Kecelakaan di Bangka Barat, Satu Korban Meninggal Dunia

Kecelakaan di Bangka Barat, Satu Korban Meninggal Dunia

JAKARTA – Kepolisian Resor Bangka Barat, Polda Kepulauan Bangka Belitung mengatakan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di ruas jalan nasional Mentok-Pangkalpinang, tepatnya di Desa Terentang mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

“Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB melibatkan sebuah kendaraan truk bermuatan kelapa sawit dan satu unit mobil penumpang yang datang dari arah berlawanan. Akibat kejadian itu, satu orang penumpang meninggal dunia di tempat kejadian perkara, sementara beberapa korban lainnya mengalami luka berat dan ringan,” kata Kepala Seksi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso dilansir dari ANTARA.

Mendapatkan informasi kejadian tersebut, personel Polres Bangka Barat bersama jajaran Satuan Lalu Lintas langsung mendatangi lokasi kejadian, kemudian melakukan pengamanan TKP, evakuasi korban, dan pengaturan arus lalu lintas mengingat lokasi kejadian berada di jalan nasional dengan volume kendaraan yang cukup padat.

Kehadiran cepat personel di lapangan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.

“Kita juga berkoordinasi dengan pihak puskesmas dan rumah sakit guna penanganan medis para korban,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan awal di lapangan, kecelakaan bermula saat mobil penumpang yang melaju dari arah Pangkalpinang menuju Mentok berupaya mendahului kendaraan di depannya. Namun, dari arah berlawanan melaju kendaraan truk sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi mobil penumpang mengalami luka berat dan saat ini mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Sementara pengemudi truk mengalami luka ringan. Salah satu penumpang mobil penumpang dilaporkan meninggal dunia di TKP akibat cedera berat di bagian kepala.

Polisi juga telah melakukan pendataan identitas korban dan saksi, serta koordinasi dengan pihak kesehatan untuk penanganan lanjutan. Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Bangka Barat guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Korban meninggal dunia diidentifikasi berinisial MN (32), yang menurut informasi juga merupakan Direktur Garuda TV. MN (penumpang mobil Nissan Serena warna abu-abu B2477WBD) tewas di tempat kejadian akibat cedera kepala berat dan luka-luka serius di bagian tubuh lainnya.

Sedangkan pengemudi Nissan Serena berinisial Z mengalami cedera kepala dan tidak sadarkan diri, sementara sopir truk (BN8879RP) berinisial Is mengalami keseleo di pergelangan kaki kanan.

Kecelakaan ini menjadi duka mendalam, terutama dengan meninggalnya figur publik dari dunia media televisi lokal. Investigasi lebih lanjut oleh pihak Kepolisian Resor Bangka Barat terus dilakukan untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan ini.

Polres Bangka Barat mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak memaksakan diri saat mendahului kendaraan lain, khususnya di jalan nasional.

“Kami mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dan disiplin dalam berlalu lintas. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” katanya.