Lululemon memastikan proses pergantian kepemimpinan akan berjalan mulus dengan menunjuk CFO Meghan Frank dan Chief Commercial Officer André Maestrini sebagai CEO sementara. Sementara itu, Ketua Dewan Marti Morfitt akan mengambil peran yang lebih luas sebagai ketua eksekutif.
Morfitt menyebut Dewan perusahaan tengah bekerja sama dengan firma pencari eksekutif global untuk menentukan pemimpin baru yang dinilai mampu menjalankan transformasi besar-besaran.
“Saat kita menatap masa depan, Dewan Direksi berfokus pada identifikasi seorang pemimpin dengan rekam jejak dalam memimpin perusahaan melewati periode pertumbuhan dan transformasi untuk membimbing babak kesuksesan perusahaan selanjutnya,” kata Morfitt.
Pada saat yang sama, Lululemon juga merilis laporan kinerja kuartal ketiga. Perusahaan mencatat pendapatan USD 2,57 miliar atau sekitar Rp 42 triliun (kurs USD 1 = Rp 16.635), melampaui ekspektasi analis, namun laba bersih justru turun menjadi USD 306,84 juta, sekitar lebih dari Rp 5 triliun dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski sempat menikmati permintaan kuat pada periode Thanksgiving, Lululemon mengakui tren penjualan kembali melemah sepanjang Desember, sehingga proyeksi kuartal IV diturunkan.
“Saya juga ingin mengakui bahwa kami telah melihat tren melambat sedikit sejak Thanksgiving, yang telah kami pertimbangkan dalam panduan Q4 kami,” kata McDonald. “Namun, terlepas dari itu, kami memperkirakan tren pendapatan di AS dan Q4 akan sedikit membaik dibandingkan dengan Q3,” tambahnya.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4875214/original/065543800_1719381472-Miliarder_Vecstock.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)