Author: Beritajatim.com

  • Angkutan Nataru, Penumpang Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Meningkat Signifikan

    Angkutan Nataru, Penumpang Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Meningkat Signifikan

    Bojonegoro (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat lonjakan jumlah penumpang kereta api di Stasiun Bojonegoro selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    Berdasarkan data hingga Minggu (21/12/2025) pukul 10.00 WIB, total penumpang yang dilayani di Stasiun Bojonegoro mencapai 1.882 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 865 penumpang tercatat melakukan keberangkatan, sementara 1.017 penumpang merupakan penumpang kedatangan.

    “Angka ini diperkirakan masih akan bertambah seiring beroperasinya jadwal perjalanan kereta api hingga malam hari,” ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, Minggu (21/12/2025).

    Mahendro mengatakan bahwa peningkatan volume penumpang selama masa Angkutan Nataru mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

    “Kami melihat tren positif penggunaan layanan kereta api di Stasiun Bojonegoro selama Angkutan Nataru,” ujar Mahendro.

    Selama periode Angkutan Nataru yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Stasiun Bojonegoro diproyeksikan melayani sebanyak 22.056 pelanggan. Rinciannya, 10.294 pelanggan melakukan perjalanan keberangkatan dan 11.762 pelanggan tercatat sebagai penumpang kedatangan.

    Sementara itu, secara kumulatif pada periode 18–21 Desember 2025, jumlah penumpang yang dilayani Stasiun Bojonegoro telah mencapai 7.044 orang, dengan 3.352 penumpang berangkat dan 3.692 penumpang tiba.

    Untuk mendukung kelancaran arus penumpang selama libur akhir tahun, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 17 perjalanan kereta api jarak jauh yang berhenti di Stasiun Bojonegoro. Layanan tersebut terdiri dari 15 kereta api reguler dan 2 kereta api tambahan, dengan kapasitas total mencapai 9.758 tempat duduk per hari.

    Mahendro menambahkan, KAI Daop 8 Surabaya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, peningkatan pelayanan di stasiun, hingga penguatan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan.

    “Kami mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta memastikan tiket dan identitas perjalanan,” pungkasnya.

    Dengan dukungan operasional dan peningkatan layanan yang optimal, KAI Daop 8 Surabaya optimistis mampu melayani mobilitas masyarakat secara maksimal selama Angkutan Nataru 2025/2026. [lus/aje]

  • Angkutan Nataru, Penumpang Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Meningkat Signifikan

    Angkutan Nataru, Penumpang Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Meningkat Signifikan

    Bojonegoro (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat lonjakan jumlah penumpang kereta api di Stasiun Bojonegoro selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

    Berdasarkan data hingga Minggu (21/12/2025) pukul 10.00 WIB, total penumpang yang dilayani di Stasiun Bojonegoro mencapai 1.882 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 865 penumpang tercatat melakukan keberangkatan, sementara 1.017 penumpang merupakan penumpang kedatangan.

    “Angka ini diperkirakan masih akan bertambah seiring beroperasinya jadwal perjalanan kereta api hingga malam hari,” ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, Minggu (21/12/2025).

    Mahendro mengatakan bahwa peningkatan volume penumpang selama masa Angkutan Nataru mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

    “Kami melihat tren positif penggunaan layanan kereta api di Stasiun Bojonegoro selama Angkutan Nataru,” ujar Mahendro.

    Selama periode Angkutan Nataru yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Stasiun Bojonegoro diproyeksikan melayani sebanyak 22.056 pelanggan. Rinciannya, 10.294 pelanggan melakukan perjalanan keberangkatan dan 11.762 pelanggan tercatat sebagai penumpang kedatangan.

    Sementara itu, secara kumulatif pada periode 18–21 Desember 2025, jumlah penumpang yang dilayani Stasiun Bojonegoro telah mencapai 7.044 orang, dengan 3.352 penumpang berangkat dan 3.692 penumpang tiba.

    Untuk mendukung kelancaran arus penumpang selama libur akhir tahun, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 17 perjalanan kereta api jarak jauh yang berhenti di Stasiun Bojonegoro. Layanan tersebut terdiri dari 15 kereta api reguler dan 2 kereta api tambahan, dengan kapasitas total mencapai 9.758 tempat duduk per hari.

