Bisnis.com, JAKARTA—LippoLand, melalui PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK), pengembang properti skala perkotaan meluncurkan hunian baru di kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis, Bekasi, Jawa Barat.
CEO LippoLand, David Iman Santosa, menyampaikan dengan dukungan pengembangan infrastruktur dan konektivitas yang terus berkembang di koridor timur Jakarta, 5enses Collection hadir sebagai bagian dari kawasan yang menawarkan kemudahan akses, fasilitas lengkap, dan lingkungan yang menunjang kualitas hidup modern.
“Konsep hunian ini sejalan dengan tren township dan green living yang semakin diminati masyarakat urban,” tuturnya dalam siaran pers, Kamis (15/1/2026).
Melalui 5enses Collection, LippoLand dan LPCK menegaskan komitmennya dalam menghadirkan hunian yang tidak hanya relevan dengan kebutuhan masa kini, tetapi juga siap menjawab gaya hidup kosmopolitan generasi masa depan. Baik sebagai tempat tinggal yang nyaman maupun sebagai aset bernilai jangka panjang.
5enses Collection memperkenalkan hunian The Alpha Series, yakni sebuah seri hunian yang mengedepankan desain modern, tata ruang fleksibel, serta karakter hunian yang selaras dengan gaya hidup kosmopolitan.
Konsep ini dirancang untuk menjawab kebutuhan penghuni yang dinamis, mulai dari generasi muda, keluarga muda, hingga keluarga yang terus bertumbuh, dalam satu kawasan terpadu yang matang dan berkelanjutan.
Secara keseluruhan, unit dalam The Alpha Series memiliki luas tanah mulai dari 38 m2 hingga 62,5 m2 dan luas bangunan 40,8 m2 hingga 97,5 m2, dengan rentang harga mulai dari Rp459 juta hingga mulai dari Rp1 miliar.
Selain mengedepankan desain dan fleksibilitas ruang, 5enses Collection juga dirancang sebagai bagian dari ekosistem kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis yang telah berkembang matang. Kawasan ini menghadirkan lingkungan perkotaan terintegrasi dengan fasilitas penunjang gaya hidup modern, mulai dari area komersial, ruang terbuka hijau, hingga kemudahan akses ke pusat aktivitas dan kawasan industri.
Sebagai informasi, emiten properti PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK) meraih nilai prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp1,2 triliun hingga akhir September 2025, setara 73% dari target tahun 2025 Rp1,65 triliun.
Prapenjualan LPCK hingga kuartal III/2025 didorong tingginya permintaan segmen residensial. Penjualan rumah tapak berkontribusi 60% terhadap total marketing sales, diikuti unit komersial 34%, dan industri sebesar 6%. Secara total, perseroan mampu menjual 1.154 unit hingga akhir September 2025.
