Mahfud MD Ungkap Banyak Penyakit di Tubuh Polri, Chusnul Chotimah: Apalagi di 10 Tahun Pemerintahan Jokowi

Mahfud MD Ungkap Banyak Penyakit di Tubuh Polri, Chusnul Chotimah: Apalagi di 10 Tahun Pemerintahan Jokowi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, Mahfud MD, mengungkapkan bahwa institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) masih menyimpan banyak persoalan mendasar yang harus segera dibenahi.

Mahfud menyebut, penyakit di tubuh Polri tidak berdiri sendiri, melainkan tersebar di berbagai sektor penting, mulai dari rekrutmen hingga penanganan perkara.

“Karena itu nanti saya harus sampaikan di dalam sehingga menguatkan satu abstraksi tentang situasi Polri di hal tertentu,” kata Mahfud dikutip pada Selasa (13/1/2026).

Ia menjelaskan, persoalan tersebut bisa diklasifikasikan berdasarkan bidangnya.

“Misalnya kalau di bidang rekrutmen, ini masalahnya. Kalau di bidang penanganan perkara, ini masalahnya. Sehingga bisa diabstraksikan,” sebutnya.

Dikatakan Mahfud, temuan tersebut bukan sekadar asumsi. Ia mengaku memiliki bukti-bukti otentik yang disampaikan langsung oleh para korban, bahkan oleh anggota Polri aktif yang meminta identitasnya dirahasiakan.

“Nah bukti-bukti itu disampaikan kepada saya oleh mereka yang menjadi korban. Atau oleh polisi-polisi aktif yang minta namanya tidak disebutkan juga,” ungkapnya.

Namun demikian, Mahfud menegaskan tidak semua bukti tersebut bisa dipublikasikan ke ruang terbuka.

“Ada banyak dan itu tidak etis kalau saya sebut. Cuma bukti-bukti otentiknya itu ada semua,” tegasnya.

Pernyataan Mahfud tersebut mendapat respons dari pegiat media sosial, Chusnul Chotimah.

Ia menegaskan, kritik terhadap Polri bukan hanya datang dari Mahfud, melainkan juga merupakan penilaian publik secara luas.