JAKARTA – OpenAI meluncurkan alat khusus untuk menerjemahkan teks yang diberi nama ChatGPT Translate. Alat yang hadir sebagai pesaing Google Translate ini dapat diakses melalui situs resminya.
Seperti pesaingnya, tampilan antarmuka dari perangkat ini dirancang sangat sederhana. Saat melihatnya, pengguna akan menemukan kotak input untuk memasukan teks serta pilihan bahasa asal dan bahasa yang mudah digunakan.
Salah satu fitur yang ditawarkan alat ini ialah kemampuan untuk menyesuaikan nada bicara hasil terjemahan. Pengguna bisa memilih gaya bahasa yang lebih formal untuk keperluan bisnis atau gaya yang lebih sederhana agar mudah dipahami anak-anak.
Meski belum diumumkan secara resmi, layanan ini diklaim mampu mendukung konversi teks ke lebih dari 50 bahasa. Namun, untuk saat ini, baru tersedia sekitar 28 bahasa yang dapat dipilih secara manual melalui daftar kotak bahasa.
Berdasarkan laporan PC Mag, alat ini didukung oleh model terbaru GPT 5.2 yang diluncurkan bulan lalu. Dengan model AI tersebut, hasil terjemahan terasa lebih natural dan kontekstual dibandingkan sistem penerjemahan tradisional.
OpenAI juga memberikan petunjuk mengenai fitur penerjemahan melalui gambar dan input suara pada masa depan. Meski belum tersedia sepenuhnya di versi desktop, fitur mikrofon sudah dapat digunakan melalui browser ponsel.
