Pelajar Asal Kediri Tewas Kecelakaan di Karangrejo Tulungagung, Polisi Selidiki Mobil Tak Dikenal

Pelajar Asal Kediri Tewas Kecelakaan di Karangrejo Tulungagung, Polisi Selidiki Mobil Tak Dikenal

Tulungagung (beritajatim.com) – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, Jumat (9/1/2026) sore. Seorang pelajar asal Kabupaten Kediri meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya tergelincir dan bertabrakan dengan mobil yang belum diketahui identitasnya.

Korban diketahui bernama Moch Muhtadi Billah Abidin Putra (16), pelajar asal Dusun Babal, Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP M Taufik Nabila, mengatakan peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.05 WIB saat kondisi cuaca hujan. Insiden melibatkan sepeda motor Honda Vario putih bernomor polisi AG 6926 AN dan sebuah kendaraan roda empat yang hingga kini masih dalam penyelidikan.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah selatan ke utara.

“Sesampainya di TKP, diduga pengendara sepeda motor tidak dapat menguasai laju kendaraannya karena kondisi jalan licin akibat hujan, sehingga kendaraan tergelincir dan korban terjatuh,” ujarnya, Sabtu (10/01/2026).

Akibat terjatuh, tubuh korban terpental ke jalur kanan atau lajur berlawanan arah. Pada saat bersamaan, melintas sebuah mobil dari arah utara ke selatan, sehingga terjadi benturan. Pengemudi mobil tersebut kemudian meninggalkan lokasi kejadian dan kini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Tulungagung segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti berupa sepeda motor dan STNK, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Polisi juga menelusuri rekaman CCTV guna mengidentifikasi kendaraan roda empat yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

AKP Taufik mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di musim hujan yang meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Kurangi kecepatan saat jalan basah karena jarak pengereman menjadi lebih panjang dan risiko selip ban meningkat. Pastikan kondisi kendaraan, khususnya ban, dalam keadaan baik serta tetap fokus saat berkendara,” pungkasnya.