Author: Beritajatim.com

  • PRPP Tuban Ajak Voli dan Mini Soccer Puluhan Wartawan, Sinergitas Proyek Kilang Pertamina

    PRPP Tuban Ajak Voli dan Mini Soccer Puluhan Wartawan, Sinergitas Proyek Kilang Pertamina

    Tuban (beritajatim.com) – Proyek Grass Root Refinery (GRR) Tuban, PT Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP), mengajak sinergi insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ronggolawe Press Solidarity (RPS) untuk olahraga bersama di Mangrove Centre Jenu, Tuban.

    Sr. Officer CSR PRPP, Yuli Witantra mengatakan tentang pentingnya sinergi antara perusahaan dengan para pemangku kepentingan, salah satunya dengan insan pers. Karena mereka sebagai corong utama dalam diseminasi informasi terkait perusahaan.

    “Kemarin, Sabtu 20 Desember 2025 kami telah melaksanakan kegiatan bersama puluhan awak media Kabupaten Tuban mengikuti turnamen bola voli pantai dan sepak bola mini di Pantai Wisata Edukasi Mangrove Desa Jenu Kabupaten Tuban,” ujar Yuli, Minggu (21/12/2025).

    Sejalan dengan tema Hari Jadi PRPP yang ke-8 tahun 2025, yaitu Moving Forward with Resilience, PRPP akan sekuat tenaga untuk memastikan Proyek GRR Tuban terealisasi. Sehingga, pihaknya berkomitmen PRPP dalam menghadapi fase krusial proyek GRR Tuban yaitu perolehan final investment decision atau FID Proyek GRR Tuban.

    “Pada tahap ini bisa dibilang ‘no turning point’ atau tidak ada jalan memutar bagi kami selain terus maju memastikan kemandirian energi nasional melalui eksekusi Proyek GRR Tuban ini,” terang Yuli.

    Yuli menegaskan pentingnya peran media, khususnya media lokal Tuban, untuk mendiseminasikan informasi terkait PRPP dan memberi dukungan semua dalam membentuk persepsi yang positif di tengah-tengah masyarakat. Utamanya, pemberitaan terkait progres Proyek GRR Tuban serta berita lainnya.

    Sementara itu, Ketua PWI Tuban, Suwandi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas ajakan silaturahmi dan bersinergi melalui kegiatan olahraga bersama yang diselenggarakan ini.

    “Meskipun kita (para jurnalis) ini berteman, tapi kalau sudah di lapangan kita saling intrik (untuk meraih kemenangan) dan itu biasa. Setelah itu ya sudah cair lagi (pertemanan kami) dan harapannya mudah-mudahan kerja sama antara PRPP dan teman-teman jurnalis Tuban tetap dapat berjalan dengan lancar di kemudian hari,” tutur Suwandi.

    Sejalan dengan hal itu, Sekretaris RPS Tuban, Dion Fajar juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini dan mendorong agar kegiatan seperti ini secara rutin dilakukan. “Entah itu nanti olahraga yang lain, baik basket atau olahraga apa, Insyaallah tetap seru,” tutup Dion. [dya/suf]

  • Prakiraan Cuaca Malang Raya Hari Ini:  Waspada Hujan Petir Siang hingga Sore

    Prakiraan Cuaca Malang Raya Hari Ini: Waspada Hujan Petir Siang hingga Sore

    Malang (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memperkirakan cuaca Malang Raya pada Minggu, 21 Desember 2025, di wilayah kabupaten, kota Malang, dan kota Batu.

    BMKG Juanda melaporkan bahwa kota Malang (meliputi Blimbing, Kedungkandang, Klojen, Lowokwaru, dan Sukun) pada pagi hari cuaca didominasi berawan hingga hujan ringan. “Memasuki pukul 14.00 hingga 16.00 WIB, cuaca di seluruh kecamatan Kota Malang berpotensi hujan petir,” dikutip dari laman resmi BMKG Juanda.

    Sore hari pukul 17.00 WIB, hujan diprediksi mereda dan cuaca berganti menjadi berawan. Malam hari cuaca di kota Malang diperkirakan berawan. Hari Senin (22/12/2025) dini hari, cuaca di Malang umumnya berawan.

