Perkara Kartel Narkoba: Trump Menggertak, Meksiko Melunak

Perkara Kartel Narkoba: Trump Menggertak, Meksiko Melunak

Jakarta

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjanji akan melancarkan serangan darat terhadap kartel-kartel narkoba. Dalam pengumuman serangan darat ini, Trump menyinggung perihal kartel narkoba di Meksiko.

Dirangkum detikcom, Sabtu (10/1/2026), laporan AFP mengatakan rencana serangan darat itu diungkap Trump dalam wawancara dengan penyiar Sean Hannity yang ditayangkan Fox News pada Kamis (8/1) malam waktu setempat. Trump menyebut kartel narkoba mengendalikan Meksiko.

“Kita akan memulai sekarang, melancarkan serangan darat terkait kartel-kartel tersebut. Kartel-kartel itu mengendalikan Meksiko,” kata Trump dalam wawancara tersebut.

Dia tidak memberikan informasi lebih detail mengenai rencana serangan darat AS tersebut.

Pernyataan itu muncul setelah penangkapan mengejutkan pemimpin Venezuela Nicolas Maduro pada 3 Januari lalu, yang merupakan puncak dari tekanan militer dan ekonomi AS yang meningkat selama berbulan-bulan terhadap pemimpin otoriter tersebut.

Pasukan AS Serang Kartel Narkoba

Sebagai bagian dari kampanye menekan Venezuela, AS telah menewaskan lebih dari 100 orang dalam rentetan serangan terhadap kapal-kapal yang diduga menyelundupkan narkoba, di Samudra Pasifik bagian timur dan Laut Karibia, sejak September lalu.

Trump juga mengatakan sebelumnya bahwa pasukan AS telah melancarkan serangan darat terhadap area dermaga yang digunakan oleh kapal-kapal pengangkut narkoba itu di Venezuela.

Namun, serangan terhadap kartel-kartel narkoba di Meksiko akan menandai eskalasi militer AS secara signifikan di kawasan tersebut.

Pemerintah interim di Caracas mengecam serangan AS terhadap Venezuela sebagai ancaman terhadap stabilitas regional.

Meksiko Sempat Mengecam Trump

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, pada Senin (5/1) waktu setempat, mengatakan bahwa benua Amerika “bukan milik” kekuatan mana pun, setelah Trump menyinggung “dominasi” Washington di belahan Bumi tersebut setelah menangkap Maduro.

Trump mengatakan pada Minggu (4/1) waktu setempat bahwa dirinya telah mendesak Sheinbaum untuk mengizinkannya mengirimkan pasukan AS untuk menangani kartel-kartel narkoba di Meksiko. Tawaran semacam itu, menurut Trump, sebelumnya ditolak oleh Sheinbaum.

Meksiko Melunak

Setelah Trump secara terang-terangan menyinggung Meksiko dalam rencana serangan darat itu, Meksiko mulai mencair.

Dilansir AFP, Sheinbaum memerintahkan menteri luar negerinya untuk menghubungi Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Bahkan Sheinbaum mengatakan jika perlu dia berbicara langsung dengan Trump. Hal ini untuk memperkuat kerja sama dalam kerangka keamanan bilateral.

Tonton juga video “Terpopuler Sepekan: Yaqut Jadi Tersangka, Maduro Ditangkap AS”

Halaman 2 dari 3

(zap/lir)