.

    Mengakhir pelatihan, 16 peserta akan mengikuti sertifikasi BNSP 19-20 Desember 2025. Mereka yang dinyatakan kompeten akan mendapatkan sertifikat yang menjadi nilai tambah saat melamar pekerjaan. Sementara pengganti biaya transportasi dirupakan dalam bentuk tabungan di Bank Jatim.

    Karena itu Agus berpesan agar para peserta tidak boleh melewatkan peluang yang ada. Jangan pernah menolak jika diterima kerja di tempat yang jauh dari rumah, di kota lain ataupun pulau lain. Diceritakan, alumni dari MSI Consulting termasuk yang banyak diserap di industri kerja.

    “Bahkan salah satu peserta ada yang mendapatkan pekerjaan sebagai staf BCA di Jakarta. Jangan menolak jika tempat kerja jauh dari rumah. Tidak ada masalah jika memang ada peluang di luar Surabaya, artinya program ini berhasil,” kata Agus.

    Pelatihan ini berlangsung selama 24 hari yang membekali peserta dengan 23 unit kompetensi terkait Administrasi Perkantoran dan Staff Human Resource. Enam belas peserta sendiri terdiri dari beragam latar belakang pendidikan, antara lain S1 Akademi Administrasi Perkantoran, Teknik Industri, Psikologi, Pendidikan Guru, Biologi, Sistem Informasi, Manajemen Pemasaran dan lainnya.

    Program ini merupakan perhatian khusus yang diberikan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk mengurangi angka pengangguran terbuka. Melalui kerja sama dengan Disperinaker Kota Surabaya, PT Magnet Solusi Integra, membantu peserta mengembangkan kapasitas dalam dunia Administrasi.

    Tulis Mimpi
    Sementara itu, Dwi Eko Lokononto, selaku advisor PT Magnet Solusi Integra berpesan agar peserta harus aware dengan penggunaan media sosial. “Karena saat ini era HRD perusahaan melihat kelayakan kandidat salah satunya dari postingan di media sosial,” kata Dwi Eko Lokononto dalam penutupan pelatihan.

    Lokononto menyarankan 16 peserta pelatihan untuk terus berusaha dalam menggapai kesempatan. “Mumpung masih muda, peserta bisa mendapatkan pengalaman dan kesempatan hidup yang lebih baik di berbagai kota. Program yang diadakan ini, selain membekali dengan kompetensi juga mengajarkan bagaimana membangun sikap positif,” katanya.

    Pak Lucky, sapaan akrab Dwi Eko Lokononto, menitipkan pesan bahwa peserta harus mencatat semua mimpi secara detail. “Mimpi itu adalah doa, seperti tahun depan sudah harus bekerja, pekerjaan seperti apa yang didapat. Bahka tulis juga mimpi kalian untuk mendapatkan pasangan. Profil seperti apa yang kalian impikan. Tulislah mimpi kalian dengan detail, kalau perlu visualisasikan,” katanya. [beq]

  • Pengelola Aplikasi Go Matel R4 Ditahan Polres Gresik

    Pengelola Aplikasi Go Matel R4 Ditahan Polres Gresik

    Gresik (beritajatim.com) – Setelah melalui proses pemeriksaan dan penyelidikan, Satreskrim Polres Gresik menetapkan dua tersangka pengelola aplikasi Go Matel R4. Keduanya berinisial FEP dan MJK. Sebelumnya, penyidik memeriksa empat saksi terkait dugaan penyalahgunaan data pribadi dalam aplikasi tersebut.

    Dari empat saksi, dua orang ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di rumah tahanan Polres Gresik.

    Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, menyampaikan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memperoleh bukti kuat hasil penyidikan mendalam.

    “Dari hasil penyidikan, kami telah menetapkan dua orang tersangka atas nama FEP dan MJK,” ujarnya, Jumat (19/12/2025).

    Arya menjelaskan bahwa kedua tersangka terbukti mengungkap dan memperjualbelikan data pribadi debitur yang mengalami tunggakan atau overdue.

    “FEP dan MJK terbukti memperjualbelikan data debitur overdue melalui aplikasi Go Matel R4,” tuturnya.

    Sebagai informasi, Go Matel R4 merupakan aplikasi berbayar yang dapat diunduh di platform aplikasi. Aplikasi ini menampilkan data debitur secara detail, dan dapat diakses masyarakat umum. Pengguna mendapatkan tiga kali akses gratis, namun selanjutnya harus berlangganan dengan biaya mulai Rp15 ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung durasi akses.