    Sementara itu, wilayah Kabupaten Malang pada Minggu (21/12/2025) pagi hari umumnya berawan. Namun, kewaspadaan perlu ditingkatkan karena hujan petir diprediksi terjadi cukup meluas pada siang hari.

    Kemudian, pukul 12.00 WIB hingga 16.00 WIB, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah.

    “Cuaca hujan petir diprakirakan terjadi di Ampelgading, Bantur, Bululawang, Dampit, Dau, Gedangan, Gondanglegi, Jabung, Kalipare, Kepanjen, Kromengan, Ngajum, Pagak, Pagelaran, Pakis, Pakisaji, Poncokusumo, Sumbermanjing Wetan, Sumberpucung, Tajinan, Tirtoyudo, Tumpang, Turen, Wagir, Wajak, dan Wonosari,” masih dikutip dari laman BMKG Juanda.

    Malam hari, hujan di sebagian besar wilayah kabupaten diprakirakan mereda dan berganti menjadi cuaca berawan. Dini hari Senin (22/12/2025) wilayah di kabupaten Malang cuaca umumnya berawan.

    Kota Batu pada Minggu, 21 Desember 2025, pagi hari diperkirakan cuaca hujan ringan. Mulai pukul 14.00 WIB, hujan meningkat intensitasnya menjadi hujan petir di seluruh kecamatan.

    Kota Batu yang meliputi Batu, Bumiaji, dan Junrejo, mengalami hujan petir hingga sore hari pukul 16.00 WIB. Kemudian malam hari cuaca berawan. Dini hari Senin, 22 Desember 2025, cuaca kembali berawan. [dan/suf]

  • Diskusi Buku ‘Reset Indonesia’ Dibubarkan Aparat di Madiun, Ruang Publik Kembali Dikebiri

    Diskusi Buku ‘Reset Indonesia’ Dibubarkan Aparat di Madiun, Ruang Publik Kembali Dikebiri

    Madiun (beritajatim.com) – Ruang diskusi publik kembali menyempit. Acara bedah buku ‘Reset Indonesia’ yang digelar terbuka untuk masyarakat di Pasar Pundensari, Desa Gunungsari, Kabupaten Madiun, dihentikan secara paksa oleh aparat pemerintah kecamatan dan kepolisian, Sabtu malam (20/12/2025).

    Pembubaran ini memunculkan kembali kekhawatiran soal kebebasan berekspresi di tingkat lokal.
    Buku ‘Reset Indonesia’ merupakan karya kolektif Tim Indonesia Baru yang ditulis Farid Gaban, Dandhy Laksono, Yusuf Priambodo, dan Benaya Harobu. Diskusi tersebut dihadiri puluhan warga dari berbagai latar belakang dan tidak memuat agenda politik praktis.

    Namun sebelum acara dimulai, aparat mendatangi lokasi dan meminta panitia menghentikan seluruh rangkaian kegiatan. Peserta yang baru datang diminta pulang, sementara peserta yang sudah berkumpul diarahkan untuk membubarkan diri. Situasi sempat memanas akibat tekanan yang datang secara tiba-tiba.

    Ketua panitia diskusi, Gizzatara, menyebut larangan disampaikan langsung oleh Camat Madiun bersama aparat kepolisian tanpa penjelasan yang transparan. “Pak Camat secara tegas melarang diskusi ini digelar di Pundensari. Tidak ada dialog, tidak ada ruang klarifikasi. Langsung diminta bubar,” kata Gizzatara.

    Padahal, menurut panitia, seluruh prosedur telah ditempuh. Surat pemberitahuan kegiatan telah disampaikan kepada kepolisian jauh hari sebelum acara. Namun izin administratif itu seolah tak berarti ketika aparat memutuskan turun tangan langsung.

    Gizzatara juga mengungkapkan adanya pernyataan aparat yang secara khusus melarang kehadiran Dandhy Laksono sebagai narasumber. Larangan personal ini dinilai menunjukkan sikap berlebihan dan diskriminatif terhadap pemikiran kritis.

    “Kami hanya membedah buku, bukan kampanye, bukan agitasi. Tapi perlakuannya seolah ini ancaman negara,” ujarnya.

    Penulis ‘Reset Indonesia’, Dandhy Laksono, menyatakan pembubaran ini menjadi preseden buruk bagi iklim demokrasi. Ia menegaskan, diskusi serupa telah digelar di sedikitnya 47 kota di Indonesia tanpa hambatan berarti.

