Mojokerto (beritajatim.com) – Sekitar 60 siswa SMP Negeri 2 Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, dilaporkan tidak masuk sekolah karena sakit dengan keluhan serupa, seperti pusing, mual, dan panas tubuh. Meski belum dipastikan karena keracunan, sehari sebelumnya mereka mendapatkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menu soto ayam.
Humas SMPN 2 Kutorejo, Siti Noor Sa’adah, mengatakan keluhan kesehatan tersebut tidak hanya dialami oleh siswa dari satu kelas, melainkan tersebar di beberapa kelas dengan jumlah bervariasi. “Yang tidak masuk itu sekitar 60 siswa dari kelas VII sampai IX. Tapi tidak semuanya karena satu penyebab,” ungkapnya, Sabtu (10/1/2026).
Ada yang memang sudah sakit sebelumnya, ada juga yang keluhannya baru muncul. Ia menjelaskan, sebagian siswa mengalami gejala pusing dan mual, bahkan ada yang muntah sehingga diizinkan pulang lebih awal. Namun demikian, pihak sekolah belum dapat memastikan seluruh keluhan tersebut berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan sehari sebelumnya.
“Gejalanya memang hampir sama, tapi kami belum bisa menyimpulkan penyebabnya. Tidak semua karena MBG, karena ada juga yang izin sakit sejak beberapa hari lalu atau karena faktor lain. Menu MBG berupa soto ayam disajikan kepada siswa dan tidak ditemukan kejadian mencurigakan hingga jam pulang sekolah,” ujarnya.
Sebelumnya, puluhan siswa SMP Negeri 2 Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, dilaporkan mengalami keluhan kesehatan berupa pusing, mual, dan panas tubuh. Namun, pihak sekolah menegaskan bahwa tidak seluruh siswa yang sakit tersebut dapat dipastikan berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). [tin/kun]
