Kafe Billiard di Nginden Surabaya Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Kafe Billiard di Nginden Surabaya Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Surabaya (beritajatim.com) – Bangunan usaha billiard dan kafe yang berada di Jalan Raya Nginden, Kelurahan Baratajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya, ludes terbakar pada Senin pagi (12/1/2026). Kebakaran terjadi sekitar pukul 06.03 WIB dan api sempat membesar hingga nyaris menghanguskan seluruh bangunan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M. Rokhim, menjelaskan luas bangunan yang terdampak kebakaran mencapai 10 x 20 meter persegi dari total luas bangunan sekitar 10 x 40 meter persegi.

“Kejadiannya sekitar pukul 06.03 WIB. Saat itu karyawan terbangun karena mencium bau asap. Mereka sempat meminta bantuan alat pemadam api ringan (APAR) ke SPBU terdekat, namun api terus membesar dan tidak bisa dikendalikan,” terang M. Rokhim, Senin (12/1/2026).

Karena kondisi api semakin membesar, karyawan kemudian menghubungi Call Centre Kedaruratan 112 untuk meminta bantuan pemadam kebakaran. DPKP Kota Surabaya langsung mengerahkan delapan unit kendaraan pemadam ke lokasi kejadian.

“Sebanyak delapan unit kendaraan pemadam kami kerahkan. Api akhirnya berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan kondusif pada pukul 07.19 WIB,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan awal dari karyawan, petugas menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Api pertama kali terlihat muncul dari salah satu ruang billiard VIP sebelum kemudian menjalar ke bagian bangunan lainnya.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” tambah M. Rokhim.

Sebagai langkah antisipasi, M. Rokhim mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik. Ia juga mengingatkan agar warga segera menghubungi layanan darurat jika mengalami atau melihat kejadian kebakaran.

“Masyarakat dapat segera meminta bantuan melalui Call Centre Kedaruratan 112 atau nomor layanan 0811-3111-2112 agar penanganan darurat bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” pungkasnya. (rma/but)