    “Ini pertama kalinya acara ‘Reset Indonesia’ dibubarkan. Ironisnya, justru terjadi di ruang publik desa,” kata Dandhy.

    Menurutnya, tindakan aparat yang alergi terhadap diskusi justru membenarkan kritik-kritik yang disampaikan dalam buku tersebut.

    “Apa yang terjadi malam ini adalah contoh nyata masalah yang kami tulis. Ketika gagasan dianggap ancaman, di situlah Indonesia butuh di-reset,” tegasnya.

    Pembubaran diskusi buku ini menambah daftar panjang pembatasan ruang dialog warga oleh aparat negara. Di tengah klaim pemerintah soal demokrasi dan keterbukaan, peristiwa di Madiun menunjukkan bahwa kebebasan berpikir di tingkat akar rumput masih mudah dibungkam oleh kekuasaan. [rbr/suf]

  • BMKG Ingatkan Warga Mojokerto Waspadai Cuaca Ekstrem hingga Akhir Desember

    BMKG Ingatkan Warga Mojokerto Waspadai Cuaca Ekstrem hingga Akhir Desember

    Mojokerto (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengingatkan masyarakat Kabupaten dan Kota Mojokerto untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi pada periode 21 hingga 31 Desember 2025. Wilayah Mojokerto termasuk dalam daerah yang berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi.

    Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, koordinator BMKG Provinsi Jawa Timur, Taufiq Hermawan menjelaskan bahwa saat ini seluruh wilayah Jawa Timur, termasuk Mojokerto, telah memasuki musim hujan dan beberapa daerah diperkirakan sudah berada pada puncaknya.

    “Dalam 11 hari ke depan diprakirakan terjadi peningkatan potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat, termasuk di wilayah Mojokerto. Seperti hujan sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es,” ungkapnya, Minggu (21/12/2025).

    Ia mengungkapkan, kondisi cuaca ekstrem tersebut dipengaruhi oleh aktifnya monsun Asia serta munculnya bibit siklon tropis 93S di Samudra Hindia selatan Jawa Barat. Meski tidak berdampak langsung, fenomena tersebut memicu peningkatan intensitas hujan di Jawa Timur.

    “Selain itu, suhu muka laut di Selat Madura yang masih cukup tinggi serta kondisi atmosfer lokal yang labil turut mendukung pertumbuhan awan konvektif. Hal ini berpotensi menimbulkan hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” katanya.

    BMKG Juanda mengimbau masyarakat Mojokerto, terutama yang tinggal di wilayah rawan banjir dan daerah dengan topografi curam atau perbukitan, agar lebih waspada terhadap potensi bencana seperti longsor, banjir bandang, pohon tumbang, jalan licin, hingga berkurangnya jarak pandang.

    “Masyarakat diharapkan selalu memantau informasi cuaca terkini dan peringatan dini dari BMKG, serta mengantisipasi perubahan cuaca yang bisa terjadi secara mendadak. Sebagai langkah antisipasi, BMKG menyediakan layanan pemantauan cuaca melalui radar cuaca WOFI di laman resmi Stasiun Meteorologi Juanda,” ujarnya.

    Selain itu, lanjutnya, peringatan dini cuaca tiga harian dan 2–3 jam ke depan yang disebarkan melalui website, media sosial @infobmkgjuanda, serta layanan telepon dan WhatsApp 24 jam. Pihaknya berharap kewaspadaan dini tersebut dapat meminimalkan risiko dan dampak cuaca ekstrem bagi masyarakat Mojokerto menjelang akhir tahun 2025. [tin/suf]

  • Widarto Resmi Nakhodai PDI Pejuangan Jember 2025-2030

    Widarto Resmi Nakhodai PDI Pejuangan Jember 2025-2030

    Jember (beritajatim.com) – Widarto resmi menakhodai Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Jember. Namanya ditetapkan Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan dalam Konferensi Daerah Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (20/12/2025).

    Sebelumnya Widarto menjabat Sekretaris DPC PDI Perjuangan Jember mendampingi Arif Wibowo yang menjadi orang nomor satu. Pernah aktif dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Universitas Jember, dia kini menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember.

