Sampang (beritajatim.com) – Persiapan keberangkatan calon jemaah haji asal Kabupaten Sampang, terus dimatangkan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat. Sayangnya, menjelang akhir Januari 2026, tidak semua calon jemaah haji mengantongi paspor.
Kepala Kantor Kemenag Sampang, Sayfuddin mengatakan, bahwa masih terdapat sekitar 20 persen jemaah yang belum mengikuti tahapan pembuatan paspor.
“Masih ada yang belum mengantongi paspor,” terangnya, Senin (19/1/2026).
Ia menjelaskan, pasporing tidak hanya mencakup pengurusan paspor, tetapi juga perekaman data biofisik jemaah sebagai bagian dari administrasi haji. Proses lanjutan akan dilaksanakan setelah seluruh jemaah menyelesaikan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).
“Tahap selanjutnya bagi calon jemaah haji harus melunasi BPIH,” ungkapnya.
Menurut Sayfuddin, kelengkapan paspor menjadi syarat krusial dalam rangkaian persiapan haji karena akan digunakan dalam proses administrasi selanjutnya hingga menjelang keberangkatan.
“Kami menargetkan seluruh dokumen perjalanan jemaah haji dapat dirampungkan dalam waktu dekat,” tandasnya.[sar/aje]