    “Variasi biaya langganan menentukan lama akses pengguna terhadap data debitur yang ditampilkan dalam aplikasi,” tambah Arya.

    Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 32 ayat 2 jo Pasal 48 ayat 2 Undang-Undang ITE dengan ancaman pidana maksimal 9 tahun penjara. Tersangka juga dijerat Pasal 65 ayat 1 jo Pasal 67 ayat 1 Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara.

    Arya Widjaya mengimbau masyarakat untuk tidak takut melawan aksi penagih utang berkedok debt collector ilegal.

    “Jangan takut melawan begal berkedok debt collector. Jika ada oknum DC yang menghentikan di jalan, tanyakan legalitasnya,” tegasnya. [dny/but]

  • Libur Nataru, Polres Pasuruan Waspadai Longsor Jalur Wisata Bromo

    Libur Nataru, Polres Pasuruan Waspadai Longsor Jalur Wisata Bromo

    Pasuruan (beritajatim.com) – Polres Pasuruan menyiapkan langkah pengamanan khusus menghadapi potensi bencana alam selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kewaspadaan difokuskan pada jalur rawan longsor dan banjir yang diprediksi meningkat seiring cuaca ekstrem.

    Kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2025 di halaman Mapolres Pasuruan, Jumat (19/12/2025). Operasi ini menjadi bagian dari pengamanan terpadu selama masa libur akhir tahun.

    Wakapolres Pasuruan Kompol Andi Purnomo menyampaikan bahwa jalur wisata Bromo menjadi salah satu titik rawan longsor yang perlu diantisipasi. “Kami mewaspadai jalur menuju kawasan wisata Bromo karena berpotensi longsor saat curah hujan tinggi,” ujarnya.

    Selain jalur pegunungan, ancaman banjir juga menjadi perhatian di wilayah pesisir. Jalur Pantura Surabaya–Banyuwangi disebut rawan genangan dan banjir yang dapat mengganggu arus lalu lintas selama Nataru.

    Kompol Andi Purnomo menjelaskan bahwa potensi cuaca ekstrem telah diprediksi BMKG hingga awal 2026. “Hujan lebat dan angin kencang berpotensi memicu longsor dan banjir, sehingga pengamanan kami lakukan secara ekstra,” katanya.

    Operasi Lilin Semeru 2025 melibatkan 438 personel gabungan dari berbagai instansi. Personel disiagakan di jalur wisata, jalur utama, kawasan rawan bencana, serta objek vital dan pusat keramaian.

    Pengamanan juga mencakup kesiapan tim tanggap bencana beserta peralatan pendukung. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penanganan jika terjadi banjir atau longsor di titik rawan.

    Polres Pasuruan mengimbau masyarakat dan wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan. Informasi cuaca, kondisi lalu lintas, dan layanan darurat akan terus diperbarui demi menjaga keselamatan selama libur Natal dan Tahun Baru. (ada/but)

  • Mbak Wali Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2025, Pastikan Pengamanan Nataru di Kota Kediri Kondusif

    Mbak Wali Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2025, Pastikan Pengamanan Nataru di Kota Kediri Kondusif

    Kediri (beritajatim.com) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Lilin Semeru 2025” di Halaman Balai Kota Kediri, Jumat (19/12/2025). Apel tersebut digelar untuk memastikan kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 agar berjalan aman, tertib, dan kondusif.

    “Lembaran tahun 2025 akan segera kita tinggalkan. Pada penghujung tahun, kita akan dihadapkan pada dua agenda besar, yaitu perayaan natal 2025 dan tahun baru 2026. Di mana kedua moment ini akan dirayakan oleh umat kristiani dan masyarakat lainnya,” ujar Vinanda Prameswati saat menyampaikan amanat apel.

    Wali kota yang akrab disapa Mbak Wali itu menjelaskan, momentum Natal dan Tahun Baru akan diikuti dengan peningkatan aktivitas dan mobilitas masyarakat, baik sebelum, saat, maupun setelah perayaan. Peningkatan aktivitas tersebut diperkirakan terjadi di berbagai pusat keramaian seperti tempat ibadah, tempat hiburan, pusat perbelanjaan, objek wisata, stasiun kereta api, terminal bus, hingga jalan-jalan protokol yang menjadi titik kumpul masyarakat saat pergantian tahun.

