JAKARTA – Jerman mempertimbangkan memboikot Piala Dunia 2026 yang digelar di tiga negara, Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko. Aksi boikot Jerman merupakan bentuk protes atas rencana AS yang hendak menginvasi Greenland.
Jerman membuat kejutan dengan merencanakan memboikot Piala Dunia 2026. Bila Jerman serius tidak mengirim tim asuhan Julian Nagelsman, maka gelaran Piala Dunia bakal menurun daya tariknya. Bagaimana tidak, salah satu tim favorit di turnamen sepak bola paling akbar itu tidak turut serta karena alasan politis global.
Ya, Jerman mengecam rencana Presiden AS Donald Trump yang hendak mencaplok Greenland. Sebelumnya, AS sudah melakukan intervensi ke Venezuela dengan menangkap Presiden Nicolas Maduro yang dianggap sebagai diktator dan turut berperan dalam perdagangan obat terlarang di AS.
Hanya saja Venezuela tak bisa memboikot Piala Dunia 2026 karena gagal lolos ke putaran final. Di zona CONMEBOL, Venezuela hanya menduduki peringkat delapan. Pasalnya hanya enam tim teratas yang lolos otomatis ke putaran final. Sedangkan peringkat tujuh yang diduduki Ekuador yang mendapat tiket playoff.
Berbeda dengan Jerman yang lolos otomatis ke Piala Dunia setelah menjadi juara Grup A zona UEFA. Namun Die Mannschaft kemungkinan absen bila rencana boikot itu disetujui karena memang belum ada sikap resmi dari pemerintah Jerman maupun Federasi Sepak Bola Jerman (DFB).
Rencana boikot itu disampaikan Jurgen Hardt, politisi dari Partai Christian Democratic Union/Christian Social Union (CDU/CSU). Persoalannya Hardt memiliki posisi penting di partai yang punya pengaruh kuat dalam politik dalam negeri Jerman tersebut. Dirinya menempati posisi sebagai jurubicara kebijakan luar negeri dan memiliki kedekatan dengan Kanselir Jerman Chancellor Friedrich Merz.
Ini menjadikan Harddt memiliki power memengaruhi kebijakan partai dan ujungnya bisa menentukan sikap Merz soal Piala Dunia 2026. Menurut anggota parlemen Jerman ini langkah boikot turnamen menjadi keputusan ekstrem yang diambil untuk menekan Trump. Ini menjadi langkah Jerman untuk menghentikan upaya AS memasuki Greenland yang merupakan wilayah dari Denmark.
“Kami tahu betul betapa pentingnya Piala Dunia bagi Trump,” kara Hardt seperti dikutip Bild.
Bila Jerman sepakat memboikot, tidak menutup kemungkinan langkah mereka mendapat dukungan dari negara Eropa lain. Termasuk Denmark bila lolos ke putaran final. Denmark sendiri yang diperkuat striker Rasmus Hojlund masih harus melakoni playoff melawan Makedonia Utara untuk mendapatkan tiket ke Piala Dunia 2026.
Menariknya FIFA, badan sepak bola dunia, juga mendapat kritikan karena dituding terlalu mendukung Trump. Bahkan FIFA sampai memberi ‘Penghargaan Perdamaian’ kepada Trump.
Penghargaan yang mendapat kritikan tajam mengingat sikap politik luar negeri Trump yang cenderung agresif terhadap negara lain. Mantan Presiden UEFA Michel Platini juga mengritik Presiden FIFA Gianni Infantino yang dianggap diktator.
