YOGYAKARTA – Nyeri lutut saat berjalan adalah keluhan yang sering dialami banyak orang, baik usia muda maupun lanjut. Rasa nyeri ini bisa berupa pegal, ngilu, hingga nyeri yang muncul setiap kali kaki melangkah. Jika dibiarkan, kondisi ini tidak hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga menurunkan kualitas hidup.
Aktivitas sederhana seperti berjalan ke dapur, naik tangga, atau berbelanja bisa terasa sangat tidak nyaman. Tidak sedikit orang akhirnya membatasi gerak karena takut nyeri lutut semakin parah. Karena itu, penting memahami penyebab dan cara mengatasi lutut sakit saat berjalan sebagai langkah awal pemulihan. Dilansir dari Orthopedic Specialty Institute, berikut pembahasannya.
Penyebab Umum Lutut Sakit Saat Berjalan
Nyeri lutut saat berjalan dapat disebabkan oleh berbagai kondisi medis. Beberapa penyebab muncul lebih sering dan memiliki pola gejala yang khas. Dengan mengenal penyebabnya, Anda dapat menentukan penanganan yang tepat. Berikut beberapa di antara penyebab umum lutut sakit saat berjalan.
Osteoartritis
Osteoartritis adalah penyebab paling umum, terutama pada orang berusia di atas 50 tahun. Kondisi ini terjadi akibat rusaknya tulang rawan sehingga tulang saling bergesekan saat bergerak. Akibatnya, berjalan dalam waktu lama sering memicu nyeri, kaku, dan pembengkakan.
Cedera Ligamen
Cedera ligamen juga sering menjadi penyebab lutut sakit saat berjalan. Robekan atau keseleo pada ACL, PCL, MCL, atau LCL dapat menimbulkan nyeri, bengkak, dan rasa tidak stabil. Cedera ini tidak hanya terjadi saat olahraga, tetapi juga akibat gerakan tiba-tiba dalam aktivitas sehari-hari.
Bursitis
Bursitis adalah peradangan pada bursa, yaitu kantong cairan yang berfungsi sebagai bantalan sendi. Ketika bursa meradang, lutut terasa nyeri dan membengkak, terutama saat berjalan atau menekuk lutut. Nyeri biasanya terlokalisasi di area tertentu sekitar lutut.
Tendinitis
Tendinitis terjadi ketika tendon mengalami peradangan akibat penggunaan berlebihan. Tendinitis patella sering menyebabkan nyeri di bagian depan lutut yang memburuk saat berjalan, melompat, atau naik turun tangga. Kondisi ini umum dialami oleh orang yang sering melakukan aktivitas berulang.
6 Cara Mengatasi Lutut Sakit Saat Berjalan
Untuk nyeri ringan hingga sedang, perawatan rumahan bisa sangat membantu dalam mengurangi peradangan dan mempercepat pemulihan. Berikut beberapa perawatan yang bisa dilakukan.
Istirahat dan Mengubah Aktivitas
Istirahat adalah langkah awal yang penting untuk mengurangi tekanan pada lutut yang nyeri. Anda tidak harus berhenti bergerak sepenuhnya, tetapi sebaiknya menghindari aktivitas yang memicu rasa sakit.
Terapi Es Secara Rutin
Mengompres lutut dengan es dapat membantu mengurangi peradangan dan meredakan nyeri, terutama dalam 48-72 jam pertama setelah nyeri muncul. Lakukan terapi es selama 15-20 menit beberapa kali sepanjang hari. Pastikan menggunakan kain pembatas agar es tidak langsung mengenai kulit karena bisa menyebabkan sendi kaku.
Kompresi dan Elevasi Kaki
Menggunakan perban elastis atau pelindung lutut dapat membantu mengurangi pembengkakan. Selain itu, angkat kaki Anda dengan posisi lebih tinggi dari jantung saat beristirahat membantu melancarkan aliran cairan. Pastikan kompresi tidak terlalu ketat agar sirkulasi darah tetap lancar.
Penggunaan Obat Bebas Pereda Nyeri
Obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau asetaminofen dapat membantu mengontrol rasa sakit. Obat ini sebaiknya digunakan sesuai dosis yang dianjurkan dan tidak dalam jangka panjang tanpa pengawasan dokter. Perlu diingat bahwa obat hanya membantu meredakan gejala, bukan menyembuhkan penyebabnya.
Memilih Alas Kaki yang Mendukung
Sepatu yang tepat berperan besar dalam mengurangi tekanan pada lutut saat berjalan. Sepatu dengan bantalan baik dan penyangga lengkung kaki yang memadai membantu menjaga pola langkah tetap seimbang. Hindari menggunakan sepatu yang sudah aus karena dapat memperparah nyeri lutut.
Peregangan dan Penguatan Otot
Setelah nyeri akut mereda, latihan peregangan ringan membantu menjaga fleksibilitas otot di sekitar lutut. Fokuskan pada otot paha depan, paha belakang, betis, dan pinggul untuk mendukung stabilitas sendi.
Penguatan otot pinggul, terutama otot bokong dan abduktor pinggul, memberikan dukungan yang lebih baik untuk sendi lutut Anda dan dapat mengurangi nyeri saat berjalan.
Demikian pembahasan penyebab dan cara mengatasi lutut sakit saat berjalan. Jika keluhan berlanjut atau memburuk, segera konsultasikan ke dokter.
Selain pembahasan di atas, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di VOI.ID. Agar tidak ketinggalan kabar terupdate follow dan pantau terus akun sosial media kami!
