Amien Rais Prediksi Gibran Tidak Akan Laku di Pemilu 2029, Yakin Ijazahnya Palsu

Amien Rais Prediksi Gibran Tidak Akan Laku di Pemilu 2029, Yakin Ijazahnya Palsu

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pendiri Partai Ummat, Amien Rais kembali melontarkan pernyataan keras terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Itu dia sampaikan melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya.

Amien menyinggung momen pelantikan Gibran sebagai Wakil Presiden pada 20 Oktober 2024. Saat itu, kata dia, usia Gibran masih 37 tahun.

“Ketika Gibran Rakabuming berhasil dilantik jadi Wakil Presiden, umurnya baru 37 tahun, plonga-plongo, dan ngantukan,” kata Amien dikutip dari unggahannya di Instagram, Selasa (20/1/2026).

Sejak momen tersebut, Amien menyebut istilah anak haram konstitusi melekat pada diri Gibran. Dia mengaitkan hal itu dengan proses politik yang mengantarkan Gibran ke kursi RI-2.

Menurut Amien, seharusnya Presiden ke-7 Joko Widodo merasa bahagia atas keberhasilan tersebut. Dia menyebut Jokowi telah menghiba akal waras bangsa Indonesia.

Namun, Amien mengklaim kondisi politik kemudian berubah. Dia menyebut muncul gelombang tuntutan dari rakyat agar Jokowi diadili.

“Sejak gelombang politik datang secara spontan dari rakyat supaya Jokowi dikirim ke jeruji besi, kesehatannya cepat menurun,” kata Amien.

Dia bahkan menyebut Jokowi kini menjadi mantan presiden yang sering sakit-sakitan. Klaim tersebut disampaikan tanpa menyertakan bukti medis.

Amien juga menyinggung soal masa depan politik Jokowi. Dia memprediksi pada 2029 nanti, pengaruh politik Jokowi akan melemah drastis.

“Dengan uang haram triliunan rupiah yang dimilikinya, sudah mustahil menghidupkan kartu politik,” ucapnya.