Eggy Sudjana-Damai Hari Lubis Sowan Jokowi, Refly Harun: Ini Makin Menguatkan Ijazahnya Memang Palsu

Eggy Sudjana-Damai Hari Lubis Sowan Jokowi, Refly Harun: Ini Makin Menguatkan Ijazahnya Memang Palsu

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Penasihat Hukum Barisan Pembela Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma (BALA RRT), Refly Harun, bicara mengenai Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis yang mendatangi Presiden ke-7 RI, Jokowi, di Solo, meski keduanya berstatus tersangka.

Refly menyebut, Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis merupakan dua tersangka paling senior dalam perkara tersebut.

Kehadiran mereka ke Solo pun menjadi perhatian publik, terlebih karena keduanya disebut-sebut datang bersama relawan Jokowi.

“Beliau berdua adalah kebetulan yang paling senior dari semua tersangka, yaitu Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis. Dan ini menjadi pemberitaan hangat, apalagi kedatangan mereka diantar oleh relawan Jokowi,” ujar Refly dikutip pada Minggu (11/1/2026).

Dikatakan Refly, peristiwa tersebut menimbulkan banyak pertanyaan, meski secara prinsip merupakan hak pribadi masing-masing pihak.

Namun, Refly menganggap ada konteks yang justru memperkuat kecurigaan terhadap polemik ijazah yang tengah dipersoalkan.

“Banyak hal yang bisa kita bahas ini ya, terlepas bahwa itu adalah hak mereka, tetapi memang ada beberapa hal yang justru kalau saya kaitkan secara langsung, ini makin menguatkan bahwa memang ijazahnya itu palsu,” sebutnya.

Refly mempertanyakan mengapa dalam situasi hukum seperti ini justru muncul narasi dan simbol-simbol yang dinilainya mengarah pada upaya politik pecah belah di antara para tersangka.

“Kenapa harus melakukan politik dalam tanda kutip pecah belah terhadap tersangka? Kenapa harus ada simbol-simbol misalnya penyerahan, meminta maaf dan lain sebagainya, padahal kalau yakin dengan keaslian ijazah, ya selesai begitu saja, tidak usah didramatisir seperti ini,” tegasnya.