Ahmad Khozinudin Bilang Pengkhianat sebagai Beban Perjuangan, Singgung Eggy Sudjana?

Ahmad Khozinudin Bilang Pengkhianat sebagai Beban Perjuangan, Singgung Eggy Sudjana?

“Jangan sampai ada yang mentolerir pengkhianatan, dengan mengunggah iba pada para pengkhianat, apalagi bangga dengan tindakan pengkhianat,” imbuhnya.

Menurut Ahmad, keuntungan duniawi yang diperoleh melalui pengkhianatan bukanlah prestasi, melainkan aib yang seharusnya dibuka ke publik.

“Gemerlapnya dunia yang diperoleh pengkhianat, adalah aib yang harus dibongkar dan dipermalukan. Bukan untuk diingini, apalagi dikagumi,” ucapnya.

Ia bahkan menyebut berbagai keuntungan materi sebagai sesuatu yang menjijikkan jika didapatkan melalui pengkhianatan.

“Mendapat mobil mewah dari pengkhianatan, uang bermilyar dari pengkhianatan, hingga lepas dari kezaliman para penzalim dari pengkhianatan, adalah perbuatan yang sangat memuakkan. Ajak seluruh umat, untuk muak dengan perbuatan ini,” katanya.

Lebih lanjut, Ahmad menekankan bahwa pihak yang membenarkan atau merestui pengkhianatan pada hakikatnya juga termasuk pengkhianat.

“Siapapun yang merestui pengkhianatan, hakekatnya juga pengkhianat. Saat Allah SWT tutup aibnya, maka itu adalah kesempatan untuk bertaubat,” terangnya.

Namun, ia mengingatkan bahwa terbukanya aib merupakan bentuk peringatan keras.

“Namun jika Allah SWT membongkar aib tersebut, maka itu adalah azab bagi restu atas pengkhianatan,” Ahmad menuturkan.

Ia juga menegaskan bahwa pengkhianatan tidak selalu tampak di permukaan, karena masih banyak pihak lain yang bersembunyi di balik citra kesalehan.

“Yang berkhianat bukan hanya yang tampak di permukaan. Dibalik itu masih banyak pengkhianat pengkhianat lainnya. Semua harus diingatkan agar bertaubat,” tukasnya.