PSI: Kader Keturunan Jin? Itu Biasa

PSI: Kader Keturunan Jin? Itu Biasa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama, merespons cibiran publik yang mengarah kepada Firdaus Oiwobo, kadernya yang belakangan viral usai mengaku memiliki garis keturunan jin.

Pernyataan tersebut menuai beragam reaksi dan menjadi bahan perbincangan luas di media sosial.

Dian mengatakan, keberagaman latar belakang dan pandangan kader merupakan realitas yang tidak bisa dihindari dalam sebuah partai politik terbuka.

Ditegaskan Dian, PSI justru hadir untuk melakukan pembinaan terhadap kader yang memiliki pandangan keliru.

“Banyak kali macamnya kader ini,” ujar Dian di X @DianSandiU (14/1/2025).

Ia menyebut, fenomena klaim-klaim kontroversial bukan hal baru. Bahkan, menurutnya, ada kader yang pernah melontarkan pernyataan jauh lebih ekstrem.

“Ada yang sebut Nabi ada juga yang keturunan jin dan lain-lain,” katanya.

Meski demikian, Dian menekankan bahwa PSI tidak serta-merta menutup pintu bagi mereka.

Partainya, kata dia, memilih mengambil peran untuk membina dan meluruskan cara berpikir yang dinilai tidak tepat.

“Tapi itulah PSI, bersedia mengkader dan meluruskan pikiran-pikiran yang keliru,” lanjutnya.

Dian bilang, siapapun yang bergabung dengan PSI tetap dipandang sebagai bagian dari bangsa yang perlu dirangkul, bukan dijauhi.

“Karena biar bagaimanapun mereka adalah anak bangsa,” ucap Dian.

Namun, Dian menegaskan ada satu batas tegas yang tidak bisa ditoleransi oleh partainya.

“Hanya satu yang tidak dimiliki PSI, kader yang bahasanya jorok dan menjijikkan!,” tandasnya.