Mojokerto (beritajatim.com) – Sekitar 60 siswa SMP Negeri 2 Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, dilaporkan tidak masuk sekolah karena sakit dengan keluhan serupa, seperti pusing, mual, dan panas tubuh. Menyikapi kondisi tersebut, pihak sekolah memutuskan memulangkan siswa lebih awal sebagai langkah antisipasi.
Humas SMPN 2 Kutorejo, Siti Noor Sa’adah, mengatakan sebagai langkah awal sekolah memulangkan siswa agar dapat beristirahat di rumah, mengingat banyaknya keluhan kesehatan serta padatnya aktivitas siswa sebelumnya, termasuk kegiatan ekstrakurikuler dan try out pada Sabtu (10/1/2026).
“Langkah pertama kami pulangkan dulu supaya anak-anak bisa istirahat. Apalagi Sabtu juga banyak kegiatan yang cukup menyita tenaga dan para guru juga ada kegiatan. Kami juga masih menunggu laporan dari orang tua dan hasil pemeriksaan medis untuk memantau kondisi kesehatan para siswa dan penyebabnya,” katanya.
Hingga kini, pihak sekolah masih menunggu laporan resmi dari orang tua siswa dan hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti keluhan kesehatan tersebut. Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes), TNI/Polri langsung terjun ke SMPN 2 Kutorejo untuk melakukan pendataan.
Sebelumnya, puluhan siswa SMP Negeri 2 Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, dilaporkan mengalami keluhan kesehatan berupa pusing, mual, dan panas tubuh. Namun, pihak sekolah menegaskan bahwa tidak seluruh siswa yang sakit tersebut dapat dipastikan berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). [tin/kun]