    Namun di balik suasana suka cita tersebut, Mbak Wali mengingatkan adanya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang perlu diantisipasi bersama. Selain itu, kondisi cuaca yang tidak menentu dengan potensi hujan intensitas sedang hingga tinggi juga dapat berdampak pada genangan, gangguan lalu lintas, serta keselamatan pengguna jalan.

    “Hari ini kita menggelar pelaksanaan Apel Operasi Lilin Semeru 2025 dalam upaya mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif selama perayaan Natal 2025 dan tahun baru 2026. Operasi ini akan tanggal 20 Desember 2025 hingga tanggal 2 Januari 2026. Operasi ini bersifat kemanusiaan dengan mengedepankan tindakan pre-emtif dan preventif yang didukung kegiatan intelejen, berupa deteksi dini maupun deteksi aksi, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional,” jelasnya.

    Dalam pelaksanaannya, Pemkot Kediri bersama Polri dan TNI menyiapkan personel dari Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, serta unsur elemen masyarakat lainnya. Sebanyak tujuh pos pengamanan dan pos pelayanan disiagakan di titik-titik strategis, di antaranya Pospam Gereja Setia Bhudi, Jalan Ahmad Yani, Jalan Veteran, Puhsarang, Gringging, Pospam Terpadu Jalan Dhoho, serta Pos Pelayanan Alun-alun Kota Kediri.

    “Saya berharap melalui operasi ini kita dapat menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kota Kediri dalam merayakan Natal dan tahun baru,” ungkap wali kota termuda di Indonesia itu.

    Untuk mewujudkan pengamanan yang optimal, Mbak Wali menekankan sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian seluruh personel. Di antaranya penguatan koordinasi dan sinergitas antarinstansi, kewaspadaan terhadap segala bentuk ancaman, mitigasi rutin di lokasi keramaian dan objek vital, pemberian pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga profesionalisme dan nilai kemanusiaan, serta antisipasi terhadap dampak cuaca ekstrem.

    “Mari kita laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Saya yakin, dengan kerja sama yang baik, kita dapat menciptakan Kota Kediri yang aman, damai, dan sejahtera. Mari kita rayakan Natal 2025 dengan penuh suka cita dan mari sambut pergantian tahun ini dengan penuh optimisme dan harapan,” pungkasnya.

    Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menambahkan, hingga saat ini potensi kerawanan di wilayah Kota Kediri masih dalam kondisi landai dan terus dipantau secara berjenjang mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga daerah. Penempatan pos pengamanan dan pos pelayanan dilakukan dengan mempertimbangkan kedekatan dengan aktivitas masyarakat dan jalur liburan.

    “Silahkan masyarakat melakukan ibadah Natal dengan tenang dan nyaman. Mari kita jaga Kota Kediri tetap aman dan nyaman saat Natal dan tahun baru,” imbuhnya.

    Apel gelar pasukan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Karumkit Bhayangkara Kombes Pol Agung Hadi Wijanarko, perwakilan Forkopimda, kepala OPD terkait, para stakeholder, serta tamu undangan lainnya. [nm/ted]

  • Polda Jatim Tangkap Satu Lagi Pelaku Pembunuhan Mahasiswa UMM

    Polda Jatim Tangkap Satu Lagi Pelaku Pembunuhan Mahasiswa UMM

    Surabaya (beritajatim.com) – Tim Jatanras Polda Jatim mengamankan satu lagi pelaku pembunuhan mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Faradillah Amalia Najwa.

    Satu tersangka tersebut adalah SY (38). SY diketahui teman dari kecil pelaku utama yakni anggota Polres Probolinggo Bripda AS yang saat ini sudah ditahan di Rutan Polda Jatim.

    Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengungkapkan penyidik dari Ditreskrimum Polda Jatim terus bergerak melakukan upaya pengungkapan kasus diantaranya sudah ditetapkan satu tersangka berinisial AS.

    “Tadi malam telah ditangkap satu terduga pelaku calon tersangka berinisial SY (38 tahun) warga Probolinggo. Untuk pelaku ini adalah terduga pelaku yang bersama sama dengan tersangka AS melakukan tindak pidana pembunuhan secara bersama sama terhadap korban,” ujarnya, Jumat (19/12/2025) sore.

    Untuk tersangka SY kata Kabid Humas, semenjak kejadian dia terus berpindah mulai dari Lumajang, Pamekasan kemudian kembali ke Probolinggo.