    Mahendro menambahkan, KAI Daop 8 Surabaya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, peningkatan pelayanan di stasiun, hingga penguatan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan.

    “Kami mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta memastikan tiket dan identitas perjalanan,” pungkasnya.

    Dengan dukungan operasional dan peningkatan layanan yang optimal, KAI Daop 8 Surabaya optimistis mampu melayani mobilitas masyarakat secara maksimal selama Angkutan Nataru 2025/2026. [lus/aje]

  • Rapimnas Golkar Hasilkan 10 Pernyataan Politik

    Rapimnas Golkar Hasilkan 10 Pernyataan Politik

    Jakarta (beritajatim.com) – Partai Golkar telah rampung menyelenggarakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Tahun 2025. Rapimnas tersebut menghasilkan 10 keputusan yang tertuang dalam bentuk rekomendasi atau pernyataan politik Rapimnas I Partai Golkar tahun 2025.

    “Rapimnas ini dimulai sejak jam 9 pagi dan baru berakhir setengah 12 malam. Ini menunjukkan keseriusan Partai Golkar dalam mengelola organisasi serta menyusun program prioritas dan rekomendasi politik secara matang,” ujar Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dalam keterangannya usai menutup Rapimnas I Partai Golkar Tahun 2025, Minggu (21/12/2025).

    Bahlil menegaskan, seluruh pembahasan dalam Rapimnas bersifat internal partai dan difokuskan sepenuhnya untuk memperkuat konsolidasi organisasi Partai Golkar di semua tingkatan.

    “Semua pembahasan dalam Rapimnas ini bersifat internal, sebagai bagian dari konsolidasi organisasi untuk memastikan Partai Golkar tetap solid dan siap menghadapi tantangan ke depan,” katanya.

    Agenda utama Rapimnas I Partai Golkar Tahun 2025 meliputi pembahasan organisasi, pembahasan program prioritas partai, serta pembahasan pernyataan politik. Seluruh agenda tersebut dibahas secara mendalam dalam suasana yang hangat, terbuka, dan akomodatif, dengan mengedepankan semangat musyawarah dan kebersamaan.

    Adapun sepuluh pernyataan politik Rapimnas I Partai Golkar tahun 2025 diantaranya adalah Partai Golkar mengusulkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sebagai wujud pelaksanaan kedaulatan rakyat, dengan menitik beratkan pada keterlibatan dan partisipasi publik dalam proses pelaksanaannya.

    Terkait dengan pelaksanaan Pemilu, Partai Golkar merekomendasikan perbaikan dan penyempurnaan sistem Proporsional Terbuka dengan memperbaiki aspek teknis penyelenggaraan, penyelenggara, dan tata kelola untuk mewujudkan Pemilu yang jujur dan adil.

    Di samping itu, Partai Golkar juga mendorong transformasi pola kerja sama politik dari sekadar koalisi elektoral yang bersifat taktis menuju pembentukan Koalisi Permanen yang ideologis dan strategis, berbasis pada kesamaan platform dan agenda kebijakan.

    Koalisi Permanen ini tidak hanya dibangun untuk memenangkan kontestasi Pemilihan Presiden, tetapi dilembagakan sebagai bentuk kerja sama politik yang mengikat di parlemen dan pemerintahan.

    Dalam pernyataan politiknya, Partai Golkar juga merasakan keprihatinan dan empati yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    Selain itu, pernyataan politik juga menegaskan bahwa doktrin Karya Kekaryaan Partai Golkar merupakan instrumen yang efektif dalam mewujudkan Asta Cita sebagai arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

    Partai Golkar mengapresiasi dan mendukung penuh arah kebijakan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif, serta peran kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik.

    Secara khusus, Partai Golkar memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai pemimpin dunia Islam dalam mengatasi krisis kemanusian di Gaza untuk perdamaian di Timur Tengah, khususnya Palestina dan Israel, di mana Palestina sebagai negara independen yang merdeka dan berdaulat.

    Partai Golkar dalam pernyataan politiknya juga menegaskan bahwa ketahanan energi dan hilirisasi merupakan pilar strategis dalam mentransformasi ekonomi nasional dengan pertumbuhan ekonomi 8 persen menuju Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaya saing, sebagaimana diarahkan dalam visi Asta Cita.

