Moses Itauma Cedera Otot Bisep Sobek

Moses Itauma Cedera Otot Bisep Sobek

JAKARTA – Petarung belia yang tengah naik daun Moses Itauma dilaporkan mengalami cedera otot bisep yang membuat jadwal pertarungannya melawan Jermaine Franklin terpaksa harus ditunda.

Itauma dan Franklin awalnya diatur untuk menjalani pertarungan pada 26 Januari 2026 dalam acara bertajuk Magnificent 7 yang bertabur bintang. Duel itu lalu digeser ke 28 Maret lantaran Itauma mendapat cedera ketika latihan.

Kepala Queensberry Frank Warren dalam wawancara dengan Talksport mengonfirmasi bahwa Itauma awalnya merasa baik-baik saja, tetapi setelah melakukan magnetic resonance imaging (MRI) barulah ketahuan otot bisepnya sobek.

“Seorang spesialis mengatakan dia tidak mungkin bertarung, dan kami tidak akan membiarkannya bertarung jika dia belum siap,” ujar Warren seperti dilansir dari Talksport.

Pemulihan cedera otot bisep yang robek bisa memakan waktu antara empat minggu hingga enam bulan. Akan tetapi, jika dilihat dari rentang waktu antara jadwal awal dan tanggal duel terbaru, bisa disimpulkan robekan itu tergolong kecil.

Penundaan tersebut otomatis memperpanjang masa rehat Itauma menjadi tujuh bulan dari penampilan terakhirnya yang berlangsung pada Agustus lalu, ketika mengalahkan Dillian Whyte dengan knockout (KO).

Itauma saat ini merupakan salah satu prospek terbaik di kelas berat. Ia saat ini tengah mengejar gelar juara dunia kelas berat sehingga membutuhkan lawan-lawan tangguh untuk masuk level elit.

Sejauh ini petarung berusia 21 tahun itu telah mencatat 13 pertarungan profesional. Namun, dia hanya melakoni 26 ronde saja karena selalu mendominasi dan menang KO atas mayoritas lawan-lawannya.

Tercatat hanya dua lawannya yang berhasil mencapai bel terakhir, sedangkan yang lainnya bahkan belum sampai menyelesaikan ronde pertama. Jadi, harapannya Franklin bisa memberinya ujian berat.

Saat ini, Itauma menduduki peringkat pertama menurut WBA dan WBO, peringkat keempat di WBC, dan peringkat ke-13 di IBF. IBF telah memerintahkan petinju Inggris itu untuk menghadapi Frank Sanchez dalam pertandingan eliminasi terakhir di akhir tahun lalu, tetapi kesempatan itu ditolak