Mojokerto (beritajatim.com) – Mobilitas kendaraan pada arus libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mulai menunjukkan tren peningkatan signifikan. Hingga H-5 Hari Raya Natal, ASTRA Infra mencatat lonjakan volume kendaraan di sejumlah ruas tol utama, termasuk ruas Tol Jombang–Mojokerto. Peningkatannya hingga 32 persen.
Pada H-7 Natal atau Kamis (18/12/2025), tercatat sekitar 29 ribu kendaraan melintasi ruas Tol Jombang–Mojokerto. Jumlah tersebut meningkat 16 persen dibandingkan lalu lintas harian normal dan naik sekitar 4 persen dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun sebelumnya.
Peningkatan volume kendaraan kembali terjadi pada H-6 Natal atau Jumat (19/12/2025). Pada hari tersebut, sebanyak 39 ribu kendaraan melintasi ruas Tol Jombang–Mojokerto, atau meningkat 20 persen dari lalu lintas harian normal serta naik sekitar 19 persen dibandingkan periode Nataru tahun lalu.
Sementara itu, pada H-5 Natal atau Sabtu (20/12/2025), lonjakan arus lalu lintas semakin terlihat. ASTRA Infra mencatat sekitar 45 ribu kendaraan melintas di ruas Tol Jombang–Mojokerto. Angka ini meningkat 32 persen dari kondisi normal dan naik sekitar 16 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.
Head of Operations Management, IT & EHS ASTRA Infra, Zanuar Firmanto mengatakan, peningkatan arus lalu-lintas ini menunjukkan mulai bergeraknya masyarakat untuk memanfaatkan libur Natal. ASTRA Infra terus memastikan kesiapan layanan operasional di ruas Tol Jombang–Mojokerto.
“Hal ini dilakukan guna menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan selama periode Natal dan Tahun Baru,” ungkapnya, Minggu (21/12/2025).
Ia mengimbau pengguna jalan agar merencanakan perjalanan dengan baik dan menghindari waktu puncak arus liburan. Pengendara juga disarankan beristirahat di rest area atau di luar jalan tol apabila merasa lelah, atau setelah maksimal empat jam berkendara.
“Pengendara dilarang berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat. Selain itu, pada saat hujan, pengguna jalan diharapkan menyesuaikan kecepatan kendaraan maksimal 70 km per jam demi menjaga keselamatan,” tegasnya. [tin/but]