    Di samping itu, peningkatan efektivitas pembangunan dan percepatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Papua, khususnya setelah terjadinya pemekaran provinsi juga menjadi point dalam pernyataan politik Rapimnas.

    Rapimnas juga menyikapi bahwa penegakan hukum yang berwibawa merupakan fondasi utama bagi berfungsinya negara secara stabil, adil, dan sejahtera, sekaligus penopang utama demokrasi dan persatuan nasional.

    Point lain pernyataan politik juga memandang penting penguatan peran masyarakat sipil (civil society) dan masyarakat algoritma (algorithm society) sebagai pilar penting dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia. [hen/suf]

  • Cak Ji Resmi Pimpin DPC PDIP Surabaya 2025–2030, Target Kembalikan Kursi dan Perkuat Basis Rakyat

    Cak Ji Resmi Pimpin DPC PDIP Surabaya 2025–2030, Target Kembalikan Kursi dan Perkuat Basis Rakyat

    Surabaya (beritajatim.com) — Wakil Wali Kota Surabaya Armuji atau Cak Ji resmi ditetapkan sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya periode 2025–2030. Penetapan itu diputuskan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan Kota Surabaya di Hotel Shangri-La, Minggu (21/12/2025).

    Usai penetapan, Cak Ji menyampaikan komitmen untuk menjalankan amanah partai dengan tetap berpijak pada kerja-kerja kerakyatan. Dia menegaskan kepercayaan dari pimpinan pusat menjadi tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara kolektif bersama seluruh struktur partai.

    “Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Ketum Megawati Soekarnoputri dan Pak Sekjen Hasto yang telah memberikan rekomendasi, kepercayaan, dan amanah kepada saya untuk memimpin DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya,” ujar Armuji.

    Dia menegaskan pesan Ketua Umum agar seluruh kader hadir di tengah masyarakat dan peka terhadap persoalan warga. Menurut dia, struktur partai harus responsif ketika rakyat membutuhkan kehadiran dan bantuan.

    “Yang selalu dipesankan Ibu Ketua Umum, dengarlah dan datanglah ke rakyat. Di mana rakyat membutuhkan bantuan, kita tidak segan mengulurkan tangan,” katanya.

    Menghadapi lima tahun ke depan, Cak Ji optimistis PDI Perjuangan Surabaya tetap solid. Dia menyebut kekuatan partai terletak pada struktur yang kompak dari tingkat anak ranting hingga PAC.

    “Pesan Pak Sekjen, lima tahun ke depan kita optimis karena struktur kita selalu bersama-sama dan bergotong royong untuk masyarakat,” ucapnya.

    Terkait target Pileg 2029, Cak Ji menyatakan tekad mengembalikan kursi yang sempat berkurang. Dia menilai perubahan peta daerah pemilihan menjadi tantangan sekaligus peluang.

    “Kursi kita kemarin turun, ini harus kita rebut kembali. Minimal kembali seperti semula, syukur-syukur bisa tambah,” katanya.

    Saat disinggung peluang maju Pilwali Surabaya, Cak Ji memilih menjawab santai. Dia menegaskan fokus saat ini adalah konsolidasi partai dan penguatan basis suara, terutama dari generasi muda.

    “Pengurus kita banyak anak Gen Z dan milenial. Itu yang akan kita galang terus agar PDI Perjuangan Surabaya kembali menang,” pungkas dia. [asg/beq]

  • Jelang Libur Nataru, Pengguna Tol Jombang–Mojokerto Diimbau Pastikan Saldo e-Toll Cukup

    Jelang Libur Nataru, Pengguna Tol Jombang–Mojokerto Diimbau Pastikan Saldo e-Toll Cukup

    Mojokerto (beritajatim.com) – Pengguna jalan tol yang melintasi ruas Tol Jombang–Mojokerto diimbau untuk memastikan saldo kartu uang elektronik (e-toll) mencukupi sebelum melakukan perjalanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

    Imbauan ini disampaikan guna mengantisipasi peningkatan volume kendaraan yang kerap terjadi pada momen libur panjang.

    ASTRA Infra menilai, kurangnya saldo kartu uang elektronik masih menjadi salah satu penyebab utama terhambatnya arus lalu-lintas di gerbang tol. Termasuk di ruas strategis Jombang–Mojokerto yang menjadi penghubung utama kawasan barat dan timur Jawa Timur.