    Widarto tak sendiri. Posisi sekretaris diduduki Edi Cahyo Purnomo yang saat ini menjabat Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember. Sementara posisi bendahara dijabat Candra Ary Fianto yang juga dikenal sebagai Ketua Komisi B DPRD Jember.

    “Saya secara pribadi mohon support dab bimbingan dari semua pihak. Semoga kita bisa berkolaborasi atas kritik selama ini terhadap partai politik yang begitu luar biasa,” kata Widarto.

    Widarto berharap bisa menjawab kritik terhadap partai politik dengan kerja nyata dan perubahan. “Sejatinya partai politik sangat penting untuk kehidupan berbangsa dan bernegara, dan insyaallah dengan segala kekurangan kami mohon support, terutama masyarakat,” katanya/

    “Kami akan buktikan bahwa partai politik tidak sebagaimana yang selama ini dicitrakan, bahwa partai politik tidak hanya hadir ketika mau pemilu, bahwa partai politik juga memperjuangkan hal-hal baik,” kata Widarto.

    PDI Perjuangan adalah satu-satunya partai di parlemen yang tidak mendukung dan mengusung Bupati Muhammad Fawait saat pemilihan kepala daerah. “”Namun kami di dalam atau di luar pemerintahan tetap berkontribusi. Tujuannya sama-sama untuk masyarakat. Semoga kami bisa bermanfaat untuk masyarakat Jember,” kata Widarto. [wir]

  • Mayat Lansia di Jombang Ditemukan Membusuk di Dalam Rumah

    Mayat Lansia di Jombang Ditemukan Membusuk di Dalam Rumah

    Jombang (beritajatim.com) – Mayat seorang lansia, Ida Zoerya (72), ditemukan tewas membusuk di dalam kamar rumahnya Jl Sisingamaraja Dusun Jagalan Desa Kepatihan Kecamatan/Kabupaten Jombang, Sabtu malam (20/12/2025).

    Jasad tersebut kemudian dievakuasi ke kamar mayat RSUD Jombang guna pemeriksaan lebih lanjut. Belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya korban. Polisi masih melakukan penyelidikan.

    “Dugaan sementara, korban sudah meninggal dunia lebih dari tiga hari yang lalu. Namun, kematian korban itu baru diketahui Sabtu malam ini,” ujar Kanit Reskrim Polsek Jombang Ipda Dian Rizal Mabrur, Minggu (21/12/2025).

    Rizal menjelaskan, penemuan mayat tersebut berawal Ketika warga curiga dengan adanya bau tak sedap di sekitar lokasi kejadian. Kecurigaan makin kuat karena korban beberapa hari sebelumnya tidak keluar rumah dan posisi lampu rumah mati terus.

    Kondisi tak biasa itu, memaksa warga sekitar mendobrak rumah yang terkunci dari dalam. Begitu berhasil masuk, korban ditemukan terlentang tak bernyawa di tempat tidur dalam kamar rumahnya.

    “Tubuh korban sudah membengkak karena telah beberapa hari meninggal. Kulit tubuh korban juga berwarna gelap sebagian karena mengalami pembusukan,” jelas Rizal.

    Sejumlah anggota Polsek Jombang telah mendatangi lokasi kemudian membawa mayat korban ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Penyebab kematian masih kita selidiki,” pungkasnya. [suf]

  • ASN Berbagi Banyuwangi Donasikan Rp500 Juta, Disalurkan untuk Warga Miskin dan Korban Bencana

    ASN Berbagi Banyuwangi Donasikan Rp500 Juta, Disalurkan untuk Warga Miskin dan Korban Bencana

    Banyuwangi (beritajatim.com) – Pemkab Banyuwangi kembali melaksanakan donasi ‘ASN Berbagi’ yang dikumpulkan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Kali ini donasi yang dikumpulkan mencapai Rp500 juta lebih dan akan disalurkan untuk warga pra sejahtera Banyuwangi dan korban bencana Sumatra.

    Dana untuk korban bencana Sumatra tersebut akan disalurkan melalui Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Sumatra, yang turut aktif menyalurkan bantuan langsung ke lokasi bencana.

    ASN Berbagi merupakan program rutin bulanan yang dijalankan oleh ASN Banyuwangi. Biasanya, dana yang terkumpul dalam program ini digunakan untuk mendukung berbagai program pengentasan kemiskinan daerah.

