Trump Mengincar Iran, Siap-siap Harga Minyak Dunia Bergejolak

Trump Mengincar Iran, Siap-siap Harga Minyak Dunia Bergejolak

Liputan6.com, Jakarta – Ketegangan geopolitik global kembali menjadi sorotan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut-sebut mulai mengincar Iran sebagai target berikutnya. Setelah melakukan langkah keras terhadap Venezuela dan wacana penguasaan Greenland. Situasi ini dikhawatirkan akan mempengaruhi harga minyak dunia.

Situasi di Iran kian memanas seiring gelombang protes anti pemerintah yang telah memasuki pekan ketiga. Aksi tersebut dipicu oleh lonjakan inflasi tajam dan tekanan ekonomi, sebelum berkembang menjadi demonstrasi menentang rezim yang berkuasa.

Melansir laman CNBC, Senin (12/1/2026), kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Amerika Serikat, HRANA, mencatat lebih dari 500 orang tewas akibat tindakan represif aparat keamanan Iran dalam meredam protes tersebut.

Trump Isyaratkan Intervensi

Menanggapi situasi tersebut, Trump menyampaikan pernyataan kontroversial melalui Truth Social. Ia menulis bahwa Amerika Serikat akan “datang menyelamatkan” para demonstran Iran, sebuah pernyataan yang langsung memicu perhatian pelaku pasar global.

Pernyataan itu bukan sekadar kata-kata kosong. Sejumlah pejabat Gedung Putih dilaporkan telah memaparkan berbagai skenario kepada Trump mengenai langkah yang dapat diambil terhadap Iran.

Opsi tersebut mencakup tindakan militer, operasi siber, hingga tekanan ekonomi, menurut laporan MS Now dan sejumlah media internasional.

Trump juga dijadwalkan menerima pengarahan lanjutan terkait opsi-opsi tersebut dalam waktu dekat, yang semakin meningkatkan kekhawatiran akan potensi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.