    “Perjalanan liburan yang aman, lancar, dan nyaman perlu diawali dengan perencanaan yang matang, salah satunya memastikan saldo kartu uang elektronik cukup sampai tujuan,” ungkap Chief Technical Officer ASTRA Infra, Rinaldi dalam rilis yang diterima beritajatim.com, Minggu (21/12/2025).

    Ruas Tol Jombang–Mojokerto diprediksi akan mengalami peningkatan arus kendaraan selama periode Nataru, seiring tingginya mobilitas masyarakat menuju wilayah Mojokerto, Surabaya, hingga Malang. Karena itu, pengendara diminta melakukan pengecekan saldo e-toll sejak sebelum memasuki jalan tol.

    Saat ini, pengisian saldo kartu uang elektronik dapat dilakukan dengan mudah melalui berbagai kanal, mulai dari ATM, minimarket, e-commerce, hingga aplikasi perbankan dan dompet digital berbasis ponsel. Salah satunya melalui aplikasi AstraPay yang memungkinkan pengisian ulang e-money dengan memanfaatkan fitur NFC pada smartphone.

    Chief Marketing Officer AstraPay, Reny Futsy Yama menyampaikan bahwa kemudahan top up ini diharapkan dapat mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama libur Nataru. “Kami mengimbau pengguna jalan tol untuk memastikan saldo e-money cukup hingga tujuan agar perjalanan lebih nyaman dan tidak menimbulkan antrean di gerbang tol,” ujarnya.

    Selain memastikan saldo e-toll, pengguna Tol Jombang–Mojokerto juga disarankan untuk mengecek estimasi tarif tol sebelum berangkat. Informasi tarif dapat diakses melalui situs resmi pengelola tol, media sosial, maupun aplikasi navigasi seperti Google Maps dengan memasukkan titik awal dan tujuan perjalanan.

    ASTRA Infra juga mengingatkan pengendara agar merencanakan waktu perjalanan dengan baik, menghindari jam puncak arus liburan, serta mematuhi aturan keselamatan berkendara. Pengemudi disarankan beristirahat maksimal setiap empat jam berkendara dan memanfaatkan rest area yang tersedia.

    Bukan berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat. Dalam kondisi hujan, pengguna jalan tol diimbau untuk menyesuaikan kecepatan kendaraan dengan batas maksimal 70 kilometer per jam demi menjaga keselamatan selama melintasi ruas tol, termasuk di Tol Jombang–Mojokerto.

    Dengan persiapan yang matang, diharapkan arus lalu lintas selama libur Nataru di Tol Jombang–Mojokerto dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. [tin/suf]

  • DPC PDI Perjuangan Yogyakarta Ziarah ke Blitar, Perkuat Ideologi dan Target Menang Pemilu 2029

    DPC PDI Perjuangan Yogyakarta Ziarah ke Blitar, Perkuat Ideologi dan Target Menang Pemilu 2029

    Blitar (beritajatim.com) – Jajaran pengurus dan kader DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melaksanakan kunjungan ideologis ke Kota Blitar, Jawa Timur, pada Sabtu (20/12/2025). Agenda utama meliputi ziarah ke Makam Bung Karno, kunjungan sejarah ke Istana Gebang, hingga studi banding pertanian perkotaan sebagai langkah memperkuat napas perjuangan partai.

    Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam menjalankan tugas ideologis serta menghikmati nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa.

    “Kader yang berziarah ke Blitar adalah pengurus DPC PDI Perjuangan Yogyakarta, anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Yogyakarta, pengurus anak cabang dan Satgas Andhika Wiratama. Ziarah ini upaya jalankan tugas ideologis hikmati Pancasila dalam laku berkebangsaan. Kobarkan semangat juang, api perjuangan nan tak kunjung padam dalam memperjuangkan kebahagiaan hatinya rakyat,” ujar Eko Suwanto di Blitar, Sabtu (20/12/2025).

    Selain berfokus pada sisi spiritual-nasionalisme, para kader juga mengunjungi Perpustakaan Bung Karno. Di sana, mereka mengakses koleksi buku khusus dan menyimak aplikasi i-Sukarno yang menyajikan narasi digital sejarah Proklamator RI, mulai dari biografi hingga pemikiran Bung Karno dengan tokoh dunia.