    “Khusus bulan ini, donasi yang dikumpulkan oleh ASN di Banyuwangi, selain akan disalurkan untuk warga pra sejahtera Banyuwangi, juga untuk membantu saudara-saudara kita yang mengalami musibah bencana di Sumatra dan Aceh,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

    Donasi tersebut diserahkan saat Puncak Hari Jadi Banyuwangi yang digelar di Gesibu Banyuwangi pada Sabtu malam (20/12/2025).

    Salah satu artis penampil band Kotak pun terinspirasi turut menyumbangkan sebagian pendapatannya untuk diserahkan ke korban Bencana Sumatera.

    Dalam acara tersebut juga mengumpulkan donasi yang dikoordinir Baznas dari para penonton yang hadir, dan terkumpul Rp8,5 juta.

    “Kami menyalurkan donasi ASN Berbagi melalui rekan-rekan Ikawangi Sumatera yang sudah bergerak langsung di lapangan. Mereka tentu lebih memahami bantuan apa yang paling dibutuhkan dan paling urgen bagi para korban,” tambah Ipuk.

    Ipuk berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
    “Semoga bantuan dari ASN Banyuwangi ini dapat sedikit meringankan kesulitan yang sedang dihadapi saudara-saudara kita,” imbuhnya.

    Sebelumnya, program Banyuwangi Berbagi yang digulirkan setiap bulan telah banyak dimanfaatkan untuk mendukung pengentasan kemiskinan di daerah. Bentuk bantuan yang disalurkan beragam, mulai dari paket sembako, bantuan bahan pangan berprotein untuk penanganan stunting, bantuan biaya hidup bagi warga pra sejahtera, hingga dukungan pendidikan.

    “Ini adalah bentuk gotong royong bersama untuk mempercepat program pengentasan kemiskinan di Banyuwangi,” pungkas Ipuk. [alr/suf]

  • Remaja 16 Tahun di Kare Madiun Akhiri Hidup dengan Tragis

    Remaja 16 Tahun di Kare Madiun Akhiri Hidup dengan Tragis

    Madiun (beritajatim.com) – Warga Desa Bodag, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, digemparkan oleh penemuan seorang remaja berusia 16 tahun yang meninggal dunia di lingkungan rumah keluarganya, Sabtu (20/12/2025) sore. Korban diketahui berinisial ARP.

    Remaja tersebut pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, sang ibu merasa khawatir karena anaknya tidak berada di rumah, sementara sepeda motor milik korban masih terparkir di halaman.

    Kepala Desa Bodag, Dangkung, menjelaskan bahwa keluarga sempat mencari korban karena sebelumnya dipanggil tetangga untuk menghadiri acara kenduri. “Motornya masih di rumah, tapi orangnya tidak ada. Setelah dicari ke sekitar rumah, korban ditemukan sudah meninggal dunia, dalam kondisi gantung diri,” ujarnya.

    Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Bhabinkamtibmas Desa Bodag bersama Polsek Kare dan tim INAFIS Polres Madiun langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara.

    “Setelah laporan masuk, kami langsung berkoordinasi dengan Polsek dan INAFIS. Proses identifikasi dilakukan di lokasi sebelum korban diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Bripka Yuda, Bhabinkamtibmas Desa Bodag.

    Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga mengalami tekanan psikologis. Meski demikian, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan tidak adanya faktor lain yang melatarbelakangi kejadian tersebut. Sejumlah barang pribadi milik korban, termasuk telepon genggam, turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

    Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan proses hukum lanjutan. Jenazah korban telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Bodag pada hari yang sama.

    Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi mental anak dan remaja di lingkungan sekitar, serta segera mencari bantuan apabila melihat tanda-tanda tekanan emosional atau perubahan perilaku yang mengkhawatirkan. [rbr/suf]

    Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami gejala depresi atau menunjukkan tanda-tanda ingin melakukan aksi bunuh diri, segera cari bantuan profesional. Anda bisa menghubungi layanan darurat Kementerian Kesehatan di nomor 119 untuk mendapatkan pertolongan.

