Venezuela Diserang AS, Ini Dampaknya ke Ekonomi Indonesia

Venezuela Diserang AS, Ini Dampaknya ke Ekonomi Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Ekonom sekaligus Direktur Ekonomi Digital Center of Economics and Law Studies (Celios), Nailul Huda, mengungkapkan dampak serangan Amerika Serikat (AS) ke Venezuela terhadap ekonomi Indonesia.

Nailul mengatakan, perdagangan Indonesia-Venezuela relatif kecil, dengan porsi hanya 0,02 persen dari total ekspor Indonesia walaupun pertumbuhan ekspornya hampir dua kali lipat.

“Dengan porsi yang kecil, sebenarnya dampak secara langsung tidak akan signifikan terhadap kinerja ekonomi Indonesia. Dengan kata lain, Venezuela bukan mitra dagang dan investasi Indonesia,” kata Nailul Huda kepada Liputan6.com, Selasa (6/1/2026).

Sama halnya dengan dampak ke harga minyak global juga relatif minim, meskipun Venezuela mempunyai cadangan minyak besar namun produksinya relatif kecil.

“Jadi, tidak mempunyai pengaruh terhadap pergerakan minyak global. Tidak berpengaruh juga terhadap ICP ataupun subsidi migas kita ataupun ke APBN,” ujarnya.

Namun demikian, ada efek tidak langsung yang dapat berpengaruh terhadap ekonomi Indonesia. Salah satunya dari sisi geopolitik global yang ikut memanas.

Ia menilai geopolitik antara China-Taiwan bisa meningkat, eskalasi konfliknya yang dapat memperburuk kondisi perdagangan global. Ketika kondisi global memburuk, maka akan merembet ke berbagai sektor. Perdagangan, harga minyak global, dan sebagainya aman bergejolak. Saat itu, pemerintah perlu waspada.