    Eko yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRD DIY ini menyebutkan bahwa literasi sejarah sangat krusial bagi fondasi perjuangan kader di masa depan.

    “Dari perpustakaan dan museum Bung Karno, kita dapat inspirasi untuk terus membaca dan belajar ajaran Bung Karno, belajar tentang ilmu sejarah dan ilmu pengetahuan guna mendukung perjuangan,” tambahnya.

    Kunjungan berlanjut ke Istana Gebang, rumah masa kecil sang proklamator, serta pusat pengembangan agrowisata Kebun Belimbing di Karangsari. Di lokasi terakhir, rombongan melakukan studi banding terkait urban farming atau pertanian perkotaan untuk mempelajari sentra produksi buah belimbing yang sukses dikembangkan di Blitar.

    Dalam kesempatan tersebut, Eko memaparkan tiga komitmen utama hasil dari refleksi ideologis di Blitar. Pertama, bergerak menghikmati Pancasila demi kesejahteraan rakyat. Kedua, memperkuat status Yogyakarta sebagai kota perjuangan dengan semangat patriotisme. Ketiga, memantapkan konsolidasi untuk memenangkan Pemilu 2029.

    “PDI Perjuangan bekerja sesuai dengan Tiga Pilar Partai serta berkomitmen jalankan nilai Pancasila & Konstitusi untuk berjuang wujudkan kesejahteraan, kemakmuran dan keadilan bagi rakyat melalui kebijakan pembangunan dan anggaran. Alhamdulillah 3 Pilar di Jogja lengkap. Kita dari Partai memberikan dukungan atas kebijakan Walikota & Wakil Walikota dari PDI Perjuangan serta Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Yogyakarta yang senafas dengan amanat penderitaan rakyat,” tegas Eko.

    Selain mendoakan Bung Karno, seluruh peserta juga memanjatkan doa untuk kesehatan dan kekuatan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri serta Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto dalam memimpin cita-cita kebangsaan Indonesia.

    “Kunjungan ke Blitar juga ke rumah kediaman masa kecil Bung Karno di Istana Gebang dan berkunjung ke kebun Belimbing di Karangsari untuk belajar pertanian dan pengembangan sentra produksi buah belimbing,” pungkasnya. [beq]

  • Pengunduran Diri Kades Taji Masih Dikaji, Plt Camat Karas Magetan Tegaskan Proses Harus Sesuai Aturan

    Pengunduran Diri Kades Taji Masih Dikaji, Plt Camat Karas Magetan Tegaskan Proses Harus Sesuai Aturan

    Magetan (beritajatim.com) – Beredarnya surat pengunduran diri Kepala Desa Taji, Kecamatan Karas, atas nama Sigit Supriyadi, mendapat tanggapan dari Pelaksana Tugas (Plt) Camat Karas, Eka Radityo. Ia membenarkan pihak kecamatan telah menerima salinan surat permohonan pengunduran diri tersebut.

    “Secara prinsip kami sudah menerima copy surat pengunduran diri Kades Taji dan kami menghormati keputusan itu karena merupakan hak pribadi yang bersangkutan. Namun demikian, kami masih akan mendalami lebih lanjut,” ujar Eka Radityo, Minggu (21/12/2025)

    Eka menegaskan, proses pemberhentian kepala desa atas permintaan sendiri tidak bisa dilakukan secara serta-merta. Seluruh tahapan wajib mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, khususnya Peraturan Bupati Magetan Nomor 34 Tahun 2019 tentang Pedoman Tata Cara Pemilihan, Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Desa, sebagaimana telah diubah terakhir melalui Perbup Nomor 6 Tahun 2023.

    Dalam regulasi tersebut disebutkan bahwa pemberhentian kepala desa atas permintaan sendiri dilakukan melalui mekanisme pengusulan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) kepada Bupati Magetan melalui camat, dengan melampirkan surat pernyataan pengunduran diri.

    “Jadi tidak langsung berhenti. Ada prosedur yang harus dilalui, termasuk usulan resmi dari BPD,” jelasnya.

    Untuk memastikan kejelasan dan kelengkapan administrasi, pihak kecamatan berencana menggelar pertemuan klarifikasi bersama Kepala Desa Taji dan BPD setempat. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin (22/12/2025) mendatang.

