Singapura Juara, Malaysia Urutan ke-9

Singapura Juara, Malaysia Urutan ke-9

YOGYAKARTA – Henley Passport Index telah merilis peringkat paspor terkuat dunia 2026. Peringkat paspor menunjukkan seberapa bebas warga suatu negara bergerak melintasi batas internasional. Peringkat ini biasanya berjalan seiring dengan stabilitas politik, kepercayaan global, dan hubungan diplomatik yang terbangun selama bertahun-tahun.

Penasaran negara mana saja yang masuk peringkat teratas paspor terkuat dunia 2026? Dilansir dari Visasnews.com, berikut ulasan lengkapnya.

Singapura Kembali Menjadi Peringkat Pertama Paspor Terkuat Dunia 2026

Setelah tahun lalu, Singapura kembali menempati posisi teratas sebagai pemilik paspor terkuat di dunia. Warga negara Singapura dapat bepergian ke 192 destinasi tanpa perlu mengurus visa terlebih dahulu. Angka ini menempatkan Singapura di puncak, jauh meninggalkan sebagian besar negara lain.

Pencapaian tersebut bukanlah kebetulan. Stabilitas politik, tata kelola pemerintahan yang konsisten, serta pendekatan diplomasi yang pragmatis menjadi fondasi utama kekuatan paspor Singapura. Jaringan perjanjian bebas visa yang luas membuat paspor negara kota ini sangat dihargai secara internasional.

Di sisi yang berlawanan, Afghanistan kembali berada di posisi paling bawah. Pemegang paspornya hanya dapat mengakses 24 destinasi tanpa visa. Selisih 168 negara dengan Singapura memperlihatkan betapa timpangnya kebebasan mobilitas global pada 2026.

Daftar 10 Paspor Terkuat Dunia Tahun 2026

Puncak peringkat paspor terkuat dunia 2026 masih didominasi negara-negara Asia dan Eropa, berikut 10 negara teratas.

Singapore (Bebas visa ke 192 negara)Japan, South Korea (188)Denmark, Luxembourg, Spain, Sweden, Switzerland (186)Austria, Belgium, Finland, France, Germany, Greece, Ireland, Italy, Norway, Netherlands (185)Hungary, Portugal, Slovakia, Slovenia, United Arab Emirates (184)Croatia, Czech Republic, Estonia, Malta, New Zealand, Poland (183)Australia, Latvia, Liechtenstein, United Kingdom (182)Canada, Iceland, Lithuania (181)Malaysia (180)United States (179)

Penurunan Amerika Serikat dan Inggris

Amerika Serikat dan Inggris pernah menempati peringkat pertama paspor terkuat dunia pada 2014. Namun, dalam dua dekade terakhir, keduanya mengalami kemerosotan yang cukup signifikan. Paspor AS turun dari peringkat keempat ke posisi kesepuluh.

Inggris pun mengalami penurunan serupa, dari peringkat ketiga ke ketujuh. Jurnalis dan akademisi Misha Glenny menilai bahwa penurunan ini bukan sekadar soal teknis, tetapi mencerminkan perubahan lanskap geopolitik yang lebih luas.

Meningkatnya nasionalisme dan perubahan arah kebijakan luar negeri turut memengaruhi persepsi internasional. Dampaknya terasa langsung pada kebebasan mobilitas warga negara kedua negara tersebut.

Negara dengan Kenaikan Peringkat Signifikan

Uni Emirat Arab menjadi salah satu cerita sukses yang paling jelas terlihat dalam indeks ini. Sejak 2006, UEA menambahkan 149 destinasi bebas visa dan naik 57 peringkat hingga posisi kelima. Diplomasi aktif dan kebijakan visa terbuka menjadi motor utama kenaikan ini.

Negara-negara Balkan Barat dan Eropa Timur juga mencatat kenaikan signifikan. Albania, Serbia, Ukraina, dan Georgia meraih puluhan peringkat berkat integrasi regional dan pendekatan yang lebih dekat dengan Uni Eropa. Perubahan ini berlangsung bertahap namun konsisten.

Tiongkok pun menunjukkan kemajuan yang stabil. Dalam satu dekade terakhir, paspornya naik 28 peringkat dengan akses ke 141 destinasi. Strategi keterbukaan yang hati-hati namun terarah menjadi kunci pergeseran ini.

Laporan Mobilitas Global Henley 2026 menyoroti kontras tajam antara kebebasan untuk keluar dan keterbukaan untuk masuk. Meski warga AS bisa bepergian ke 179 destinasi tanpa visa, Amerika Serikat hanya membuka pintunya bagi 46 kewarganegaraan. Hal ini menempatkannya di peringkat ke-78 dalam Indeks Keterbukaan.

Tiongkok mengambil arah berbeda dengan memperluas akses bebas visa bagi 77 negara. Dalam dua tahun saja, lebih dari 40 negara memperoleh kemudahan masuk. Kebijakan ini memperkuat posisi Tiongkok dalam persaingan pengaruh global.

Para pengamat menilai bahwa mobilitas kini menjadi semakin penting dalam persaingan pengaruh global. Perjalanan lintas negara bukan hanya soal pariwisata, tetapi juga soal ekonomi, budaya, dan diplomasi. Negara yang terbuka cenderung lebih menarik di mata dunia.

Selain pembahasan 10 peringkat teratas paspor terkuat dunia 2026, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di VOI.ID. Agar tidak ketinggalan kabar terupdate follow dan pantau terus akun sosial media kami!