Liputan6.com, Jakarta – Sebanyak 71% investor ritel memperkirakan harga emas akan diperdagangkan di atas level USD 5.000 per ons pada 2026.
Survei Emas Tahunan Kitco News mencerminkan keyakinan yang sangat kuat dari kalangan investor ritel terhadap potensi kenaikan harga emas.
Goldman Sachs menilai emas sebagai komoditas paling menarik untuk 2026.
Artikel mengenai prediksi harga emas ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada sejumlah artikel lain yang layak untuk disimak.
Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Selasa 6 Januari 2026:
1. Tengok Prediksi Harga Emas 2026, Siap-Siap Tembus Segini
Sebanyak 71% investor ritel memperkirakan harga emas akan diperdagangkan di atas level USD 5.000 per ons pada 2026. Optimisme ini sejalan dengan pandangan bank-bank besar dan para pakar yang menilai harga emas masih berpeluang melanjutkan tren penguatan, meski tidak sedramatis lonjakan pada 2025.
Pada 2025, harga emas melonjak hampir 65%, mengungguli hampir seluruh komoditas utama kecuali perak dan Platinum Group Metals (PGM), serta melampaui kinerja mayoritas kelas aset lainnya.
Simak artikel selengkapnya di sini
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)