FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengamat politik dan akademisi, Rocky Gerung menyebut pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan 1.200 guru besar sebagai pembahasan menarik.
Rocky Gerung membahas terkait hal ini dalam kuliah umum di Surabaya pada acara Pandu Negeri Public Lecture, Sabtu sore (17/1/2026).
Menarik pembahasan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan 1.200 guru besar jadi topik yang diangkat.
Ia memberikan kritikan soal pertemuan ini, yang dinilainya penuh tanda tanya.
Apalagi, pertemuan Presiden Prabowo dengan 1.200 guru besar di Istana Negara. Rocky mempertanyakan substansi pertemuan tersebut.
“Anda lihat, kemarin Presiden Prabowo mengumpulkan 1.200 guru besar di istana. Sampai sekarang saya mau tahu apa isinya,” kata Rocky
.
“Pasti nggak ada, kenapa? Tak seorang pun guru besar berani angkat tangan bertanya pada Presiden Prabowo,” tambahnya.
Dalam topik ini, ada sindiran yang dilontarkan oleh pengamat politik ini ke 1.200 guru besar dalam pertemuan tersebut.
Ia mempertanyakan soal 1.200 guru besar ini apakah ada yang bertanya soal dana pendidikan yang dialihkan ke Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Bagaimana nasib riset ketika dana-dana pendidikan dialihkan untuk urusan makan siang bergizi gratis?,” jelasnya.
Lebih jauh, Rocky menyindir dengan menyebut jika tidak ada pertanyaan seperti yang muncul.
Maka profesor-profesor yang hadir dalam pertemuan ini menurutnya tidak menghasilkan apa-apa.
“Tidak ada profesor yang bertanya begitu. 1200 guru besar, zonk,” terangnya. (Erfyansyah/fajar)
