Angin Puting Beliung Terjang Kawasan Relokasi Penyintas Bencana Gunung Semeru Lumajang, 10 Rumah dan Warung Rusak Parah

Angin Puting Beliung Terjang Kawasan Relokasi Penyintas Bencana Gunung Semeru Lumajang, 10 Rumah dan Warung Rusak Parah

Lumajang (beritajatim.com) – Bencana angin puting beliung menerjang kawasan Bumi Semeru Damai (BSD) di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Selasa (6/1/2026) siang. Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.40 WIB ini mengakibatkan sedikitnya 10 bangunan milik warga porak-poranda dengan kerusakan cukup parah pada bagian atap dan dinding.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang mencatat bangunan yang terdampak meliputi enam unit rumah tinggal serta empat unit warung. Fenomena alam ini muncul secara tiba-tiba setelah sebelumnya wilayah Kecamatan Candipuro terpantau mengalami cuaca ekstrem berupa angin kencang sejak pagi hari.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Lumajang, Isnugroho, mengonfirmasi bahwa pihaknya segera menerima laporan darurat sesaat setelah pusaran angin menerjang pemukiman warga. Tim reaksi cepat langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan dampak di lapangan.

“Pukul 11.45 itu kita terima laporan bencana angin puting beliung merusak beberapa rumah dan warung milik warga,” terang Isnugroho ketika dikonfirmasi pada Selasa (6/1/2026).

Meski kerusakan fisik pada bangunan terlihat cukup signifikan, Isnugroho menjelaskan bahwa kategori kerusakan tersebut masih tergolong ringan secara struktural. Ia juga memastikan bahwa peristiwa ini tidak memakan korban jiwa maupun menyebabkan warga mengalami luka-luka.

Petugas BPBD bersama aparat setempat, relawan, dan warga sekitar langsung melakukan aksi gotong royong di lokasi kejadian. Fokus utama penanganan saat ini adalah pembersihan material bangunan yang berserakan serta membantu warga menyelamatkan harta benda mereka.

“Jadi saat kejadian aparat bersama warga dan relawan ikut membantu melaksanakan pembersihan dan mengevakuasi barang-barang ke tempat aman. Untuk korban jiwa maupun luka nihil,” ungkap Isnugroho.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di kawasan BSD Desa Sumbermujur terpantau mulai kondusif. Warga dibantu petugas masih terus melakukan perbaikan darurat pada bagian atap rumah yang terbang terbawa angin guna mengantisipasi potensi hujan yang dapat merusak interior bangunan. [has/ian]