    Eka juga menekankan bahwa selama belum terbit Surat Keputusan (SK) pemberhentian dari Bupati Magetan, Sigit Supriyadi masih sah menjabat sebagai Kepala Desa Taji dan tetap memikul kewajiban serta tanggung jawab pemerintahan desa sebagaimana mestinya.

    “Selama SK pemberhentian belum keluar, yang bersangkutan tetap berkewajiban menjalankan tugas sebagai kepala desa,” pungkasnya. [fiq/suf]

  • 400 Personel Gabungan Amankan Natal dan Tahun Baru di Kota Malang

    400 Personel Gabungan Amankan Natal dan Tahun Baru di Kota Malang

    Malang (beritajatim.com) – Sebanyak 400 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, Damkar, relawan, serta unsur instansi terkait lainnya diterjunkan untuk pengamanan natal dan tahun baru.

    Para personel ini akan menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat di tengah meningkatnya mobilitas perayaan Natal dan tahun baru.

    Ratusan personel itu, sebelumnya telah mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2025 di Balai Kota Malang pada Jumat, (19/12/2025). Apel ini sebagai langkah strategis memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana pengamanan natal 2025 dan tahun baru 2026.

    “Operasi Lilin Semeru 2025 yang berlangsung selama 14 hari (20 Desember 2025 sampai dengan 2 Januari 2026), sebagai bentuk antisipasi adanya Peningkatan mobilitas masyarakat selama Nataru 2025,” kata Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Minggu (21/12/2025).

    Menurut data Survey Kementerian Perhubungan diperkirakan lonjakan mobilitas masyarakat mencapai 119,5 juta orang atau naik 8.83 persen dibanding tahun sebelumnya.

    Di sisi lain, potensi cuaca ekstrem akibat sistem siklonik dan prediksi puncak musim hujan periode November 2025 hingga Februari 2026 diprediksi meningkatkan risiko bencana.
    Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan ekstra demi menjamin rasa aman dan nyaman masyarakat.

    Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono mengatakan mereka menerjunkan sekitar 400 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, Damkar, relawan, serta unsur instansi terkait lainnya.

    “Operasi Lilin Semeru 2025 tidak hanya fokus pada pengamanan perayaan Nataru, tapi juga pada kesiapsiagaan kebencanaan dan pelayanan kemanusiaan. Konsekuensinya, seluruh personel harus siap siaga, responsif, dan humanis dalam menghadapi setiap dinamika di lapangan,” ujar pria yang segera bertugas sebagai Dir Reskrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung ini.

    Dalam kesiapsiagaan Ops Lilin Semeru, Polresta Malang Kota didukung layanan darurat Kepolisian 110 sekaligus aplikasi Jogo Malang Presisi berbasis Whatsapp 081137802000 sebagai sarana respons cepat terhadap laporan masyarakat.

    Operasi Lilin Semeru 2025 Polresta Malang Kota diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, meningkatkan kepercayaan publik, serta memastikan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan aman, tertib, dan penuh rasa nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat. [luc/suf]

  • Konser Kemanusiaan Harjaba, Kotak Band dan ASN Banyuwangi Berdonasi untuk Korban Bencana

    Konser Kemanusiaan Harjaba, Kotak Band dan ASN Banyuwangi Berdonasi untuk Korban Bencana

    Banyuwangi (beritajatim.com) – Konser Kemanusiaan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254, menampilkan Kotak Band. Konser berlangsung meriah di Gedung Seni dan Budaya (Gesibu) Banyuwangi, Sabtu malam (20/12/2025).

    Tidak hanya konser musik, namun acara tersebut juga didedikasikan untuk korban bencana Sumatra. Bahkan dalam acara itu band yang beranggotakan Tantri Syalindri Ichlasari (Tantri), Mario Marcella (Cella), dan Swasti Sabdastantri (Chua) tersebut, mendonasikan sebagian pendapatannya untuk korban bencana.

    “Konser kotak malam ini di Banyuwangi sebagian pendapatan kami akan didonasikan untuk teman-teman yang ada di sana (Sumatra). Bismillah, niat kita yang baik ini, akan menjadi hal baik untuk mereka semua,” kata Tantri.

    Tantri juga mengajak para penonton untuk berdoa sejenak yang ditujukan kepada para korban bencana. “Malam hari ini kita berdoa bersama. Kita doakan karena saya yakin energi doa kita sampai pada mereka,” tambah Tantri.