  • Khofifah Pastikan Pasar Murah Bukan Saingi Pasar Tradisional saat Tinjau Lokasi di Bojonegoro

    Khofifah Pastikan Pasar Murah Bukan Saingi Pasar Tradisional saat Tinjau Lokasi di Bojonegoro

    Bojonegoro (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung pelaksanaan Pasar Murah di Pendopo Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (20/12/2025).

    Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota.

    Pasar murah di Bojonegoro tersebut tercatat sebagai pelaksanaan program untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau melalui skema subsidi yang ke-300 oleh Pemprov Jatim.

    Gubernur Khofifah menegaskan, pasar murah tidak dimaksudkan untuk bersaing dengan pasar tradisional. Karena itu, pelaksanaannya selalu diatur agar tidak berdekatan dengan pasar rakyat.

    “Pasar murah ini bukan kompetitor pasar tradisional. Ini bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga harga tetap stabil,” ujar Khofifah.

    Menurutnya, harga kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah lebih rendah dibandingkan harga pasar karena mendapat subsidi dari Pemprov Jatim.

    Selain membantu masyarakat, pasar murah juga menjadi instrumen pengendalian inflasi daerah, terutama menjelang akhir tahun ketika permintaan meningkat.

    Dalam kunjungannya, Khofifah didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur Iwan, Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni, serta Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah.

    Ia menyebutkan, titik pelaksanaan pasar murah ditentukan berdasarkan hasil pemantauan kebutuhan di daerah, termasuk di Kabupaten Bojonegoro.

    Khofifah memastikan ketersediaan bahan pokok di Jawa Timur masih sangat aman. Ia meminta masyarakat tetap tenang menghadapi peningkatan kebutuhan menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, hingga Ramadhan dan Idul Fitri.

    “Insyaallah stok sembako sangat cukup, sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

    Antusiasme warga terlihat dari antrean tertib untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga murah. Selain itu, sejumlah stan UMKM lokal turut meramaikan kegiatan pasar murah tersebut. Gubernur Khofifah juga membagikan produk UMKM Bojonegoro secara gratis kepada warga yang hadir.

    Salah satu pelaku UMKM asal Kecamatan Ngasem, Yeni, mengaku bersyukur karena dagangannya laris terjual. Ia menyebut omzet penjualan bersama rekannya mencapai sekitar Rp1,5 juta.

    “Hari ini luar biasa, dagangan kami habis diborong. Terima kasih Ibu Gubernur Khofifah, semoga sehat selalu,” ucapnya. [lus/suf]

  • BPBD Bojonegoro Siap Bantu Pencarian Korban Tenggelam di Bengawan Solo Tuban

    BPBD Bojonegoro Siap Bantu Pencarian Korban Tenggelam di Bengawan Solo Tuban

    Bojonegoro (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro melakukan ‘backup’ pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Sabtu (20/12/2025).

    Kasi Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro, Agus Purnomo, menyampaikan bahwa upaya pencarian dilakukan bersama BPBD Tuban, Basarnas Pos Bojonegoro, dan unsur Potensi SAR dengan menyisir aliran sungai di sekitar lokasi kejadian.

    “Kami telah melakukan koordinasi dengan BPBD Tuban dan akan bergabung dalam pencarian,” ujarnya.

    Sementara Kapolsek Kanor Polres Bojonegoro, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Slamet Hariyanto menjelaskan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Korban diketahui bernama Agus Winarto (39), warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.

    Korban sebelumnya berpamitan kepada istrinya, Kuntini, sekitar pukul 09.30 WIB untuk mencari ikan di Sungai Bengawan Solo.

    Korban mencari ikan menggunakan rakit sederhana yang terbuat dari dua drum plastik berwarna biru. Saksi mata, Abdurahman, warga Desa Jatiklabang, Kecamatan Jatirogo, melihat korban tengah beraktivitas di sungai dari atas tanggul sebelah barat Bengawan Solo.

    “Saksi melihat korban turun dari rakit untuk memasang jaring ikan. Setelah itu korban berenang kembali ke arah rakit, namun diduga kelelahan dan akhirnya tenggelam,” ujarnya.

    Pada hari pertama pencarian (H1), tim gabungan melakukan penyisiran sejauh kurang lebih dua kilometer dari titik awal kejadian dengan menggunakan dua perahu karet. Namun hingga sore hari, korban belum berhasil ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan besok dengan memperluas area penyisiran. [lus/suf]