    Berkat informasi dari masyarakat dan kerjasama tim Jatanras maupun personil Polres jajaran Polda Jatim maka tersangka SY berhasil ditangkap di jalan raya Panglima Sudirman yang ada di Kraksan Probolinggo tadi malam sekitar jam 23.00 Wib.

    Saat ini yang bersangkutan berada di Polda Jatim dalam proses pemeriksaan untuk melengkapi bersama AS.

    “Untuk peran masih mendalami, AS maupun SY. Yang jelas mereka bersama sama melakukan dan mengetahui tindak pidana yang terjadi dan pada saat membuang mayat korban juga dilakukan bersama-sama,” ujarnya.

    Untung motif, Jules juga masih mendalami tersangka SY maupun AS. Yang jelas mereka bersama sama melakukan pembunuhan. “Untuk hubungan keduanya berteman sejak kecil,” ujar Jules.

    Apakah keduanya merencanakan pembunuhan? Jules mengatakan bahwa hal itu masih didalami dan juga perlu dicari unsur yang berkaitan dengan pembunuhan berencana.

    Untuk pelarian tersangka SY yang dikabarkan turut dibantu keluarga, Jules mengatakan bahwa hal itu masih didalami. [uci/suf]

  • Siaga Hidrometeorologi, BPBD Pamekasan Catat 19 Bencana Alam Terjadi Selama Awal Desember 2025

    Siaga Hidrometeorologi, BPBD Pamekasan Catat 19 Bencana Alam Terjadi Selama Awal Desember 2025

    Pamekasan (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan mencatat terjadinya 19 peristiwa bencana alam hanya dalam kurun waktu 18 hari, terhitung sejak 1 hingga 18 Desember 2025. Lonjakan intensitas kejadian ini terpantau sejak didirikannya Pos Terpadu Darurat Bencana Hidrometeorologi awal bulan ini.

    Data tersebut dirilis resmi oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Pamekasan. Cuaca ekstrem menjadi jenis bencana yang paling mendominasi wilayah Pamekasan dalam periode singkat tersebut.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, mengonfirmasi data tersebut saat ditemui di lokasi posko utama.

    “Sejak awal didirikan pos terpadu Hidrometeorologi yang terpusat di area Arek Lancor, sejak awal Desember 2025. Tercatat ada 19 peristiwa bencana alam kejadian di Pamekasan,” kata Akhmad Dhofir Rosidi, Jumat (19/12/2025).

    Dhofir merinci, dari total kejadian yang ada, terdapat empat jenis bencana spesifik yang telah melanda Bumi Gerbang Salam.

    “Dari 19 peristiwa bencana yang terjadi sejak awal Desember 2025, meliputi 10 cuaca ekstrem, 7 peristiwa tanah longsor, 1 kebakaran gedung, serta 1 kejadian banjir di Kecamatan Waru,” ungkapnya.

    BPBD Pamekasan sendiri telah memetakan 12 jenis potensi bencana yang rawan terjadi di wilayahnya. Selain empat jenis yang sudah terjadi, Dhofir memperingatkan masyarakat mengenai ancaman bencana lain yang kerap muncul beriringan dengan puncak musim penghujan.

    “Selain dari empat peristiwa bencana alam tersebut, juga terdapat beberapa jenis bencana alam yang berpotensi terjadi khususnya pada musim penghujan. Di antaranya bencana gelombang pasang dan abrasi, kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi, tsunami, epidemi dan wabah penyakit, dan lainnya,” jelasnya.

    Menghadapi situasi ini, otoritas kebencanaan meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Warga diimbau untuk proaktif memberikan informasi cepat jika melihat tanda-tanda bahaya di lingkungannya.

    “Segera hubungi pihak terkait jika ada beberapa kejadian yang berpotensi terhadap bencana, baik di tingkat desa, kecamatan atau melalui pos terpadu,” imbaunya.

    Sebagai perbandingan data tahunan, sepanjang tahun 2024 lalu BPBD Pamekasan mencatat total 476 kejadian bencana alam. Angka tersebut didominasi oleh kekeringan sebanyak 269 kasus, diikuti cuaca ekstrem (103), kebakaran hutan dan lahan (31), kebakaran gedung (28), tanah longsor (23), banjir (20), gempa bumi (1), dan gagal teknologi (1). [pin/beq]