Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperpanjang pemberlakukan tarif Rp1 untuk moda transportasi umum Transjakarta, MRT, dan LRT hingga hari ini, Kamis (1/1/2026).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menuturkan, transportasi yang digratiskan yaitu moda yang dikelola Pemprov DKI Jakarta. Untuk LRT, hanya berlaku untuk LRT Jakarta, bukan Jabodebek.
Awalnya, pemberlakuan tarif hanya sampai dini hari atau usai perayaan tahun baru di pusat Jakarta selesai.
“Kenapa sampai tanggal 1? Karena pengaturan lalu lintas untuk yang menikmati atau datang di acara tahun baru sampai dengan jam 02.00 masih diatur, sehingga kami perpanjang sampai dengan tanggal 1 jam 23.59 WIB. Setelah itu normal kembali,” kata Pramono, dikutip pada Kamis (1/1/2026).
Khusus untuk Transjakarta, layanan tidak berlaku untuk Mikrotrans dan Royaltrans (tarif normal). Sementara untuk pengguna Kartu Layanan Gratis (KLG) sesuai dengan Pergub DKI Jakarta No. 33/2025, tetap mendapatkan layanan gratis.
Kebijakan ini pun berlaku sejak 31 Desember 2025 pukul 00.00 WIB hingga 1 Januari 2026 pukul 23.59. WIB.
Artinya, bagi masyarakat yang akan menghabiskan hari pertama di 2026 untuk naik LRT Jakarta dari Stasiun Pegangsaan Dua menuju Velodrome, maupun MRT dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI, dapat menikmati tarif Rp1 ini.
Sementara pada Jumat (2/1/2026), tarif untuk ketiga moda transportasi tersebut akan kembali normal.
Khusus bagi MRT, kebijakan headway atau jarak antarkereta selama 5 menit berlaku pada pukul 01.00 – 02.00 WIB. Sementara 05.00-24.00 WIB akan diberlakukan headway 10 menit.
Sebelumnya pada malam tahun baru yang baru saja berlangsung, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI serta Pemprov DKI Jakarta memberlakukan perpanjangan jam operasional moda angkutan umum sampai dengan pukul 02.00 WIB.
Mengingat lokasi perayaan malam pergantian tahun di Jakarta yang diadakan Pemprov DKI Jakarta antara lain di Lapangan Banteng, Sarinah, BNI Dukuh Atas, Semanggi, Bursa Efek Indonesia, FX Sudirman dan Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Selain itu, di Kota Tua, Ancol, Taman Literasi, M Bloc Space, Setu Babakan, JIS, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), serta di Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu.
Pramono mengimbau masyarakat yang akan merayakan malam pergantian tahun di Jakarta untuk memanfaatkan transportasi publik, bukan kendaraan pribadi, meskipun pemerintah telah menyediakan kantor parkir di sejumlah titik.