    Tantri mengaku terdorong mendonasikan sebagaian pendapatannya, karena melihat semangat warga Banyuwangi yang respek korban bencana.

    Dalam acara tersebut diserahkan bantuan ‘ASN Banyuwangi Berbagi’ yang dikumpulkan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banyuwangi. Donasi yang dikumpulkan mencapai Rp500 juta lebih dan akan disalurkan untuk warga pra sejahtera Banyuwangi dan korban bencana Sumatra.

    Dana untuk korban bencana Sumatera tersebut akan disalurkan melalui Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Sumatra, yang turut aktif menyalurkan bantuan langsung ke lokasi bencana.

    Saat konser juga mengumpulkan donasi yang dikoordinir Baznas dari para penonton yang hadir, dan terkumpul Rp8,5 juta.

    “Ini sangat luar biasa. Banyuwangi respek dan empati tinggi terhadap saudara-saudara kita (di sana). Malam hari ini bukan sekadar konser perayaan, melainkan bentuk solidaritas untuk saudara-saudara kita saat ini terkena musibah bencana alam,” pungkas vokalis berusia 36 tahun ini. [alr/suf]

  • Aktivitas Tambang di Ngebel dan Jenangan Dinilai Langgar Perda RTRW Ponorogo

    Aktivitas Tambang di Ngebel dan Jenangan Dinilai Langgar Perda RTRW Ponorogo

    Ponorogo (beritajatim.com) – Aktivitas tambang pasir dan batu (sirtu) yang terus berlangsung di Kecamatan Ngebel dan Jenangan dinilai keluar jalur dari arah pembangunan daerah.

    Dua wilayah timur Ponorogo itu sejatinya bukan kawasan tambang, melainkan ditetapkan sebagai zona pariwisata, cagar budaya, dan kawasan penyangga dalam Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Ponorogo 2023–2043.

    Dua wilayah itu, menurut aturan, bukan zona eksploitasi tambang. Namun di lapangan, aktivitas pengerukan sirtu justru terus berlangsung, baik yang berlabel ilegal maupun yang mengantongi izin.

    Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menegaskan bahwa kewenangan perizinan tambang yang berada di tangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur tidak boleh menjadi alasan pembiaran di tingkat daerah. Pemerintah kabupaten, kata dia, tetap memiliki tanggung jawab menjaga konsistensi kebijakan tata ruang.

    “Kami harus sesuaikan dengan RTRW yang ada, karena aturan ini kuat,” kata Kang Wie panggilan karib Dwi Agus Prayitno, ditulis Minggu (21/12/2025).

    Politisi dari PKB menyebut, DPRD telah menjalin koordinasi lintas level pemerintahan, baik dengan Pemkab Ponorogo maupun Pemprov Jatim. Fokus utama koordinasi tersebut adalah mendorong penegakan RTRW secara konsekuen, termasuk menghentikan aktivitas pertambangan di kawasan yang secara regulasi tidak diperuntukkan bagi tambang.

    ‘”Kami sudah berkoordinasi dengan Pemprov, untuk meminta mengeluarkan wilayah pertambangan ini,” terangnya.

    Langkah tersebut diharapkan menjadi pintu masuk penataan ulang kawasan timur Ponorogo, sekaligus menghentikan laju eksploitasi yang berpotensi merusak lingkungan. DPRD Ponorogo menilai, aktivitas tambang yang dibiarkan berlarut tidak hanya menggerus fungsi kawasan wisata dan penyangga, tetapi juga meningkatkan risiko bencana ekologis.

    Upaya penghentian tambang, lanjut Kang Wie harus diiringi dengan pemulihan lingkungan pasca tambang serta perlindungan terhadap ekosistem yang masih tersisa. Dia menyinggung sejumlah peristiwa bencana di daerah lain sebagai peringatan agar Ponorogo tidak menunggu korban terlebih dahulu.

    “Paling tidak langkah ini kami harapkan bisa mencegah bencana terjadi, jangan sampai masyarakat menjadi korban,” pungkasnya.

    Dengan penegakan RTRW sebagai pijakan, DPRD Ponorogo mendorong agar pembangunan daerah kembali ke rel yang telah disepakati. Yakni pariwisata berkelanjutan, perlindungan kawasan strategis, dan keselamatan warga sebagai prioritas utama. [end/suf]